Suasana Yang Santai

Keesokan paginya, Wen Cheng dan Tang Fei kembali pulang ke Kota Leiyu. Setelah mendapatkan beberapa informasi penting, mereka segera bergegas untuk menghindari kecurigaan.

Walau bagaimanapun kehadiran mereka saat ini bersifat rahasia untuk menemui lima keluarga besar. Namun sayangnya rencana mereka menjadi berantakan karena situasi Kota Shandian yang berubah dengan cepat.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh mereka tiba di Kota Leiyu, Wen Cheng dan Tang Fei dengan cepat menjumpai pimpinan Organisasi Gerbang Naga Kota Leiyu, Wang Long.

"Apa yang telah kalian berdua dapatkan dari Kota Shandian?" tanya Wang Long pada kedua orang kepercayaannya.

Sementara Shun Long juga hadir pada pertemuan itu. Bertiga dengan Wen Cheng dan Tang Fei, posisi Shun Long sangat strategis diantara Pasukan Gerbang Naga.

"Maafkan kami Tuan, kondisi Kota Shandian saat ini tengah berguncang. Lima keluarga besar yang akan kita jadikan mitra ternyata sudah keburu dihancurkan oleh Qiu Long" ucap Tang Fei.

"Patriark Tie Hong dan Patriark Lu Bing telah tewas sesaat sebelum kedatangan kami, kedua keluarga besar tersebut dihapuskan namanya dari Kota Shandian. Sementara tiga Patriark yang tersisa memilih bergabung ke dalam Organisasi Gerbang Naga di bawah Yin Long" sambung Wen Cheng menambahkan keterangan dari Tang Fei.

"Apa?" ucap Wang Long dengan nada marah.

Ada raut kekecewaan yang ditampakkan oleh pimpinan Gerbang Naga Kota Leiyu itu.

"Benar tuan, bahkan kabarnya Qiu Long hanya seorang diri menghabisi Tie Hong dan Lu Bing" jawab Tang Fei dengan serius.

"Orang itu berkembang terlalu cepat, sayangnya dalam lima tahun ini ia menghilang entah kemana. Bahkan aku mengira jika ia benar-benar sudah tewas" ujar Wang Long.

"Untuk saat ini apakah kita akan membiarkan Qiu Long begitu saja?" ujar Shun Long tampak khawatir.

"Kalian tidak usah khawatir, orang-orang dari Klan Mo Gui dan Klan Yinzhen pasti tidak akan tinggal diam. Qiu Long juga tidak akan berani menyerang kita tanpa bukti yang kuat" jawab Wang Long dengan santai.

"Namun demikian, kalian harus tetap waspada jangan sampai berhubungan dengan Qiu Long" pungkas Wang Long memberi peringatan serius kepada orang-orang terdekatnya.

"Baik Ketua" jawab ketiganya dengan patuh.

Di Kota Shandian, di Menara Tujuh Kebajikan Qiu Long memiliki waktu luang. Setelah keempat rekannya melakukan kultivasi tertutup, ia hanya memperhatikan kesibukan Yun Mei dalam mengatur formasi tujuh kelompok Gerbang Naga.

"Ketua, sepertinya kita membutuhkan beberapa bangunan tambahan untuk menjalankan fungsi tempat ini agar lebih maksimal" terdengar suara Yun Mei saat berada di hadapan Qiu Long.

Yun Mei sudah mengubah panggilannya kepada Qiu Long. Kini ia sudah bukan pelayan pribadi lagi, semenjak Qiu Long menjadikannya sebagai penanggung jawab Menara Tujuh Kebajikan, ia memiliki posisi yang sangat tinggi di bawah Qiu Long.

"Silahkan kamu lakukan apa yang menurutmu baik, dalam hal ini aku akan meminta dua buah bangunan tambahan lagi yang akan dijadikan semacam tempat pembuatan Pil lengkap dengan tungkunya. Aku juga mengharapkan kerjasama dengan penyedia bahan baku herbal yang sudah teruji kualitasnya" ucap Qiu Long.

"Baik Ketua. Tapi ngomong-ngomong apakah Ketua akan memurnikan Pil?" tanya Yun Mei.

"Aku akan membawa istriku untuk menjadi alkemis di tempat ini" jawab Qiu Long dengan bangga.

"Hah.. Istri?" tanya Yun Mei dengan mata membulat.

Seketika pikiran Yun Mei langsung dipenuhi oleh bayangan Xiao Qin. Berita hilangnya Xiao Qin bisa berhubungan dengan Qiu Long, jika hal ini sesuai dengan dugaan Yun Mei.

"Iya istriku, namanya Xie Annchi. Ia merupakan salah satu dari lima orang istriku" jawab Qiu Long sambil tersenyum cerah.

"Xie Annchi.. Lima istri?" ucap Yun Mei dengan ekspresi lebih terkejut lagi.

Sepengetahuan dirinya, Qiu Long hanya pernah menikah sekali dengan Xiao Qin. Apalagi dengan lima orang istri, rasanya itu sangat tidak mungkin. Qiu Long tidak pernah tertarik dengan wanita manapun, hanya Xiao Qin yang berhasil memikat hatinya.

"Bahkan aku juga memiliki banyak anak dari mereka, hanya saja kekuatan mereka belum cukup kuat untuk memasuki Alam Surgawi" jawab Qiu Long lagi dengan ekspresi tersenyum ceria.

"Ketua, sepertinya kau telah banyak berubah" ucap Yun Mei sambil tersenyum.

"Tidak juga, itu semua hanya bagian kehidupan ku yang lain. Ngomong-ngomong aku ingin minum, bisa tolong ambilkan aku arak" ucap Qiu Long santai.

Tanpa menjawab, Yun Mei segera menuju ruang penyimpanan arak yang selalu terisi penuh sesuai dengan kebutuhan anggota pasukan Gerbang Naga.

Saat berikutnya, Qiu Long tampak santai sambil menikmati minuman yang sudah disediakan Yun Mei.

"Ketua, aku sudah mendistribusikan sumberdaya kepada tujuh kelompok yang sudah aktif. Mereka juga sudah dapat menjalankan misi bersama anggota pasukan Gerbang Naga lainnya" ucap Yun Mei.

"Biarkan mereka bertugas dan bekerja di bawah komando markas pusat. Kita harus tunduk kepada kepemimpinan Wei Long. Keberadaan Menara Tujuh Kebajikan harus menjadi bagian Gerbang Naga Kota Shandian sekaligus memperkuat posisi Organisasi. Namun untuk memasuki Menara Tujuh Kebajikan tidak bisa diintervensi oleh pihak pusat. Semua urusan di sini adalah kebijakan pribadi kita, terutama kamu yang sekarang sudah memiliki tanggung jawab" ujar Qiu Long sambil menyesap secangkir arak.

"Saya mengerti Ketua" jawab Yun Mei dengan hormat.

"Berikan juga mereka batu energi tingkat tinggi sesuai kebutuhan mereka. Aku ingin kekuatan mereka paling tidak berada di ranah Pendekar Puncak" ucap Qiu Long dengan serius.

"Baik Ketua, aku akan melakukan pencapaian prestasi terbaik" sahut Yun Mei dengan serius.

"Aku merasa keadaan Alam Surgawi akan berada pada gejolak yang luar biasa suatu hari nanti. Untuk itu kita harus menyiapkan segala sesuatunya dari sekarang" ucap Qiu Long sambil menggenggam gelas yang berada di tangannya.

"Apakah ada pesan untukku dari markas pusat?" tanya Qiu Long.

"Tidak ada Ketua, sepertinya Tuan Yin Long dan Tuan Wei Long tengah sibuk mengakuisisi aset dari Patriark Tie Hong dan Patriark Lu Bing" jawab Yun Mei.

"Baguslah jika begitu. Hari ini aku agak bosan, nanti sore temani aku keliling Kota Shandian" pinta Qiu Long sambil menyesap arak yang masih tersedia.

"Baik Ketua" sahut Yun Mei.

Setelah itu Yun Mei pamit dan tidak menggangu Ketua, sebab ia tahu meskipun terlihat santai Qiu Long sedang menyusun rencana tertentu.

"Yun Mei semakin cekatan, aku tidak salah menyerahkan tanggung jawab tempat ini kepada dirinya" gumam Qiu Long dalam hati.

Sementara di markas pusat, Wei Long tengah mengatur anggota baru dari keluarga besar yang baru saja bergabung. Sementara Yin Long sibuk dengan menghapuskan teknik kultivasi terlarang yang diberikan oleh Klan Mo Gui.

Yin Long kembali mengajarkan mereka teknik berkultivasi yang wajar yang biasa digunakan oleh pasukan Gerbang Naga.

Terpopuler

Comments

Redmi Gray

Redmi Gray

seperti nya ada kesalahan di sini, kan istri nya ada 4,kok di bilang ada 5?

2023-10-05

0

Reymundo Hidayat

Reymundo Hidayat

lancar jaya

2023-08-11

0

sehat selalu tor

2023-08-08

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!