Yin Long sebagai penanggung jawab Gerbang Naga Kota Shandian memang memiliki peran seperti itu. Keberadaan Organisasi Gerbang Naga memang dimaksudkan untuk melindungi Alam Surgawi dari serangan bangsa siluman dan iblis. Sementara urusan pemerintahan dan kekuasaan, Gerbang Naga tidak terlibat di dalamnya.
Klan Naga adalah Klan terkuat yang berada di Alam Surgawi, jadi sudah sepantasnya mereka melindungi keberlangsungan kehidupan melalui Organisasi Gerbang Naga yang mereka bentuk.
Selain Kota Shandian dan Kota Leiyu masih ada beberapa Ibukota Provinsi lainnya yang memiliki pasukan Gerbang Naga. Seperti misalnya Kota Cai Hong yang dipimpin oleh pasangan suami istri Shen Long dan Dhi Long.
Di Menara Tujuh Kebajikan, tampak Qiu Long dan Yun Mei tengah bersiap keluar untuk menikmati suasana sore Kota Shandian. Mereka berdua mengendarai kereta kuda menuju alun-alun Kota, ada beberapa pemandangan yang membuat Qiu Long teringat akan masa lalunya.
"Ketua, apakah anda baik-baik saja?" tanya Yun Mei memastikan kondisi Qiu Long.
"Iya, aku hanya teringat beberapa kenangan masa lalu. Sepertinya aku telah membuang percuma waktu ku bersama seseorang yang tidak pantas" ucap Qiu Long dengan senyum getir.
Pada saat ini Qiu Long teringat dengan mantan istrinya, Xiao Qin yang telah menemaninya selama beberapa tahun. Pantas saja dalam tempo itu ia tidak memiliki keturunan dari wanita tersebut, perselingkuhannya dengan Wang Long benar-benar sangat rapi mereka lakukan.
"Sudahlah Ketua, yang berlalu biarlah berlalu. Wanita seperti itu hanya akan menjadi sampah, ia akan menyesal bahkan ia takkan punya kesempatan untuk berkata seperti itu padamu" ucap Yun Mei dengan yakin.
"Maksudmu?" tanya Qiu Long dengan serius.
"Aku sebenarnya sudah lama curiga, meskipun peluangnya sangat kecil tetapi naluriku mengatakan jika hilangnya Xiao Qin baru-baru ini sudah direncanakan oleh Wang Long. Dengan kembalinya Ketua, secara tidak langsung Xiao Qin akan menjadi ancaman serius tentang peristiwa lima tahun yang lalu. Membungkamnya adalah jalan terbaik untuk melindungi nama baik Wang Long" Jawab Yun Mei dengan hati-hati.
Apa yang baru saja dikatakan oleh Yun Mei memang masuk akal, bahkan Qiu Long tidak berpikir sejauh itu.
"Bisa saja kemungkinan itu terjadi, selain Xiao Qin tak ada lagi saksi dari pihakku" ucap Qiu Long dengan ekspresi datar.
"Dalam beberapa hari ke depan apakah Ketua akan memiliki rencana?" tanya Yun Mei.
"Untuk jangka pendek aku berencana untuk menyelesaikan dendam pribadiku dan juga kematian Li Jingguo dan Li Junjie. Cepat atau lambat aku akan menghabisi Wang Long dan orang-orang terdekatnya yang telah membantunya" ucap Qiu Long dengan sorot mata penuh kebencian.
Yun Mei tampak terdiam, walau bagaimanapun ini adalah perkara yang sangat pelik. Baik Qiu Long maupun Wang Long adalah bagian dari Organisasi Gerbang Naga, selain itu mereka juga merupakan bagian dari Klan Naga.
"Aku tidak akan melibatkan dirimu ke dalam urusan ini" ucap Qiu Long berikutnya.
"Apapun yang terjadi aku akan tetap mengikuti Ketua" sahut Yun Mei dengan cepat.
"Sepertinya kita sudah sampai" ucap Yun Mei kemudian.
Tepat ketika Yun Mei mengatakan hal tersebut, kereta kuda berhenti di alun-alun Kota Shandian. Ada sebuah rumah makan megah yang terletak tidak jauh dari lokasi mereka turun dari Kereta Kuda.
"Rumah makan Fandian"
Papan nama yang sangat familiar di dalam ingatan Qiu Long.
"Sudah lama aku tidak makan di tempat tersebut, sebaiknya kita ke sana saja" ucap Qiu Long sembari mengajak Yun Mei ke arah rumah makan.
Keduanya melangkah beriringan hingga tiba di depan pintu masuk.
"Apakah tuan sudah melakukan pesanan sebelumnya?" tanya seorang pelayan pria kepada Qiu Long.
"Belum.. Biasanya kami bisa langsung memesan makanan" ucap Qiu Long.
"Baiklah Tuan, kebetulan masih ada satu tempat yang tersisa namun itu adalah tempat khusus dan harganya sangat mahal" ucap pelayan tersebut sambil memandang Qiu Long dengan rendah.
"Tidak masalah, kami akan membayarnya" ucap Qiu Long dengan santai.
"Maaf Tuan untuk hal ini Tuan harus menyiapkan deposit di muka" ucap pelayan tersebut dengan tatapan merendahkan.
Yun Mei merasakan kekesalan dalam hatinya lalu berkata.
"Apakah kamu pikir kami tidak sanggup membayar?"
"Anggap saja demikian" jawab pelayan tersebut sambil mencibir.
Adegan tersebut membuat Qiu Long tersenyum, lalu ia berkata kepada Yun Mei. "Sudahlah.. Ikuti saja permintaan pelayan tersebut"
Tanpa ragu lagi Yun Mei segera mengeluarkan uang seratus keping emas.
"Apakah cukup?" tanya Yun Mei dengan sedikit nada ketus kepada pelayan tersebut.
"Cukup" ucap pelayan tersebut kemudian berlalu menuju penanggung jawab rumah makan dan membisikkan sesuatu.
Penanggung jawab rumah makan hanya tersenyum cerah memandang ke arah Qiu Long dan Yun Mei. Keduanya tidak memiliki Qi, yang berarti bahwa mereka berasal dari masyarakat biasa. Menurut pendapatnya, Qiu Long dan Yun Mei adalah tamu yang baru saja tiba di Kota Shandian, jadi dengan mudah mereka bisa di manfaatkan.
"Tuan dan Nona, silahkan ikuti aku" ucap pelayan tersebut sambil menuntun jalan.
Qiu Long dan Yun Mei kini berada di lantai tiga dari rumah makan tersebut. Pemandangan dari tempat ini memang yang terbaik, wajar saja tempat ini memiliki kelas yang berbeda.
Tidak lama kemudian Qiu Long dan Yun Mei memesan beberapa menu makanan dan minuman yang menjadi menu favorit rumah makan Fandian.
"Ketua, aku baru pertama kali ke tempat ini. Tolong maafkan aku atas tindakan pelayan tadi yang tidak mengenal kita" ucap Yun Mei dengan rasa bersalah.
"Lupakan saja, anggap saja hal seperti itu hiburan bagi kita. Selama mereka tidak berbuat berlebihan aku akan bisa mengerti" jawab Qiu Long dengan santai.
Tidak lama kemudian mereka asyik mengobrol hingga pesanan mereka tiba, Qiu Long dengan lahapnya menikmati makanan dan minuman yang disajikan.
Meningkatnya kekuatan Qiu Long maka meningkat pula selera makannya, pemandangan ini hanya membuat Yin Mei tersenyum ringan.
Di waktu yang bersamaan tanpa Qiu Long dan Yun Mei sadari, kondisi Kota Cai Hong tengah dilanda pertempuran. Beberapa serangan siluman dalam skala besar dari Klan Yinzhen telah mengganggu kehidupan warga masyarakat. Dalam satu hari saja sudah beberapa desa yang porak poranda akibat serangan tersebut, bahkan sudah banyak anggota pasukan Gerbang Naga Kota Cai Hong yang gugur saat menjalankan tugas.
Hal ini disebabkan di kalangan pasukan Gerbang Naga sendiri belum banyak yang memiliki Pendekar Tingkat Puncak. Di Kota Shandian saja, hanya kelompok Qiu Long yang memiliki kekuatan pendekar puncak. Sedangkan yang lainnya mayoritas berada pada tahap menengah, dan sebagian tahap pemula.
Berita tersebut sudah sampai ke markas Gerbang Naga Kota Shandian. Mendengar laporan banyaknya jumlah korban jiwa di pihak pasukan Gerbang Naga, membuat kepala Wei Long menjadi pusing. Untuk kasus seperti ini ia tidak bisa mengirim anggota biasa, sebab hal itu hanya akan mengantarkan mereka kepada kematian.
"Sebaiknya aku sendiri yang ke Menara Tujuh Kebajikan untuk meminta bantuan Qiu Long dan timnya untuk menjalankan misi ini" gumam Wei Long dalam hati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 24 Episodes
Comments
Reymundo Hidayat
lanjut
2023-08-11
0
fifid dwi ariani
trus Sukses
2023-08-10
0
Maaaaannttyyaaaaapp
2023-08-08
0