Malam yang cerah penuh bintang bertebaran dilangit nyatanya hal tersebut berbanding terbalik dengan hati seluruh anggota keluarga Gunawan yang saat ini diselimuti awan gelap yang sangat tebal.
Sejak video syur Vincen viral di jagat maya keluarga tersebut tak berani untuk keluar rumah karena teror yang diberikan netizen terhadapn keluarganya.
Bahkan sang adik, Yosie juga tak berani datang ke kampus karena malu dan tak sedikit diantara mereka yang menghinanya.
Bukan hanya kata – kata makian dan memojokkan, bahkan ada sebagian dari mereka yang mulai mengulik mengenai masa lalu Vincen.
Dan hal tersebut tentunya membuat hati Melda merasa ketar – ketir tak karuan, takut kejahatan putranya dimasa lalu akan terendus.
Meski kematian sang menantu bukanlah ulahnya, tapi dia yang mengetahui rencana sang anak dan selingkuhannya tak berusaha menghentikan malah justru pura – pura tak mengetahui hal tersebut.
Jika seluruh keluarga Gunawan merasa resah dan gelisah, tapi hal tersebut tak berlaku bagi Rosemary yang tetap duduk manis di depan televisi sambil sesekali memainkan ponselnya.
Baginya, justru bagus jika perusahaan yang suaminya kelola itu bangkrut sehingga Vincen dan keluarganya akan mengantungkan hidup kepadanya.
Dan jika hal itu terjadi maka Rosemary bisa mengendalikan semuanya, termasuk sang suami yang telah berani bermain api dibelakangnya.
Meski sudah dibuang oleh keluarga Anugerah, Rosemary yang licik tentunya sudah memikirkan jauh – jauh hari jika kondisi seperti ini akan terjadi maka dari itu diapun sudah menginvestasikan uang yang didapatkan selama dia berada didalam keluarga Anugerah diberbagai sector bisnis.
Dan sekarang, meski karirnya sudah tak secermelang sebelumnya tapi dia sama sekali tak akan kehabisan uang karena pundi – pundi uang hasil investasinya akan tetap mengalir dalam rekeningnya.
“ Lihat saja….”
“ Sebentar lagi kalian akan bersujud dan menyembah di kakiku untuk menolong putra kesayanganmu itu…. ”, batin Rosemary sinis.
Melihat Rosemary acuh akan musibah yang sedang dialami oleh putranya, Meldapun merasa sangat geram.
Tapi dia juga tak bisa berbuat apapun dan melampiaskan amarahnya karena masih memerlukan menantunya itu.
Meski Rosemary sudah dibuang oleh keluarga Anugerah, Melda sangat yakin jika menantunya itu masih memiliki harta yang tak sedikit mengingat bagaimana liciknya watak wanita tersebut.
Rosemary yang melihat mertuanya hanya bisa memendam amarahnya dalam hati diam – diam tersenyum penuh kemenangan karena pada akhirnya dialah yang akan berkuasa didalam rumah tersebut.
Sementara itu ditempat lain, disebuah desa yang cukup terpencil dan jauh dari pemukiman penduduk tampak seorang wanita cantik berjalan terseok – seok sambil sesekali mengusap pelu yang muncul dikeningnya dengan mulut tak henti - hentinya menggerutu.
“ Kenapa jalanan disini jelek sekali ?....”
“ Apa mereka tak bisa mencari lokasi syuting yang bagus…”, Marsha terus saja menggerutu sepanjang perjalanan.
Jika tak mencintai Alexis terlalu dalam mungkin Marsha tidak akan melakukan perjalanan konyol tersebut.
Gaunnya yang cantik dan mahal berwarna biru laut kini sudah berubah menjadi warna coklat karena banyaknya lumpur yang mengenainya.
Begitu sampai diloaksi syuting, Marsha yang pada awalnya ingin langsung melabrak dan mempermalukan Ayumi tak memiliki tenaga lagi untuk melakukan niat jahatnya itu sehingga lebih memilih untuk membersihkan badan dan beristirahat ditenda milik Alexis.
Alexis yang melihat kedatangan sang tunangan segera mengkondisikan hal tersebut bersama manajer dan anak buah yang dibawanya agar jangan sampai Marsha berbuat ulah sehingga masa syuting menjadi panjang.
“ Awasi dan pastikan dia tak bisa mendekati Ayumi….”, perintah Alexis tegas.
“ Baik tuan….”, ucap anak buahnya patuh.
Alexis sudah bisa menebak apa yang akan Marsha lakukan ditempat syutingnya ini, suatu hal yang sering kali tunangannya itu lakukan terhadap lawan mainnya.
Untung saja keluarga Alexis kaya dan cukup berpengaruh didunia hiburan sehingga para wanita yang menjadi lawan mainnya tak memperpanjang masalah yang dibuat oleh tunangannya itu.
Jika bukan karena desakan dari kedua orang tuanya yang mengancam akan mengeluarkannya dari daftar warisan jika menolak pertunangan tersebut, Alexis tak akan mau terikat dengan wanita gila dan possesif seperti Marsha.
Dulu, mungkin dia akan membiarkan Marsha melakukan apapun sesuai keingginanya karena dia tak terlalu mencintai wanita yang menjadi penghangat ranjangnya tersebut.
Tapi hal ini berbeda dengan Ayumi, meski wanita tersebut telah menolak dan menghindarinya namun rasa cinta yang dimilikinya cukup dalam sehingga Alexis tak ingin Marsha sampai melukai pujaan hatinya itu.
Marsha yang sangat kelelahan langsung terlelap begitu kepalanya menempel diatas bantal dan hal itu sangat disyukuri oleh Alexis, setidaknya sore ini tunangannya itu tak akan membuat ulah.
Setidaknya kondisi tersebut akan berlangsung hingga esok siang mengingat tubuh Marsha yang cukup lemah untuk menempuh perjalanan yang panjang dan terjal tersebut.
Apalagi Alexis sangat tahu jika Marsha langsung menuju lokasi syuting langsung setelah pesawat yang ditumpanginya mendarat dibandara.
“ Untunglah mak lampir itu sedang beristirahat karena kelelahan sehingga dia tak akan menganggumu malam ini…”
“ Tapi kamu juga harus waspada mengingat esok hari tenaga mak lampir itu pasti sudah pulih kembali….”, nasehat Riska dengan raut wajah cemas.
Ayumi hanya terkekeh mendengar ucapan manajernya tersebut yang menyebut Marsha mak lampir, seolah wanita itu sangat menakutkan.
“ Tenang saja….”
“ Dia tak akan mungkin menyakitiku….”, ucap Ayumi santai.
“ Kamu selalu menyepelekan semua hal….”, ucap Riska sambil mendengus kesal.
Ayumi yang melihat wajah cemberut manajernya tersebut kembali terkekeh. Kali ini dia sangat yakin jika Marsha akan menjadi sekutunya melawan Rosemary melaui kartu As ditangannya.
“ Aku ingin melihat bagaimana raut wajah Rosemary waktu mengetahui jika pion miliknya balik menyerangnya….”, batin Ayumi tersenyum licik.
Setelah mengirim beberapa kata dan foto serta video sebagai bukti, Ayumi pun beristirahat sebentar sebelum dia kembali melakukan pengambilan adegan dini hari nanti yang bisa dipastikan akan lebih mengguras banyak energinya.
Pada saat Ayumi sedang beristirahat didalam tendanya, di sebuah apartemen mewah terlihat seorang lelaki sibuk menyusun beberapa dokumen penting yang akan dia gunakan untuk mengambil alih WR Group.
Lucas yang berhasil mendapatkan Sembilan puluh persen saham milik Wr Group berencana akan segera mengakuisisi perusahaan milik mantan bosnya itu.
Dia berencana akan melakukan hal tersebut begitu Ayumi kembali ke ibukota setelah menyelesaikan syuting strippingnya dipedalaman.
“ Nona Ayumi pasti akan senang dengan kejutan yang telah aku siapkan ini….”, guman Lucas senang.
Dengan cekatan dia kembali meneliti semua berkas yang akan ditandatangani oleh Ayumi begitu wanita tersebut kembali agar tak ada sedikitpun kesalahan.
Setelah semua dirasa telah lengkap, semua berkas tersebut segera dia masukkan kedalam brangkas yang berada didalam kamarnya agar keamanannya terjaga.
Vincen tampaknya sudah mulai mencurigai gerak – gerik Lucas, maka dari itu diapun berusaha lebih berhati – hati lagi dalam bertindak.
“ Aku tak menyangka jika dalam kondisi terpuruk seperti ini insting Vincen masih saja tajam….”, guman Lucas menyeringai.
Diapun kembali berkirim pesan kepada orang kepercayaannya yang ada dalam WR Group guna memantau semua tindak – tanduk Vincen dan melaporkan kepadanya.
“ Tapi kali ini dia salah mencari lawan….”
“ Aku tak akan lembek pada Vincen dan tak akan segan untuk membunuhnya jika lelaki brengsek itu berani menyentuh nona Ayumi….”, guman Lucas penuh penekanan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
Shinta Dewiana
siap2 jadi gembel keluarga gunawan..
2024-04-15
0