Sebuah rasa bersalah

Ingin kembali kepada keluarganya, itu sangat tidak mungkin karena kedua orang tuanya masih sangat membencinya. Jojo terkadang tidak tahu dan tidak mengerti dengan jalan pikiran kedua orang tuanya yang selalu memojokkannya bahkan tidak ingin tahu tentang kebenaran yang sesungguhnya. Dia seolah di buang oleh keluarganya sendiri, hanya saudara kembarnya saja lah yang peduli kepadanya.

Drttt ... Drtttt

Ponsel Jojo yang di letakkan di dalam tas bergetar panjang, bertanda jika ada panggilan masuk. Gadis cantik itu segera mengusap air matanya kemudian menepikan mobilnya sejenak untuk mengangkat panggilan telepon itu.

“Hallo,” ucap Jojo saat menempelkan ponsel pintarnya di telinga kanannya.

“Kau baik-baik saja, Jo?” terdengar suara saudara kembarnya sangat mencemaskannya.

“Aku baik-baik saja, jangan khawatir. Oh, iya, aku akan keluar kota untuk waktu yang lama.” Jojo memberitahukan rencananya kepada Ricko-saudara kembarnya. Kemudian dia mematikan sambungan telepon itu secara sepihak, lalu menonaktifkan ponselnya dan memasukkannya kembali ke dalam tas.

Jojo mengusap air matanya yang terus mengalir deras di pipinya. Dia sudah sangat yakin dengan semua rencana yang sudah tersusun di dalam otaknya.

Setelah puas menangis, ia segera melajukan mobilnya kembali ke arah jalanan kota dengan perasaan yang sakit luar biasa.

Langit pada siang hari itu terlihat mendung dan tidak berselang lama rintikan air hujan turun dan membasahi bumi. Seolah semesta juga ikut sedih dan menangisi nasib Jojo si gadis malang itu.

*

*

“Apa?! Kamu ingin membatalkan pernikahan kita? Nggak, aku nggak bisa terima dengan semua ini!” seru Sharen kepada Edward. Wanita sexy itu menatap tunangannya dengan tatapan tidak terima.

“Kenapa kamu tidak menerimanya? Tidak ada yang di rugikan di dalam hubungan kita ini! Keputusanku sudah mutlak!” jawab Edward dingin dan marah.

“Kamu sangat tidak masuk akal, apakah hanya karena aku sudah tidak perawan lagi jadi kamu membatalkan rencana pernikahan kita yang tinggal menghitung hari?!” Sharen menatap Edward penuh luka. Hancur sudah impiannya selama ini yang ingin menjadi seorang istri dari sutradara terkenal dan kaya raya.

“Kesucian seorang wanita bagiku sangat penting, jadi mulai sekarang menjauhlah dari hidupku. Dan aku akan mengundang para wartawan untuk mengumumkan pembatalan acara pernikahan kita!” Edward sudah tidak bisa di ganggu gugat, keputusan pria itu sudah mutlak.

Sharen menggunakan air matanya untuk menarik simpati Edward, agar pria tersebut mengubah keputusannya. Tapi, sayangnya usahanya itu gagal total, dan lebih menyakitkan lagi saat Edward mengambil merebut tasnya dan mengambil kartu ATM dan kartu lainnya dari dompetnya.

“Karena kita sudah tidak mempunyai hubungan apa pun, jadi fasilitas yang aku berikan kepadamu akan aku tarik kembali, seperti semua kartu yang ada di dompetmu dan termasuk rumah yang saat ini kamu tinggali!” ucap Edward dengan tegas dan dingin.

“Edward, please ...” Mohon Sharen kepada pria tersebut.

“Pergilah Sharen sebelum aku memanggil pihak keamanan untuk menyeretmu!” Edward menatap wanita itu tajam dan penuh amarah. “Semua ini tidak akan terjadi jika kau tidak membohongiku!” lanjut Edward lalu kembali ke kursinya seraya meletakkan semua kartu yang di ambil dari wanita itu lalu memasukkan ke dalam laci mejanya. Edward termenung sesaat ketika melihat alat tes kehamilan yang berada di dalam laci tersebut. Sebuah rasa bersalah kini semakin menggelayuti hatinya.

“Ed, maafkan aku, berikan aku kesempatan.” Sharen terus memohon kepada Edward.

“Pergi dari sini!!!!” bentak Edward sangat keras hingga membuat wanita itu menggigil ketakutan, dan akhirnya dia segera pergi dari ruangan tersebut sebelum melihat amarah Edward yang lebih mengerikan lagi.

“Arghhh!!!” Edward menyapukan kedua tangannya di atas meja kerja, hingga semua barangnya terjatuh dan tercecer di atas lantai. Pria tersebut sudah terlihat seperti orang gila yang terus berteriak tidak jelas untuk meluapkan rasa emosi, kecewa dan juga rasa bersalahnya kepada Jojo.

***

Like-nya jangan lupa ya 😉

Terpopuler

Comments

Yuyu sri Rahayu

Yuyu sri Rahayu

kasihan jojo yg g salah malah dibuang sama keluarga kamu pasti kuat selamanya 😭😭😭😭😭😭💪💪💪💪

2025-03-01

0

Dyah Oktina

Dyah Oktina

😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

2024-12-11

0

Hamimah Jamal

Hamimah Jamal

waaah , kamu nyesel kah ed.🤔

2024-08-19

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!