PoV Author
"Louis....! Apa yang kau lakukan di sini?" Ucap Hana seraya melihat ke arah Louis dengan bingung.
Luis tidak menghiraukan pertanyaan Hana dan hanya menatap Hana tajam. Dia lalu bertanya kepada Hana.
"Apa orang tuamu tahu bahwa kau datang kemari dan bertemu dengan kencan mu di dalam klub ini?" Tanya Louis
Kemarahan Hana mulai naik.
"Pak Louis jika aku ingat, aku pikir aku tidak harus menjelaskan kepadamu tentang kehidupan pribadiku, tentang ke mana aku pergi dan apa yang aku lakukan terutama padamu." Ucapku.
"Sebenarnya kau memang tidak perlu mengatakannya kepadaku. Tapi aku bertanya, apakah orang tuamu tahu?" Tanya Louis dengan ekspresi yang tampak marah.
Setiap kali Hana menjawab pertanyaannya, Louis selalu merasa kesal. Tidak tahu kenapa Louis sangat benci melihat Hana berkencan dengan pria lain kecuali dengan dirinya sendiri. Rasa posesif itu tidak pernah dia rasakan sebelumnya dalam hidupnya.
Louis tidak pernah sekalipun menaruh perhatian terhadap seorang wanita apalagi sampai merasakan kecemburuan dan posesif dalam hatinya itu.
'Pria ini, dia pikir siapa dia.' pikir Hana.
"Aku pikir bahwa aku ini orang dewasa dan juga bertanggung jawab, jadi aku bisa melakukan apapun yang aku suka. Aku tidak perlu izin dari orang tuaku untuk melakukan semuanya. Aku rasa kelihatannya kau masih harus meminta izin orang tuamu." Ucap Hana dengan menyeringai.
Hana mendengar suara langkah kaki dari seorang pria yang berdiri di belakang Louis. Hana tahu siapa pria itu dari kehidupannya di masa lalu. Dia adalah adik Louis, Lucas. Tidak seperti kakaknya, Lucas memiliki pribadi yang ramah. Tapi jangan sampai tertipu, sama seperti kakaknya Lucas juga seperti iblis, malah lebih buruk dari kakaknya itu.
"Hahaha.... Kakak, aku suka dia." Ucap Lucas melihat ke arah Hana. "Aku setuju jika dia orangnya Kakak." Ucap Lucas kepada Louis kemudian dia melihat kembali ke arah Hana. "Selamat datang di keluarga kami kakak ipar. Aku harus mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang cukup berani untuk melawan kakakku." Lanjut Lucas.
Hana melihat ke arah Lucas. Dia merasa bingung dengan sebutan kakak ipar yang di katakan Lucas padanya tadi. Jika saja itu terjadi dalam kehidupan yang lalu, maka Hana pasti akan melompat kegirangan karena rasa bahagia setelah mendengarkan hal itu. Tapi dia tidak mau berpikir dengan cepat.
"Diam lah Lucas." Ucap Louis seraya menatap ke arah adiknya itu.
Louis mengalihkan perhatiannya kepada Hana lagi dan tatapannya kali ini tampak marah.
"Baiklah Nona Hana, sebagai seorang pria dewasa yang bertanggung jawab, aku tidak yakin bahwa ini tempat yang aman untuk minum dengan orang asing." Ucap Louis seraya melihat ke arah Joshua dan kembali berkata, "bagaimana jika dia di sini ingin mengambil keuntungan darimu?" Ucap Louis.
"Hei apa yang coba kau katakan? Apa kau menyebut aku sebagai orang jahat? Kau pikir siapa dirimu itu?" Ucap Joshua seraya menatap ke arah Louis.
Sonia tiba-tiba melerai perdebatan mereka.
"Hei, apa yang terjadi guys?" Tanya Sonia.
Tiba-tiba tatapan Sonia melihat ke arah adik Louis, Lucas. Matanya melihat ke arah Lucas dengan begitu tajam.
"Kau....!" Ucap Sonia.
Lucas menyeringai ke arah Sonia.
"Lama tak bertemu...." Ucap Lucas tersenyum seraya mengedipkan matanya pada Sonia.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 80 Episodes
Comments