Aku merasa sedikit kesal pada diriku sendiri mendengarkan ucapan Mama yang seperti itu.
"Mama, aku hanya ingin memeluk Mama." Ucapku.
"Iya, Mama tidak biasa melihat hal itu. Hanya saja cukup aneh melihatmu memberikan pelukan pada Mama." Balas Mama padaku.
Aku memutar mataku. Sebenarnya aku memang seperti itu.
Adikku dan Papa tengah sarapan dan aku bergabung bersama mereka. Setelah sarapan aku berkata kepada Papa bahwa aku akan pergi ke tempat gym. Setelah mendengarkan ucapanku, adikku yang tengah minum air tersedak seperti tidak percaya dengan apa yang aku katakan.
"Kakak? Pergi ke tempat gym? Wow, itu berita yang baru." Ucap Ira padaku.
Aku mengalihkan pandanganku darinya dan menendang kakinya perlahan.
"Auuu...." Ucapnya memberikan tatapan marah kepadaku.
"Semoga beruntung dengan hal itu. Aku akan pergi sekolah bye." Ucap Ira.
Jadi mulai besok aku akan pergi ke tempat gym mengganti semua wardrobe dan pergi berbelanja. Aku juga akan bergabung dengan perusahaan Papa. Bagaimanapun, aku sudah menyelesaikan kuliahku dalam fakultas bisnis manajemen dan inilah waktunya untukku menggunakan keahlian ku.
Aku akan mulai di posisi junior di kantor Papa. Tidak ada yang tahu bahwa aku adalah putri dari CEO perusahaan itu. Papa ingin aku melakukan pekerjaan kecil lebih dulu untuk memberikan pengalaman padaku.
...----------------...
Sudah 2 bulan sejak aku terlahir kembali. Aku melakukan rutinitas seperti biasanya hari ini sama seperti hari sebelumnya, namun sedikit berbeda. Ada hal buruk yang terjadi. Aku terlambat pergi ke kantor.
Aku tidak tahu kenapa, tapi aku merasa hari ini sesuatu yang buruk akan terjadi.
Tidak ada hal yang sempurna terjadi sejak pagi tadi. Pakaianku kotor karena percikan jus yang aku minum yang mengenai pakaianku dan saat pergi bekerja, aku malah terkena macet. Aku langsung pergi ke kantor Papa dengan dokumen yang harus aku berikan kepada Papa, karena aku adalah asisten Papa sekarang.
Di gedung perusahaan Papa....
Aku tiba disana dan langsung berjalan menuju ruangan Papa. Tanpa mengetuk pintu, aku langsung masuk ke dalam ruangan Papa.
"Maaf, aku terlambat karena...."
Sebelum aku bisa menyelesaikan kalimatku, aku melihat dua orang duduk bersama Papa. Papa tampak tersenyum kepadaku.
"Ah kau akhirnya sampai tepat waktu. Biarkan Papa memperkenalkan mu pada partner Papa dan putranya." Ucap Papa.
Aku melihat ke arah putra dari partner Papa itu dan ternyata dia adalah Louis Cullen. Wajahku langsung memucat. Aku belum siap bertemu dengannya sekarang.
Pria itu adalah dia, Louis Cullen. Papa memperkenalkannya kepadaku.
"Dia adalah putriku Hana. Dan Hana, dia adalah partner dan sahabat terbaikku Jack Cullen." Ucap Papa menunjuk ke arah kanan kemudian menunjuk ke arah kirinya. "Dia adalah putra tertuanya dan CEO dari grup Cullen, Louis Cullen. Dia akan bekerja dalam sebuah proyek baru dengan kita." Lanjut Papa.
Aku dengan intens melihat ke arah Louis. Dia adalah pria berusia 30 tahun sekarang dan tidak pernah berkencan dengan siapapun. Rumor memang mengatakan bahwa dia tidak berkencan dan bahkan saat dia melakukan interview dan ditanyakan tentang kekasihnya, dia hanya menjawab, 'aku tidak ingin berkencan dengan siapapun karena aku tidak punya waktu untuk hal seperti itu.'
Tidak diragukan lagi bahwa dia memang pria yang tampan dan para gadis akan jatuh cinta kepadanya. Tapi dia tidak pernah menatap siapapun. Hanya Mira yang bisa mendapat perhatiannya.
Bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 80 Episodes
Comments
ana azizah
mulai kerja dari bawah tp 2 bulan udah jadi asisten papa nya
bukannya itu jabatan yg ckup tinggi
2024-09-18
0
kompiang sari
lanjuut
2024-07-29
0
kompiang sari
lanjuut thor
2024-07-29
0