Mulai Bekerja

Hari ini adalah hari pertama aku bergabung di perusahaan Luis sebagai sekretarisnya. Aku tidak tahu ke mana takdir akan membawaku.

Ngomong-ngomong di hari pertamaku bekerja, aku memilih untuk mengenakan sesuatu yang nyaman, tapi tampak elegan dan juga formal. Aku menaruh make up seminimal mungkin di wajahku.

Setelah selesai bersiap, aku bersiap berangkat ke kantornya tepat waktu. Aku pun tiba di ruangannya yang berada di lantai paling tinggi dari gedung perusahaannya yakni di lantai 18. Hanya beberapa orang saja yang diizinkan pergi ke lantai itu.

Aku lalu mengetuk pintu ruangannya dan mendengar suara dari dalam.

"Masuklah....!"

Aku melihat seorang wanita cantik di dalam sana berusia sekitar 30 tahun berdiri di samping Louis.

Louis lalu melihat ke arahku.

"Selamat datang. Ini adalah hari pertamamu di kantor. Ini sekretaris ku dan tangan kananku Martha. Kau akan bekerja dengannya dan mengetahui bagaimana semuanya berjalan di perusahaan ini. Martha akan mengatakan kepadamu apa yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan dan memberikanmu semua detailnya. Jika kau menghadapi masalah apapun, bertanya lah kepadanya atau kau bisa berkonsultasi denganku. Sekarang dari sini Martha yang akan mulai memandu dirimu." Ucap Louis.

Martha memberikan senyuman yang hangat kepadaku.

"Aku sudah tak sabar untuk bekerja denganmu. Aku akan memberikanmu semua detailnya dan semua hal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan semua pekerjaan disini. Jika kau punya masalah, jangan sungkan untuk bertanya kepadaku." Ucap Martha.

Aku tersenyum padanya.

"Aku juga tidak sabar untuk bekerja sama denganmu. Tolong bimbing aku." Balas ku kepada Marta.

Marta mengatakan kepadaku tentang peraturan dan regulasi serta tugas yang harus aku lakukan seperti contohnya Louis akan minum kopi jam 09.30, jadwal meeting dan beberapa tugas yang akan diberikan oleh Pak Louis.

Aku menyadari bahwa Martha merupakan orang yang sangat nyaman untuk diajak mengobrol. Dia sangat efisien dalam pekerjaannya dan aku benar-benar mengaguminya. Dia mengatakan kepadaku bahwa dia baru saja menikah 2 tahun dan suaminya bekerja di departemen IT di perusahaan itu.

'Wow Romansa di tempat kerja. Manisnya....'

...----------------...

Butuh waktu 1 minggu untukku bisa terbiasa dengan pekerjaan baruku. Aku tidak sering melihat Pak Louis dan itulah yang aku syukuri.

Hari ini ada sebuah meeting dan aku segera menyiapkan ruangan meeting itu.

Cullen Enterprise merupakan perusahaan yang berkutat dalam bidang make up, tas, parfum, produk kecantikan dan juga restoran. Louis ini memang benar-benar kaya. Tidak seperti perusahaan keluargaku yang hanya berada dalam bidang parfum dan juga berinvestasi di bisnis lainnya, tapi tidak bisa dibandingkan dengan Cullen Enterprise.

Meeting akan dimulai dan semuanya berhubungan dengan make up yang akan mereka segera launching. Salah satu karyawan tengah membicarakan tentang produk shading dan formula yang akan mereka perkenalkan ke publik. Aku tidak tahu kenapa aku tiba-tiba menginterupsinya.

"Mengapa kau tidak menyediakan brush dan cermin dengan palet perona pipi atau palet mata dalam satu wadah, karena akan lebih mudah bagi para wanita untuk membawanya traveling atau pergi kempat lain daripada membawa ketiganya secara terpisah yang pastinya akan memakan banyak tempat dan juga waktu. Dan itu tentu sangat menjengkelkan."

Aku tiba-tiba berhenti bicara saat semua orang melihat ke arahku dengan ekspresi aneh. Aku tersenyum dengan canggung.

Aku benar-benar merasa bersalah.

'Kenapa aku harus membuka mulutku?'

Inilah masalahku, aku memang tidak terbiasa berpikir sebelum aku bicara.

"Iya sebenarnya itu ide yang bagus." Ucap Louis bicara di kursinya dengan tatapan matanya yang tampak suka dengan ide yang aku utarakan. "Ayo kita lakukan semua ini. Kenapa tidak? Ayo buat sampel seperti itu dan merilisnya di bagian official. Ayo kita lihat respon publik dan Nona Hana, lain kali jangan menginstruksi presentasi orang lain. Jika kau punya saran, kita bisa mendiskusikannya setelah presentasi berakhir." Lanjut Louis.

"Maaf Pak. Aku minta maaf kepada semua orang karena ketidak sopananku." Ucapku.

Salah satu karyawan berkata kepadaku.

"Tidak apa-apa. Ide mu itu cukup bagus."

"Baiklah, Nona Hana bergabunglah dengan proyek ini dan lihat jika ada saran atau hal lain yang bisa kau lakukan. Baiklah meeting berakhir." Ucap Louis.

'Pfyuuuhhh... itu ternyata bukanlah sebuah kesalahan.' ucapku dalam hati seraya bernafas lega.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

~• Hypper©®Queen°L•A™ •~

~• Hypper©®Queen°L•A™ •~

malah kek promosi anjay 😩

2023-05-14

1

DEDY

DEDY

Semangat thor lanjut ceritanya.

2023-05-02

0

lihat semua
Episodes
1 Awal Kisahku
2 Kehidupan Kedua
3 Bertemu Lagi
4 Bekerja Dengannya
5 Mulai Bekerja
6 Bekerja Di Team
7 Perasaan Louis
8 Tentang Sahabat
9 Bertemu Sahabat
10 Klub
11 Cemburu
12 Milikku
13 Sonia VS Lucas
14 Mengabaikan
15 Bertemu Orang Tua Hana
16 Milikku
17 Kakak Ipar
18 Louis Sakit
19 Masa Lalu Louis
20 Bersamamu
21 Hana & Sonia
22 Meeting Lagi
23 Hinaan Masa Lalu
24 Sisi Lain
25 Ulang Tahun Cullen Enterprise
26 Bertemu Mira
27 Villa Louis
28 Kerjasama
29 Louis dan Sonia
30 Investigasi
31 Muffin
32 Tak Bertemu
33 Acara Amal
34 Tawaran
35 Kemarahan Louis
36 Menyerahkan Diri
37 Tentang Mira
38 Hanya Namaku
39 Bertemu Teman Lama
40 Kumpul Keluarga
41 Fashion Show
42 Rencana Ryan
43 Ulang Tahun Louis
44 Hadiah
45 Rencana Mira
46 Berhasil Kabur
47 Penyiksaan
48 Mimpi
49 Romansa Pagi
50 Meeting Dengan Ryan Domani
51 Investigasi
52 Perusahaan Domani
53 Sonia & Lucas
54 Pingsan
55 Hamil
56 Kemarahan Papa Hana
57 Menikahlah Denganku
58 Over Protektif
59 Kemarahan Ryan Pada Mira
60 Tentang Papa Louis
61 Stres
62 Dimana Aku?
63 Rumahmu
64 Kebingungan Mira
65 Waktu Pernikahan
66 Wanita Misterius
67 Rencana Licik Mira
68 Ketakutan Hana
69 Kejujuran Hana
70 Bermesraan
71 Tentang Ryan Domani
72 Tiara Domani
73 Bertanya Pada Jack Cullen
74 Diculik
75 Rencana Louis
76 Hentikan
77 Akhir Ryan & Mira
78 Akhir Kisah...
79 Note Author
80 Pengumuman
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Awal Kisahku
2
Kehidupan Kedua
3
Bertemu Lagi
4
Bekerja Dengannya
5
Mulai Bekerja
6
Bekerja Di Team
7
Perasaan Louis
8
Tentang Sahabat
9
Bertemu Sahabat
10
Klub
11
Cemburu
12
Milikku
13
Sonia VS Lucas
14
Mengabaikan
15
Bertemu Orang Tua Hana
16
Milikku
17
Kakak Ipar
18
Louis Sakit
19
Masa Lalu Louis
20
Bersamamu
21
Hana & Sonia
22
Meeting Lagi
23
Hinaan Masa Lalu
24
Sisi Lain
25
Ulang Tahun Cullen Enterprise
26
Bertemu Mira
27
Villa Louis
28
Kerjasama
29
Louis dan Sonia
30
Investigasi
31
Muffin
32
Tak Bertemu
33
Acara Amal
34
Tawaran
35
Kemarahan Louis
36
Menyerahkan Diri
37
Tentang Mira
38
Hanya Namaku
39
Bertemu Teman Lama
40
Kumpul Keluarga
41
Fashion Show
42
Rencana Ryan
43
Ulang Tahun Louis
44
Hadiah
45
Rencana Mira
46
Berhasil Kabur
47
Penyiksaan
48
Mimpi
49
Romansa Pagi
50
Meeting Dengan Ryan Domani
51
Investigasi
52
Perusahaan Domani
53
Sonia & Lucas
54
Pingsan
55
Hamil
56
Kemarahan Papa Hana
57
Menikahlah Denganku
58
Over Protektif
59
Kemarahan Ryan Pada Mira
60
Tentang Papa Louis
61
Stres
62
Dimana Aku?
63
Rumahmu
64
Kebingungan Mira
65
Waktu Pernikahan
66
Wanita Misterius
67
Rencana Licik Mira
68
Ketakutan Hana
69
Kejujuran Hana
70
Bermesraan
71
Tentang Ryan Domani
72
Tiara Domani
73
Bertanya Pada Jack Cullen
74
Diculik
75
Rencana Louis
76
Hentikan
77
Akhir Ryan & Mira
78
Akhir Kisah...
79
Note Author
80
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!