Trio bungsu the Owen telah sampai di mansion. Kai segera turun dari motor Alan. Entah kenapa saat ini ia sangat ingin memeluk Mommy Fanny. Amat sangat ingin.
"Mom..... Mom.....where are you???"teriak Kai
Si kembar heran dengan sikap sang adik, di sepanjang perjalanan tadi adik mereka hanya diam tak bersuara.
"Yes,baby i'm here"teriak Mommy Fanny dari ruang keluarga.
Tanpa ba bi bu ba Kai langsung menerobos ke arah Mommy Fanny.
Kai langsung meletakan wajahnya di ceruk leher sang Mommy.
Tenang dan nyaman itulah yang Kai rasakan saat ini. Melihat putrinya yang tiba-tiba seperti ini membuat Mommy Fanny merasa heran, Mommy Fanny pun memandang ke arah Twins seolah bicara dengan isyarat mata, yang hanya dibalas anggukan oleh mereka berdua.
Mommy Fanny pun balas memeluk Kai dan mengelus lembut punggung sang putri.
"Kok gue kayak lagi meluk Dady ya, siapa Mommy Fanny ini sebenarnya ngga mungkin semua hanya kebetulan"bathin Kai
Ketika Kai melerai pelukannya dari Mommy Fanny Kai sekilas melihat sebuah tato bunga gladiol mirip miliknya di tengkuk Mommy Fanny. Tato itu????.
Kali ini kepala Kai betul-betul serasa ingin pecah. Memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi.
"Gue harus gimana ya?? Satu-satunya jalan gue harus lakuin tes DNA sama Mommy Fanny"ujar Kai di dalam hati.
Kebetulan rambut Mommy Fanny sangat panjang, Kai kembali memeluk Mommy Fanny dan mengambil beberapa helai rambut Mommy Fanny.
"Maafin Kai Mommy tapi ini harus Kai lakuin untuk mendapatkan kepastian tentang Mommy"bisik Kai dalam hati.
"Hmmm Mom Kai ke kamar dulu, mau bersih-bersih"ujar Kai melepaskan diri dari pelukan Mommy Fanny.
"Setelah itu kalian cepat turun"suruh Mommy Fanny pada trio bungsu itu.
"Iya Mom"sahut mereka bersamaan.
Mereka segera menuju kamar masing-masing untuk membersihkan diri. Kai membuka laptop nya dan mengirimkan sebuah pesan pada Billy.
Ia lalu menutup kembali laptopnya dan segera membersihkan diri dan segera makan siang.
Usai makan siang Kai membaringkan diri di atas kasur king size miliknya. Hanya tidur satu-satunya saat ini yang bisa menghilangkan rasa lelah di otaknya.
Tak lama kemudian Kai tertidur dengan pulas.
Sekarang semua anggota keluarga telah berkumpul di meja untuk melaksanakan makan malam.
"Baby mau apa??"tanya Mommy Fanny yang sedang mengambilkan makan malam untuk Dady Aldric.
"Hmmmm itu Mom udang saus aja"jawab Kai.
Keluarga itu melaksanakan makan malam dengan tenang. Setelah selesai kini mereka beralih ke ruang keluarga.
"Baby!!"panggil Dady Aldric melihat sang anak sedang melamun.
"I..iya Dad, kenapa?"tanya Kai.
"Baby tau video baby tadi viral?"tanya Dady Aldric
"Video??"beo trio bungsu.
"Video apa Dad?"tanya Ace
"Coba kalian cek sendiri!!"perintah Dady Aldric
"Wow you are amazing baby"puji Brandon
"Tapi kenapa kalian ikut-ikutan Twins?"ucap Ace tidak terima
"Dan yang jadi masalah sekarang video itu dilihat oleh the other of Owen, dan mereka akan datang ke sini dalam waktu dekat"jelas Dady Aldric
"Siapa saja yang sudah melihatnya Dad?"tanya Alden
"Yang pasti Opa kalian LUCIFER OWEN"jawab Dady Aldric
"That's okay honey, jika mereka memang datang kita akan hadapi, tapi hal lebih mengganggu kita adalah kenapa tadi Baby menangis sayang?"tanya Mommy Fanny
Kai gelagapan untuk menjawabnya. Tidak mungkin ia akan jujur pada saat ini.
"I..itu karena Kai belum bisa menerima kepergian Dady kandung Kai sepenuhnya"ucap Kai menundukkan kepala.
Mommy Fanny segera beranjak ke dekat Kai dan memeluk sang anak. "Sekarang Baby ga boleh sedih lagi, karena sudah ada Mommy, Dady, dan kakak-kakak Baby yang akan selalu menjaga dan menyayangi Baby."ucap Mommy Fanny yang terasa mengalir hangat di hati Kai.
"Makasi Mommy"ucap Kai tulus
Mommy Fanny kembali memeluk baby Kai.
"Baby siapa tadi yang kamu temui di gerbang sekolah???"tanya Alan.
"Mereka teman-teman Kai waktu di sekolah yang lama Bang. Mereka cuma ingin tau kenapa Kai pindah sekolahnya mendadak, itu aja kok"jelas Kai.
"Sekarang kalian istirahat, udah malam"titah Dady Aldric
"Ya Dad"sahut trio bungsu kompak.
"Malam all"ucap Kai mencium pipi anggota keluarganya.
"Malam baby"jawab mereka bersamaan.
Ketiga bungsu the Owen melangkah menuju kamar masing-masing untuk segera beristirahat.
"Malam baby"ucap si kembar kompak sambil mencium pipi sang adik bergantian.
"Malam Abang Twins"jawab Kai
Kai menutup pintu kamarnya. Ia melangkah menuju meja nakas dan mengambil laptopnya. Ada beberapa hal yang harus ia selidiki.
Kai mengambil handphone-nya dan menghubungi Billy.
"Hallo Bang Billy, gue minta tolong Lo cari tau tentang Mommy Fanny sedetail-detailnya"perintah Kai
"Baik Kai"jawab orang yang ditelpon.
"Satu lagi tolong selidiki keluarga Alexander."
"Ada masalah apa Lo sama mereka?"tanya orang itu
"Sekarang belum Bang tapi bentar lagi mungkin."jawab Kai
"Ok"jawab orang itu singkat Kai pun mematikan sambungan telpon itu.
"Uncle Pablo Ama uncle Pedro gimana ya?? Gue kangen banget"keluh Kai sembari mengecek Eagle eye yang ia pasang di kediaman Adler.
"Gimana caranya juga biar bisa ke sana, ini masalah malah nambah lagi. Ahhh mumet gue"kesal Kai mengusap wajahnya kemudian menghempaskan tubuhnya di atas ranjang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 168 Episodes
Comments
Rosmianti
muter2
2023-10-19
0
🍃🦂 Nurliana 🦂🍃
teka teki nya lamaaa
2023-09-11
2