Tak terasa pagi kembali menyapa semesta. Mentari pun mulai bangkit dari peristirahatannya. Namun seperti biasanya Kai tidak akan dengan mudah berpisah dengan kekasih tersayang, ranjang king size miliknya.
Mommy Fanny menuju kamar Kai, untuk membangunkan putri kesayangannya itu.
"TOK"
"TOK"
"TOK"
"Baby Mommy masuk ya sayang."kata Mommy Fanny membuka pintu kamar Kai.
"CEKLEK"
Mommy Fanny membuka pintu kamar Kai. Ia geleng-geleng melihat putrinya itu yang masih setia dengan tidurnya.
"Baby bangun sayang, ini hari pertama kamu sekolah."kata Mommy Fanny menepuk pelan bahu Kai.
"Bentar lagi Mom, please!!"jawabnya dengan suara khas orang bangun tidur.
"Baby mau terlambat ke sekolah lalu diantar Dady?"ucap Mommy Fanny menggoda Kai.
Kai sontak terlonjak dan segera terbangun.
"Big No Mom, ya ini Kai udah bangun, mau siap-siap."jawab Kai yang disertai kekehan dari Mommy Fanny melihat tingkah anak bungsunya itu.
"Mommy tunggu di bawah ya baby!"kata Mommy Fanny.
"Yes, Mom."ucap Kai berlalu ke kamar mandi.
Setelah melakukan ritual mandinya Kai segera mengenakan seragam sekolahnya yang baru. Tak lupa ia memakai kupluk dan menggantung earphone di lehernya. Membuat penampilan Kai modis dan sangat cute.
Saat akan membuka pintu kamar Kai dikagetkan dengan kehadiran Abang kembar yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya.
"Abang ngapain di sini?"tanya Kai kaget.
Mereka terdiam sejenak melihat penampilan sang adik yang sangat menggemaskan.
Si kembar pun tergagap, dan langsung merangkul bahu sang adik.
"Nungguin kamu Baby, kan mulai hari ini kamu berangkat sekolah bareng Abang."jawab Alden.
"Oooo ya udah ayok."jawab Kai melangkah bersama dua Titan di kiri kanannya.
Mereka melangkah menuju lift agar bisa segera menuju ruang makan.
"TING"
Mereka bertiga pun melangkah keluar lift dan berjalan menuju ruang makan untuk sarapan.
Saat Kai tiba di ruang makan semua mata tertuju pada Kai.
"Anak Mommy cute banget!!"jerit Mommy Fanny.
"Baby duduk sini!!"kata Ace menepuk kursi antara dia dan Brandon.
Kai pun mengikuti apa yang Kakak tertuanya perintahkan.
Mommy Fanny mengambilkan sarapan untuk Dady Aldric dan Baby Kai. Dan mereka pun sarapan dengan tenang.
Setelah selesai sarapan si kembar pun mengajak Kai berangkat ke sekolah.
"Baby ayo berangkat, ntar telat lagi!!"ajak Alden. The Owen merupakan keluarga yang disiplin dengan waktu ya guys.
"Iya Bang."jawab Kai berniat mengekori Abang kembarnya.
"Baby!!"panggil Dady Aldric.
"Ya Dad."jawab Kai.
"Ini pegang buat kebutuhan kamu!!"kata Dady Aldric memberikan sebuah black card pada Kai.
"Tapi Dad ga usah, Kai ada uang sendiri kok."jawab Kai, lupa ya Kai sekarang bagian dari the Owen.
"Kamu anak Dady jadi segala kebutuhan kamu Dady yang penuhi, paham dear?"jelas Dady Aldric menyerahkan black card itu pada Kai.
Kai terpaksa menerimanya, kemudian ia menyalim tangan Dady Aldric dan Mommy Fanny.
"Makasi Dad."ucap Kai tulus.
"Iya Baby, oh iya papan skateboard kamu sudah ada, mau memakainya sekarang?"tanya Dady Aldric.
"Iya Dad, mana?"antusias Kai.
"Frank"panggil Dady Aldric.
Frank datang dengan sebuah papan skateboard yang berbentuk carve deck. Model papan skateboard yang sangat Kai sukai.
Kai berlari ke arah Frank dan segera mengambil alih skateboard itu. Matanya begitu berbinar melihat skateboard yang sekarang ada ditangannya. Kemudian Kai berlari ke arah Dady Aldric dan mencium Dady Aldric.
"Makasi Dad, sayang Dady banyak-banyak."seru Kai kegirangan, hal itu tentu saja memicu kecemburuan diantara empat laki-laki lainnya.
Kai yang menyadari hal itu juga mencium ke empat kakaknya dan juga sang Mommy yang dari tadi terkekeh melihat aksi sang putri yang kegirangan.
"Sekarang berangkat ke sekolah nanti kalian terlambat!!"ucap Mommy Fanny.
"Baby ayo berangkat."ajak Alden pada sang adik.
"Kai berangkat dulu, bye all!"teriak Kai berlari ke arah pintu.
"Putri kita menggemaskan sekali kan sayang?"ucap Mommy Fanny memegang lengan Dady Aldric.
"Yes, honey she was so cute dan so pretty."jawab sang suami.
"Ya adikku memang manis."jawab Ace tidak mau kalah.
"Iya, itu benar Kakak tidak ramah bintang lima!!"ejek Brandon pada sang kakak.
"Kau...."tunjuk Ace pada Brandon.
"He....he...he peace Kak, baiklah Mom Dad aku harus segera ke rumah sakit ada jadwal operasi pagi ini. Bye Kakak tidak ramah bintang lima......!"ucap Brandon pamit pada Mommy Fanny dan Dady Aldric lalu berlari ke mobilnya karena takut terkena amukan dari sang kakak.
"Aku juga berangkat Mom Dad"kata Ace mencium sang Mommy.
"Awas....kau nanti B!!"ancam Ace pada Brandon.
"Kalian hati-hatilah!!"seru Mommy Fanny.
"Honey aku juga berangkat, kamu hati-hati ya!!"ujar Dady Aldric mengecup kening dan mencium bibir sang istri.
"PAAAAK"
Dan dihadiahi pukulan di lengan Dady Aldric oleh Mommy Fanny.
"Ishhh malu diliat maid dan para pengawal"ucap Mommy Fanny menahan malu karena perlakuan Dady Aldric
Dady Aldric hanya membalasnya dengan kekehan dan segera berangkat ke kantor.
Di sisi lain Kai menikmati suasana jalanan dengan skateboard baru pemberian Dady Aldric. Rambutnya beterbangan diterpa angin pagi, menambah kesan menawan pada wajah remaja putri itu.
Kai mengendalikan papa skateboard nya dengan lihai seperti seorang yang sudah pro. Kai pun mengikuti Abang kembarnya memasuki area OIHS. Namun ternyata disaat bersamaan dengan itu anggota geng BLACK HOLE juga memasuki area OIHS.
Kai menunggu sejenak geng milik Abangnya itu memasuki sekolah. Kemudian barulah ia menyusul memasuki area sekolah masih setia dengan menaiki skateboardnya.
"AWWW SO SWEET~~~~"
"WOOOI LIAT NO MUBAR"
"AAAA PIPINYA COK PENGEN GUE CUBIT"
"AAA DEDEK GEMOY SAPA DAH"
"DAMAGENYA GILA ABIS"
"AWW GUE KARUNGIN MAU BAWA PULANG"
Berbagai ucapan mengalir dari mulut para murid OIHS. Namun bukan Kai namanya jika tidak menghiraukan ocehan para murid itu. Kai terus mengendarai skateboardnya ke arah Abang kembarnya, untuk menanyakan letak kantor kepala sekolah.
"Abang kantor kepala sekolah di mana?"tanya Kai sambil menangkap papan skateboardnya.
Alden dan Alan tersenyum melihat sang adik dan merapikan rambutnya yang sedikit berantakan.
Anggota BLACK HOLE yang melihat si kembar tersenyum pada Kai tentu saja terkejut. Biasanya yang mereka perlihatkan hanya wajah datar bin dingin saja.
"Itu beneran paketu Ama Waketu?"tanya Zigas tak percaya dan dibalas anggukan oleh anggota lainnya.
"Ayo Abang antar."jawab mereka merangkul bahu sang adik, membuat seolah berjalan diantara dua Titan. Anggota BLACK HOLE lainnya hanya mengikuti kemana langkah kaki si kembar. Dan masih dengan wajah bingung bin kepo mereka mengenai hubungan antara sikembar dan gadis manis itu.
"BISA LEMBUT GITU YA SUARANYA"
"Aaaaa duo AL ngomongnya lembut banget."histeris para murid perempuan di sekolah itu.
"Gue melting dengernya guys."sahut yang lain.
"MANA WAJAH DATAR BIN DINGINNYA GUYS"
Sedang Kai sendiri memperlihatkan reaksi malas melihat aksi para murid perempuan itu. Hal yang membuat Kai tidak nyaman.
Setelah beberapa saat berjalan mereka sampai di ruangan kepala sekolah.
"Ya udah makasi Abang."ucap Kai tersenyum membuat pipi chubbynya semakin menggembung.
"Ok Abang ke kelas dulu ya!"jawab Alden mengecup kening sang adik begitu pula dengan Alan.
"Baby belajar yang rajin!!"ucap Alan.
"Cabut!!!!"perintah Alden pada semua anggota BLACK HOLE.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 168 Episodes
Comments
Mama Luqi
masih lanjut baca, masih belum greget
2024-02-14
1