Kai dihukum

Kai sudah sampai di mansionnya. Dengan dibantu bodyguard Kai memasukkan motornya ke garasi.

Saat membuka pintu, terlihat lampu seluruh ruangan sudah padam.

"Kayaknya Mama udah tidur deh. Gue istirahat juga ah. Capek banget."gumam Kai.

Kai melangkah dengan pelan menuju kamarnya karena takut Mama Silvia terbangun.

"CEKLEK"

Kai membuka pintu kamarnya. Ia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Tak lama Kai keluar dari kamar mandi dan merebahkan diri di atas kasur king size. Kai pun terlelap dan menjelajah masuk ke alam mimpinya.

"No...no Dad, jangan....tinggalin Kai Dad.....no ... please don't leaves me. No... Dady......."racau Kai tidak jelas dalam tidurnya.

"Huffff....hos...hos...hos.., mimpi itu lagi."ucap Kai mengusap kasar wajahnya.

"Dad Kai harus mulai dari mana untuk mencari pembunuh Daddy. Sedangkan Uncle Pablo saat ini masih terbaring koma. Dad kenapa harus ninggalin Kai sih Dad? It's not fair for me Dad."gumam Kai menangis.

Kai melirik ke arah meja nakas.

"Baru jam 3, tapi gue gak bisa tidur lagi

"ujar Kai.

Dengan langkah gontai Kai mengambil laptopnya. Ia mulai berselancar dengan keyboard laptopnya.

"Mau dicek lewat cctv tapi semua DVR nya dirusak. Tapi kenapa orang ini mengetahui semua letak cctv di mansion ya. Sepertinya dia sudah terbiasa dengan mansion kami."pikir Kai seraya terus berusaha mencari rekaman-rekaman yang masih tersisa dari cctv di mansion milik mendiang Daddynya dulu.

"Agkhhhhh bodoh banget gue, kan gue narok EAGLE EYE di mansion, ni otak gue sliding juga lama-lama, pake segala telmi lagi."omel Kai sembari terus memainkan jari mungilnya di atas keyboard.

"Aaaa gotcha. Ni dia orang yang menembak Dady dan Uncle Pablo. Tapi dia pake topeng gimana ngenalin wajahnya ya."gumam Kai.

Kai terus menggerakkan tetikus untuk mencari informasi dari rekaman yang Kai dapatkan.

"Eeeh tunggu tu orang pake gelang giok hijau, mirip kayak punya Bubu(panggilan Kai pada mama kandungnya). Apa cuma mirip atau gimana ya??"kali ini otak Kai benar-benar dipaksa untuk bekerja keras.

"Ahh paling tidak ada satu petunjuk yang gue dapet. Tidur lagi ah"ujar Kai langsung merebahkan diri di atas kasur king size miliknya.

Pagi ini ritual untuk membangunkan Kai telah dimulai oleh mama Silvia.

Dengan membawa spatula dan penggorengan mama Silvia segera menuju kamar Kai.

Ketika hendak membuka pintu kamar Kai, mama Silvia langsung menggeram.

"Anak iniiiiii benar-benar...."

"Mang Asep...."teriak mama Silvia

"Iya Nya"

"Panggil satpam ke sini dan dobrak pintu ini"perintah mama Silvia

"Baik Nya"

Mang Asep mencari dia satpam untuk membantunya mendobrak pintu kamar Kai.

Dengan setengah berlari kedua laki-laki itu segera melakukan perintah sang nyonya.

"GUBRAAAAKKK"

Kai sama sekali tidak terpengaruh dengan suara berisik yang timbul di depan kamarnya.

Mama Silvia langsung menuju ke kasur Kai dan memukul penggorengan dengan spatula.

"Dih apaan dah berisik, gue tabok juga ntar Lo ye!!"gerutu Kai dengan mata yang masih tertutup.

"Apa kamu bilaaaaang?"teriak mama Silvia.

"Astaga ampun mamak e Dugong, eh Mama bekicot, aduh salah ampun kanjeng Mama."kata Kai yang tersentak bangun kaget karena teriakan sang Mama.

"Apa kamu bilang tadi, mau nabok Mama, mau masuk neraka kamu hah? Mau dibakar bolak balik, mau disetrika kamu di neraka hahhh??"kesal mama Silvia menjewer telinga Kai.

"Ampun kanjeng Mama, ampun sumpah tadi Kai keceplosan kan kaget Mama teriak-teriak gitu, mana suara Mama cempreng lagi eh aduh ni congor ga pake rem lagi"kata Kai sambil memukul mulutnya sendiri.

"Hari ini kamu sekolah naik bus, ga ada motor-motoran, itu hukuman buat kamu!!"gertak mama Silvia meninggalkan Kai.

"Tapi Ma....hadeh hareudang ini mah Mama udah cosplay jadi rubah ekor sembilan."oceh Kai menuju kamar mandi.

20 menit kemudian Kai sudah siap untuk berangkat ke sekolah.

TAP

TAP

TAP

Terdengar langkah kaki di tangga.

Kai segera mendudukkan diri di samping mamanya dan tak lupa mencium pipi sang Mama.

Mama Silvia masih dalam mode senggol bacok.

"Terpaksa nyiapin sarapan sendiri" bathin Kai.

"Ma.... Kai berangkat dulu ya Ma."pamit Kai.

"Hmmmm"jawab mama Silvia

"Et dah itu doang jawabnya Ma."celetuk Kai.

Mama Silvia menatap horor ke arah Kai.

"Oo ya.. ya deh Kai paham."Kai langsung ngacir dari pada nanti kena amukan barongsai dadakan no....no serem.

Dengan terpaksa Kai melangkah menuju halte bis, karena mama Silvia benar-benar tak mengizinkan Kai berangkat dengan motor kesayangannya.

Ketika asyik menendang-nendang angin di halte bis, pandangan Kai tertuju pada seorang laki-laki paruh baya yang sedang menerima telepon di samping mobilnya. Saat memandang ke arah berlawanan Kai melihat sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi ke arah laki-laki tersebut.

Kai melompat dari halte dan berlari ke arah laki-laki itu.

"Om awass....!"teriak Kai mendorong tubuh laki-laki paruh baya itu ke pinggir jalanan.

"Aghhh...........!!!" Kai memegang kepalanya yang terbentur ke trotoar, namun tiba-tiba pandangannya kabur lalu semuanya menjadi gelap.

Laki-laki itu kaget dan melihat ke arah Kai.

Karena Kai tidak bergerak sama sekali laki-laki itu segera mendekatinya. Melihat darah segar yang keluar dari kepala Kai, laki-laki itu segera menggendongnya dan memasukkan ke dalam mobil.

Dengan kecepatan tinggi laki-laki itu mengemudikan mobil ke rumah sakit.

Tergopoh-gopoh ia berlari memanggil perawat untuk membawa brankar.

"Suster.... suster!!"teriaknya.

Para perawat dan Dokter yang mendengar teriakan itu sontak melihat ke arah datangnya suara itu.

"Astaga Tuan Aldric."seru salah seorang Dokter yang sedang berdiri di meja suster jaga.

Mereka berlarian menuju laki-laki itu sambil membawa brankar.

"Cepat obati gadis ini!"bentak laki-laki itu

"I iiya Tuan Aldric!!"jawab mereka gugup.

Laki-laki itu mendudukkan diri menunggu para Dokter mengobati gadis yang ia bawa tadi.

Dari lorong rumah sakit terlihat seorang laki-laki muda berjas putih berlari ke arah laki-laki itu.

"Dad are you okay?"tanya Dokter muda yang menjabat sebagai direktur di rumah sakit itu.

"I'm fine son!!"jawabnya.

"Aku diberitahu kalau Dady datang membawa seseorang ke sini, siapa dia?"tanya Dokter muda itu.

"Dia ada di dalam dia baru saja menyelamatkan nyawa Dadymu ini son."jawab laki-laki itu.

Karena penasaran dengan perkataan sang Dady laki-laki berjas putih itu memasuki ruangan di mana gadis itu sedang ditangani.

Terlihat seorang gadis remaja tengah terbaring dengan luka di kepalanya dan beberapa luka kecil lain di tangan dan kakinya.

"Menggemaskan"bathinnya

Ia pun mengambil bagian untuk mengobati gadis itu. Tak membutuhkan waktu lama akhirnya gadis itu selesai ditangani.

Dokter muda itupun bergegas keluar dan menemui sang Dady yang masih menunggu di luar.

"Bagaimana keadaannya B??"tanya sang Dady pada Dokter muda yang merupakan putranya itu.

"Dia telah selesai ditangani Dad, ia akan segera dipindahkan ke ruang perawatan!!"jawab Dokter muda itu.

"Dia siapa Dad?"tanya Dokter muda itu.

"Dady tidak tau, saat Dady sedang menerima telepon tiba-tiba ada mobil berkecepatan tinggi yang sepertinya ingin mencelakai Dady. Ntah dari mana gadis ini muncul tiba-tiba saja dia telah berada di dekat Dady lalu mendorong Dady ke pinggir, namun dia malah terbentur ke trotoar."jelas laki-laki paruh baya itu.

"Dady sendiri apa baik-baik saja??"tanya Dokter muda itu lagi.

"Dady tidak apa-apa son."jawab laki-laki itu.

Kai dipindahkan ke ruang perawatan khusus yaitu Owen's room. Ruang rawat kelas VVIP milik keluarga the Owen.

Terpopuler

Comments

Srie Handayani

Srie Handayani

baca kisah emaknya eldora dulu...ternyata emg ke badasan sm ke gemoyannya si el turunan emanknya ya...😅😅jd rebutan pula...

2025-02-26

0

Hyuna AQuilla Karenina

Hyuna AQuilla Karenina

akhirnya nemu novel ini

2024-11-06

0

elyzia꙰ও❦

elyzia꙰ও❦

baru ngeh anying /Skull/

2024-05-31

0

lihat semua
Episodes
1 Iblis Gemoy
2 Kai dihukum
3 The Owen
4 The Owen II
5 GOLDEN GLADIOL
6 The other of Owen
7 Kai Diculik????
8 Anggota baru the Owen
9 Pelukan nyaman Mommy Fanny
10 Salad Buah ala Kai
11 OIHS VS SMK KARTIKA
12 SKATEBOARD BARU KAI
13 Hari Pertama di OIHS
14 Kehebohan di Kantin
15 Ya jawabnya Mikir dulu Bu...
16 Ilmu Pecah Tengkorak
17 Di Ruang Musik I
18 Di ruang Musik II
19 Kekhawatiran Dady Aldric
20 Kai Mendadak Seleb
21 Owen vs Alexander
22 Owen's Big Family..
23 Perkenalan
24 Derita Mama Silvia
25 Let's Start the Games Bitch
26 Kecurigaan the Owen
27 Mulai Terungkap
28 Usai Sudah ...
29 Amarah Kai I
30 Amarah Kai II
31 Maafkan Mama....sayang
32 Kehebohan Mansion the Owen
33 Rengekan Kai
34 Jamkos Gempar
35 Penyerangan.....
36 Keributan di Meja Makan
37 Hadiah untuk Kai
38 Hukuman untuk Giselle
39 Berkumpul Kembali
40 Hari yang Suram
41 Membasmi Tikus
42 Twins Matius
43 Hukuman ...
44 Yamaguchi Vs Watanabe I
45 Yamaguchi Vs Watanabe II
46 Serangan Fajar
47 OTW Rusia
48 Yasa
49 Membasmi Pengkhianat
50 Dady Ian dan Bubu Aina
51 Jangan Usik Gue
52 Kangen Kai....
53 Hadiah nan Indah...
54 Geng Tante-tante Berulah....
55 Ular Baru.....
56 Rencana .....
57 ELO ENTERTAIN
58 Kompetisi
59 Tantangan untuk Kai
60 Celebrasi Kemenangan Kai
61 Kai Diracuni???
62 Mommy Fanny Dikhianati????
63 Pagi yang Menggemparkan
64 Pernikahan Dady Aldric
65 Ular Buruan......
66 Hukuman Dady Aldric
67 Pesta Peluru di Mansion the Owen
68 Hard Day
69 Anos
70 Inti GOLDEN GLADIOL
71 Sepenggal Kisah Inti GOLDEN GLADIOL
72 Pengungkapan Kasus
73 Akhirnya......
74 Seorang EVAN
75 Kai Ngambek..
76 Mulutmu Mautmu
77 Yamaguchi Family...
78 Strategi
79 Harimau Yamaguchi
80 Bocah Bernyali Besar
81 Bodyguard Pribadi Kai
82 Kenapa Watanabe Menyerang????
83 Sisi Lain Papa Harada
84 Kai Koma
85 Kepanikan Kim Family
86 Kai Kritis ....
87 Perjuangan untuk Kai
88 Kai Sadar
89 Menggempur Watanabe
90 Membalikkan Keadaan
91 Pemanasan untuk Watanabe
92 Kehancuran Makoto
93 Mendung di mansion Watanabe
94 Kembali ke Asal
95 Xander dan Uno
96 Orang-orang dari Masa Lalu
97 Orang-orang dari Masa Lalu II
98 Rencana Megalodon
99 Foto Tidak Senonoh Kai
100 Pawang dimakan Singa
101 Donor Ginjal untuk Ayah Putri
102 Operasi Ayah Putri
103 Ace
104 Berlian yang Tau Tempat
105 Hama di mana-mana
106 Level 7 Beraksi
107 Gadis Berotak Mesum
108 Liciknya seorang Juan
109 OISH Diserang??
110 Pertemuan dua Ketua Geng
111 Keluarga Normal atau Tidak Normal
112 Curhatan Frank
113 Bolos Berjamaah
114 Bolos Bikin Heboh
115 Rindu Daddy
116 Saranghaeyo Opa Lucifer
117 Uring-uringan Lagi
118 Bolos Lagi
119 Frank Tertembak
120 Frank Sadar
121 Finally
122 Kembalinya Musuh Masa Lalu
123 Kai Berubah
124 Anos Turun Tangan
125 The New Golden Gladiol
126 Awal Pembalasan
127 Aksi Pertama
128 Dikhianati oleh Kepercayaan
129 Secret Palace
130 Di Markas Utama Zeus
131 Berpisah dengan Erlang
132 Menuntaskan Masalah
133 Mansion Baru, Suasana Baru
134 Solo Party
135 Laki-laki Itu......
136 Melvin KW
137 Kesalnya Uno
138 Misi bersama Big Bro
139 Kai Selalu Menang
140 Hurricane Hunter
141 Ada Aja
142 Akting Kai
143 Mission Accomplished
144 Mr. Tom
145 Bocil Tangguh
146 Kemarahan Benjiro
147 Buka Hatimu
148 Kembang Api di Siang Hari
149 Balasan untuk Para Pengusik
150 Owen Muda yang Menggila
151 Bungsu Vs Tetua
152 Pemanasan
153 Daddy Ian Old Friend
154 Tiga Kakak Lainnya
155 Masa Lalu Bubu yang Menyakitkan
156 Giorgino Frederick Alexander
157 Pertemuan yang Tak Disangka
158 Ke mana Kai....
159 Lengkapnya Formasi Yamaguchi
160 Penghancuran Dimulai
161 Pertempuran yang Sengit
162 Kepergian Orang Tersayang
163 Sambutan Hangat Keluarga Baru
164 Keluarga Baru.. Kebiasaan Baru
165 Kai Marah
166 Putri Hilang
167 Yang Selama ini Kai Cari
168 Finally....
Episodes

Updated 168 Episodes

1
Iblis Gemoy
2
Kai dihukum
3
The Owen
4
The Owen II
5
GOLDEN GLADIOL
6
The other of Owen
7
Kai Diculik????
8
Anggota baru the Owen
9
Pelukan nyaman Mommy Fanny
10
Salad Buah ala Kai
11
OIHS VS SMK KARTIKA
12
SKATEBOARD BARU KAI
13
Hari Pertama di OIHS
14
Kehebohan di Kantin
15
Ya jawabnya Mikir dulu Bu...
16
Ilmu Pecah Tengkorak
17
Di Ruang Musik I
18
Di ruang Musik II
19
Kekhawatiran Dady Aldric
20
Kai Mendadak Seleb
21
Owen vs Alexander
22
Owen's Big Family..
23
Perkenalan
24
Derita Mama Silvia
25
Let's Start the Games Bitch
26
Kecurigaan the Owen
27
Mulai Terungkap
28
Usai Sudah ...
29
Amarah Kai I
30
Amarah Kai II
31
Maafkan Mama....sayang
32
Kehebohan Mansion the Owen
33
Rengekan Kai
34
Jamkos Gempar
35
Penyerangan.....
36
Keributan di Meja Makan
37
Hadiah untuk Kai
38
Hukuman untuk Giselle
39
Berkumpul Kembali
40
Hari yang Suram
41
Membasmi Tikus
42
Twins Matius
43
Hukuman ...
44
Yamaguchi Vs Watanabe I
45
Yamaguchi Vs Watanabe II
46
Serangan Fajar
47
OTW Rusia
48
Yasa
49
Membasmi Pengkhianat
50
Dady Ian dan Bubu Aina
51
Jangan Usik Gue
52
Kangen Kai....
53
Hadiah nan Indah...
54
Geng Tante-tante Berulah....
55
Ular Baru.....
56
Rencana .....
57
ELO ENTERTAIN
58
Kompetisi
59
Tantangan untuk Kai
60
Celebrasi Kemenangan Kai
61
Kai Diracuni???
62
Mommy Fanny Dikhianati????
63
Pagi yang Menggemparkan
64
Pernikahan Dady Aldric
65
Ular Buruan......
66
Hukuman Dady Aldric
67
Pesta Peluru di Mansion the Owen
68
Hard Day
69
Anos
70
Inti GOLDEN GLADIOL
71
Sepenggal Kisah Inti GOLDEN GLADIOL
72
Pengungkapan Kasus
73
Akhirnya......
74
Seorang EVAN
75
Kai Ngambek..
76
Mulutmu Mautmu
77
Yamaguchi Family...
78
Strategi
79
Harimau Yamaguchi
80
Bocah Bernyali Besar
81
Bodyguard Pribadi Kai
82
Kenapa Watanabe Menyerang????
83
Sisi Lain Papa Harada
84
Kai Koma
85
Kepanikan Kim Family
86
Kai Kritis ....
87
Perjuangan untuk Kai
88
Kai Sadar
89
Menggempur Watanabe
90
Membalikkan Keadaan
91
Pemanasan untuk Watanabe
92
Kehancuran Makoto
93
Mendung di mansion Watanabe
94
Kembali ke Asal
95
Xander dan Uno
96
Orang-orang dari Masa Lalu
97
Orang-orang dari Masa Lalu II
98
Rencana Megalodon
99
Foto Tidak Senonoh Kai
100
Pawang dimakan Singa
101
Donor Ginjal untuk Ayah Putri
102
Operasi Ayah Putri
103
Ace
104
Berlian yang Tau Tempat
105
Hama di mana-mana
106
Level 7 Beraksi
107
Gadis Berotak Mesum
108
Liciknya seorang Juan
109
OISH Diserang??
110
Pertemuan dua Ketua Geng
111
Keluarga Normal atau Tidak Normal
112
Curhatan Frank
113
Bolos Berjamaah
114
Bolos Bikin Heboh
115
Rindu Daddy
116
Saranghaeyo Opa Lucifer
117
Uring-uringan Lagi
118
Bolos Lagi
119
Frank Tertembak
120
Frank Sadar
121
Finally
122
Kembalinya Musuh Masa Lalu
123
Kai Berubah
124
Anos Turun Tangan
125
The New Golden Gladiol
126
Awal Pembalasan
127
Aksi Pertama
128
Dikhianati oleh Kepercayaan
129
Secret Palace
130
Di Markas Utama Zeus
131
Berpisah dengan Erlang
132
Menuntaskan Masalah
133
Mansion Baru, Suasana Baru
134
Solo Party
135
Laki-laki Itu......
136
Melvin KW
137
Kesalnya Uno
138
Misi bersama Big Bro
139
Kai Selalu Menang
140
Hurricane Hunter
141
Ada Aja
142
Akting Kai
143
Mission Accomplished
144
Mr. Tom
145
Bocil Tangguh
146
Kemarahan Benjiro
147
Buka Hatimu
148
Kembang Api di Siang Hari
149
Balasan untuk Para Pengusik
150
Owen Muda yang Menggila
151
Bungsu Vs Tetua
152
Pemanasan
153
Daddy Ian Old Friend
154
Tiga Kakak Lainnya
155
Masa Lalu Bubu yang Menyakitkan
156
Giorgino Frederick Alexander
157
Pertemuan yang Tak Disangka
158
Ke mana Kai....
159
Lengkapnya Formasi Yamaguchi
160
Penghancuran Dimulai
161
Pertempuran yang Sengit
162
Kepergian Orang Tersayang
163
Sambutan Hangat Keluarga Baru
164
Keluarga Baru.. Kebiasaan Baru
165
Kai Marah
166
Putri Hilang
167
Yang Selama ini Kai Cari
168
Finally....

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!