"Frank...!"panggil tuan Aldric.
Yang dipanggil tak lama kemudian muncul dengan tergesa-gesa.
"Ya tuan"jawab tangan kanan Tuan Aldric menunduk hormat.
"Cari informasi tentang Kai Nararya!"perintah tuan Aldric kepada Frank.
"Baik Tuan"jawabnya.
Frank segera melakukan apa yang diperintahkan oleh Tuan Aldric.
"Dad aku ingin bicara."ujar Dokter Brandon.
"Bicaralah!"jawab Tuan Aldric.
"Dad bisakah kita menjadikan Kai sebagai Princess the Owen?"tanya Dokter Brandon.
"Kami setuju, kami juga ingin punya adik seperti dia."ujar sikembar bersamaan.
"Dady juga ingin Kai menjadi bagian dari kita, tapi kita harus menunggu Mommy dan kakak tertua kalian kembali ke mansion dulu. Kita juga harus menanyakan pendapat mereka, bukan??"jelas tuan Aldric.
"Yes!!!"teriak si kembar ber high five.
Sedangkan Dokter Brandon hanya memperlihatkan senyum samar yang nyaris tak terlihat oleh yang lainnya maklum kulkas 200 pintu.
"Twins bangunkan Kai, suruh turun untuk makan malam!!"titah tuan Aldric.
"Baik Dad."jawab mereka kompak kemudian segera melangkah menuju kamar Kai.
Si kembar memasuki lift dan memencet tombol lift menuju lantai kamar Kai.
"Ting"
Terdengar suara pintu lift terbuka. Mereka berjalan menuju kamar Kai.
"Masih tidur ternyata."kata Alan.
"Baby bangun kita makan malam dulu."kata Alan mengelus pelan kepala Kai.
"Eughhhhh bentar lagi Ma, please!!!!!"jawab Kai.
"Baby ...."ulang Alan memanggil Kai.
"Kok suara mama beda ya"bathin Kai.
Kai menolah ke samping dan melihat si kembar duduk di pinggir ranjang.
"Loh Abang kok ada di sini?"tanya Kai bingung.
"Ini kan mansion kita baby, yok baby bangun sudah waktunya makan malam!!"ajak sikembar.
Kai masih agak meringis memegangi kepalanya, melihat hal itu Alden segera menggendong Kai.
"Yok"ucapnya pada Kai.
Kai yang diberlakukan seperti itu merengut kesal dan mencoba memberikan perlawanan. Namun ia kalah tenaga dengan Alden.
Mereka melangkah menuju lift dengan Kai berada di gendongan Alden.
"Malam Baby!!"sapa tuan Aldric dan Brandon.
"Baby???"beo Kai.
"Iya,Baby.......!"ujar Tuan Aldric mengulang kata-katanya.
"Siapa Baby??"kata Kai Lola mencerna panggilan Tuan Aldric.
"Ya kamu Kai sayang!!!"gemas Tuan Aldric melihat Kai.
"Ooooo malam all."sahut Kai.
Alden dan Alan duduk dengan mengapit Kai di tengah. Kai merasa cukup canggung menghadapi semua ini. Karena Kai tidak pernah dihadapkan dengan situasi seperti ini sebelumnya.
"Baby mau makan apa??"tanya tuan Aldric.
"Apa aja Om, yang penting ga pakai merica ama kacang"jawab Kai.
"Kamu punya alergi dengan kedua bahan itu baby?"tanya si kembar.
"Iya Bang."Kai mengangguk mengiyakan.
"Baiklah"sahut tuan Aldric.
"Ayo kita mulai makan, Brandon pimpin doa!!"titah tuan Aldric.
Mereka makan dengan tenang karena peraturan di keluarga Owen harus menjaga ketenangan di meja makan. Dua puluh menit kemudian mereka telah menyelesaikan makan malam. Sekarang Alan yang menggendong Kai menuju ruang keluarga.
"Bang yang sakit kepala Kai, bukan kaki Kai masih bisa jalan sendiri kali Bang."ketus Kai yang hanya dibalas pandangan malas oleh Alan.
Sekarang mereka semua telah berkumpul di ruang keluarga.
"Om besok Kai sudah boleh pulang ke rumah Kai kan?"tanya Kai pada Tuan Aldric.
"Tidak, Baby."jawab semua lelaki itu kompak.
"Astaga terkejut dedek Bang!"jawab Kai sambil memegang dada. Kai lebay ah...
Semua yang melihat ekspresi keterkejutan Kai menatap Kai dengan gemas. Ingin rasanya menguyel-nguyel pipi chubby milik Kai.
"Tapi Kai harus pulang Om, ini bukan rumah Kai. Pokoknya Kai akan pulang."kekeh Kai dengan keras kepalanya.
"Sekarang ini akan jadi rumahmu Baby, kau akan menjadi bagian dari the Owen!!"jelas tuan Aldric.
"Big no ya Om, Kai akan pulang."kesal Kai sambil melangkah menuju lift.
"Dad apa kau akan membiarkannya pergi begitu saja?"tanya Dokter Brandon pada Tuan Aldric.
"Tentu tidak."jawab Tuan Aldric.
"Apa yang sudah kita miliki tidak akan kita lepaskan begitu saja!!"ucap Tuan Aldric tersenyum smirk.
"Frank!!"panggil Tuan Aldric.
Frank segera masuk ke ruang keluarga setelah dipanggil oleh tuan Aldric.
"Iya Tuan"jawabnya menunduk.
"Sudah kau dapatkan informasi mengenai Kai?"tanya Tuan Aldric pada tangan kanannya itu.
"Sudah Tuan saya telah mengirimnya ke email Tuan."jawabnya
"Baiklah. Sekarang perketat penjagaannya, jangan sampai dia kabur!"perintah tuan Aldric pada Frank.
"Siap Tuan."jawab Frank menunduk dan beranjak pergi meninggalkan ruang keluarga.
Kai kembali ke kamar dan menyusun rencana untuk melarikan diri esok hari dari kediaman Owen.
"Enak aja gue mau dijadikan bagian the Owen, ntar ga bisa dong nyari pembunuh bokap gue, pokoknya kudu kabur ini mah."gumam Kai sambil mikir kan cara untuk melarikan diri dari mansion keluarga Owen ini.
"Tapi kok Nyonya Owen nggak kelihatan ya. Ahh bodo amat. Sekarang gue tidur dulu ntar baru mikirin cara buat kabur."gumamnya lagi lalu merebahkan kepalanya di atas bantal dan mulai mengarungi dunia mimpi.
Sementara itu di ruang keluarga ke empat laki-laki Owen tadi masih membahas masalah Kai.
"Ternyata sejak kecil Baby sudah kehilangan ibunya. Dan ayahnya meninggal saat usianya 10 tahun dibunuh mafia. Ibunya berdarah Jepang dan masih keturunan salah satu klan Yakuza."ujar tuan Aldric membaca data pribadi milik Kai.
"Cukup berbahaya jika Baby kita biarkan di luar sana Dad, bisa jadi nanti musuh dari klan itu masih mengincarnya."ujar Dokter Brandon.
"Ya kau benar B!"sahut tuan Aldric.
"Apa ada informasi lainnya Dad, apa cuma itu?"tanya Alden.
"Ya hanya itu."jawab Tuan Aldric.
"Semua itu cukup membuatku penasaran Dad."imbuh Dokter Brandon meletakan tangannya di dagu seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Yeah kau benar B, gadis ini cukup misterius tapi entah kenapa Dady merasa dia pantas menjadi Princess the Owen."ucap Tuan Aldric.
"Dan aku juga tidak tau kenapa Dad aku merasa dia masih bagian dari kita, dia dekat dengan kita. Pertama kali melihatnya aku merasa memiliki ikatan darah dengannya Dad."ujar Dokter Brandon.
"Maksudmu B?"tanya Tuan Aldric bingung.
"Ya hubungan saudara seperti antara aku, Kak Ace dan Twins Dad."jelas Dokter Brandon.
"Hmmmm ini semakin menarik B."sahut Tuan Aldric.
Mereka sibuk dengan lamunan masing-masing dan yang pasti keinginan mereka untuk menjadikan Kai bungsu the Owen sangatlah kuat. Nggak sadar aja jika yang sedang mereka pikirkan juga sedang memikirkan cara untuk melarikan diri dari mansion keluarga Owen itu. Let see, apa yang akan terjadi selanjutnya apakah Kai akan menerima dijadikan bungsu the Owen atau akan melakukan niatnya untuk kabur dari sana.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 168 Episodes
Comments
Hyuna AQuilla Karenina
masih penasaran 🤔🤔🤔
2024-11-06
0
HNF G
jgn2 kai memang bungsunya Owen, mungkin pas kecil diculik atau dikira meninggoy.
2024-06-04
0
waktuitu
apakah masih ada hubungan kekeluargaan kai dgn the Owen???
2023-07-21
1