Di Ruang Musik I

Saat ini agenda penting untuk Mommy Fanny bertambah satu lagi yaitu membangunkan putri kesayangannya. Mommy Fanny harus memiliki stok kesabaran yang banyak ketika membangunkan kesayangannya yang satu ini.

"Marie, tolong siapkan semuanya ya dan jangan lupa nasi goreng Baby Kai jangan diberi merica!"perintah Mommy Fanny.

"Baik Nyonya."patuh Marie.

"Aku akan membangunkan Kai dulu."kata Mommy Fanny meninggalkan dapur.

Mommy Fanny segera meninggalkan dapur dan menuju kamar Baby Kai.

"Ting"

Pintu besi itu terbuka dan Mommy Fanny segera melangkah menuju kamar Baby Kai.

"Tok"

"Tok"

"Tok"

"Baby kamu sudah bangun sayang???"panggil Mommy, karena tidak kunjung mendapat sahutan dari Kai Mommy Fanny pun langsung masuk ke kamar Kai.

"CEKLEK"

"Anak ini benar-benar menggemaskan sekali."gumam Mommy Fanny yang menoel-noel pipi chubby milik Kai.

"Baby bangun sayang, ini sudah jam 6."panggil Mommy Fanny.

Tidak kehilangan akal, Mommy Fanny pergi ke kamar mandi dan mengambil air. Lalu Mommy Fanny memercikkan air itu ke wajah Baby Kai.

"Baby bangun sayang!!!"perintah Mommy Fanny.

Mommy Fanny menyipratkan lagi air ke wajah Baby Kai kali ini dengan jumlah yang lebih banyak.

Kai yang kaget pun sontak berteriak

"Mommy.....hujan... Mommy!!!"teriak Kai lagi.

"Hujan apa hmmm?"tanya Mommy Fanny.

Kai yang sudah terduduk pun memasang wajah kesalnya pada sang Mommy dengan mengerucutkan bibirnya. Membuat Mommy Fanny gemas dan menciumi seluruh wajah putrinya itu.

"Mommy udah ..geli.... Mommy ampun."teriak Kai menolak ciuman dari Mommy Fanny.

"Sekarang cepat mandi dan bersiap ke sekolah baby!!"perintah sang Mommy.

"Iya Mom."patuh Kai.

Mommy Fanny hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah anak kesayangannya itu.

Sekarang Mommy Fanny menuju kamarnya, memastikan Dady Aldric juga sudah bangun. Ternyata 2*5 dengan sang putri, suaminya masih bergelung di dalam selimut.

"Sayang ayo bangun, bukannya kamu ada meeting pagi ini!"seru Mommy Fanny pada Dady Aldric.

Dady Aldric menggeliat lalu memeluk Mommy Fanny, dan menciumi pundak Mommy Fanny.

"Tidak Baby tidak kamu sama saja, susah dibangunkan."gerutu Mommy Fanny.

"Dia kan putriku, wajar jika dia menuruni sifatku."sanggah Dady Aldric.

"Cepat bersiap, nanti anak-anak kelamaan menunggu kita!!!"imbuh Mommy Fanny melepaskan diri dari pelukan Dady Aldric.

"Morning kiss!!!"pinta Dady Aldric.

Mommy Fanny menghela nafas panjang, jika tadi Baby kecil yang ia cium maka sekarang Baby besar yang minta dicium.

"CUP"

"Cepat bersiap!!"titah Mommy Fanny.

"Baik ratuku."seloroh Dady Aldric.

"Hufffff benar-benar drama setiap pagi. Untung saja ke empat satria itu bisa bangun sendiri."gumam Mommy Fanny.

"Baby udah siap belom?"teriak Alan di depan pintu kamar Kai.

"Udah Abang."jawab Kai membuka pintu kamar.

"Yok ntar kita terlambat!!!"ajak Alden merangkul bahu sang adik.

"Ting"

Saat pintu besi itu terbuka, trio bungsu the Owen melangkah keluar bersamaan.

"Pagi!!"sapa mereka bersamaan.

"Pagi!!"balas Ace dan Brandon.

"Loh Dady mana Mom?"tanya Kai.

"Sebentar lagi Dady siap, nah itu."tunjuk Mommy Fanny ke arah sang Dady yang berjalan ke meja makan.

"Ayo mulai sarapannya!"kata Dady Aldric setelah memimpin doa.

15 menit kemudian mereka telah menyelesaikan sarapan mereka.

"Baby ingat hati-hati!"pesan Dady Aldric.

"Iya Dad, Kai ingat Kai berangkat dulu Dad."ucap Kai pamit pada Aldric dan menyalim tangannya dan dibalas dengan ciuman di kedua pipi tembemnya. Begitu juga dengan anggota keluarga lainnya. Sebenarnya Kai agak risih tapi menolak pun percuma.

"Baby ayo!!!"ajak si kembar yang sudah naik ke atas motor masing-masing.

Mereka segera menuju sekolah. Seperti biasa di parkiran anggota geng BLACK HOLE sudah menunggu kedatangan ketua dan wakilnya.

"Brumm"

"Brumm"

Terdengar suara deruman motor memasuki area OIHS. Dapat dipastikan siapa pemilik motor sport hitam dengan modifikasi yang khas itu.

Dibelakangnya menyusul seorang makhluk manis dan menggemaskan dengan wajah yang sangat ceria tidak lupa dengan skateboard board kesayangannya.

Anggota BLACK HOLE yang melihat kedatangan baby Kai tersenyum gemas melihat aksi gadis itu.

Kai lalu mengambil papan skateboardnya dan melambaikan tangan ke arah Abang kembarnya kemudian segera melangkah ke kelasnya.

Abang kembarnya hanya tersenyum tipis melihat aksi sang adik.

"Bos kok adek Lo cuek kayak ga kenal gitu sama Lo?"tanya Arnav

"Gimana lagi Nav, dia ga pengen satu sekolahan tau kalau dia adek kita."ujar Alan lesu.

"Lah kenapa?"tanya Yuvent.

"Dia ga mau ada yang berteman ama dia karena dia bagian dari the Owen."jawab Alan memandang adiknya yang berjalan bersama teman sekelasnya.

"Sabar Bro, By the gue salut liat dia kemarin ngadepin calon selir Lo."sanggah Erlang.

"Sial*n Lo."ketus Alden.

"Cabut!!!!"titahnya kemudian.

Bel masuk kelas telah berbunyi. Semua murid telah memasuki kelas masing-masing dengan tertib.

Mata pelajaran pertama pagi ini adalah seni. Guru mapel seni pun telah memasuki kelas Kai.

"Selamat pagi anak-anak!"sapa guru itu.

"Pagi Pak."jawab mereka serempak.

"Hari ini kita akan mengambil nilai untuk mata pelajaran saya. Saya harap semua berkumpul di ruang musik sekarang!!"suruh guru mapel tersebut.

"Baik Pak."mereka menyahuti perintah guru tersebut.

"Yok Kai!"ajak Jordan.

Mereka berempat beriringan menuju ruangan musik dan duduk dengan rapi.

"Baik hari ini kita akan ambil nilai. Kalian bisa menunjukkan keahlian kalian dalam bermain alat musik, bernyanyi atau bermain alat musik sambil bernyanyi dan tentu poin ketiga akan mendapatkan nilai plus dari saya!!!"ujar guru tersebut.

"Iya Pak."jawab mereka

Kebanyakan murid hanya menunjukkan keahlian bermain alat musik saja atau bernyanyi saja dengan diiringi piano oleh guru kesenian tersebut.

"Kai Lo mau ngapain??? Nyanyi atau main alat musik?"tanya Bian.

"Belom tau liat ntar aja lah!!"jawab Kai cuek.

Tiba giliran trio Tante yang menampilkan lagu grup k pop andalan mereka yang diiringi riuhan tepuk tangan dari para murid di kelas itu.

Sekarang giliran Jordan yang dipanggil untuk menampilkan bakatnya. Jordan menyukai drum, jadi penampilannya kali ini memainkan alat musik drum. Berbeda dengan Matthew dan Bian yang lebih memilih memainkan gitar akustik sambil bernyanyi. Nilai tertinggi pasti.

Tiba giliran Kai untuk menampilkan bakat yang ia miliki.

Trio tante-tante memiliki rencana untuk membuat Kai malu.

"Gue yakin tu anak nggak bisa apa-apa. Alicia coba Lo alihin kabel speaker ruang musik itu ke speaker pengumuman sekolah. Biar malu tu anak sekalian dipermalukan sama satu sekolahan."ucap Amber bersemangat.

"Siap gue mah buat yang gituan."tukas Alicia.

Kai melangkah ke depan dan mengambil gitar akustik, kemudian ia menyetelnya beberapa saat. Sebelum bernyanyi Kai mengucapkan sebuah kalimat yang langsung membuyarkan fokus satu sekolahan.

"Dad this song is for you"

Duo AL yang mendengar suara sang adik melangkah keluar kelas menuju ruang musik.

Kai mulai memetik gitar yang dipegangnya. Ia akan menyanyikan lagu milik Andmesh Kamaleng "HANYA RINDU"

Saat ku sendiri kulihat photo dan video

Bersamamu yang tlah lama kusimpan

Hancur hati ini melihat semua gambar diri

Yang tak bisa ku ulang kembali

Kuingin saat ini engkau ada di disini

Tertawa bersamaku seperti dulu lagi

Walau hanya sebentar Tuhan tolong kabulkanlah

Bukannya diri ini tak terima kenyataan

Hati Ini hanya rindu

Segala cara telah kucoba

Agar aku bisa tanpa dirimu oh

Namun semua berbeda

Sulitku menghapus kenangan bersamamu

Kuingin saat ini engkau ada di disini

Tertawa bersamaku seperti dulu lagi

Walau hanya sebentar Tuhan tolong kabulkanlah

Bukannya diri ini tak terima kenyataan

Hati Ini hanya rindu oh

Hanya rindu

Kuingin saat ini engkau ada di disini

Tertawa bersamaku seperti dulu lagi

Walau hanya sebentar Tuhan tolong kabulkanlah

Bukannya diri ini tak terima kenyataan

Oh bukannya diri ini tak terima kenyataan

Hati Ini hanya rindu oh

Hati Ini hanya rindu hm

Kurindu senyummu DADY.

Semua yang mendengar alunan suara Kai seolah merasakan apa yang saat ini gadis remaja itu rasakan. Suara yang merdu dengan lagu yang penuh dengan rasa rindu. Begitu pun semua yang berada di ruang musik. Mereka betul-betul terhipnotis mendengar alunan suara Kai. Namun pada bait kedua Kai tidak sanggup menahan air matanya untuk tidak luruh di pipinya, lagi yang ia nyanyikan semakin membuat sesak mereka yang mendengarkannya. Hampir semua murid yang ada di ruangan musik juga menitikkan air mata seperti merasakan apa yang Kai rasakan. Di saat nyanyian Kai akan segera berakhir Duo AL melangkah mendekati sang adik dan membawanya ke dalam pelukan, hal itu sukses membuat seisi kelas melongo hebat menyaksikan semua itu. Alden mengelus lembut punggung sang adik yang berada dalam pelukannya. Alan sendiri menghapus air mata yang terus mengalir di pipi sang adik.

Terpopuler

Comments

Desak Putu

Desak Putu

wah kek ikut liat n dnger nyesek n mewek😭🤧

2025-02-21

0

Dewi Anggita

Dewi Anggita

😭😭😭😭ikut nangis bacanya Thor...

2024-07-02

1

Deliza Yuseva

Deliza Yuseva

mewek ndeh ...😭😭😭😭😭😭😭😭

2024-05-28

0

lihat semua
Episodes
1 Iblis Gemoy
2 Kai dihukum
3 The Owen
4 The Owen II
5 GOLDEN GLADIOL
6 The other of Owen
7 Kai Diculik????
8 Anggota baru the Owen
9 Pelukan nyaman Mommy Fanny
10 Salad Buah ala Kai
11 OIHS VS SMK KARTIKA
12 SKATEBOARD BARU KAI
13 Hari Pertama di OIHS
14 Kehebohan di Kantin
15 Ya jawabnya Mikir dulu Bu...
16 Ilmu Pecah Tengkorak
17 Di Ruang Musik I
18 Di ruang Musik II
19 Kekhawatiran Dady Aldric
20 Kai Mendadak Seleb
21 Owen vs Alexander
22 Owen's Big Family..
23 Perkenalan
24 Derita Mama Silvia
25 Let's Start the Games Bitch
26 Kecurigaan the Owen
27 Mulai Terungkap
28 Usai Sudah ...
29 Amarah Kai I
30 Amarah Kai II
31 Maafkan Mama....sayang
32 Kehebohan Mansion the Owen
33 Rengekan Kai
34 Jamkos Gempar
35 Penyerangan.....
36 Keributan di Meja Makan
37 Hadiah untuk Kai
38 Hukuman untuk Giselle
39 Berkumpul Kembali
40 Hari yang Suram
41 Membasmi Tikus
42 Twins Matius
43 Hukuman ...
44 Yamaguchi Vs Watanabe I
45 Yamaguchi Vs Watanabe II
46 Serangan Fajar
47 OTW Rusia
48 Yasa
49 Membasmi Pengkhianat
50 Dady Ian dan Bubu Aina
51 Jangan Usik Gue
52 Kangen Kai....
53 Hadiah nan Indah...
54 Geng Tante-tante Berulah....
55 Ular Baru.....
56 Rencana .....
57 ELO ENTERTAIN
58 Kompetisi
59 Tantangan untuk Kai
60 Celebrasi Kemenangan Kai
61 Kai Diracuni???
62 Mommy Fanny Dikhianati????
63 Pagi yang Menggemparkan
64 Pernikahan Dady Aldric
65 Ular Buruan......
66 Hukuman Dady Aldric
67 Pesta Peluru di Mansion the Owen
68 Hard Day
69 Anos
70 Inti GOLDEN GLADIOL
71 Sepenggal Kisah Inti GOLDEN GLADIOL
72 Pengungkapan Kasus
73 Akhirnya......
74 Seorang EVAN
75 Kai Ngambek..
76 Mulutmu Mautmu
77 Yamaguchi Family...
78 Strategi
79 Harimau Yamaguchi
80 Bocah Bernyali Besar
81 Bodyguard Pribadi Kai
82 Kenapa Watanabe Menyerang????
83 Sisi Lain Papa Harada
84 Kai Koma
85 Kepanikan Kim Family
86 Kai Kritis ....
87 Perjuangan untuk Kai
88 Kai Sadar
89 Menggempur Watanabe
90 Membalikkan Keadaan
91 Pemanasan untuk Watanabe
92 Kehancuran Makoto
93 Mendung di mansion Watanabe
94 Kembali ke Asal
95 Xander dan Uno
96 Orang-orang dari Masa Lalu
97 Orang-orang dari Masa Lalu II
98 Rencana Megalodon
99 Foto Tidak Senonoh Kai
100 Pawang dimakan Singa
101 Donor Ginjal untuk Ayah Putri
102 Operasi Ayah Putri
103 Ace
104 Berlian yang Tau Tempat
105 Hama di mana-mana
106 Level 7 Beraksi
107 Gadis Berotak Mesum
108 Liciknya seorang Juan
109 OISH Diserang??
110 Pertemuan dua Ketua Geng
111 Keluarga Normal atau Tidak Normal
112 Curhatan Frank
113 Bolos Berjamaah
114 Bolos Bikin Heboh
115 Rindu Daddy
116 Saranghaeyo Opa Lucifer
117 Uring-uringan Lagi
118 Bolos Lagi
119 Frank Tertembak
120 Frank Sadar
121 Finally
122 Kembalinya Musuh Masa Lalu
123 Kai Berubah
124 Anos Turun Tangan
125 The New Golden Gladiol
126 Awal Pembalasan
127 Aksi Pertama
128 Dikhianati oleh Kepercayaan
129 Secret Palace
130 Di Markas Utama Zeus
131 Berpisah dengan Erlang
132 Menuntaskan Masalah
133 Mansion Baru, Suasana Baru
134 Solo Party
135 Laki-laki Itu......
136 Melvin KW
137 Kesalnya Uno
138 Misi bersama Big Bro
139 Kai Selalu Menang
140 Hurricane Hunter
141 Ada Aja
142 Akting Kai
143 Mission Accomplished
144 Mr. Tom
145 Bocil Tangguh
146 Kemarahan Benjiro
147 Buka Hatimu
148 Kembang Api di Siang Hari
149 Balasan untuk Para Pengusik
150 Owen Muda yang Menggila
151 Bungsu Vs Tetua
152 Pemanasan
153 Daddy Ian Old Friend
154 Tiga Kakak Lainnya
155 Masa Lalu Bubu yang Menyakitkan
156 Giorgino Frederick Alexander
157 Pertemuan yang Tak Disangka
158 Ke mana Kai....
159 Lengkapnya Formasi Yamaguchi
160 Penghancuran Dimulai
161 Pertempuran yang Sengit
162 Kepergian Orang Tersayang
163 Sambutan Hangat Keluarga Baru
164 Keluarga Baru.. Kebiasaan Baru
165 Kai Marah
166 Putri Hilang
167 Yang Selama ini Kai Cari
168 Finally....
Episodes

Updated 168 Episodes

1
Iblis Gemoy
2
Kai dihukum
3
The Owen
4
The Owen II
5
GOLDEN GLADIOL
6
The other of Owen
7
Kai Diculik????
8
Anggota baru the Owen
9
Pelukan nyaman Mommy Fanny
10
Salad Buah ala Kai
11
OIHS VS SMK KARTIKA
12
SKATEBOARD BARU KAI
13
Hari Pertama di OIHS
14
Kehebohan di Kantin
15
Ya jawabnya Mikir dulu Bu...
16
Ilmu Pecah Tengkorak
17
Di Ruang Musik I
18
Di ruang Musik II
19
Kekhawatiran Dady Aldric
20
Kai Mendadak Seleb
21
Owen vs Alexander
22
Owen's Big Family..
23
Perkenalan
24
Derita Mama Silvia
25
Let's Start the Games Bitch
26
Kecurigaan the Owen
27
Mulai Terungkap
28
Usai Sudah ...
29
Amarah Kai I
30
Amarah Kai II
31
Maafkan Mama....sayang
32
Kehebohan Mansion the Owen
33
Rengekan Kai
34
Jamkos Gempar
35
Penyerangan.....
36
Keributan di Meja Makan
37
Hadiah untuk Kai
38
Hukuman untuk Giselle
39
Berkumpul Kembali
40
Hari yang Suram
41
Membasmi Tikus
42
Twins Matius
43
Hukuman ...
44
Yamaguchi Vs Watanabe I
45
Yamaguchi Vs Watanabe II
46
Serangan Fajar
47
OTW Rusia
48
Yasa
49
Membasmi Pengkhianat
50
Dady Ian dan Bubu Aina
51
Jangan Usik Gue
52
Kangen Kai....
53
Hadiah nan Indah...
54
Geng Tante-tante Berulah....
55
Ular Baru.....
56
Rencana .....
57
ELO ENTERTAIN
58
Kompetisi
59
Tantangan untuk Kai
60
Celebrasi Kemenangan Kai
61
Kai Diracuni???
62
Mommy Fanny Dikhianati????
63
Pagi yang Menggemparkan
64
Pernikahan Dady Aldric
65
Ular Buruan......
66
Hukuman Dady Aldric
67
Pesta Peluru di Mansion the Owen
68
Hard Day
69
Anos
70
Inti GOLDEN GLADIOL
71
Sepenggal Kisah Inti GOLDEN GLADIOL
72
Pengungkapan Kasus
73
Akhirnya......
74
Seorang EVAN
75
Kai Ngambek..
76
Mulutmu Mautmu
77
Yamaguchi Family...
78
Strategi
79
Harimau Yamaguchi
80
Bocah Bernyali Besar
81
Bodyguard Pribadi Kai
82
Kenapa Watanabe Menyerang????
83
Sisi Lain Papa Harada
84
Kai Koma
85
Kepanikan Kim Family
86
Kai Kritis ....
87
Perjuangan untuk Kai
88
Kai Sadar
89
Menggempur Watanabe
90
Membalikkan Keadaan
91
Pemanasan untuk Watanabe
92
Kehancuran Makoto
93
Mendung di mansion Watanabe
94
Kembali ke Asal
95
Xander dan Uno
96
Orang-orang dari Masa Lalu
97
Orang-orang dari Masa Lalu II
98
Rencana Megalodon
99
Foto Tidak Senonoh Kai
100
Pawang dimakan Singa
101
Donor Ginjal untuk Ayah Putri
102
Operasi Ayah Putri
103
Ace
104
Berlian yang Tau Tempat
105
Hama di mana-mana
106
Level 7 Beraksi
107
Gadis Berotak Mesum
108
Liciknya seorang Juan
109
OISH Diserang??
110
Pertemuan dua Ketua Geng
111
Keluarga Normal atau Tidak Normal
112
Curhatan Frank
113
Bolos Berjamaah
114
Bolos Bikin Heboh
115
Rindu Daddy
116
Saranghaeyo Opa Lucifer
117
Uring-uringan Lagi
118
Bolos Lagi
119
Frank Tertembak
120
Frank Sadar
121
Finally
122
Kembalinya Musuh Masa Lalu
123
Kai Berubah
124
Anos Turun Tangan
125
The New Golden Gladiol
126
Awal Pembalasan
127
Aksi Pertama
128
Dikhianati oleh Kepercayaan
129
Secret Palace
130
Di Markas Utama Zeus
131
Berpisah dengan Erlang
132
Menuntaskan Masalah
133
Mansion Baru, Suasana Baru
134
Solo Party
135
Laki-laki Itu......
136
Melvin KW
137
Kesalnya Uno
138
Misi bersama Big Bro
139
Kai Selalu Menang
140
Hurricane Hunter
141
Ada Aja
142
Akting Kai
143
Mission Accomplished
144
Mr. Tom
145
Bocil Tangguh
146
Kemarahan Benjiro
147
Buka Hatimu
148
Kembang Api di Siang Hari
149
Balasan untuk Para Pengusik
150
Owen Muda yang Menggila
151
Bungsu Vs Tetua
152
Pemanasan
153
Daddy Ian Old Friend
154
Tiga Kakak Lainnya
155
Masa Lalu Bubu yang Menyakitkan
156
Giorgino Frederick Alexander
157
Pertemuan yang Tak Disangka
158
Ke mana Kai....
159
Lengkapnya Formasi Yamaguchi
160
Penghancuran Dimulai
161
Pertempuran yang Sengit
162
Kepergian Orang Tersayang
163
Sambutan Hangat Keluarga Baru
164
Keluarga Baru.. Kebiasaan Baru
165
Kai Marah
166
Putri Hilang
167
Yang Selama ini Kai Cari
168
Finally....

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!