Kai sampai di mansion dengan keadaan sudah sangat lelah, dan badan berbau oli. Kai segera menuju kamarnya untuk membersihkan diri, agar bisa segera berkencan dengan ranjang king size kesayangannya.
"Capek juga hari ini, have a nice dream to my self."ucap Kai setengah mengantuk.
Di sisi lain.....
"Kami pulang."ucap seorang wanita memasuki sebuah mansion.
"Kenapa malam sekali, Honey?"tanya seorang lelaki paruh baya pada wanita sambil memeluknya.
"Ada sedikit insiden di jalan Dad,"jawab seorang laki-laki muda yang menyusul masuk ke mansion itu.
"Insiden??"jawab seorang laki-laki yang baru keluar dari lift.
"Yeah, tadi mobil sedikit bermasalah but that's is not a big problem Little Bro."jelas lelaki yang baru masuk itu berjalan menuju lift.
"Sayang aku mau bersih-bersih dulu!"ucap wanita itu melerai pelukan lelaki pasangannya itu.
Ke empat laki-laki yang masih tersisa di ruang keluarga kembali membahas kaburnya calon princess the Owen.
"Jadi kapan Bang B akan membawa ba6by Kai kembali ke sini? Atau biar kami saja yang bergerak."imbuh si kembar.
"Biar aku saja!!"tukas Brandon.
Beberapa saat kemudian wanita tadi kembali ke ruang keluarga sambil tersenyum memandang ke layar Mac book yang sedang ia pegang.
"Kau sedang melihat apa Honey?"tanya laki-laki itu dengan suara bariton yang berat disertai aura dingin yang ia keluarkan.
"Aku sedang jatuh cinta sayang."jawabnya enteng.
"Apa....!!"kaget laki-laki itu dan langsung berdiri.
"Apa maksudmu Honey, this is not funny Honey!!"protes laki-laki itu.
"Ada apa ini?"tanya lelaki muda yang bersama wanita tadi.
"Son Mommy mu jatuh cinta lagi."ucap laki-laki kesal.
"Mom is that true?"tanya sikembar
"Yes I'm."jawab wanita itu bersemangat.
"Yes, I'm falling in love with this....!!"katanya sambil menyerahkan Mac BOOK miliknya pada laki-laki yang berstatus sebagai suaminya itu.
"Ini kan Kai, bagaimana kamu mengenalnya honey?"tanya laki-laki penasaran.
"Kamu juga mengenalnya sayang?" tanya wanita itu.
"Dia sudah menyelamatkanku kemarin hingga dia sendiri yang terluka."jelas lelaki itu pada istrinya.
"Oooo pantas ada plester di kepalanya!!"seru wanita itu.
"Mom di mana ketemu sama Baby Kai??"tanya Brandon.
"Tadi diperjalanan dari bandara kemari kebetulan mobil kita rusak dan dia memperbaikinya."sahut wanita itu.
"What...? Dad kurasa ini semakin menarik."ujar si kembar dengan senyum menyeringai.
"Dad jangan sampai Baby Kai lepas lagi dari kita!!"sanggah Brandon.
"Apa yang sedang kalian bicarakan?" terdengar suara seorang laki-laki yang melangkah keluar dari lift menghentikan pembicaraan mereka.
"Nah karena kita sudah berkumpul sekarang, ayo duduk ada yang ingin Dady bicarakan."kata laki-laki itu mendudukkan diri bersama sang istri.
"Ada apa Dad?"tanya Ace penasaran.
"Dady ingin menjadikan gadis manis ini menjadi bagian dari the Owen."ujar laki-laki itu meletakkan Mac booc yang menampilkan foto Kai.
"Jadi Dady ingin meminta pendapat kalian?"tanya laki-laki itu meminta persetujuan semua anggota keluarganya.
"We are agree Dad!"seru si kembar bersemangat.
"Me too."jawab Brandon.
"I'm love it."ujar istri laki-laki itu.
"Ace???"tanya laki-laki itu pada putra sulungnya.
"Hmmmm"
"Just that Big Bro??"tanya si kembar kesal dengan jawaban si sulung.
"Baiklah kita sepakat, B kau yang mengurusnya."titah laki-laki itu pada Brandon.
Sang putra pun hanya menganggukkan kepala mengiyakan.
Pagi sudah mulai menampakkan wujudnya. Mama Silvia pun sudah sibuk dengan aktifitasnya untuk menyiapkan segala kebutuhan sang putri untuk berangkat ke sekolah.
Dan drama untuk membangunkan putri nakal itu pun dimulai.
"TOK"
"TOK"
"TOK"
"Kai....... bangun Baby.!"teriak Mama Silvia.
Karena tidak kunjung mendapat sahutan dari si empunya kamar, Mama Silvia pun segera membuka pintu kamar.
"Kaiiii......bangun .......bangun apa kamu tidak berangkat sekolah?"tanya Mama Silvia geram karena tidak ada jawaban dari sang putri.
"Apa Mama ......, sebentar lagi ya Maa... pleaseeee."bujuk Kai pada sang Mama.
"Oooo tentu saja boleh, ntar kamu ke sekolah naik bis saja. Kunci motormu Mama sita."gertak Mama Silvia pada Kai.
Dengan keadaan terhuyung-huyung Kai segera bangun.
"Jangan ma, ya ini Kai bangun. Kai ga mau naik bis lagi Ma. Ya ....ya..ya"rengek Kai.
"Kalau begitu cepat bersiap ke sekolah!!!"ucap sang Mama menahan tawa melihat sang putri bangun seperti singa dengan rambut yang acak-acakan.
20 menit Kai selesai bersiap dan melangkah menuju ruang makan.
"Mau sarapan apa Baby?"tanya Mama Silvia
"Roti aja Ma"jawab Kai.
Kai menyelesaikan sarapannya dengan cepat.
"Ma Kai berangkat dulu ya,"pamit Kai manyalim tangan Mama Silvia.
"Iya hati-hati sayang jangan ngebut ya!"ucap Mama Silvia mengecup kening Kai.
Kai mengeluarkan motor dari garasi dan memanaskannya. Sekitar 10 menit kemudian Kai pun berangkat menuju sekolah dengan kecepatan sedang.
Tiba-tiba di sebuah persimpangan yang sepi motor Kai dicegat sekelompok orang berpakaian hitam dengan wajah yang seram dan tubuh yang kekar.
"Nona Muda saatnya Anda kembali ke mansion.
"ucap salah seorang diantara mereka.
"Mansion?"beo Kai
"Iya Nona Muda, mansion keluarga the Owen."jelas pria itu kembali.
"Ehhh gue ngga mau ya. Bilang ama Tuan kalian cari yang lain aja buat jadi anak mereka. Gue kagak mau!!"jawab Kai santai dari atas motornya
Para pria itu langsung menyerang Kai, melihat hal itu Kai agak terkejut.
Namun ia cepat menguasai kembali reaksi keterkejutannya.
"Ohh mau main keroyokan ya, dasar nyamuk jelek nging-nging."ejek Kai.
Mereka menyerang Kai membabi buta, tapi tanpa Kai sadari semua itu hanya pengalihan. Karena di suatu tempat seorang laki-laki tengah bersembunyi dan membidikan senjata ke arah Kai.
"DOR"
Terdengar bunyi tembakan dari balik sebuah pohon besar, peluru bius itu melesat dan mengenai punggung Kai.
"Ashhhh."desis Kai berusaha memegangi punggungnya yang terkena peluru bius.
Namun secara perlahan kesadaran Kai mulai menghilang. Penglihatannya mulai mengabur dan tiba-tiba semuanya menjadi gelap.
"Kena kamu Baby Girl."seringai laki-laki itu dan menangkap tubuh Kai sebelum jatuh ke tanah.
"Ayo!!"perintah laki-laki itu dan diangguki oleh para pria berbadan kekar tadi.
"Langsung ke mansion!!"titah laki-laki itu pada sang supir.
"Baik Tuan muda."jawab sang supir dan melajukan mobil itu ke arah Mension dengan kecepatan sedang.
########################
Dan di kediaman Kai sendiri saat ini Mama Silvia merasakan hatinya tidak tenang dari tadi. Pikirannya tertuju pada Kai. Ia mencoba menghubungi gadis itu tapi ponselnya malah tidak bisa dihubungi sama sekali.
"Kenapa perasaan ku cemas begini. Ini lagi Kai gak bisa dihubungi sama sekali, semoga saja Kai nggak apa-apa."doa wanita itu di dalam hati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 168 Episodes
Comments
awesome moment
kelg anh. segitu ngebetnya punya princess smp nyulik anak org
2024-07-05
0
HNF G
lhaahhh..... segitunya nih Owen family. itu namanya penculikan 😅😅😅😅🤦♀️🤦♀️🤦♀️🤦♀️
2024-06-05
0
elyzia꙰ও❦
baby ke babi?
2024-05-31
0