Saat ini semua anggota keluarga the Owen sudah berkumpul di ruang makan untuk melakukan makan malam.
"Baby mau makan dengan apa?"tanya Mommy Fanny yang sedang menyiapkan makan malam untuk Dady Aldric
"Mmmmm mau pakai Sup ikan aja Mom"jawab Kai.
Setelah mengambilkan makanan untuk Kai, Mommy Fanny segera mengambil makanan untuk dirinya sendiri
"B pimpin doa" titah Dady Aldric
Kemudian mereka melakukan makan malam dengan tenang tanpa suara.
20 menit kemudian makan malam pun selesai. Mommy Fanny membantu maid membereskan meja makan.
Para anak menuju ruang keluarga, disusul oleh kedua orang tua mereka.
Ace dan Brandon sibuk dengan laptop mereka masing-masing. Masih setia dengan pekerjaan yang mereka bawa dari kantor dan rumah sakit. Begitu pun Dady Aldric dan Mommy Fanny masing-masing juga setia dengan pekerjaan mereka. Sedangkan si kembar memainkan handphone mereka sambil sesekali mengganggu adik kesayangan mereka, Baby Kai.
"Hmmm Dady Kai ingin bicara."kata Kai berjalan ke arah Dady Aldric.
"Sini, Baby ingin bicara apa?"tanya Dady Aldric menepuk pangkuannya mengintruksikan agar Kai duduk di sana.
Kai pun menurut dan duduk di pangkuan Dady Aldric.
"Dad Kai ingin masuk sekolah"ucap Kai pada Dady Aldric
"Tentu Dady akan urus kepindahan mu ke sekolah Abang kembarmu!"jawab Dady Aldric mengusap kepala Kai.
"Haaaa ke sekolah Abang Twins??"cengo Kai tidak percaya.
"No Dad, Kai ga mau sekolah di sana, Kai mau sekolah di sekolah yang lama saja."kekeh Kai bertahan dengan pendapatnya.
"Sekolah di OIHS or home schooling pilih salah satu, Baby!"kata Dady Aldric tegas.
"But Dad Kai ga mau sekolah di sekolah yang ga ada tantangannya gitu."greget Kai pengen ngegeplak kepala Daddy Aldric rasanya.
"What's the problem?"tanya si kembar heran mendengar jawaban sang adik yang bersikeras untuk tetap bersekolah di sekolahnya yang lama.
"Kai ga suka sekolah di SMU ga ada hal menantang di sana selain belajar, dan juga terlalu banyak murid perempuan Kai nggak suka Dad!!"ketus Kai.
"Baby takut dengan mereka?"tanya Ace menaikan sebelas alisnya
"Kai ngga takut Kak, cuma malas berurusan sama mereka, ribet. Apa-apa nangis!!"jawab Kai merengut.
"Baby kan Abang sekolah di sana juga, jadi ga usah takut!!"tukas Alden mencoba membujuk sang adik.
"Ga mau Kai mau di SMK KARTIKA aja, di sana teman-teman Kai udah banyak!!"Kai tetap bersikeras dengan keinginannya.
"OIHS or home schooling no more debate Baby!"tegas Dady Aldric dengan nada sedikit tinggi.
"Baby listening to your Dady,ok!"sekarang Mommy Fanny yang angkat bicara.
"But Dad, ini bakalan sulit buat Kai untuk menyesuaikan mata pelajaran antara SMK dan SMU. Apa Dady lupa, Kai kan berasal dari kejuruan Dad??"sanggah Kai mencobaemcari alasan yang lain agar tetap bisa bersekolah di SMK KARTIKA.
"Baby, jangan kira Dady tidak tau akal bulusmu. Dengan kapasitas otakmu yang di atas rata-rata itu tidak akan sulit bagimu untuk menyesuaikan diri dengan pelajaran umum. Dady yakin itu dear.
Dan juga di usiamu sekarang seharusnya kau masih duduk di bangku SMP bukan?? Jadi jangan mencari banyak alasan lagi!"jelas Dady Aldric
"Ok"jawab lesu, habis sudah akalnya untuk menolak bersekolah dengan kakak kembarnya.
"Yes, besok bisa bawa Adek ke sekolah."kata Alan penuh semangat.
"Tapi Dad Kai mau masuk ke sana dengan jalur beasiswa dan Kai ga mau dikenal sebagai bagian dari the Owen."kata Kai mengajukan syarat pada Dady Aldric.
"Kenapa begitu Baby?"tanya Brandon.
"Kai ga mau mereka berteman dengan Kai hanya karena Kai bagian dari the Owen. Kai pengen berteman dengan orang yang tulus mau berteman dengan Kai dan menerima Kai apa adanya tanpa embel-embel keluarga."jelas Kai.
"No problem!"seru Dady Aldric.
"But Dad!!"sanggah Alden.
"Enough boy!"ucap Dady Aldric.
"Kalau gitu Kai boleh besok minta izin pergi mengambil papan skateboard milik Kai ya Dad?"tanya Kai pada Daddy Aldric.
"Papan skateboard?"beo si kembar bersamaan.
"Ya Kai ga mau ke sekolah bareng Abang kembar."jawab Kai.
"Kenapa Baby?tanya sikembar bingung.
"Kalau ke sekolahnya bareng Abang kembar mereka akan tau kalau Kai adeknya Abang!!!"jelas Kai kesal.
"Hmmm baiklah, tapi ingat Baby kau harus tetap berada dalam pengawasan Dady, paham dear?"tanya Dady Aldric.
"Yes, i do."jawab Kai lesu.
"Gini amat punya keluarga posesif, nasib badan."bathin Kai nelangsa.
"Dan soal papan skateboard mu akan Daddy ganti dengan yang baru. Kamu pakai papan skateboard yang Dady belikan. Tidak ada penolakan."perintah Dady Aldric.
"holang kaya mah bebas ya guys" bathin Kai.
"Iya Dad"jawab Kai singkat.
"Sekarang kalian istirahat, besok kalian sekolah."titah Mommy Fanny pada ke tiga bungsu itu.
"Baik Mom,"jawab trio bungsu itu kompak.
"Baby ayok!"ajak Alden pada Kai sambil menggendong koala adik kecilnya itu.
"Ishhhh!!"kesal Kai. Melawan pun percuma, karena mereka akan melakukan itu setiap hari. Seperti menjadi hobi baru bagi mereka. Dan anehnya lagi Kai tidak bisa marah pada mereka
"Ting"
Mereka bertiga keluar dari lift dan menuju kamar Kai. Alden menurunkan Kai dengan hati-hati.
"Baby tidur ya!"ucap Alden sambil mengecup kening sang adik begitu pula dengan Alan melakukan hal yang sama pada sang adik.
"Malam Baby, have a nice dream!!"ucap Alan mengacak-acak kepala sang adik.
"Malam Abang Twins!"balas Kai pada si kembar.
Kai beranjak menuju kamar mandi untuk bersih-bersih, ia ingin segera tidur. Kantuk melandanya dengan begitu cepat.
Kai membaringkan tubuhnya di ranjang king size miliknya, mencoba mencari posisi yang nyaman agar bisa cepat tertidur.
Namun tiba-tiba pikirannya melayang pada Mama Silvia.
"Keadaan Mama gimana ya sekarang di mansion, di satu sisi gue nggak tega ninggalin dia, secara dia ga ada keluarga lagi. Tapi setidaknya Mama bakal aman di sana. Tapi kalau gue pergi lagi dari sini, selain masalah hukum gue juga penasaran sama Mommy Fanny. Kenapa banyak kebiasaannya yang mirip dengan Dady Max, dan juga kenapa gue nyaman banget kalau berada di pelukan Mommy Fanny.?"monolog Kai memikirkan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.
"Ahhhh pusing banget kepala gue. Mending gue tidur aja dulu. Mumet otak gue. Mana Dady Aldric maksa masuk OIHS lagi. Yang gue hindarin sekarang malah gue jalanin."dumel Kai.
Kai mencoba untuk memejamkan matanya. Tak berapa lama kemudian akhirnya Kai pun terlelap.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 168 Episodes
Comments
HNF G
apa mommy fanny kembarannya daddy max?
2024-06-05
0
Umiie'ne Naza
knp ga Jujur saja sih, tk ikuti tor, tP kalau bertele " Maaf tak baca lagi
2023-08-11
0
@ꪶꫝ༄Cherry🍒Chubby༄💕🇵🇸
so pasti kai , ajak gue ya, awas lo , klo gak ajak gue 😤😤😤
2023-07-19
0