Waktu sudah menunjukkan pukul 4 pagi. Kai yang sudah bangun mulai mengambil ancang-ancang untuk segera keluar dari mansion Owen's.
"Nah udah mulai sepi nih, it's time to party."seringai Kai
Kai dengan lihai menuruni balkon kediaman Owen, kenapa??? Karena Kai sudah biasa menjalani misi-misi sulit yang ia terima dan lagi Kai adalah seorang pecinta olah raga parkour.
"Ok, aman sekarang mikirin cara manjat ni tembok!!"seru Kai sembari berpikir keras dan melihat sekelilingnya.
Kai melihat sebuah bangku dan itu mempermudah jalannya untuk melarikan diri dari mansion the Owen.
"HAP"Kai melompati tembok pagar kediaman the Owen dengan mudah.
"Ye...ye...ye gue bebas. Emang dikira gue burung apa. Dikekang-kekang gitu."gerutu Kai melangkah meninggalkan mansion itu.
"Hmmm kayaknya naik taksi aja deh."ujar Kai.
Tak lama Kai menyetop sebuah taksi dan minta diantar ke alamat mansion miliknya.
Sesampai di mansion terlihat suasana masih sepi.
"Kayaknya Mama masih tidur deh, dahlah gue ke kamar aja lanjut tidur. Capek banget lagian kepala gue juga masih pusing ."monolog Kai pada dirinya sendiri.
Kai menaiki tangga menuju kamarnya. Dia pun langsung berbaring tanpa melepas seragam sekolahnya dan dalam waktu yang tidak lama ia sudah tertidur pulas.
Pagi telah menampakkan wujudnya. Seperti biasa mama Silvia menyiapkan sarapan dan segera membangunkan Kai.
"TAP"
"TAP"
"TAP"
Terdengar langkah kaki menuju kamar Kai.
"CEKLEK"
Pintu kamar Kai dibuka oleh mama Silvia. Mama Silvia menemukan keanehan pada Kai. Kenapa kepalanya diperban.Mama Silvia dengan tergesa-gesa mendekat ke arah Kai.
"Astaga Baby kamu kenapa sayang??"tangis Mama Silvia mengelus kepala Kai yang diperban.
"Baby bangun sayang!!!"teriak Mama Silvia.
"Eunghhhhh Mama apaan sih Ma, Kai masih ngantuk Mama."sahutnya setengah melek dan kembali tertidur.
"Bangun dulu kamu kenapa bisa diperban-perban gini kepalamu sayang!!!"tanya Mama Silvia.
"Hmmm ga pa-pa ma kemarin ada insiden dikit di halte bus. Tapi ni udah ga pa-pa."jelas Kai pada Mama Silvia yang masih menangis.
"Kalau gitu ga usah sekolah ya hari ini. Kamu istirahat aja dulu ya sayang!"titah Mama Silvia.
Kai hanya mengacungkan jempol ke arah Mama Silvia mengiyakan.
Mama Silvia kembali menyelimuti Kai dan mengecup kening putri degilnya itu.
"Mama sayang kamu Baby."ucapnya lirih kemudian meninggalkan kamar Kai dan menutup pintunya sepelan mungkin agar tidak menganggu tidur Kai.
Mama Silvia merasa bersalah karena melarang Kai berangkat menggunakan motor kemarin.
Sedangkan di mansion the Owen malah terjadi hal yang lain. Kehebohan di pagi hari karena Kai kabur.
"Twins bangunkan Baby Kai sudah waktunya sarapan."titah Dady Aldric.
"Iya Dad."sahut mereka beranjak menuju kamar Kai.
"TING"
Pintu lift terbuka kedua pemuda itu keluar dari lift dan berjalan menuju kamar Kai.
"CEKLEK"
Pintu kamar Kai dibuka dan sontak mereka terkejut karena Kai tidak ada di dalam kamar itu. Mereka masuk dan memeriksa di kamar mandi dan walk in closet, namun apa yang mereka cari tidak juga bertemu.
"Oooo Shiiiiit"umpat keduanya.
Mereka pun bergegas menemui Dady Aldric.
"Dad Baby Kai tidak ada di kamarnya."lapor Twins pada Daddy Aldric.
"Apa!!"kaget Daddy Aldric marah.
"BRRAAAAAK"
Dady Aldric menggebrak meja karena kesalnya.
"Frank...."teriak Dady Aldric memanggil tangan kanannya.
Frank segera menemui sang tuan dengan terburu-buru.
"Ya Tuan."jawab Frank.
"Kenapa kau bisa lengah, Kai kabur dari mansion ini."hardik Dady Aldric.
"Maafkan atas kelalaian saya Tuan."jawab Frank menunduk.
"Cepat cari dia sampai ketemu!!"titah Dady Aldric.
"Baik Tuan."sahut Frank menunduk dan beranjak keluar dari ruang makan.
"Ada apa Dad pagi-pagi sudah ribut?"tanya Brandon.
"Kai kabur B(panggilan Brandon). Dia betul-betul membuktikan ucapannya untuk kabur dari mansion ini."kesal Dady Aldric.
"Biar aku yang mencarinya Dad. Dia mau main-main rupanya."jawab Brandon dengan seringai iblis di bibirnya.
Tak terasa Kai sudah tidur hampir seharian.
"Hoaaaam enak banget tidur gue. Perasaan tadi Mama bangunin gue tapi kok tumben ga ada drama pagi ya."monolog Kai.
"Bodo ah, mending nyembah air dulu dah, lepek banget ni badan mana ketemu keluarga gila lagi."omel Kai.
Kai melangkah ke kamar mandi dan berendam untuk merilekskan tubuhnya.
Setelah melakukan ritual mandinya Kai segera turun mencari sesuatu untuk ia makan.
"Ma .... Mama.... Mama dimana...yuhu...mana dah ini si Mama."gerutu Kai mencari Mama Silvia.
"Apa sih Baby, tu tenggorokan ga capek apa teriak mulu."kesal Mama Silvia berjalan ke arah Kai.
"Lapar Ma.....!"rengek Kai.
"Mau makan apa hmmm?"tanya Mama Silvia mengelus punggung Kai.
"Mie goreng aja Ma, Kai lagi malas makan nasi."ujar Kai.
"Ok tunggu di sini. Mama bikinin dulu ya!!"jawab Mama Silvia sambil mengecup kepala Kai.
Menunggu mama Silvia memasak mie goreng, Kai menyalakan tv dan duduk anteng di depan tv.
Beberapa saat kemudian mie goreng buatan Mama Silvia pun jadi.
"Kai ayok makan!!!"ajak mam6a Silvia.
"Iya Ma."jawab Kai dari ruang keluarga.
"Hmmm the smells is good."puji Kai pada masakan Mama Silvia.
"Sudah sekarang makan dari pagi kamu belum makan apa-apa!!"perintah Mama Silvia.
"Ok Ma."jawab Kai bersemangat.
Kai pun melahap makanan di piringnya hingga tandas tak bersisa.
"Ma Kai mau keluar ya Ma."ucap Kai.
"Kamu mau ke mana, keadaanmu masih belum baik."cegah Mama Silvia.
"Ga pa-pa kok Ma, Kai cuma mau ke markas. Udah lama Kai ngga ngecek keadaan markas dan para Soldiers Ma."jelas Kai.
"Tapi Ma tolong ganti perban ini Ma. Ganti plester aja Ma. Ribet"pinta Kai pada Mama Silvia.
"Sebentar Mama ambil kota p3k."kata Mama Silvia.
Tak lama Mama Silvia pun kembali membawa kotak p3k.
"Sini Mama ganti dulu perbannya!!"kata Mama Silvia menepuk tempat duduk disebelahnya.
Kai pum duduk di sebelah Mama Silvia untuk mengganti perban di kepalanya.
Tak butuh waktu lama bagi Mama Silvia untuk mengganti perban itu. Setelahnya Kai segera pamit dan menyalim Mama Silvia dan memacu motor sports nya ke arah markas miliknya.
"Kai jalan dulu Ma."pamit Kai.
"Hati-hati Baby jangan ngebut!!"pesan Mama Silvia.
"Ok Mah."kata Kai sembari mengacungkan jempolnya
Hampir 20 menit Kai berkendara menuju markasnya, GOLDEN GLADIOL.
Kai mendirikan GOLDEN GLADIOL 4 tahun yang lalu. Setahun setelah kematian Dady Maximilian ayah kandungnya. Ia mendirikan klan ini untuk menuntut balas atas kematian sang Dady. Sekarang klan mafia yang ia dirikan menempati urutan pertama di dunia. GOLDEN GLADIOL terkenal dengan cara kerja yang bersih di setiap pekerjaannya. Dan juga karena keganasan para Soldiersnya. Tidak kenal ampun untuk para musuh dan pengkhianat. Yang mencolok dari klan ini adalah beranggotakan laki-laki yang berusia masih muda yaitu dibawah 25 tahun. Mereka berpenampilan ala bad boy dan good looking hingga mudah berbaur dengan sekitar. Hal ini memudahkan mereka dalam memata-matai gerakan dari musuh mereka. Namun hingga kini tidak ada di dunia bawah yang mengetahui siapa dan bagaimana rupa ketua dari GOLDEN GLADIOL walaupun mereka sudah pernah war dengan klan GOLDEN GLADIOL. Kenapa??? Dikarenakan setiap war antar klan Kai akan memakai masker untuk menutupi wajahnya. Hingga klan lain tidak pernah mengetahui bagaimana wajah sang ketua apakah dia seorang laki-laki atau perempuan, tidak pernah ada yang tau hingga saat ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 168 Episodes
Comments
Srie Handayani
kyaknya lebih pintarabmn el deh dr emaknya ini, kalo udah punya GG masa pembunuh bapaknya aja gak bisa ktemu..hahah😅😅
2025-02-26
0
Hyuna AQuilla Karenina
kisah emaknya El mirip banget ya sama El sendiri kek ngulang ajah gtu, tapi tetep seru sih
2024-11-06
0
xiao33
thor ini nama nya kok banyak yg mirip ya sama season 2 nya..terutama nama William dan Billy anggota golden blood
2024-08-09
0