Bab. 20 Merawat Luka

Qin Chen tersenyum puas mendengarnya, bagaimana mereka tertawa lepas meskipun keadaan kemarin sangat menengangkan. Dan malam ini, mereka benar-benar mendapatkan mimpi indah yang panjang tanpa khawatir gangguan apapun dari zombie. Karena itu, ia tersenyum mengingat kejadian di luar sana sangat mengacaukan matanya.

Kapten Yang Xi, dia berada di depan Komandan Jiang Ta tengah membicarakan sesuatu. "Bagaimanapun, kapten. Aku ingin anda segera membawa Qin Chen untuk mendapatkan perawatan segera. Dia mendapatkan luka cukup besar di bagian dadanya karena menyelamatkan kami semua dari zombie mutasi baru, data lengkapnya akan aku sampaikan paginya."

"Kerja bagus, kau kembali hidup-hidup." Kapten Yang Xi menepuk pundaknya, "Segeralah berobat ketempat ruangan medis, aku akan membawa Qin Chen ke ruangan medis lain untuk mendapatkan perawatan." Lanjutnya.

"Terimakasih, aku akan dengan anggota langsung ketempat ruang medis." Ungkapnya, dia memberikan hormat kepada Yang Xi.

Kemudian, dia datang ketempat Qin Chen. Qin Chen tengah duduk di bangku meneguk minuman bersoda. "Kenapa kau kemari? Tugasmu belum selesai, kan?" Ucap Qin Chen dengan bertanya kepada Yang Xi.

"Tugas dapat di kesampingkan. Sekarang ikut aku ke ruangan medis untuk mendapatkan perawatan, aku sudah dengar dari Komandan kalau kamu mendapatkan luka besar, dan hanya mendapatkan pertolongan pertama. Jangan membatahnya, karena kau ikut ke dalam tugas karenaku, aku akan bertanggung jawab saat kau mendapatkan luka."

Tangannya langsung di pegang Yang Xi tanpa bisa ia lepaskan. Bahkan Qin Chen belum sempat melontarkan kalimatnya untuk membantah, dan Qin Chen langsung di bawa menuju tenda medis. Sesampainya di sana, ia masuk kedalam dan di minta untuk duduk di ranjang pasien.

Yang Xi hanya diam dengan malu, dan secara langsung membantu Qin Chen melepaskan bajunya. Qin Chen menahan malunya sembari mengintip ada rona merah di pipinya Yang Xi, dia tersenyum sembari tertawa tipis-tipis agar tidak terdengar. Selepas bajunya terlepas, ia menemukan ada perban yang sudah berubah merah darah karena lukanya cukup parah membuat darahnya keluar terus.

"Bagaimana bisa kamu mendapatkan luka ini?" Dengan gugup bertanya, ia belum bisa mempercayai bahwa Qin Chen bisa menahannya.

"Aku melawan zombie mutasi baru, dia High Orc Mutant. Kekuatan, kecepatan dan ketahanannya sangat mengerikan, untungnya aku mempunyai pengalaman beberapa melawan mutasi di bawahnya. Tetapi itu tidak dapat mengimbanginya dan mendapatkan luka ini sebagai kemenangan."

Yang Xi menghela napasnya, ia mencari tempat kotak P3K yang biasanya di gunakan. Setelah itu, dia membantu melepaskan perban tersebut secara hati-hati, dan menemukan lukanya benar-benar besar membuatnya merasa bersalah meminta Qin Chen keluar.

"Selama perawatan, kamu tidak di izinkan untuk bergerak. Dan tetaplah di tempat ini sampai keadaanmu sembuh." Katanya, dia dengan tegas bicara.

Kemudian, dia mengeluarkan kain basah untuk membersihkan kotoran yang ada di bagian lukanya. Qin Chen merasa mau mati karena detak jantungnya berdetak kencang sampai kedengaran di telinganya. Tetapi Yang Xi hanya diam karena dia ikut malu, dan tidak mau bicara cukup banyak.

"Apa kamu akan pergi keluar kamp? Karena tugasmu sudah usai." Yang Xi bertanya sembari membersihkan lukanya.

"Ya, karena itu tujuan pertama yang aku tetapkan." Qin Chen bicara sembari menatapnya, dia tahu bahwa Yang Xi ingin menahannya agar tidak meninggalkan kamp pengungsian. "Besok, sebelum pagi aku akan meninggalkan tempat ini."

Yang Xi menyudahi membersihkan lukanya, dia mengambil perban tanpa menatap matanya. "Begitu." Katanya, dia membalutnya dengan perban mengelilingi tubuhnya.

Qin Chen hanya diam menantikannya, sampai di mana Yang Xi sudah membantu Qin Chen mengantikan perban lukanya. "Beristirahat lah, aku akan kembali ke ruanganku karena tugas mendadak." Katanya, dia menutup kotak itu dan buru-buru keluar tenda tanpa mengatakan apapun padanya.

Mendengar suaranya yang halus dan mudah untuk memahami, Qin Chen terdiam sembari membaringkan tubuhnya. "Lupakan, aku akan beristirahat dulu." Ungkapnya, meskipun ia menyadari bahwa Yang Xi masih berada di depan tendanya.

Paginya, di dalam tenda kapten ada komandan tengah berdiri memberikan laporan tentang tugasnya mencari persediaan selama berhari-hari di luar sana.

"Apa dia berkontribusi sangat banyak? Bagaimana dengan mutasi yang komandan katakan tadi? Qin Chen bilang hanya ada satu cara melawannya, Rudal Balistik." Ungkapnya, dia bertanya dengan penasaran.

"Saya belum bisa memastikan, karena senjata yang di gunakan sekarang tidak dapat menembus pertahanannya. Tetapi dari sorotan matanya sangat serius menandakan bahwa dia tidak berbohong dengan itu. Tetapi ada banyak hal aneh yang terus kepikiran oleh saya dan anggota lainnya."

"Katakan."

Komandan Jiang Ta menoleh kesamping, "Tentang gerobak persediaan yang kami bawa. Saya dapat memastikan bahwa beratnya hampir sama dengan tank. Tetapi saya dapat menariknya dengan mudah, dan anggota lain dapat menarik dua gerobak yang setara dengan dua kendaraan umum. Keanehan lainnya adalah, keakuratan Qin Chen menembak bukanlah kemampuan biasa, dia seperti mendapatkan pelatihan khusus tentang ini, karena saya sudah mengamatinya."

"Dan yang bisa saya katakan, dia sangat misterius. Semua tindakannya tidak dapat saya pahami dengan baik, setiap kalinya melihat dia. Saya merasa ketakutan, seakan ada hawa keberadaan yang mengerikan di bandingkan dengan mutasi yang pernah kami hadapi." Katanya, dia menjelaskan apa yang ada di benaknya kepada Yang Xi.

"Jika komandan sudah mengatakan itu, aku akan mencari tahunya. Walaupun aku penasaran, aku hanya ingin memastikan beberapa hal tentang ini." Yang Xi bersuara, ia membuat komandan diam karena itu Yang Xi dan Qin Chen tidak mungkin menolaknya.

"Jika tidak ada yang bisa saya lakukan, saya akan kembali ke pos." Ucapnya, ia keluar dari tenda tempat Yang Xi berada.

"Qin Chen? Siapa kamu sebenarnya." Gumamnya, dia tersenyum tipis sembari menatap laporan yang ia dapatkan dari masing-masing anggota yang keluar.

Sedangkan di tempatnya, ia tengah terbaring di mana Qin Yu ada di sampingnya mengupas buah-buahan untuk Qin Chen. "Aku sudah katakan, kan? Jangan keluar karena bisa saja mendapatkan luka, tapi Chen Gege sangat keras kepala saat di bilangin." Qin Yu sangat marah dan kesal kepada Qin Chen karena keluar ke kota untuk mencari persediaan.

"Jangan khawatirkan itu, aku dapat sembuh dalam beberapa hari." Ungkapnya, dia mengangkat tangannya menunjukan tubuhnya yang keren dengan penampilan luar biasa berambut hitam bermata emas.

"Chen Gege hanya berpura-pura kuat di depannya, agar apa? Mendapatkan kesempatan pacaran dengan Kapten Yang Xi? Atau mendapatkan hadiah suprise, karena sudah menyelesaikan tugasnya."

Qin Chen membeku tidak berdaya mengatakan apapun, semuanya ada di ucapan Qin Yu. Tentang tujuan dan bagaimana dia akan mendapatkan hadiah utamanya, tetapi kemarin dia hanya mendapatkan perasaan bersalah karena membuat Yang Xi merasa bahwa Qin Chen hanya ada untuk sesaat.

....

*Bersambung ...

Terpopuler

Comments

JOE NATHAN ALFARYZy

JOE NATHAN ALFARYZy

lanjut thor

2023-04-09

0

JOE NATHAN ALFARYZy

JOE NATHAN ALFARYZy

semangat terus

2023-04-09

0

JOE NATHAN ALFARYZy

JOE NATHAN ALFARYZy

semangat terus iya

2023-04-09

0

lihat semua
Episodes
1 Bab. 1 Mendapatkan Sistem
2 Bab. 2 Ketrampilan, Kontrol Gravitasi
3 Bab. 3 Dimulainya, Apocalypse!
4 Bab. 4 Senjata Adamantium
5 Bab. 5 Telekinesis, Level Maksimal
6 Bab. 6 Pertarungan Di Depan Gerbang!
7 Bab. 7 Keadaan Kamp, Sangat Buruk
8 Bab. 8 Pertukaran Yang Setara
9 Bab. 9 Apa Tubuhmu Lebih Berharga Dibandingkan Nyawaku?
10 Bab. 10 Kemunafikan, Qin Chen!
11 Bab. 11 Permusuhan Dua Wanita!
12 Bab. 12 Pertarungan Di Tengah Kota (1)
13 Bab. 13 Pertarungan Di Tengah Kota (2)
14 Bab. 14 Pertarungan Di Tengah Kota (3)
15 Bab. 15 Malam Horor, Di Area Parkiran!
16 Bab. 16 Merampok Toko Swalayan!
17 Bab. 17 Kembali Ke Kamp Pengungsi
18 Bab. 18 Cara Curang Membawa Barang
19 Bab. 19 Kamp Pengungsi
20 Bab. 20 Merawat Luka
21 Bab. 21 Hadiah Utama!
22 Bab. 22 Perang Mutant Di Kamp (1)
23 Bab. 23 : Perang Mutant Di Kamp (2)
24 Bab. 24 Perang Mutant Di Kamp (3)
25 Bab. 25 Perang Mutant Di Kamp (4)
26 Bab. 26 Dua Pertanyaan, Dan Terakhir—
27 Bab. 27 Merampok Bank, Adalah Investasi
28 Bab. 28 Melatih Mental Manis, Qin Yu!
29 Bab. 29 Mengubah Qin Yu Menjadi Mutasi
30 Bab. 30 Masuk Kedalam Kabut Merah
31 Bab. 31 Didalam Kabut Merah
32 Bab. 32 Alpha CZ–309
33 Bab. 33 Kubus Penuh Tekanan
34 Bab. 34 Apocalypse Tower
35 Bab. 35 Perasaan Tidak Enak, Dan Reverse Revelation
36 Bab. 36 Reverse Revelation, Dan Mutasi Laba-laba
37 Bab. 37 Pertarungan Di Dasar Apocalypse Tower
38 Bab. 38 Moon Megaproject
39 Bab. 39 Meledakan Apocalypse Tower
40 Bab. 40 Menuju Alaska
41 Bab. 41 Musim Dingin, Zombie Yang Berevolusi
42 Bab. 42 Mendapatkan Dokumen Penting
43 Bab. 43 Kabut Merah II
44 Bab. 44 Satu Serangan!
45 Bab. 45 Pesawat Angkasa!
46 Bab. 46 Sistem Adu Mekanik
47 Bab. 47 Lingkaran Setan, Dan Mesin Utama
Episodes

Updated 47 Episodes

1
Bab. 1 Mendapatkan Sistem
2
Bab. 2 Ketrampilan, Kontrol Gravitasi
3
Bab. 3 Dimulainya, Apocalypse!
4
Bab. 4 Senjata Adamantium
5
Bab. 5 Telekinesis, Level Maksimal
6
Bab. 6 Pertarungan Di Depan Gerbang!
7
Bab. 7 Keadaan Kamp, Sangat Buruk
8
Bab. 8 Pertukaran Yang Setara
9
Bab. 9 Apa Tubuhmu Lebih Berharga Dibandingkan Nyawaku?
10
Bab. 10 Kemunafikan, Qin Chen!
11
Bab. 11 Permusuhan Dua Wanita!
12
Bab. 12 Pertarungan Di Tengah Kota (1)
13
Bab. 13 Pertarungan Di Tengah Kota (2)
14
Bab. 14 Pertarungan Di Tengah Kota (3)
15
Bab. 15 Malam Horor, Di Area Parkiran!
16
Bab. 16 Merampok Toko Swalayan!
17
Bab. 17 Kembali Ke Kamp Pengungsi
18
Bab. 18 Cara Curang Membawa Barang
19
Bab. 19 Kamp Pengungsi
20
Bab. 20 Merawat Luka
21
Bab. 21 Hadiah Utama!
22
Bab. 22 Perang Mutant Di Kamp (1)
23
Bab. 23 : Perang Mutant Di Kamp (2)
24
Bab. 24 Perang Mutant Di Kamp (3)
25
Bab. 25 Perang Mutant Di Kamp (4)
26
Bab. 26 Dua Pertanyaan, Dan Terakhir—
27
Bab. 27 Merampok Bank, Adalah Investasi
28
Bab. 28 Melatih Mental Manis, Qin Yu!
29
Bab. 29 Mengubah Qin Yu Menjadi Mutasi
30
Bab. 30 Masuk Kedalam Kabut Merah
31
Bab. 31 Didalam Kabut Merah
32
Bab. 32 Alpha CZ–309
33
Bab. 33 Kubus Penuh Tekanan
34
Bab. 34 Apocalypse Tower
35
Bab. 35 Perasaan Tidak Enak, Dan Reverse Revelation
36
Bab. 36 Reverse Revelation, Dan Mutasi Laba-laba
37
Bab. 37 Pertarungan Di Dasar Apocalypse Tower
38
Bab. 38 Moon Megaproject
39
Bab. 39 Meledakan Apocalypse Tower
40
Bab. 40 Menuju Alaska
41
Bab. 41 Musim Dingin, Zombie Yang Berevolusi
42
Bab. 42 Mendapatkan Dokumen Penting
43
Bab. 43 Kabut Merah II
44
Bab. 44 Satu Serangan!
45
Bab. 45 Pesawat Angkasa!
46
Bab. 46 Sistem Adu Mekanik
47
Bab. 47 Lingkaran Setan, Dan Mesin Utama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!