[- Nama : Qin Chen. -]
[- Ras : Mutasi (Evolusi). -]
[- Usia : 20 Tahun. -]
[- Kekuatan : 2.825. -]
[- Kecepatan : 2.818. -]
[- Ketahanan : 2.845. -]
[- Keterampilan : Regenerasi (Passive) - Pemberontak (Active) - Pelahap (Active) - Kontrol Gravitasi (Lv 5.) - Telekinesis (Lv 10.) -]
[- Toko : »» -]
[- Poin Sistem : 23.826. -]
[- Penyimpanan : Minuman (+99) - Snack (+99) - Daging dan Sayuran (+99) - Alat Masak - Buah-buahan (+99) - Susu (+99) »»» -]
"Maksimalkan ketrampilan Kontrol Gravitasi. Aku mempunyai cukup banyak PS untuk membuatnya maksimal. Sisanya bisa aku gunakan untuk membeli ketrampilan, apa ada ketrampilan yang dapat menutupi celah dalam pertarungan selanjutnya?" Qin Chen bergumam sembari beres-beres ke perempatan kota di mana ia mendengar banyak suara tembakan menghujani zombie.
[- Level Up. -]
[- Level Up. -]
[- Level Up. -]
[Selamat tuan, ketrampilan Kontrol Gravitasi mencapai level maksimal.]
"Bagus. Sekarang aku mempunyai kekuatan untuk mengaturnya." Qin Chen bersemangat, karena dia sudah mempunyai dua ketrampilan dengan level maksimal, dan pontensi di masa depannya ikut tak terbatas.
"Untuk sekarang, aku akan menyusul ketempat mereka berada, dan membawa mereka ketempat swalayan yang masih mempunyai persediaan makanan. Dengan begitu tugasku mengawal mereka selesai." Gumamnya, karena Qin Chen hendak ke pusat kabut merah dan menghentikan bencana.
Setibanya di samping pasukan khusus, mereka tengah menghadapi zombie mutasi yang pernah Qin Chen lawan. Kekuatan Orc Mutant cukup kuat untuk standar pasukan khusus, karena mempunyai ketahanan yang luar bisa terhadap serangan fisik.
Qin Chen berada di atas bangunan, dia mengamati mereka bekerjasama dengan baik dan bahkan sudah melumpuhkan Orc Mutant bersama-sama. Komandan Jiang Ta mengangkat senjatanya, dia mengincar bagian mata yang sudah Qin Chen katakan pada mereka sebelumnya.
Bang!
Saat suara tembakan terdengar melesat menembus matanya, itu langsung membuat kemampuan bertahannya menurun dan kemudian mendapat susulan dari pasukan lainnya. Orc Mutant berada di situasi yang menegangkan, dia berada di ambang kematiannya. Tak lama kemudian, Orc Mutant tumbang membuat semangat pasukan khusus berkobar-kobar karena berhasil menumbangkan satu Orc Mutant.
Qin Chen tertegun karena mereka bisa menyelesaikannya, namun siapa lagi kalau bukan mereka? Mereka adalah pasukan khusus, mempunyai pengalaman bertempur dengan musuh-musuh di luar sana. Namun pengalaman bertempat melawan monster, mereka belum mempunyainya.
Qin Chen melepaskan tembakan ke langit membuat semua orang langsung mendongak ke atas melihat Qin Chen berada di sana dengan kondisi baik.
"Semuanya ketempat bangunan di sana." Qin Chen bersuara keras menujuk ketempat bangunan yang ada di seberang.
Mereka melambaikan tangannya, memberikan kode tangan akan segera ke sana. Qin Chen menyusulnya dengan melompat-lompat bangunan yang berdampingan, itu memudahkannya mencari tempat untuk mendarat kebawah.
Qin Chen masuk kedalam ruangan di mana anggota yang lain tengah merawat luka dan membalutnya dengan perban. Qin Chen terduduk dengan napas tersengal-sengal, ia mencoba sealami mungkin kelelahan menghindari kecurigaan.
Jiang Ta menghampirinya, dia membawa perban untuk Qin Chen. Karena dia menemukan bekas luka dari benda tajam yang ia tidak ketahui pertarungan apa yang Qin Chen lakukan sampai-sampai mendapatkan luka besar itu. Itu Qin Chen sendiri lah yang membuat luka tersebut dengan besi tajam di bangun tua untuk membuat semuanya tampak murni seakan-akan mendapatkan serangan dari High Orc Mutant.
Jiang Ta membantu membersihkan lukanya yang mengeluarkan banyak darah, itu membuat anggota lain menelan ludahnya. Karena Qin Chen dengan tenang duduk meskipun ada masalah yang lebih besar.
"Dalam satu jam lagi kita akan keluar dari tempat ini karena tidak akan aman saat malamnya. Kita sudah membuat keributan besar di luar sana dan mengundang banyak zombie lain berdatangan, lebih baik pergi sebelum menjadi mangsa mereka."
"Sebelum itu, rawat dulu luka yang kau dapatkan!" Bentak Jiang Ta.
Qin Chen mendongak untuk menatapnya, dia langsung mengambil perban itu. "Terimakasih." Ucapnya, dia menggulung kain dan kemudian mengigitnya. Qin Chen lalu membuka alkohol baru yang di sediakan di dalam tasnya, ia menuangkannya langsung.
Suaranya menahan rasa sakit itu terdengar di ruangan itu, anggota pasukan khusus membeku menatap Qin Chen. Dia seorang pemuda, dengan beberapa ketrampilan melawan High Orc Mutant yang kuat sendirian. Mendapatkan luka besar di dadanya, dan tanpa perasaan menuangkan alkohol ke lukanya untuk menghilangkan bakteri.
Siapapun akan kesakitan menuangkan alkohol ke luka besar dengan sendirinya, bahkan mata dengan terbuka melihat secara dekat sembari menahan rasa sakitnya.
Tanpa obat bius penenang atau suntikan tanpa merasakan sakit saat melakukan operasi. Qin Chen mengulur perban dan membalutnya, Jiang Ta membantu Qin Chen tanpa mengatakan apapun, Qin Chen diam dan membiarkannya membantunya.
Sesaat kemudian, lukanya sudah di bungkus dengan baik. "Terimakasih." Katanya lagi tanpa mengatakan hal lainnya.
Jiang Ta mengangguk, dia duduk di depannya dengan tenang beristirahat. Anggota lain ikut beristirahat sebelum pergi ke tempat lain sebelum malam tiba, karena akan menjadi medan perang hidup dan mati.
Qin Chen menguyah rotinya yang tersisa di sakunya, itu untungnya masih ada dan hanya mengalami benturan. Sembari makan, ia mengecek amunisi yang ia bawa di tasnya hanya tersisa beberapa.
"Bagaimana dengan amunisi kalian?" Tanya Qin Chen, anggota lain mengeceknya.
"Aku hanya punya satu cadangan."
"Hanya tersisa selusin peluru."
"Hanya setengah."
Dalam kelompok ini, ada delapan anggota termasuk Qin Chen. Mereka kehabisan amunisi karena zombie dan zombie mutasi muncul di hari pertama mereka keluar kamp, itu menguras banyak amunisi. Qin Chen mengeluarkan amunisi yang tersisa di dalam tasnya, dia melempar satu-persatu ke tempat mereka sebagai cadangan.
"Gunakan amunisiku untuk berjaga-jaga." Katanya, Qin Chen hanya mengisi amunisi senjata ringan Glock. "Komandan Jiang, bisa kau keluarkan dena kota ini? Aku akan memberikan rute untuk kita lewati."
Jiang Ta langsung mengeluarkan dena kota yang ia dapatkan dari Kapten Yang Xi. Qin Chen, ia menggunakan pena untuk mengaris tempat yang akan mereka lewati nantinya dan tempat toko swalayan yang mempunyai persediaan makanan. Qin Chen menggunakan rute tercepat untuk sampai di sana sebelum stock makanan di kamp habis.
"Tempat ini." Jiang Ta menujuk salah satu bangunan di mana tempat rute mereka akan lewat nantinya. "Bisa kita ke sana untuk sesaat? Aku mengetahui daerah itu dan ada tempat senjata ilegal di edar." Lanjutnya.
Qin Chen mengerutkan keningnya. "Tidak masalah, karena amunisi kita sudah habis dan harus mencari cadangan. Untuk kedepannya, hemat amunisi karena saat pulangnya akan membutuhkan waktu lama."
Mereka mengangguk, karena membawa barang-barang dan melawan zombie bersamaan akan sangat merepotkan dan membutuhkan banyak amunisi. Qin Chen juga membutuhkan berbagai cadangan amunisi untuk kedepannya, karena dia hendak ke pusat kabut merah tempat zombie berkumpul dan macam-macam mutasi ada di sana.
...
*Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
@Lala
Qin Chen akan tetap hidup kalo dia terluka kan punya skil regenerasi
2023-04-26
0
LOLLYPOP
next next next
2023-04-14
1
LOLLYPOP
lanjut.
2023-04-14
1