Selepas makan bersama, Qin Chen mendatangi ruangan Yang Xi. Qin Chen mendapatkan panggilan untuk datang ketempatnya, ia langsung ke sana dan membiarkan Qin Yu menghabiskan semua makanan. Qin Chen membuatkan cukup banyak untuk Qin Yu. Sekarang, ia ada di dalam ruangan bersama Kapten pasukan khusus, Yang Xi.
"Apa kau memanggilku?" Qin Chen bertanya langsung kepadanya. Qin Chen menatapnya dengan tajam mengerti kenapa dia memanggilnya. "Aku akan membantumu untuk mendapatkan persediaan di kota. Jadi hargai dirimu sendiri dari apapun, aku hanya ingin kau tahu bahwa ada banyak orang di luar sana dapat memanipulasi seseorang untuk melakukan apapun demi kesenangannya sendiri."
"Aku akan melakukan apa yang kau katakan barusan, namun untuk sekarang aku membutuhkanmu untuk membantuku mendapatkan persediaan di kota bersama beberapa pasukan yang aku siapkan sebelumnya." Yang Xi menundukkan kepalanya, dengan kondisinya sekarang itu sangat merepotkan. "Tolong bantu kami mendapatkan persediaan di kota, dan dengan begitu anak-anak di kamp tidak lagi menangis karena kelaparan kekurangan makanan."
Qin Chen menghela napasnya. "Aku hanya membantumu kali ini. Selanjutnya, kau dan bawahanmu lah yang melakukanya sendiri. Aku akan memberikan mereka pengetahuan untuk melawan mutasi zombie yang pernah aku hadapi, dengan begitu saat mereka keluar sendirian mereka sudah siap melawan zombie mutasi yang ada di kota."
"Terimakasih banyak, aku akan membalas kebaikan ini semampuku." Ujarnya, dia benar-benar sangat tertolong dengan kedatangan Qin Chen.
Kesan pertamanya sangat sempurna, dan itu membuat siapapun akan menganggap bahwa Qin Chen orang yang baik. Seharusnya, itu bukanlah sesuatu yang biasa di katakan sebagai kebaikan, melainkan mendapatkan keuntungan dalam kesempatan.
Dalam pandangan orang biasa, siapa yang mau mempertaruhkan nyawanya hanya untuk mendapatkan satu malam dengan kecantikannya? Tidak ada, orang-orang akan mengatakan dia adalah sebagai sampah, dan wanita murahan yang menjual tubuhnya demi keuntungannya sendiri.
Namun ada beberapa orang akan memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan keuntungannya. Kemudian dia bisa kabur ke tempat lain setelah mendapatkan keuntungannya dan meninggalkan pasukan khusus di luar sana tanpa mendapatkan persediaan makanan di kota.
Dan Qin Chen mengambil keputusan untuk masa depannya, di mana dia akan membuat Yang Xi menurut kepadanya, dalam artian itu bukan keuntungan satu malam, melainkan keutungan jangka panjang membuatnya menjadi wanitanya.
Kesempatan adalah keutungan!
Persepsi ini lah ia gunakan untuk mendapatkan harta berharga, ia keluar dari tempatnya bersama-sama. Dan di hadapannya sudah ada anggota yang akan keluar mengumpulkan persediaan makanan untuk orang-orang di kamp, senjata penuh amunisi dan beberapa cadangan mereka bawa.
"Mereka adalah orang-orang yang akan keluar mengumpulkan persediaan bersamamu." Ucapnya, ia memberitahu Qin Chen bahwa mereka adalah anggota yang akan pergi bersamanya.
Qin Yu di sampingnya khawatir, karena Qin Chen akan keluar untuk membantu pasukan khusus mendapatkan persediaan. Dia yang sudah makan langsung menyusulnya, karena mendengar bahwa Qin Chen akan pergi bersama beberapa anggota pasukan khusus untuk mencari persediaan di kota.
Sebelum Qin Chen mengatakan kepada anggota yang akan keluar bersamanya, ia mendekati Qin Yu. Disana, Qin Chen mengetuk keningnya dengan telunjuk. "Apa yang kau khawatirkan? Chen Gege akan baik-baik saja. Kau tidak perlu mengkhawatirkannya." Ucap Qin Chen.
"Tapi—" Qin Chen langsung menutup bibirnya dengan permen lollipop. "Jangan membatah apa yang Chen Gege katakan, kau ingat apa yang Chen Gege katakan, kan?" Qin Chen memotongnya bicara.
Ia mengeluarkan senjata api yang ada di sakunya, semua orang dapat mendengar dan melihat Qin Chen di sana. Tanpa ragu ia mengeluarkan senjata dan memberikannya langsung kepada Qin Yu. "Gunakan senjata ini kalau ada yang berani macam-macam denganmu, kau tidak perlu khawatir tentang melukai orang yang menganggumu, Chen Gege akan mengurusnya saat kembali."
"Bukankah ini bahaya?" Tanya Qin Yu.
Qin Chen hanya tertawa.
"Gunakan makanan yang ada di dalam tas untuk kau makan. Saat aku kembali, aku akan berikan makanan lain untukmu, kau hanya harus duduk menjadi anak baik, mengerti." Jelasnya panjang lebar.
"Baik."
Sesudah memberikan nasehatnya, dan memberikan senjata yang ia punya kepada Qin Yu. Qin Chen kembali ke tempatnya, ia masih mempunyai satu senjata cadangan di saku kirinya, dan senjata utama berupa katana hitamnya. Dan senjata KRISS Vector di kedua tangannya membuatnya sudah lengkap untuk berburu zombie dalam waktu lama.
"Semuanya bersiap untuk berangkat!" Kapten Yang Xi dengan keras berbicara di hadapan bawahannya.
Qin Chen tersenyum karena ia akan keluar dan mendapatkan cukup banyak pengalaman sebelum pergi dari kamp. Disamping itu, ia di bawa Yang Xi kesamping tenda di sana tanpa seorangpun tahu, di sana ia mendorong Qin Chen ke dinding dan mencium bibirnya.
Sesaat kemudian, ia melepaskan ciumannya dan buru-buru pergi dari sana dengan malu melakukan ini tanpa mengatakan apapun padanya. Qin Chen kebingungan, namun merasakan ini keberuntungan!
"Ciuman pertama yang tidak pernah aku bayangkan, aku mendapatkannya. Apa karena kelamaan sendirian? Jadi aku seperti orang bodoh yang kesenangan. Lupakanlah, aku mempunyai tugasku untuk membantu mencarikan persediaan makanan bagi orang-orang di kamp." Gumam, dia meninggalkan tempat tersebut sembari menyentuh bibirnya.
Dia tidak sempat merasakan sepenuhnya, namun itu terasa manis!
Semua anggota yang ikut dalam pencarian persediaan makanan sudah berkumpul di depan gerbang. Qin Chen datang dengan persiapan penuhnya, karena dia hanya dapat menggunakan beberapa kemampuan secara bersembunyi-sembunyi.
"Dia komandan pasukan Beta, Jiang Ta." Kapten Yang Xi berada di sampingnya memberitahukan Qin Chen tentang Komandan Jiang Ta yang akan memimpin regu Beta.
Qin Chen menoleh kesamping, ia dengan penasaran menatapnya. Tetapi ia kembali ke tempatnya. "Aku Qin Chen, aku bertugas memandu kalian. Jangan merasa sungkan untuk bertanya, karena aku lebih muda dari kalian semua."
Dia dengan tenang mengenalkan namanya, dan tugasnya sebagai pemandu mereka untuk ke kota mendapatkan persediaan makanan. Qin Chen meminta mereka untuk bersiap-siap berangkat dengan berjalan kaki.
Setelah itu, ia di samping Yang Xi dengan membisikkan sesuatu di samping telinganya. "Kau baru saja mencuri ciuman pertamaku, aku harap kau bisa bertanggung jawab atas tindakanmu, Yang Xi."
Kemudian dia meninggalkan tempat tersebut, Yang Xi membeku di sana menatapnya pergi bersama bawahannya.
Sesaat mereka keluar, Qin Yu menghampiri Yang Xi di sana. Yang Xi bingung, dan bertanya kepada Qin Yu. "Apa kau masih khawatir dengan kakakmu?" Tanya Yang Xi.
Qin Yu menatapnya dengan tajam, dia memberikan tanda permusuhan. "Aku melihatnya, kau mencium kakakku di samping tenda itu, kan?" Katanya, dia membuat Yang Xi membeku terkejut karena Qin Yu melihatnya mencium Qin Chen.
"Aku tidak akan memberitahukan siapapun tentang ini. Tapi kau harus ingat, aku tidak akan kalah darimu, Chen Gege hanya akan menjadi milikku, bukan milikmu." Dengan tatapan permusuhan, dia meninggalkan tempat tersebut dengan kesal karena Yang Xi berani mengambil kakaknya.
...
*Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Manul
incest menakutkan
2023-04-30
1
GRAVITY 000
🗿🗿🗿bro...
2023-04-13
3
GRAVITY 000
mengambil kesempatan dalam kesempitan
2023-04-13
2