Berdering ponsel ku saat aku bersantai nonton tv sore itu " kak, bagas gak pulang yah nginep di rumah teman banyak tugas " ucap nya aku merasa begitu rindu pada bagas saat dia tidak di rumah.
Terdengar motor suamiku di luar " siska , lihat yang abang bawa " ucapnya memperlihatkan pakian bayi peralatan persalinan walau aku masih lama melahirkan, tapi suamiku sudah tidak sabar melihat nakanya lahir.
Ari melihat ku tidak senang saat memperlihatkan keperluan buat bayi nya " kau kenpa sakit ?" tanya ari melihat ku hanya diam tanpa ekspresi " gak apa bang, aku hanya pusing " ucapku padahal aku kangen dengan bagas malam ini di gak akan pulang.
ari merangkul ku " ayo istirahat, abang takut anak kita kenap napa " ari menggadeng ku aku faham ari sangat menantikan kedatangan anak aku juga begitu tapi kalao tahu ini anak bagas aku kasihan tidka bisa membayangkan dia bakalan terluka sedih.
" sudah ya istriahat , bang mau masak lapar " ucap nya beranjak ke dapur karen aku belum masak, aku akui ari begitu baik saat aku mengandung.dulu aku ingat saat aku masih masih belum mengandung dia sering kasar bahkan mencekik ku dan kami sering berantem, tapi sejak aku hamil dia berubah 180° aku seperti ratu.
Tidak bisa tidur malam ini kepikiran bagas takut dengan cewek lain.
Sementara bagas di kafe terus diganggu bela kasir di kafe itu " kak besok minggu kemana" tanya bela dengan centil nya " ga keman mana " sahut bagas, karena sudah ada rencana dengan ririn pacar nya "
" kak besok bisa gak temenin aku ke kondangan teman ku " ucapnya rupanya bela minta di temenin karena dia jomblo dan ingin mendaptakan bagas tapi bagas tidak tertarik dengan nya " maaf ya bela, sepertinya besok kaka juga banyak tugas " alasan bagas suapay bela mengerti " oh iya, kirain bela kaka santai " ucap bela seperti kecewa.
Jam pulang kerja nagas langsung pulang kerumah ririn " rin aku di depan " ucap bagas memberikan pesan di hp nya, ririn keluar membuka gerbang " ayo bagas masuk " ucap ririn .
Saat sudah masuk di rumah, bagas langsung memeluk nya menggedong nya ke kamar nya sambil berciuman " sayang udah ga tahan ya " ucap ririn karena mendengar nafas bagas terengah engah seperti nafsunya sudah membara " iya sayang buka yah " ucap bagas langsung bajunya bajunya.
" ahhh pelan " ucap ririn saat bagas memasukan rudal nya aku tidak peduli dia pacar teman ku yang penting aku meraskan tubuh nya yang seksi wajahnya yang cantik " sayang enak gak " ucap bagas saat menghajar nya ririn malah mendesah merem terlihat menggangguk , bagas makin kencang mengahajar nya " sayang keluarin di luar ya " ucao ririn takut kalo dirinya hamil bagas pun sudah mengerti.
Malam indah, bagas bercinta dengan kekasih teman nya tapi baga menggap nya pacara karena ririn sudah mencintainya.
" aahhh saya aku keluar " bagas mengeluarkan rudal nya mengocok nya di depan ku, bagas merasa punya ririn begitu longgar beda dengan siska kaka ipar nya, mungkin rio sering memakainya.
Tertidur di pelukan ku, ririn tanpa pakaian wanita yang selama ini bagas inginkan sejak pertama kali melihat di kampus " Rin , kalo kau putis dengan rio bisa kan " ucap bagas ingin ririn hanya milik nya saja tanpa ada orang lain. Ririn melihat bagas " kenapa aku dan rio kami saling mencintai " ucapannya membuat bagas kecewa " lantas bagaiman dnwgan ku ?" tanya bagas ingin tahu perasaan ririn padanya " bagas aku juga cinta kamu " ucap siska membingungkan masa harus bersama sama.
" Rin aku ingin mengajak mu menikah, tapi jika kau menirma putuskan rio dan jika kau ingin bersma rio suda jauhi aku " ucao bagas supaya siska memilih antara Bagas atau Rio .
" fikirkan itu " ucap bagas langsung tidur .
####
Pagi hari aku bangun namun di dapur sudah tidak ada apa apa, Aku melihat ari masih tidur " ya sudha lah aku ke pasar saja sendiri " beranjak kepasar dengan perut besar sendiri.
sementara bagas bangun melihat ririn tidak ada " rin " mencarinya namun dia sedang mandi " iya sebentar " ucapnya bagas menunggu nya. saat di keluar ririn hanya mengenakan handuk bagas tergoda dengan dadanya langung bagas buka handuk nya dna melahap dadanya " sayang aku sudah mandi " ucaonya tapi bagas ga peduli.
rudalnya mulai berdiri " pelan " ucap ririn sambil berdiri menyeder di meja " ahhh ahhh " ucap ririn melihat bagas begitu ganteng dan gagah makin lah ririn menikatinya "terus lebih cepat " ucap ririn membuat bagas makin semangat .
Terlihata Rio menelpon nya namun ririn tidak mengakat nya " ayo duduk " ucap bagas duduk di kursi ririn menaikinya begitu hari minggu mereka bercinta sampai siang.
" sayang aku puas ?" tanya bagas setelah menyetubuhi nya " iya kau memang hebat " siska memujinya. terlihat bagas sudah mandi bersipa pulang .
" Sayang nanti bareng ya kalo pulang " ucap ririn karena di rumah tidak ada makanan " mau kemana ?" tanya bagas takut dia ikut kerumah kakanya bisa bisa siska marah.
" maua beli makan yuk "ucap ririn membawa dompetnya. bagas dan ririn pergi membeli makan di pasar namun saat sedang berjalan siska melihat bagas bersama ririn.
" bagas demgan siapa dia " ucap siska mengernyitkan dahinya. sambil membaw belanjaan aku melihat cewek yang bersa sama bagas terus memegang tangan bagas " apa dia pacara nya ?" karena aku melihat cewek itu cantik begitu serasi dengan bagas " awas kau bagas " aku tidak rela dia dengan cewek lain.
Bagas terlihat masuk rumah makan bersama cewek itu " apakah aku harus melabraknya tapi gimana yah nanti malu " ucapku begitu cemburu melihat ayah dari anak yang ku kandung dengan cewek lain.
"Awas kau bagas kalo pulang " ucapku pulang meninggalkan bagas dnggan cewek lain sedang makan sepanjang jalan aku benar- benar kesal rasanya aku sangat ingin menjambak cewek itu.
Samapi rumah ari sudah bangun " Siska bang mencarimu kenapa gak bawa hp, siska kau kenapa ga enak badan ?" ucap ari melihat ku diam " ga apa bang, siska pengen sendiri dulu " ucap siska , Ari begitu heran melihat nya dari kemarin diam.
" eh bagas kemana ?abang cari di kamar nya kosong " ucap ari namun siska tidak menjawab. siang hari menunggu bagas pulang siska ingin mengitrogasi nya siapa cewek itu .
ari pergi ke kamar melihat istrinya aneh hanya diam, siang hari bagas pulang. Masuk rumah melihat siska duduk " kak , ada apa ?" tanya bagas heran siska seperti marah " cewek itu siapa ?" ucap ririn marah bagas kebingungan takut siska ngamuk " itu teman " ucap bagas tapi siska malah makin marah " siapa itu " begitu marah samapi ari terbangun bernajak melihat siska " ada pa sisi kenapa marah sama bagas " ucap ari melihat bagas " bagas kenapa dengan mu " ucap ari bagas hanya diam dan langsung masuk kamar.
" ga apa apa bang, maaf ya siska membangunkan abang tadi siska hanya pusing " ucap siska lupa ada ari di rumah gawat kalo sampai tahu hubungan ku dan bagas.
Sangat cemburu bagas punya pacar , dan parahnya bagas malah berbohong dia teman nya, aku tahu dia pacaran kalo teman ga mungkin bergandengan tangan.
Ari memeluk ku tidur siang itu, spertinya bagas sangat mencintai cewek itu begitu cantik
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 29 Episodes
Comments
rifki nurzaman
makasih
2023-03-04
0
Uchi Hafiz
lanjut
2023-03-01
0
safira nur chasyatil ilmi
yok semangatt kamu pasti bisa nggak boleh down gitu aja 🫂❤️
2023-03-01
1