mengintip adik iparku yang besar

sejak ada bagas adik ipar ku yang tampan dan kekar itu aku makin rajin merawat diri dan pakaian ku, aku sengaja memakai pakaian seksi dan pendek.

adik ipraku masih terlihat malu malu, pagi itu dia kuliah di hari pertama nya.

" kak bisa anter bagas ga " ucap bagas pada ari

" aduh ! bagas kaka kerja " sahut ari

aku jadi tidak enak pada adik iparku itu aku sudah bilang akan belikan dia motor namun ibu belum transfer juga sampai sekarang, jangan sampai bagas ngekos.

" ya sudah kak , lebih baik bagas kos saja ya lagian capek bolak balik " ucap bagas

" jangan bagas biar kaka nanti belikan motor ya , nanti sore kamu pulang kita berangkat " ucap ku

ari dan bagas terkejut aku langsung bicara ketika bagas ingin ngekos " kau kenapa aneh " ucap ari.

ah aku begitu terpesona melihat bibirnya yang begitu kecil bewarna pink beda sekali dengan suamiku yang hitam, dia sering merokok sedangkan bagas tidak.

" bang kasih pinjem bagas motor satu hari saja, abang kan kakak nya ngalah sama adik nya kenapa " ucap ku membujuk suami ku.

" ya sudah tapi hati hati yah " ucap ari , padahal itu juga motor ku.

" makasih ya kak " ucap bagas pergi

" ya sudah abang berangkat dulu " suamiku terlihat mengerutu harus naik angkot ke bengkel tempat ia kerja.

akau tidak peduli lagi dengan suamiku, walau tidak akan pernah punya anak dari ari aku tidak mengapa .

yang ku ingin kan sekarang adalah adiknya , rumah tanggaku yang tadinya tidak bergairah seketika cerah semenjak bagas datang.

penasaran dengan nya aku masuk ke kamarnya , oh tuhan wangi sekali khas cowok maco melihat bajunya aku cium cium begitu wangi " apakah ada foto dia , akan aku pelet dia " ucapku makin ga karuan karena tergila gila dengan adik suamiku itu.

namun aku tidak menemukan foto dirinya, aku betah di kamar adiku ipar ku tidur di kasurnya melihat buku bukunya ternyata dia mahasiswa hukum " oh tuhan makin sempurna lah dia sudah ganteng tinggi dia pintar " ucap ku.

tak terasa aku sudah berada di kamar adi iparku hampir 2 jam " alu lupa menelpon ibu " aku langsung mengambil hp ku.

" bu, mana katanya mau di transfer tapi ga ada " ucap ku.

" iya ibu lupa , tapi awas kalo ibu ga dapat cucu " ucap ibu

" iya bu, pokok nya program bayi tabung ini akan sukses ibu tenang saja " ucap ku.

aku sengaja mengelabui ibu kalo ga gitu mana mungkin ibu mengeluarkan uang , ibu begitu ngebet ingin mengegdong cucu wajar saja aku anak satu satunya, tetangga semua sudah punya cucu banya.

akhirnya masuk juga duit ibu " aku harus pake baju apa ya " ucap ku mencari cari baju yang bagus untuk menarik perhatian bagas.

" kenapa jelek semua " aku bingung semuanya norak " kok bisa ya aku beli baju ke gini tertutup banget, ga mungkin bagas melirik " ucap ku.

" aku harus beli dress mini mulai sekarang " betapa tergila gilanya diriku dengan bagas.

siang menuju sore adik ipar ku pulang , aku langsung keluar kamar " bagas sudah pulang ?" tanyaku di tersenyum aku meleleh di buat nya " iya kak " jawab nya.

dia terus menunduk saat lewat di depan ku , kenapa dia begitu dingin padaku apakah aku sudah tua bagi nya padahal pakaian ku pendek.

aku coba ke kamar nya ah " bagas " ucapku dia langsung membuka pintu dengan singlet nya aku bengong melihat tubuhnya " ka kak , hey kak " ucap bagas aku kaget di tepuk bagas " kak ada apa? " tanya bagas.

" bagas kita cari motor buat mu yuk " ucap ku tapi bagas seperti segan dan terlihat mau nolak.

" kak gimana yah, lebih baik bagas kos aja kak lagian beli motor kan mahal nanti ngerepotin " sahut bagas.

" gak ga boleh kos " ucap ku

bagas kaget tiba tiba bicara ku keras " ya sudah kak sebentar ya bagas mandi dulu" ucap bagas.

terlihat bagas masuk kamar mandi , fikiran kotor ku langsung keluar .

aku mengabil kursi melihat dia mandi dari celah pintu " oh tuhan besar kali dia " ucapku dalam hati bahkan suamiku aja kalah.

ini pemandnagan terindah dalam hidup ku sudah tubuhnya kekar putih barang nya besar pula , siapa cewek yang akan nolak dia begitu seksi .

" ah gawat dia sudah beres " aku cepat cepat memindah kan kursi ke tempat semula langsung pergi ke kamar.

aku harus terlihat cantik dan seksi di depan nya , nekad kupotong rok ku jadi pendek dan bajuku ku gunting bagian tangan nya .

" baga ayo " ucapku .

bagas terlihat grogi aku berpakaian seksi, dia terus saja mengalihkan pandangan nya dariku.

" bagas kamu sudah makan " ucapku

" sudah kak tadi di kampus " sahutnya

aku kesal dia tidak memandangi dada ku padahl aku sudah dan dan untuknya berpakain seksi begini.

" ayo naik motor saja ya " ucap ku

aku duduk di belakang " oh tuhan kapan lagi di bonceng opa opa korea .

baru juga naik bapa bapak sudah banyak yang melirik ku , sepanjang jalan banya cowok melihat paha ku karna aku pake rok mini.

aku berpegangan ke perut bagas keras keras perutnya , di terus saja diam

sampai daeler cewek cewek langsung menatap bagas ketika buka helm.

" bagas cari saja ya kau mau tapi kaka hanya bawa 20 ya " ucapku .

bagas masuk langsung sales cewek 2 menghampirinya , aku begitu kesal sales centil 2 ini

" sore kaka ada yang bisa kami bantu ?" ucap nya pada bagas di terus mendekati nya .

namun semau cowok terus menatapku karna pakain ku dan paha ku yang putih mulus.

" mau lihat lihat dulu " ucap bagas

" boleh kak , ayo saya temenin " ucap cewek sales itu.

bagas langsung melihat ku ketika ada motor ya dia suka " kak kalo ini bagaimana " ucap bagas

" terserah bagas saja asal segitu " ucapku.

dia rupanya mengambil motor berwarna hitam " kak sudah ini saja " ucapnya.

terlihat dia begitu senang akupun senang melihat dia senang " ayo bayar kita pulang " ucap ku.

sore itu motor itu di antarkan kerumah ku, sampai rumah bagas langsung mencoba motornya

" kak terimakasih ya bagas kadi ga enak " ucap bagas

datang lah suamiku melihat bagas pake motor baru " siska lihat pakaina mu, ga malu apa pendek gitu ganti cepat ah " ucap ari memarahiku berpakaian seksi

" bagas gimana ga jadi kos kan " ucap ari

" iya kak ga jadi " sahut bagas.

aku terpaksa harus ganti lagi daster karena suamiku marah .

namun bagas terlihat tidak dingin lagi padaku setelah aku membelikan nya motor.

" kak masak apa " ucap bagas .

" aku kaget dia bicara di belakang ku degdegan " masak ayam .

" oh ya bagas suka nya apa ?" tanyaku .

" aku pasa saja sih kak asal ga banyak lemak , soalnya aku seri gym jadi harus banyak protein " uca bagas .

pantesan dia begitu bagus ternyata dia sering olah raga , tubuhnya saja di jaga apalagi kalo jadi pacara nya .

aku berfikir harus olah raga juga supaya kencang aku belum tua tua banget.

" siska abang lapar " ucap suamiku setelah beres mandi.

malam itu ari melirik ku " kau kenapa dari kemarin senyum senyum ga jelas " ucap ari

bagas yang mendengar langsung melihat ku " ga apa apa bang " sahut ku.

setelah makan bagas langsung masuk kamar, aku membersihkan dapur mencuci piring terus melihat kamar nya.

aku lupa belum minta nomornya pokok nya aku harus stalking kalo dia punya pacar aku ga rela dan ga ikhlas.

" bagas " ucap ku.

" apa kak " ucap bagas

dia hanya pake celana pendek dan singlet tuhan aku mau masuk dan tidur dengan nya.

" kaka lupa minta nomor mu barangkali ada ada apa apa " ucap ku

" kak padahal di hp abang ada " ucap bagas

tapi aku pengen minta langsung padanya

" ga apa , ayo sebutkan " aku teru memandangi wajahnya.

" maksih ya " aku langsung ke kamar dengan ceria .

suamiku sudah tidur karena capek mungkin alu melihat nomornya melihat foto di profil wa omg dia kece parah aku semalam tidka bisa tidur terus memandangi wajah nya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!