"Horse bisakah kau melompat..."
Horse melompat dengan cepat,aku bisa menangkap mana jalan yang akan kami tempuh,dengan satu kali lihat aku sudah bisa menghapal
Jalan yang ada di labirin ini
"Horse,ayo masuk kesini cepat....sebelum ia datang.."
Kami memasuki jalan labirin tengah dengan kecepatan kaki milik Horse..
"Hai putri.."
Ba...bagaimana bisa?Pangeran Cestein bahkan sudah berada didepan..Dia memakai arah lainnya!aku harus cepat...sepertinya kuda nya sudah berenergi
Aku kasihan pada Horse yang belum makan dia pasti juga kelaparan,aku majikan yang jahat...
Tidak ada waktu untuk memikirkan itu tapi sambil berkuda lebih baik memberinya setangkup wortel untuk ia makan dengan sihir yang diberikan Blaire
"HORSE!makan ini.."
Horse yang memakan lahap wortelnya kini kembali berenergi saat kami sudah keluar dari labirin,aku mengejar pangeran Cestein yang sudah ada didepan dan melanjutkan rintangan selanjutnya
Kami memasuki jalan labirin tengah dengan kecepatan kaki milik Horse..
"Hai putri.."
Ba...bagaimana bisa?Pangeran Cestein bahkan sudah berada didepan..Dia memakai arah lainnya!aku harus cepat...sepertinya kuda nya sudah berenergi
Aku kasihan pada Horse yang belum makan dia pasti juga kelaparan,aku majikan yang jahat...
Tidak ada waktu untuk memikirkan itu tapi sambil berkuda lebih baik memberinya setangkup wortel untuk ia makan dengan sihir yang diberikan Blaire
"HORSE!makan ini.."
Horse yang memakan lahap wortelnya kini kembali berenergi saat kami sudah keluar dari labirin,aku mengejar pangeran Cestein yang sudah ada didepan dan melanjutkan rintangan selanjutnya
Hingga rintangan terakhir kami mampu melewatinya tinggal menuju arah garis finish yang tampak jauh dari sini..
Sebentar lagi!akan mencapai garis finish..aku teralihkan oleh sorakan para penonton dan teman temanku yang gembira...dan bersorak untuk kemenangan ku
Namun,salah satu orang yang berada di kursi para penonton membuat pandanganku teralihkan,rambut kuning yang bersinar itu dan mata hijau zambrud nya yang sangat mirip denganku
Membuatku bertanya\\-tanya dia adalah lelaki yang menggendongku saat pingsan,kukira aku tak akan melihat dia lagi.....
"Akhh!!!"
"Putrii!!....anda tidak apa\\-apa??"
Teriak Vele tampak khawatir karena aku yang tiba\-tiba jatuh dari kuda..
Sial!bagaimana aku bisa terjatuh,alas penunggang kudanya?akh..sepertinya ada yang membuat benda ini menjadi tak tahan berperekat..
Ini sungguh curang..bagaimana aku akan berkuda lagi tanpa pengaman dan alas?aku tidak boleh menyerah...aku sudah sampai sejauh ini...lebih baik melanjutkan dari pada tidak sama sekali..
Aku kemudian bangkit dan menaiki Horse meyakinkan dirinya untuk memakai kecepatan andalannya yang merupakan cadangan nya untuk menang
"Tidak mungkin!putri Lyrtia melanjutkan balap kuda tanpa pengaman dan alas!!ia hanya berpegang erat pada kuda...luar biasa."
Ucap salah satu penonton yang terkejut akan apa yang kulakukan..
"Horse,aku percaya padamu dan pakai lah kecepatan kudamu..oke.."
Horse bersuara lantang ia kemudian berancang\\-ancang memainkan kakinya dan kemudian melaju begitu cepat dan mampu membalap pangeran Cestein yang dari tadi sudah berada didepan
Nampak raut wajah kesal Pangeran Cestein dan juga tak mau kalah sementara kita seimbang namun Horse yang tak ingin kalah
Sepertinya karena mengingat aku akan memberikannya wortel dua gudang dan sawi satu gudang maka ia bersedia untuk menang....
Aku masih berpegangan erat...dengan Horse kecepatannya melebihi kuda pangeran Cestein dan secara cepat melalui garis finish..
"Putri Lyrtia memenangkan pertandingan ini..."
Banyak sorakan dari pendukung ku yang turut senang akan kemenangan aku dengan Horse,akhirnya perlombaan yang melelahkan ini sudah selesai...
Decy dan Vele juga yang lainnya berdatangan mengucapkan selamat padaku dan mereka berkata bahwa mereka percaya kalau aku bisa menang
Aku tersenyum membalas semua perkataan mereka,ini juga berkat Horse dan bantuan pangeran James dan Jimes
Aku melihat wajah kesal pangeran Cestein yang dikerumuni para fans nya ,fans nya yang mengatakan bahwa pangeran Cestein tetap yang terbaik
Ya ...aku memakluminya karena memang kecepatan nya juga tak kalah dariku...tapi tetap saja sifat sombongnya itu membuatku kesal..
Aku menghampiri pangeran Cestein dan mengulurkan tanganku padanya ingin mengucapkan selamat,entah ia akan membalas uluran tangan ku atau tidak..
Tanpa ku sangka,pangeran Cestein yang sombong seperti itu mau memegang tangan musuhnya dengan wajah yang penuh malu
.
"Se..selamat atas kemenangan anda.."
Ucapnya...membuatku setengah terkejut..
"Anda juga hebat...saat perlombaan tadi sangat menyenangkan.."
Pangeran Cestein kemudian membalas dengan senyuman manis yang dibuatnya..
Aku kembali teralihkan oleh lelaki yang kulihat di tempat duduk para penonton..penasaran apakah ia adalah orang yang menggendongku saat pesta ...
Tampaknya ia bersekolah di akademi ini...di..dia melihatku..eh ia memalingkan wajahnya??..kurasa aku hanya salah paham...sepertinya ia tak sengaja melihat kearah sini..aku hanya terlalu pede..sepertinya..
"Putri..ayo kita merayakan hari ini,eh..para pangeran juga boleh ikut.."ucap Vele
Mengajak para pangeran,yaitu pangeran James,jimes dan Cestein
"Ti...tidak usah.."
Vele memaksa para pangeran untuk ikut sementara mereka pasrah,aku kemudian menerima ajakan mereka yang ingin merayakan kemenanganku..
"Dia putri Lyrtia Artantia Queenque...yang menarik perhatian anda bukan?"
Tanya lelaki yang merupakan seorang duke yang berada di samping pangeran tersebut...
"Iya...dia sudah tumbuh besar..dan aku akan menunggunya untuk dijadikan calon istriku.."
Pangeran menjawab pertanyaan dari duke tersebut.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 144 Episodes
Comments
Lunnetta
aku kira dia bakal sm anak mentri kerajaannya
2020-06-21
5
Melan Wati
aku ngak tauu
2020-03-28
6