Tak terasa waktu sesingkat ini saat menghabiskan waktu dengan keluargaku
Hari yang telah kutunggu pun telah tiba,hari dimana aku akan bersekolah
Seperti flashback masa kanak\-kanak
dulu,walaupun aku tidak ingin mengingatnya karena saat sekolah aku sering dibully dengan wajah ugly ku
Mereka kadang baik padaku ketika aku memiliki uang atau segala benda yang mahal,makanya sampai saat aku berumur dua puluh satu tahun aku tak mempunyai seorang teman
Karena takut teman tersebut bermuka dua,aku takut jika mereka tidak benar\-benar ingin berteman denganku hanya karena harta dan kekayaan saja yang bisa mendominasi mereka mengincar hal tersebut
Sampai saat aku bertemu dengan Cowok brengsek itu aku malah terus bertemu dengannya,padahal aku seharusnya berhati\-hati pada yang namanya lelaki,tapi entah kenapa
Aku malah suka padanya dan kita menjalin sebuah hubungan,
"Masa lalu biarkanlah masa lalu jangan kau ungkit....."
Author'Lah btw dari mana kamu tahu?lagu indonesia bukannya kamu orang cina yang reinkarnasi jadi orang inggris
Persiapan sudah selesai semua,kini mentalku yang akan diuji bagaimana dengan sikap mereka kepadaku nanti,aku sudah harus siap dan kegugupanku harus dihilangkan.
"Lyrtia!putriku cantik sekali.."
Ucap ibu sambil meraih tanganku dan aku sekarang sedang berada di dekapannya.
"Kau sudah siap untuk sekolahmu Lyrtia.."
"Aku sudah siap ayah.."
Ayah,ataukan Raja Gwend tersenyum kepadaku ia tak menyangka putrinya sudah sebesar ini dan akan masuk ke Akademi Bangsawan
Mereka berdua kemudian mengantarkan aku ke kereta kuda serta pelayan dan kesatria lainnya sedang menungguku dibawah sambil membungkuk hormat.
"Hormat,Raja,Ratu dan putri.."
Ucap mereka serentak,sebelum aku menaiki kereta kuda,aku melihat kedua orang yang merupakan penerus kesatria dan perdana mentri di istana ini Meltende D.Laciver dan
Si bocah menyebalkan itu,ya dia bukan bocah lagi si umurnya saja sudah beranjak lima belas tahun dan akan berusia remaja awal,tapi tetap saja sifatnya seperti Bocah!
Cuih...
Meltende dan Eunoar menghampiriku dan tak lupa mengucapkan salam walau Si Eunoar mengucapkannya dengan sangat sombong tapi aku tetap membalasnya..
Lihat betapa murah hatinya aku..
Eh jika dilihat,Meltende tak memakai liontinnya? Apa ia membuangnya atau menyimpannya?
"Kami akan senantiasa bersama anda dan melindungi anda..tuan putri.."
Hah!????
"Meltende ..apa tak ada kata yang tak menjijikan seperti tadi?"
"Shh..apa kamu menentang tugas dari Raja.."
Ehh!!jangan\-jangan Ayah?
Aku kemudian melirik ayah dan mencuri pandangannya bertanya tanya apa dia menyuruh kedua laki\-laki ini untuk menjagaku selama Akademi..
"Benar,ayah yang menyuruh kesatria Meltende dan calon perdana mentri Eunoar untuk mendampingimu.."
Aku kemudian mendengus pasrah,kukira akan bebas jika berada di akademi tapi ternyata tidak.
"Tapi bagaimana tugas Tuan Meltende dan Tuan Eunoar,ayah bukannya mereka juga harus mengerjakan tugas mereka masing\-masing diistana ini?"
"Jangan khawatir keduanya juga akan mendapatkan ilmu di sana dan mengerjakan semua tugas di akademi,sekaligus menjagamu.."
"Tetapi ini sangat berlebihan..ayah aku.."
"Ini untuk kebaikanmu dan satu lagi putri ayah yang jenius ini pasti sangat digemari oleh para bangsawan.."
Kebaikanku?yang ada aku malah terkekang hiks...karena dua lelaki yang berbeda sifat ini,apalagi ada bocah Eunoar yang menyebalkan itu..
Jikalau ini mimpi cepat tolong bangunkan aku!siapapun!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 144 Episodes
Comments
Gz'baker
katanya biar dapat teman yg tulus, make statusnya sebagai putri raja mana ada yg tulus🙄kalau mau yg benar" tulus aku mending nyamar atau jan bawa identitas putri
2021-04-11
1