"Ini hannya tebakan saya saja,saya juda tidak tayu jika tebakan saya benal,pangeran.."
(ini hanya tebakan saya saja,saya juga tidak tau jika tebakan saya benar,pangeran..),Ya,sebenarnya aku asal nebak saja
Ternyata sehebat itu bagi anak kecil
"Anda jenius secara alami,saya sampai terkejut."
"Teyimacih pangeran..."
Bagus!kedua pangeran dari Kerajaan yang termasuk dalam peringkat tertinggi sudah mengakui ku sebagai putri yang jenius,dan aku harus bisa bergaul dengan
Bangsawan lainnya,agar posisiku sebagai tuan putri akan sangat dihormati dan dikenal tuan putri yang luar biasa maka kehidupanku yang baru akan menarik.
"Kami undur diri dulu,putri Lyrtia..."
"Baiklah saya sangat bel teyimakacih atas kehormatan saya bisa bebicara dengan pala pangeran.."\(Baiklah saya sangat berterimakasih atas kehormatan saya bisa berbicara dengan para pangeran...\)
"Sepertinya Putriku tampak akrab dengan pangeran James dan Jimes.."
"Sudah sehayusnya ibuu.."\(sudah seharusnya ibu.."
Ibu tersenyum memandangku sambil mengusap kedua pipiku dengan lembut,ia lalu meminta untuk pergi berbicara dengan bangsawan lain sementara,aku putri yang berulang tahun menunggu ibu
dan duduk diam di singgasanaku yang nyaman,banyak pelayan dan para kesatria yang menjaga,jadi aku tak perlu khawatir.
"Tuan putri anda ingin makan jamuan nya?jika ingin,saya akan mengambilkannya untuk anda."
Ucap salah satu pelayan yang menawarkan makanan-makanan mewah itu kepadaku,aku masih terasa kenyang perutku yang kecil tak sanggup melahap semuanya
Kecuali aku adalah orang yang rakus
"Tydak,tapi terimakasih sutah menawalkan." \(Tidak,tapi terimakasih sudah menawarkan\)
"Baik,tuan putri.."
Pakaian hijau dengan dasi kelabu itu menarik perhatianku,ia adalah kesatria muda Meltende,ia juga pasti hadir dalam pestaku dan aku yakin di sebelahnya bocah sialan waktu itu
Aku masih mengingatnya dengan jelas bagaimana ia berteriak seperti orang kesasar didalam hutan yang tidak ditemukan karena mencari sebuah kupu\-kupu,sungguh bodoh.
Meltende dan bocah tersebut tampak menghampiriku dan tinggi mereka sepertinya bertambah enam sentimeter, pertumbuhan tinggi laki\-laki ternyata secepat itu bahkan hanya beberapa bulan saja bisa menjulang enam senti.
"Tuan putri apakah anda masih mengingat kami?"
Ke.....kesempatan!!aku akan menunjukan bakat ku pada Meltende terutama bocah maniak itu,bahkan dia tak memberi salam padaku dasar menyebalkan.
"Tentu saja,anda adalah Tuan kesatria Meltende Tienord Cavilin dan anda adalah anak tuan perdana mentri Eunoar D.Laciver.."
Kedua tuan muda itu terdiam,mereka sudah tahu fakta bahwa putri Lyrtia yang jenius bisa mengucapkan beberapa kalimat saat berumur enam bulan
Mereka yang mendengarnya secara langsung dan berpikir sangat menakjubkan.
"Lihatlah Euno,bagaimana kau mengingat saat kau memasuki kamar seorang putri yang jenius seperti ini,bahkan kau saja kalah."
Tentu saja,tak ada yang bisa menandingi ku bahkan anak perdana mentri sekalipun,
"Biasa saja,tidak ada yang menarik,aku sudah mengetahuinya kok.."
APAAA!!!!!Aku tak menyangka reaksi nya akan seperti itu,ia bahkan tidak memujiku,sungguh anak perdana mentri sialan,awas saja jika kau jadi perdana mentri berikutnya akan ku beri tugas yang sangat berat hingga kau memohon ampun padaku.
"Sstt....apa yang kau ucapkan,jika ucapan mu terdengar kau akan dikurung dipenjara bawah tanah."
"Apakah aku salah mengucapkan kata itu?"
Meltende menggelengkan kepalanya,tidak mengerti dengan sikap temannya itu,sementara aku menarik nafas dalam dan menghembuskan nya mencoba agar tetap sabar.
"Anda tidak salah tuan,cuman saya saja yang kurang fasih dalam bicara"
"Ya..benar.."
Ughh... Ingin sekali rasanya ku pukul bocah sialan ini memakai palu atau dengan gergaji agar ia tidak bisa berbicara lagi.
"Maafkan Eunoar,tuan putri di..dia memang seperti ini tak pandai mengerti.."
"Meltende!apa maksudmu?...aku mengerti segala hal tahu.."
Hahh!!!yang benar sajaa hwaa aku ingin menangis rasanya mendengar ia mengatakan bahwa mengerti segala hal bwahaha...
"Iya..Tuan Eunoar mengerti segala hal.."
"Baguslah,jika mengerti.."
Huwaa..aku tak tahan lagi!dari mana manusia ini diciptakan,hati nya sekeras batu
"Emm...tuan putri saya lupa,ingin mengucapkan sesuatu,selamat ulang tahun,putri Lyrtia...hey Euno kau tak ingin mengucapkan sesuatu?"
"Selamat ulang tahun juga.."
Ucapan Meltende yang tampak ikhlas sedangkan Eunoar yang mengucapkan sedatar papan tulis.
Tak terasa kami sudah menghabiskan waktu lama untuk berbincang banyak hal,
"Tuan putri,kami akan kembali terimakasih atas waktu luang anda.."
"Baiklah..senang berbagi waktu dengan anda."
Eh?apa itu..sebuah liontin milik Meltende,sepertinya liontin miliknya terjatuh aku harus segera memberikannya jika tidak,ia akan mencari liontin itu di seluruh tempat
"Meltendee!tunggu!..."
Dia tidak mendengarnya,Pelayan?eh kemana semua pelayan dan para kesatria apa mereka pergi agar tak mengganggu obrolan kami bertiga tadi?
Tidak ada waktu,terpaksa aku harus berjalan sendiri setidaknya masih ada dinding dan benda yang bisa ku gapai untuk bantuan ku berjalan
"Haah..haah..ke..kemana Meltende?Dia cepat sekali...aku sangat lelah.."
Ini sudah berada di taman kerajaan dan tak ada orang dikarenakan lebih banyak yang berada di aula,
Seketika kepalaku pusing semua yang terlihat didepan mataku semuanya kabur,sepertinya aku terlalu menghabiskan banyak energi yang ada didalam tubuhku
Aku harus kuat!!aku tak boleh pingsan!
"Aa..aku.."
BUGHHH....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 144 Episodes
Comments
ふじょし
yg bisa baca pikiran itu maltende??
2021-03-26
1
senja
si Eunor nanti bakalan jd gak peka ya, apa dia yg jadi pasangannya Putri? kasian bat Putrinya, wkwk
2020-09-10
6
Marsya~
•~•
2020-09-10
0