Kami berjalan hingga ujung taman,banyak orang memperhatikan kami bertiga..
"Bukankah ia Putri Lyrtia dari kerajaan Artantia,dan sepertinya ia bersama dengan Tuan Meltende dan Tuan Eunoar.."
Ucap salah satu orang yang menatap kami,sepertinya aku hapal semua orang ini,ia adalah Viscount Reely Trofens dari bagian utara dia sangat mencintai ragam sastra..
Ini berkat Blaire dan sekarang ia sedang tersenyum padaku dengan wajah cantik nya itu..ini berkatmu Blaire aku berterimakasih
"Ini juga akibat kejeniusan tuan putri.."
Kami kembali melangkah tak lepas dari tatapan semua orang dan menemui pengurus akademi ini yaitu Duke Jenick ia merupakan kepercayaan nya Kaisar Neltpathen ke II
Untuk mengurus akademi Revery Noble....Duke Jenick mempersilahkan kami masuk kedalam tempat bekerjanya...dan menyambut hangat kami semua
"Saya senang tuan putri Lyrtia memilih akademi ini dan bertemu dengan seorang putri yang sangat jenius,silahkan diminum teanya putri..."
"Saya juga sangat senang bisa berada di akademi ini dan bertemu anda..ah...anda sangat berlebihan tentang saya.."
"Anda sungguh sangat rendah hati.."
Apakah aku rendah hati?kurasa tidak seperti itu, Blaire saja mengeluarkan ekspresi kecewanya
Percakapan formal terus berlangsung hingga kami dipersilahkan untuk ke asrama masing\-masing,tampak seperti villa yang mewah jika di duniaku pasti harga villa ini mencapai ratusan juta belum dihitung dari isi dan arloji yang ada di dalam villa.
Jika di bandingkan villa milik Meltende dan Bocah menyebalkan villa ku lebih besar tapi villa mereka juga lumayan,setidaknya kami memiliki tempat tinggal untuk tidur tak peduli dengan ukurannya..
"Tuan putri villa saya dengan anda bersebelahan jika anda ingin meminta bantuan silahkan panggil saya.."
"Baiklah..."
"Villa ku lumayan jauh jadi jangan panggil aku ya.."
Ucap Bocah sialan itu dengan nada sinis nya ,untuk apa aku memanggilnya malah bagus villa kami berjauhan,anda terlalu pede!huuu...
Aku kemudian memasuki tempat yang akan menjadi rumahku untuk sementara,yang pertama\-tama aku ingin mengecek apa ada dapur dan alat masak disini?
Ingin rasanya aku membuat makanan sendiri pastinya membuat popcorn sambil menonton serial kesukaan tapi sayangnya disini tak ada televisi padahal aku ingin menonton bola yang dimainkan oleh
Manchester united melawan tim Chelsea sungguh sangat disayangkan jika dilewatkan,benar ada dapur di ujung tempat dan lumayan besar
Tapi yang aku lakukan sekarang ini adalah berbaring di kasur melepaskan semua tata krama bangsawan ku yang hanya ada aku seorang diri di kamar ini..
Mungkin sehabis tidur aku akan melihat\-lihat dalam akademi ini..juga berbaur dengan bangsawan lainnya walau sangat berat tapi aku harus merubah kehidupanku..
Aku kemudian tertidur pulas karena letih akan perjalanan yang panjang
Mencoba agar mengistirahatkan semua otot-otot ku
Saat terbangun aku menyadari hari sudah sore..dan Blaire tengah menatapku sambil tersenyum...
"Sudah pagi tuan putri anda sudah bangun??"
"Mungkin aja di dunia ku yang lama masih pagi,jelas\-jelas disini masih sore.."
Blaire tertawa kecil ia nampak sangat cantik dengan tertawanya itu,mungkin jika aku menjadi laki\-laki aku sudah suka padanya saat pertama kali bertemu
Ahh..jika semakin dipikirkan semakin menjijikan haha...
"Tuan putri,mengapa tersenyum?"
"Eh tidak apa\-apa,Blaire aku ingin melihat lihat diakademi.."
Blaire mengiyakan ucapan ku kami pun bergegas keluar dari asrama yang bisa disebut dengan villa ini...bagi orang yang melihat aku yang berjalan sendirian
Tetapi sebenarnya ada Blaire yang menemaniku jadi ku usahakan mengobrol dengannya dengan memakai batin saja,jika tidak aku akan dikira orang gila karena berbicara sendiri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 144 Episodes
Comments