"Tentu saja,dan kau memasuki kamar tuan putri tanpa izin."
Dia bukan hanya memasuki kamarku tetapi juga membuat indra pendengaran
ku sampai sakit.
"Ini salahmu Meltende,mengapa kau mengikuti perintah ayahmu,seharusnya kau bilang terlebih dahulu padaku."
Memangnya dia ibunya,hingga Meltende harus memberitahu hal tersebut pada bocah sialan itu
"Jika aku menentang perintah ayahku,sama saja hal ini menentang tugasku sebagai kesatria,lebih baik kita keluar dari sini,daripada kita terkena masalah karena ulah mu."
"Cihh..baiklah!"
Baguslah mereka sudah pergi aku sudah hidup tenang dan indra pendengaranku akan baik-baik saja,ehh?dia memegang tanganku ada apa dengan tuan muda Meltende?
"Maafkan kami tuan putri,Kami berjanji tak akan mengulangi kesalahan sebelumnya dan Eunoar D.Laciver berjanji tak akan memasuki kamar anda secara sembarangan."
Huh!bagaimana aku akan percaya dengan si bocah kecil itu tapi karena Meltende yang meminta aku hanya bisa menerimanya setidaknya masih ada orang yang mengerti perasaanku
"Nyinyak mapamm.mmm"(tidak apa-apa)
"Terimakasih tuan putri,apapun itu saya bisa mengetahui tuan putri yang baik hati telah mengatakan tak masalah."
Bagaimana dia tahu?apa dia membaca pikiranku,sama seperti Blaire,mungkin dia memiliki insting yang kuat
"haha jadi ada orang selain saya yang bisa membaca pikiran anda?"
Memangnya hanya kau saja yang bisa?mungkin di dunia ini banyak orang yang bisa membaca pikiran orang lain,bukankah dunia ini berbeda dengan yang sebelumnya.
"Baiklah,saya setuju dengan anda,maaf atas kelancangan yang saya buat."
Tapi diantara orang lain di dunia ini kau pembaca pikiranku yang paling cantik jadi jangan merasa dirimu rendah,oke.
Tapi saya ini kan laki-laki,tuan putri(merasa sedih karena terasa tak dianggap)
"Meltende,cepatlah!bukankah kita akan menghadiri pertemuan angkatan?"
"Baiklah,kalau begitu saya undur diri tuan putri."
Aku mengangguk perlahan dengan kepala terayunkan mengiyakan ucapan Meltende,aku masih merasa malu jika dipanggil tuan putri oleh laki-laki yang tampan seperti itu.
Beberapa hari setelah itu,aku tak pernah melihat lagi batang hidung kedua tuan muda tersebut,mereka terasa menghilang sekejap
Istana ini tidak lah kecil bisa saja mereka berada di ruangan paling atas,ternyata aku bertemu dengan orang-orang hebat dan jenius
Usiaku yang baru sepuluh bulan mencoba belajar bebicara fasih dan lancar,oke mari kita belajar sekarang agar aku tak akan di ejek lagi oleh bocah menjengkelkan tersebut tapi sebelum itu...Blaire berapa persen kemungkinan aku bisa berbicara fasih?
"Kemungkinan 2%?"
APAAA!!!!Kau bilang 2% apa tak bisa lebih tinggi lagi??beri 💯 kah..
"Ahh...maksud saya kemungkinan anda bisa berbicara fasih 100,00%.."
Nah itu baru benar,jadi ajarkan aku menggunakan mulut kecil ini,sebelumnya aku pernah belajar tentang sains soal bayi tapi aku tak pernah belajar usaha bayi sepuluh bulan agar bisa berbicara fasih
"Jadi anda menyuruh saya mengajarkan anda agar bisa berbicara secara fasih?"
Iya..
Tapi itu tidak mungkin,usia anda saja baru sepuluh bulan,
Kau?berpikir aku tak akan bisa ya kemungkinannya memang 2% ya?Ah..aku salah memintamu untuk mengajarkanku lebih baik aku belajar sendiri.
"Tu..tuan putri?tapi,bukankah merangkak saja sudah cukup?anda tak perlu berusaha sekeras itu."
TIDAK BOLEH!Kehidupanku ini harus lebih berguna,aku tidak ingin menjadi sampah masyarakat yang tak bisa apa-apa kau bahkan tak mendukung ku bukankah kau malaikatku..huh
"Tampaknya anda sangat percaya diri,baiklah biar saya bantu."
Baguslah!terimakasih Blaire kau malaikat ku yang paling baik
"Terimakasih atas pujiannya,tuan putri,baik kita mulai dari huruf A-I-U-E-O"
Huruf vokal?baiklah teruskan agar aku bisa berbicara nada vokal seperti itu
Tapi,bukankah tuan putri huruf B saja belum bisa bagaimana dengan huruf vokal itu?
"Bukalah mulut putri seraya mengatakan huruf A namun tanpa suara."
Baiklah,sekarang aku sudah membukanya lalu apa yang harus kulakukan selanjutnya?
"Dan mengucapkan huruf A secara perlahan namun jika tidak bisa tak usah dipaksakan."
Hmm..aku akan berusaha,aku tak akan menyerah semudah itu
"Mmaaa...maaam..."
Sepertinya aku barusan mengatakan mamam dalam bahasa bayi yang berarti makanan,mengapa sangat sulit mengatakan A saja hingga mulutku berbusa
"Mamaaa...maam..aaa!"
A...aku bisa!kata terakhir dan menyebut huruf a walau sangat panjang,
Blaire aku berhasil!kau mendengarnya kan aku berhasil
"Iya tuan putri,jika berhasil anda bisa ketahap selanjutnya."
Huruf I?baiklah akan ku coba,Blaire dengar kan baik-baik!
"Ngg...ngmmmee...ngengg!!!!"
Aduh!bagaimana ini aku malah mengeluarkan suara motor yang sedang di gas,seperti ingin menjadi pembalap saja,hah.
"Tu..tuan putri bersabarlah anda pasti bisa.."
Setelah latihan yang melelahkan itu akhirnya aku bisa mengucapkan huruf vokal,dan bahkan semua abjad bisa ku lalui hingga membentuk suatu kalimat,walau tak sempurna tapi masih bisa didengar jelas
Ingin rasanya aku memberitahu semua orang termasuk bocah menjengkelkan waktu itu si Eunoar D.Laciver yang katanya anak jenius dari lahir huh!
Uanakkk jeniussss dari manaaaa!masaakk dia gakkk mengenalkuuuuu!!(kesal)
"Putriku..."
Ibu!
"Ibu sangat merindukanmu,maaf sudah membuatmu menunggu sangat lama,karena penyelanggaran Debutante yang sangat lama dan ibu yang menjadi bintang dalam pesta itu."
Debutante?Pesta dansa megah bagi kaum bangsawan inggris,apa nanti ketika aku berumur sembilan tahun juga akan menghadirinya?dan ibu yang menjadi bintang pesta itu,sangat mengagumkan.
"Eh...?ada apa Lrytia."
"Bwagus njika ithu membmuat inbu bhagia.."(bagus jika itu membuat ibu bahagia)
Bagaimana bu? Apakah ibu sekarang mengerti ucapanku,
"Ly?lyy??lyrr!!!..."
????
"Lyrtiaaa...putriku,sejak kapan kamu belajar hal itu??...siapa yang mengajarimu apakah seorang pelayan?dan usiamu baru sepuluh bulan???"
Sungguh,wajah ibu tampak melihatku seperti unicorn yang merupakan kuda bertanduk,dalam khayalan manusia..
Ini berkat bantuan Blaire,tidak mungkin para pelayan yang tak mengerti bahasa ku saja sebelumnya.
"Mm..nyidak inbu,ini.."(Mm..tidak ibu,ini )kalau aku bilang Blaire!nanti ibu bertanya padaku siapa itu Blaire?Aaaa tidak boleh!harus ku buat alasan lain.
"Aa...akuu..mbelajarr endiri.."(A..aku..belajar sendiri..)
"Wah!kau sangat jenius Lyrtia,ibu sangat bangga padamu bahkan kau mengerti apa yang ibu ucapkan."
Aduh!aku terlanjur mengatakannya maafkan aku Blaire,aku terpaksa membohongi ibu karena aku tak tahu alasan apa yang harus ku jawab jika ibu menanyakan sesuatu.
Ayah yang masuk ke kamarku menghampiri kami berdua,ibu yang melihat ayah masuk langsung memberitahu tentang diriku yang bisa berbicara dengan usia sepuluh bulan ini
Sungguhlah bukan hal yang wajar bayi normal saja dua tahun atau satu tahun lebih bisa berbicara itu pun belum terlalu lancar,tetapi yang ada didalam diriku Lyrtia sifatnya dewasa
Aku memakai usaha untuk berbicara bahkan yang tidak bisa orang lain lakukukan...
Satu bulan kemudian aku yang mulai bisa duduk di tempat tidurku amat merasa senang walau gerakan ku tidak leluasa,
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 144 Episodes
Comments
Ida Blado
terlalu memaksa untuk bicara,idah tahu bayi.knp gk jdi bayi sewajarnya aja,,,, gk perlu ham hem nyam nyem
2022-06-13
0
Salwa29
"nggg.... gmeeeee... ngengggg" 😂ngakak thor
2021-03-15
1
Putri
ngakak aku thor.....
2020-11-11
0