Akhirnya semua rintangan sudah ku lalui tinggal satu latihan lagi tapi karena waktu latihan sudah berakhir mungkin akan dilanjutkan esok
Dan aku juga menemukan Horse!ia sangat mirip dengan kuda ku yang dulu kuda yang sangat lincah,kuat dan juga tampan,menyenangkan sekali bisa bertemu dengan kuda seperti itu
"Putri...besok kita akan latihan..dan bagaimana jika kita beristirahat dan makan terlebih dahulu .."
"...baiklah.."
Pandanganku teralihkan oleh kedua orang itu Meltende dan Eunoar,apa mereka kesini karena takut kalau aku terjatuh,dan dimarahi oleh Raja.
Apa mungkin aku yang terlalu pede..haha....
"Kerja bagus putri.. saya tak menyangka anda bisa melalui tantangan begitu cepat.."
Puji Meltende
"Aku juga bisa.."
Lanjut Eunoar yang tampak menyombongkan diri
"Sstt....jaga ucapan mu.."
"Huh.."
Ada apa dengan mereka?mereka kesini untuk memujiku atau apa?sepertinya di dalam kalimat Meltende berkebalikan dengan perkataannya
Seperti mengatakan 'Kerja yang lumayan bagus hingga tantangan satupun tidak bisa kau lalui' seperti itu?mungkin..
"Kalian ada perlu apa kesini?.."
Jawabku jutek sementara Meltende masih dengan wajah cerianya itu..
"Saya hanya memastikan saja putri.."
Memastikan aku kecelakaan apa tidak?huh!aku tidak butuh pasti banyak para medis yang akan merawat ku jika aku terluka tak mungkin mereka membiarkanku begitu saja
"Maaf jika saya tidak percaya anda untuk bertanding bersama pangeran Cestein.."
"Saya maafkan anda,namun saya juga butuh dukungan dari kalian.."
Setidaknya aku mendapatkan dukungan dari kedua bangsawan ini walau mereka tidak menyukai jika aku bertanding kuda dengan pangeran Cestein..
Meltende dengan Eunoar yang ragu\\-ragu kemudian mereka setuju untuk mendukungku dan membantu agar bisa menang tentu dengan cara yang positif
Tujuh hari berlalu,kini penantian untuk memamerkan hasil usahaku telah tiba ,sebenarnya amat sangat melelahkan latihan di waktu singkat seperti ini
Tapi ini kesalahanku juga karena meminta waktu satu minggu demi membuktikan bahwa aku ini tidak lemah,seharusnya aku memberi hadiah pada pangeran kembar James dan Jimes.
Mereka yang sudah membantu ku berhasil sampai saat ini,lapangan Brion yang pertamanya kosong kini telah penuh sehingga tak ada tempat duduk yang tersisa
Mereka seperti tak ingin kehabisan tiket untuk menonton bola,ya ini bukan bola melainkan pertandingan balap kuda bayangkan saja aku lagi bermain bola
Dan mencetak gol ......
"Sampai bertemu dipertandingan putri...saya harap usahamu tidak sia\-sia.."
Pangeran Cestein yang tersenyum seakan\-akan meremehkan ku terbukti dari cara bicara nya itu membuat ku sangat kesal,ingin sekali ku cabik\-cabik mukanya yang tampan tapi busuk itu!
Dia dua kali lebih menjengkelkan dari bocah menjengkelkan \(Apasih lo ngomong kok babibubebo,abaikan T\_T\)
"Ahaha.. tentu saja saya tak akan mengecewakan anda...tentu saja setelah anda melihat saya berkuda.."
Sebenarnya dalam hati aku berbicara seperti ini.....'Ahaha.. tentu saja saya akan melihat wajah mengecewakan anda...karena kalah bersaing dengan saya hahahaha!!!!!!!'
"Semoga berhasil putri!!"
Sahut pangeran James dan Jimes aku tersenyum membalasnya sementara aku menaiki kuda baruku yang kuat dan tangguh seperti Horse
Sekarang aku sangat gugup,bahkan jarak gerbang masuk lapangan Brion dua meter saja aku sudah gugup duluan
bagaimana saat pertandingan
Membayangkan saja mengerikan,tapi ini demi hobi para putri aku harus mengubah sejarah!semoga saja pangeran Cestein tak melakukan cara yang curang agar menjatuhkanku
Seperti pangeran Hugo dalam serial Sofia The First,ya karena biasanya tokoh seperti itu antagonis yang akan berubah menjadi protagonis jika sudah kalah dan tahu kesalahan akan dirinya..
Sepertinya aku kebanyakan menonton disney,jadi pikiranku selalu berprasangka buruk,aneh\-aneh saja
Suara terompet telah di bunyikan itu artinya pertandingan akan dimulai..sepertinya penonton tak sabar melihat siapa yang akan menang
"Horse!kau harus berusaha..jangan lengah!dan sportif oke!"
Sepertinya ia setuju dengan maksudku dan suaranya menunjukkan ia telah siap..
....kami kemudian memasuki area lapangan dengan kuda yang kami tunggangi,tempat start perlombaan yang dimana hanya ada aku dan pangeran Cestein,ia nampaknya sangat percaya diri
Tapi aku juga tak mau kalah darinya..
"Anda belum pernah melihat perlombaan kuda sebenarnya bukan?"
Memangnya perlombaan sebenarnya apa?maksud nya apa?aku gak mengerti dia,ini adalah lomba yang sebenarnya dan nyata akan dilaksanakan
Sungguh susah dimengerti
"Belum...sepertinya.."
"Anda akan melihatnya setelah perlombaan dimulai.."
Baiklah,sepertinya dia mau menunjukkan sesuatu padaku..
.
"Semangat!putri Lyrtia,semangat!putri pasti bisa memenangkan PERLOMBAAN!"
Akhh..mereka??mengapa berteriak seperti itu?mana kesantunan bangsawan mereka,apa mereka tidak dimarahi??bahkan memakai pakaian penunggang kuda
.
Padahal aku belum tentu bisa menang,ternyata mereka sudah berharap banyak padaku sampai membawa sebuah poster akhh...mengapa wajahku terdapat di poster itu memalukan!
Pasti yang membuat poster seperti itu adalah Decy,jika tidak siapa lagi selain dia... Aku hanya menggelengkan kepala
Melihat perilaku teman-teman baruku itu
"Pangeran Cestein Arublic dan Putri Lyrtia Artantia Queenque telah hadir di dalam lapangan dan bersiap untuk melaksanakan lomba balap kuda.."
Sorakan para penonton tak kalah nyaring dengan penonton sepak bola yang meneriakkan tim kesukaannya yang mendapat poin akibat mencetak gol
.
"Pangeran Cestein!pangeran Cestein akan menang!akan menang!."
Ternyata dia memiliki banyak fans perempuan,ya siapa yang tidak menyukainya karena parasnya yang sangat tampan namun sifatnya menyebalkan..
"Perlombaan dimulai....kami akan menghitung mulai dari sepuluh..."
Baiklah!kali ini harus fokus dan tidak boleh terjatuh walau apapun itu..meraih kemenangan dengan sportif
"Sembilan..delapan...tujuh.."
Jantungku semakin berdegup kencang,kini aku serahkan kepada Horse baru...
"Enam...lima..empat.. "
Aku menelan ludahku sambil berancang\\-ancang untuk keluar dari garis start
"Tiga... Dua......satu....MULAI!"
HIATT!!!!!
Kami sudah keluar dari garis start dan kini pangeran Cestein lebih unggul dibandingkan aku,namun Horse yang tak kalah cepat juga bisa menandingi kudanya...hingga kami berlari seiras
Dan melaju ke rintangan pertama yaitu melompati lingkaran yang bentuknya seperti hulahoop dari ukiran besar,sedang hingga terkecil
Aku yang pertama masuk sedangkan pangeran Cestein berada dibelakangku
Yang hanya berjarak dua cm saja,
"Horse..kecepatan andalan mu kau keluarkan diakhir saja..oke.."
Horse yang berbunyi nyaring dengan suara khas kudanya mengerti apa yang aku bicarakan karena setiap hewan di dunia ini mengerti segala ucapan manusia
Sedangkan manusia tidak mengerti bahasanya kecuali memakai sihir
Pangeran Cestein kembali memimpin sepertinya aku terlalu fokus pada horse sehingga ia mengambil kesempatan,kami yang berhasil melewati rintangan pertama
Kemudian menuju rintangan kedua melompati...!!!apa!!!bukannya kita akan melompati pagar kayu!yang menjulang tinggi,kenapa makanan kuda??
Jika seperti ini kudanya akan berhenti dan memakan semua makanannya hingga habis,pembuat perlombaan ini sangat konyol
Sepertinya pangeran Cestein juga tidak mengetahuinya,dan lihat mata Horse mulai berbinar\-binar untuk melahap semua yang ada dihadapannya
Arghh ...bagaimana aku bisa menang jika seperti ini...Eh??dia kan mengerti ucapan ku bagaimana jika
"HORSE!!!!JIKA KITA MENANG AKU AKAN MEMBERIMU SAWI SEGUDANG!DAN WORTEL DUA GUDANG!DAN BUANG MAKANAN\-MAKANAN LANCIP INI DARI PIKIRANMU DAN AKU AKAN MEMBERI YANG LEBIH ENAK DARIPADA INI!"
Aku berteriak sangat kencang hingga pangeran Cestein saja terkejut dengan teriakan ku barusan ia pasti berpikir mana tata krama ku sebagai putri
Tetapi sekarang aku tidak perduli
Lihatlah Horse sekarang melaju cepat dan melompati semua makanan-makanan itu,sedangkan kuda pangeran Cestein
Berhenti dan melahap semuanya,ia nampaknya sangat kesusahan tetapi aku harus memanfaatkan keadaan ini,seharusnya dia melakukan hal yang sama seperti aku tadi
Mungkinkah dia malu?karena sikapnya sebagai pangeran akan di nilai jelek..?
Kami kemudian menuju Rintangan ketiga sampai sekarang,pangeran Cestein dan kudanya belum juga muncul...tapi rintangan ketiga ini adalah labirin
Membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga mampu di lampaui pangeran Cestein jika tidak berpikir cepat dimana jalan keluarnya
Dan teka teki labirin ini sangatlah susah,jika ini kuda terbang kita bisa terbang keatas dan melihat jalan keluarnya,namun perlombaan ini adalah kuda biasa
......
readers saya minta maaf karena terjadi kesalahan bab yang mana seharusnya bab 15 menjadi bab 14,tetapi karena sudah tidak bisa dirubah jadi nomor bab akan terlangkah satu,namun episodenya tetap lanjutan dari bab sebelumnya...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 144 Episodes
Comments
Hesti Khoiriyah
tenang author
tetap semangat!!
2019-12-04
9