"Alas yang akan menjadi awal latihan putri telah rusak,sepertinya ada yang sengaja membuat alas ini rusak.."
Pasti itu perbuatan orang yang usil dia hanya tak menyukai,jika aku mengikuti perlombaan sungguh curang,lebih baik aku berpikir sesuatu..
Ide yang membuat alas ini bisa terpakai kembali...
"Pangeran,alas ini terbuat dari bahan apa?"
"Terbuat dari bahan wol yang dilapisi oleh kain.."jawab pangeran Jimes
Berarti alas ini bisa diperbaiki lagi dengan jahitan,namun banyak isi wol yang keluar dari kain itu,lebih baik meminta wol lagi dan jika sudah terisi penuh aku akan menjahitnya
"Pangeran,apa ada wol lagi yang tersedia disini.."
"Ada,sepertinya wol disimpan di lemari karya seni.."
"Saya membutuhkan wol itu dan jarum juga benang untuk memperbaiki alas ini.."
Kedua pangeran itu tampak heran,namun mereka menyuruh anak buah mereka untuk mengambil semua bahan yang ku perlukan
Dan mengikuti rencanaku,
"Apa tuan putri sudah pernah menjahit?bahkan satu jahitan saja bisa membuat tangan anda terluka.."
Pangeran James bertanya dengan nada khawatir..
"Walau saya menyukai tipe yang kuat,keahlian karya seni juga keterampilan saya..hehe.."
Ucapku sedikit malu
"Anda,sungguh mengejutkan,anda mempelajarinya selama di kerajaan.."
Dibanding dengan belajar di kerajaan malah aku tak diperbolehkan menyentuh jarum sedikit saja,dan selalu diawasi oleh pelayan,tentu saja aku belajar di dunia ku yang lama,karena aku pecinta desainer gaun dan baju fashionable
Juga celana trending,lalu mulai terinspirasi untuk membuat designer baju hingga belajar menjahit secara profesional,entahlah saat menjadi Zey Yhang hobi ku sangatlah banyak
Hingga tak bisa ku hitung dan termasuk hal hal yang aneh bisa tergolongkan didalam hobiku..
Semua bahan sudah dipersiapkan kedua pangeran itu turut ingin membantu sedangkan aku melongo mendengar mereka ingin membantu juga dan menanyakan apa yang harus dikerjakan
"Ti..tidak perlu pangeran,biar saya yang melakukannya.."
"Tidak apa\-apa kami hanya ingin membantu.."
"Eh..baiklah..jika itu keinginan anda.."
Mereka kemudian menatapku serius,aku hanya menatap wajah tampan kedua pangeran ini wajah serius mereka yang tampak seiras sangat menyilaukan
Apa aku menyuruh mereka memasukan wol kedalam kain saja?tapi maukah seorang pangeran melakukan hal itu..
"Hmm..jika pangeran bersedia membantu saya memasukkan semua wol ini dan saat saya menjahit,pangeran bisa menahan kainnya agar wol tidak keluar dari kain.."
Mereka berdua mengangguk mengerti dan memulai pekerjaannya masing\-masing,sementara aku memasukkan wol di sebelah kanan
"Putri,saya sudah selesai.."
Ucap pangeran James..
"Saya juga.."
Nampaknya pangeran Jimes juga sudah menyelesaikan pekerjaan..
"Akh.."
Saat pandanganku teralihkan ke arah alas yang di isi wol oleh kedua pangeran itu,aku hanya tersenyum miris,karena melihat hasil dari mereka
Terlihat jelas sekali gumpalan kasar dari balik alas kain,sepertinya kedua pangeran itu tidak meluruskannya terlebih dahulu,wol nya dan langsung memasukannya.
Wajar saja karena mereka tak pernah melakukan pekerjaan seperti ini,tapi malah ingin membantuku,aku yang menghembuskan nafas pelan
Dan mulai mengajarkan pangeran James disusul pangeran Jimes
"Seperti ini putri?"
Pangeran James menunjukan separuh hasil kerjanya,lumayan bagus dibandingkan awal mula yang tampak akan gumpalan itu
Aku memberinya acungan jempol,tapi ia tak mengerti maksud dari gerakan tanganku.
"Bagus sekali pangeran.."
Pangeran James tersenyum kemudian ia melanjutkan pekerjaannya itu,aku yang melihat pangeran Jimes yang kesusahan meluruskan wol segera membantunya
"Anda regangkan terlebih dahulu,lalu anda bisa menekan kain hingga lurus seperti ini."
pangeran Jimes mengangguk mengerti sementara aku kembali melanjutkan pekerjaanku,walaupun menghabiskan waktu beberapa menit
Tapi kami mendapat hasil yang memuaskan,jahitannya tampak terlihat rapi dan cepat selesai,akibat bantuan dari para pangeran..
"Baiklah,bagaimana jika kita memulai latihannya."
Ucap pangeran James semangat,disusul sahutan ku bersama pangeran Jimes
Terlihat dari balik dinding,pangeran Cestein yang kesal dan ia mendecih pelan melihat wajah senang orang yang berani menerima tantangannya.
MELTENDE P.O.V
"Meltende,kau tidak mencegah putri itu?kau rela untuk datang ke akademi karena perintah ayahmu dan raja untuk menjaganya kan."
Suasana hatiku sedang buruk,tetapi Euno semakin membuat suasana menjadi lebih buruk lagi,aku membanting semua buku kerjaku
"Jika seperti itu,maka kau saja yang mencegahnya,bukankah kau kesini juga untuk menjaga putri?!"
Aku menghembuskan nafas lelah,pekerjaan yang tak ada hentinya dan tugas yang dikerjakan tiap hari,ditambah perintah dari ayah juga raja
Selalu menjadi rutinitas ku setiap hari dan yang membuat suasana ku menjadi buruk,tatapan tajam yang diberikan putri terhadapku.
"Euno,kau bisa menjaga ucapan mu,tidak?jangan pernah kau tidak sopan dan berkhianat di depan putri,ia adalah putri Artantia,lehermu akan di penggal jika mengatakan hal buruk kepada putri.."
"Cih,bukankah kau juga tak menyukainya..mengapa harus berpura\-pura baik."
Benar,ucapan Euno aku memang tidak menyukai putri Lyrtia karena dia adalah putri Raja,Raja yang menyuruh ibuku yang belum siap berperang hingga terenggut nyawanya
Raja tak mengetahui jika saat itu ibu sedang sakit parah,tetapi tetap saja aku tidak menerima hal itu,banyak sekali prajurit yang berada di istana,tetapi malah ibu yang harus ditugaskan
Satu\-satunya perempuan yang ikut berperang,aku menerim perintah raja juga karena suruhan ayah..
Aku juga membenci ibu,ia bahkan Tidak memikirkan nasibku nanti,ia tahu jika wanita yang sudah mempunyai penyakit,dan ikut berperang akan mati dengan cepat
Bagaimana aku besar tanpa seorang ibu saat di usiaku masih berumur satu tahun dan kata orang saat aku tak mempunyai seorang ibu.
Ayah yang menceritakan semuanya saat aku berumur enam tahun,sehingga mampu membuatku semakin membenci semua orang yang mengasihani ku tapi tidak mengerti apa yang kurasakan.
Sedangkan Euno merupakan anak yang manja dan disukai semua orang,walau sikap buruknya itu tetap saja semua orang tak bisa membencinya sangat berkebalikan dengan ku.
Kita bisa bersama juga karena pekerjaan dan perintah Raja.
"Hey kamu sudah dengar?putri Lyrtia berhasil melewati rintangan ditempat latihan berkuda,semua orang yang melihat pun terkejut."
"Iya...sangat hebat,bahkan aku saja jatuh berulang kali saat pertama latihan.."
Tidak disangka putri yang ku kira lemah,bisa melewati rintangan berkuda dengan mudah,putri yang sangat misterius.
"Hah.."
"Ada apa?"
Tanya Euno
"Ayo kita ketempat latihan putri.."
"Apa!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 144 Episodes
Comments
senja
tuh kan dia dendam ke Kerajaan dan Ibunya sekaligus, gak heran sih si Melten kan masih kecil dan gak ada yg mengangin dia, pasti menganggap kl Ibunya gak sesayang itu ke dia karna tega ngeiyain perintah Raja
2020-09-10
10