Viral

Uhuk...uhuk...uhuk...

''Kamu Kenapa Van?'' tanya Danisa yang Tiba-tiba saja Ivana batuk.

''Nih di minum dulu, air minumnya'' Danisa pun memberikan air minum yang dia beli di kantin.

''Engga kenapa-kenapa ko, ga tau nih tiba-tiba batuk'' jawab nya beralasan.

''Terus gimana gue sama Ka Alfa? masa gue ngalah gitu aja sama cewek yang di foto. Jadi ga semangat belajar gue,'' ucap nya dengan wajah di tekuk.

''Tenang aja ara masih ada ka Delta ketos kita. kamu pindah saja, suka nya sama Ka Delta aja jangan sama Ka Alfa lagi jadi kita bisa teriak-teriak bareng'' ucap Danisa.

''Tuh bener Ra. Biar ada temen nya mending sama Ka Delta aja'' sahut Fanya dengan tertawa cekikikan.

''Fanya Danisa kalian bener-bener ih nyebelin banget sih'' ucap Tiara dengan berteriak.

''Emang cantik ia? cewek yang di foto sama Ka Alfa?'' kini Ivana mulai membuka suaranya.

''Ivana ih kan aku tadi udah bilang di blur foto nya, jadi ga keliatan'' dengan menunjukkan foto di Ig nya.

''Aku tadi ga denger, Tiara'' ucap Ivana dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal .

''Aku juga mau liat ara'' kini Fanya pun ikut penasaran dengan foto yang di maksud.

Mereka berdua pun melihat foto yang bikin patah hati sebagian siswi SMA Bintang.

Fanya yang melihat langsung terkejut ternyata foto yang viral di sekolah nya itu ternyata dirinya.

Dengan wajah terkejutnya Fanya pun memilih diam. Dan langsung menyimpan kepalanya di atas meja ''yang kata nya cowok paling Dingin seperti kulkas lima pintu, ternyata nyebelin dan tukang maksa '' gumam Fanya dalam hati.

''Kamu kenapa fan?'' Tiara pun langsung bertanya, melihat tingkah nya seperti nya begitu terkejut.

''Aku engga kenapa-kenapa ko,'' Jawab nya.

Diam tak mengeluarkan suara nya.

''Aku jadi merasa bersalah sama Tiara, terus gimana ia kalau Tiara tau kalau yang di foto bersama ka Alfa ternyata temen nya sendiri. Aku harus jelasin nya Gimana?'' gumam nya dalam hati .

Suara bel berbunyi menandakan jam istirahat pun telah selesai. kini giliran Pak Tasman guru biologi yang Masuk ke kelas nya.

Sepanjang jam pelajaran Fanya tidak fokus, ketika pak Tasman menjelaskan semua materi.

Fanya masih bergelut bersama pikiran nya.

Ivana yang melihat tingkah sahabatnya Fanya merasa aneh ''kamu ga kenapa-kenapa kan fan?'' tanya Ivana.

''Enggak'' jawab nya dengan menggelengkan kepalanya nya.

......................

Di rooftop sekolah kini ke tiga cowok tengah asyik merokok dengan memperhatikan sekeliling sekolah nya. Di saat yang lain sedang belajar, mereka malah memilih bolos di mata jam pelajarannya.

Berbeda dengan Delta si ketos, kini ia berada di kelas nya. sedang mengikuti jam pelajaran nya berbeda dari ke tiga sahabat nya.

''Al lo beneran serius sama si Fanya?'' tanya Juno dengan terus menyesap rokok nya.

Alfa yang mendengar pertanyaan temannya, Juno hanya tersenyum menyungging dan menyesap kembali rokok nya.

''Terus jangan sampai musuh-musuh di luar sekolah tau. Takut nya mereka akan mencelakai cewek Lo, Bahkan di sekolah pun jangan Lo publish. Nanti, bisa di serang sama cewek-cewek sekolah kita Al. apalagi fans Fanatiknya lo!'' kini Juno pun menasehati Alfa.

''Bener Al yang di katakan Juno kali ini, Lo ga boleh bertindak sesuka hati lo ga boleh egois'' ucap Aji .

Alfa pun mematikan rokok nya dan meninggalkan kan Aji dan Juno.

''Kemana Al?'' teriak aji.

''Pulang'' jawab nya .

''Gue ikut'' teriak aji dengan berlari menyusul nya ke arah tangga.

Kini tinggal Juno sendirian di atas rooftop sekolah nya tengah asik menyesap rokok nya .

......................

''Bi Lilis'' Fanya pulang teriak nya dengan terburu-buru masuk rumahnya.

Di lihatnya wanita cantik tengah anggun di ruang tamu nya.

''Siapa'' gumam nya dalam hati yang masih belum mengetahui yang tengah duduk di ruang tamu nya.

''Mommy'' teriaknya.

Sambil berhamburan memeluk dan mencium pipi nya. ''Kenapa ga bilang dulu kalau mommy mau pulang. Aku kangen banget udah tiga Minggu ga ketemu,'' ucap nya dengan terus bergelayut manja dan mencium terus menerus.

''Udah sayang ih malu kamu udah gede masa kaya gitu'' ucap nya dengan tersenyum melihat tingkah anak gadis nya.

''Ih Mommy.... ngomong nya kaya gitu, padahal aku kangen banget'' ucap nya dengan muka cemberut dan di tekuk.

''Dih ngambek,'' dengan mencubit pipinya. ''Ganti dulu Ze, seragam sekolahnya. Nanti turun ke bawah kita makan malam bareng, mommy juga ada sesuatu untuk kamu'' ucap nya dengan mengelus rambut panjang nya.

''Iya.... mom.''

Fanya pun kini berada di dalam kamarnya.

Ia sedang merebah kan badannya ''Capek'' gumam nya. ''Aku harus gimana, jadi ga enak hati sama Tiara. apalagi Tiara suka banget sama Ka Alfa.'' Fanya pun mengigat kembali kejadian tadi di sekolah.

kemudian dengan memejamkan matanya akhirnya ia pun tertidur pulas.

Dibawah kini Mommy nya sedang menunggu nya untuk makan malam, tetapi orang yang di tunggu nya sedari tadi masih belum turun ke bawah.

''Bi kemana Zefa ko belum turun ia dari Tadi?'' tanya nya dengan rasa khawatir .

''Ia udah atuh, ku bi Lilis di samperin dulu ke kamar nya. Biasa nya ketiduran neng Fanya mah suka kaya gitu,'' dengan berjalan ke arah tangga.

Di lihat nya kini Fanya sedang tertidur pulas dan masih menggunakan seragam sekolah.

Bi Lilis pun mencoba untuk membangun kan nya dengan segera.

''Non Fanya bangun atuh? mommy nungguin dari tadi. Untuk makan malam'' ucap nya dengan mengelus rambutnya.

Fanya pun terbangun dan melihat siapa yang membangun kan nya, ''kenapa bi?'' tanya nya.

''Bangun non Fanya, ini waktu nya makan malam nyonya Della di bawah lagi nunggu dari tadi'' ucap nya.

''Eh ia Bi, Fanya tadi ketiduran,'' ia pun langsung bangun dari tempat tidurnya. Dan mengambil handuk lalu ia pun pergi ke kamar mandinya.

''Ia udah bibi ke bawah lagi non Fanya,'' ucap nya dengan menutup pintu kamar nya.

''Ia bi'' jawab Fanya .

Di meja makan mom Della kini sedang menunggu nya.

Tak lama Davin memanggil nya ''Fanya....'' Dengan berjalan ke arah tangga kamar, ia masih belum sadar tenyata ada mom Della.

''Vin'' mom Della pun memanggil nya.

Davin pun menengok ke bawah ia pun sangat terkejut.

''Mom kapan pulang? maaf tadi aku langsung masuk aku kira mom belum pulang,'' ucap nya kembali turun ke bawah.

''Enggak apa-apa vin'' ucap nya sambil tersenyum.

''Kapan mom pulang nya, ko ga ngasih kabar dulu biasa nya juga ngasih kabar kalau mau pulang'' tanya nya .

''Tadi nya mau buat kejutan buat Zefanya, tapi kalah dengan rasa rindu sama Zefanya jadi pas beres pekerjaan nya mommy langsung pulang deh'' ucap nya.

''Kamu kenapa vin?'' tanya fanya yang turun dari tangga.

''Gue mau pinjam buku tugas fisika Lo, katanya sama sama kelas gue!" ucap nya dengan tersenyum menyeringai.

"Terus Kenapa lagi Vin?" tanya nya dengan tersenyum menyelidik.

"Gue nyontek lah dari buku lo" jawab nya dengan enteng.

"Dih males ngasih nya juga, enak banget kamu!aku yang ngerjain, kamu yang nyontek!" ucap nya dengan sewot.

"Kamu Vin ia ada-ada aja, kalau ada tugas ia kerjain dong ga boleh gitu'' ucap nya dengan menasehati nya.

''Ih mom mubajir tau'' jawab nya dengan tertawa.

''Sudah ah, yuk. kita makan malam aja, mommy udah lapar dari tadi'' ucap nya dengan mengajak Davin .

''Bi Lilis ayo sini makan, di meja aja barengan ga enak makan sendiri di Dapur'' ucap nya.

kini mereka pun menikmati makan malamnya, tanpa ada yang mengeluarkan suara atau pun mengobrol.

Bersambung ....

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!