Alfa dan fanya kini telah selesai berfoto mereka berdua berjalan-jalan melihat tempat lainnya .
Fanya begitu takjub melihat pemandangan yang jarang ia temui seperti saat ini.
''Dimana lagi aku bisa menikmati pemandangan seperti ini. jarang banget nyari spot yang seperti ini di kota '' gumam nya.
Alfa pun yang mendengar nya hanya tersenyum ''kenapa Lo suka ia gue ajak kesini'' ucap Alfa.
''Suka banget ka karena aku jarang ke tempat kaya gini'' ucap Fanya dengan jujur.
"Apalagi suasana malam akan lebih indah dari Sekarang'' ucap Alfa yang tiba-tiba.
"Emang ada apa aja disini kalau malam-malam?" Dengan mengangkat alisnya.
"Enak aja suasana malam nya, apalagi malam Minggu pasti rame. lain kali Lo nyobain camping disini" ucap Alfa .
Fanya pun mengangguk kan kepalanya dan tersenyum.
kini mereka pun telah selesai berkeliling, mereka berdua pun memutuskan memilih pulang lagi ke kota J.
Di lihatnya jam sudah menunjukkan jam lima lebih .
Kini mereka berdua berjalan untuk pulang dengan menuruni tangga.
Tak lama mereka pun menaiki motornya nya, dengan segera melajukan motornya dengan kecepatan tinggi seperti biasa.
......................
Davin yang kini baru pulang jalan-jalan seharian bersama Yesi pacar nya.
Terlihat bahagia Davin pun memasuki ruangan kamarnya dan merebah badan nya di kasur ia begitu lelah seharian '' Capek banget '' gumam nya .
Tetapi ia teringat dengan Fanya dari kemarin sore ia tak bertemu.
''Tumben juga, Fanya enggak chat seharian biasa nya juga kalau gue kagak ada di rumah pasti nyari '' gerutu nya.
Kemudian bangun dari tidurnya untuk membersihkan badan nya ia pun berjalan ke arah kamar mandi.
Dan setelah selesai membersihkan badan nya, ia pun beranjak keluar dari kamarnya untuk menemui teman nya fanya .
''Bi,'' teriak Davin memanggil bi Lilis .
Kini bi Lilis yang sedang menonton tv pun tersentak kaget ''Duh... Den Davin bikin kaget aja. kenapa mau cari neng Fanya ia?'' tanya nya dengan tersenyum.
''Ia Fanya ada di dalam kamar kan bi'' tanya Davin. dengan berjalan ke arah tangga menuju kamarnya Fanya .
Di lihat nya kamar nya pun sepi tidak ada siapa-siapa di kamar nya ''Kemana pergi nya Fanya'' gumam nya.
ia pun mencoba mengirimkan pesan.
Fan Lo lagi dimana sih sekarang? kalau mau pergi kamar nya di kunci terus kenapa ga bilang sama gue
Di lihatnya nomer nya tidak aktif .
Davin pun memilih turun kembali ke bawah dan mau menanyakan nya ke Bi Lilis di lihatnya bi Lilis begitu asik menonton tv nya .
"Bi neng Fanya pergi kemana?" tanya nya.
"Aeh Ari Den Davin tidak tau ia. Neng Fanya mah belum pulang dari tadi siang, pergi sama babaturan na Poko nya ganteng bodas dui pakai motor trail geningan" ucap bi Lilis.
Davin pun dengan mengangkat alis sebelah nya.
"Siapa temen cowok nya? apa mungkin sama Gavi?" gerutu Davin. Berjalan ke luar memasuki rumah nya kembali dan di lihat nya jam menunjukkan jam tujuh malam.
"kata nya dari tadi siang tapi jam segini masih belum pulang".
kini Davin pun memilih membaringkan badan nya setelah bergulat dengan pikiran nya. Sementara ia pun mulai memejamkan matanya dan tertidur pulas .
......................
Suara bell berbunyi menandakan semua murid SMA Bintang untuk melakukan upacara hari Senin.
Murid-murid pun kini mulai berdatangan menunju lapangan upacara. Mereka mulai melakukan baris berbaris, sesuai kelas nya masing-masing termasuk ke empat wanita Fanya ivana Tiara dan Danisa.
Di tambah cuaca yang cerah dan panas menambah rasa malas untuk melaksanakan upacara. kini Fanya matanya teralihkan mencari seseorang tak lain Alfa ''kemana nih anak masa ga masuk sekolah apa bolos sekolah'' gumam nya dalam hati.
''Kenapa Fan? kaya nya Lo lagi nyari seseorang'' tanya Tiara dengan menyelidik. ''Enggak Nyari siapa-siapa ko'' jawab nya .
Tak lama upacara telah selesai semua murid memasuki kelas nya masing-masing. Termasuk Fanya dan ke tiga teman nya pun memasuki kelas nya.
Kemudian Bu Wika guru matematika pun telah masuk.
''Pagi-pagi gini udah ngantuk aja! di kasih rumus-rumus yang bikin gue pusing. mending gue nonton basket aja'' ucap Danisa dengan wajah ngantuk nya.
Fanya,ivana dan Tiara yang mendengar pun tersenyum terkekeh melihat tingkah Danisa .
Terdengar suara bell berbunyi jam istirahat pun di mulai.
Fanya dan teman-temannya berjalan ke arah kantin. Mereka pun duduk, di meja kosong yang berada di pojok mereka pun mulai pesan makanan nya .
''Gimana sepatu nya, fan? ga kebesaran'' tanya Tiara. yang tadi pagi memberikan sepatu nya pas baru datang.
''Belum di coba Ra, tadi kan keburu upacara. Jadi di simpen dulu di tas'' jawab Fanya .
''Buruan deh coba, takut nya nanti ke besaran sepatu nya nanti kita tukar lagi''
''Ia Ara nanti aku coba di rumah malu di kelas takut nya banyak anak-anak'' jawab nya sambil tersenyum .
Tak lama makanan yang mereka pesan pun sudah datang mereka pun memakan makanan nya .
''Gue ke kamar mandi dulu ia'' ucap ivana yang beranjak dari tempat duduknya.
Disusul oleh Fanya ''aku juga mau ke kamar mandi ayo barengan ke kamar mandi nya.''
''Emm ia udah, yuk'' ajak ivana .
kini di meja hanya ada Tiara dan Danisa mereka berdua melanjutkan kembali makan nya .
''Ko Ivana kaya gugup kaya gitu ra?'' tanya Danisa merasa ada yang aneh .
''Mungkin Ivana lagi buru-buru ke kamar mandi Danisa. Jangan mikir yang aneh-aneh deh'' ucap Tiara dengan memakan bakso nya kembali .
''Tuh mereka udah kembali lagi'' ucap Tiara .
Fanya dan Ivana pun duduk kembali setelah kembali dari kamar mandi.
''kalian udah selesai makan bakso nya'' tanya Ivana.
''Dikit lagi, Fan. Kita langsung ke kelas aja setelah selesai, masih ada waktu lima belas menit lumayan buat merebah kan badan" Jawab Tiara .
''Eh ra..ra liat deh ka Alfa di Ig nya upload foto bersama cewek berdua tapi sayang foto cewek nya di blur ga keliatan" dengan muka lesu nya Danisa menunjukkan Foto di Ig.
"Wah..wah gue tim Alfa kecolongan nih. Enggak nyangka, cowok yang irit bicara dan dingin kaya kulkas lima pintu kaya gitu bisa juga Deket dengan cewek patah hati gue" ucap Tiara .
''Liat deh yang komentar nya juga banyak penuh dengan siswi SMA Bintang'' sahut Danisa .
''Udah ah, yuk. kita masuk kelas aja'' Ajak Tiara dengan muka cemberut dan kurang semangat berjalan memasuki kelas.
''Udah Ra.... kan masih ada ketos yang ganteng masih temen nya juga'' ucap Fanya menghibur Tiara yang masih belum sadar padahal foto dirinya lah yang Alfa upload di Ig.
''Dasar cowok playboy! yang di ajak jalan siapa yang di upload siapa'' gumam nya dalam hati.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments