Saat ini Rein tengah menunggu Bu Rina di lantai bawah, karena saat ini Bu Rina tengah mandi di kamar Rein, tak butuh waktu lama kini dari lantai 2 muncul sosok cantik mengenakan jaket hijau yang mana jaket tersebut terlihat kebesaran di tubuh wanita cantik itu, yang membuat seluruh badan bagian atasnya tertutup jaket hingga atas lutut, hal itu di karena kan perbedaan tinggi badan anatra mereka,
"Rein bagaimana penampilan ku ?"Tanya Bu Rina kepada Rein
"Ibu sangat cantik dengan jaket itu, baiklah ayo kita jalan jalan keluar dan membeli keperluan ibu agar ibu tidak memakai pakaian pria lagi, "ucap Rein
"Oke , tapi aku akan memakai masker, supaya orang orang yang menacariku tidak menemukan ku,"setelah mengatakan itu Bu Rina langusng memakai masker yang sudah dia siapkan
Saat ini Rein dan Bu Rina sudah ada di garasi tempat mobil dan motor Rein berada, tatapan mata Bu Rina langsung tertuju pada 2 kendaraan sport itu, bagaimana muridnya ini bisa mempunyai kendaraan seperti ini, berbagai macam pertanyaan berkumpul di kepalanya tapi dia lebih memilih diam, karena menurutnya dengan memiliki vila sebesar dan semewah ini sudah cukup menjawab pertanyaan nya,
Saat ini mereka berdua sudah berada di dalam mobil Lamborghini Veneno milik Rein
"Baiklah Bu , hari ini ibu bebas mau kemana ,Rein akan menemani ibu, hitung hitung jalan jalan "ucap Rein dengan senyum
"Hmmm jika begitu bagaimana jika kita ke mall untuk membeli Hp , setelah itu kita jalan jalan "ucap Bu Rina dengan semangatnya
"Baiklah "setelah itu mobil Lamborghini itu melaju keluar dari dalam vila terus melaju dengan cepat membelah keramaian jalan untuk menuju Centrall Mall yang dimilikinya
15 menit waktu yang di butuhkan Rein untuk menempuh jarak dari vilanya ke mall tersebut, saat tiba di sana satpam langsung menyambut Rein dan mempersilahkan mereka asuk dengan sopan
Kini mereka tengah menuju tempat penjualan handphone , sat mereka tengah asik berjalan Rein di kejutkan dengan bunyi system' di kepalanya
[Ding]
Misi Bantu anak kecil yang terpisah dari ibunya
Hadiah 100 juta & 100 PS]
[Gagal uang di potong 1T]
"Astaga ....!!!"tanpa sengaja Rein terkejut dengan hukuman system' yang ia terima yang membuat Bu Rina di sampingnya kaget pasalnya Rein tiba tiba teriak tanpa sebab,
"Ada apa Rein , apakah ada masalah.?"tanya Bu Rina
"Tidak apa apa Bu , hehehe"kata Rein cengengesan
"Bu saya mau ke kamar mandi dulu, ini ibu pegang kartu Rein ibu bisa belanja apapun yang ibu mau nanti Rein akan temui ibu setelah Rein selesai"ucap Rein sambil menyerahkan karti hitam di tangannya
"Maaf jika ibu merepotkan kamu Rein , nanti ibu ganti"Ica Bu Rina dengan perasaan bersalah
"Tidak usah Bu, justru Rein akan sangat merasa bersalah jika ibu menolak pemberian Rein yang tidak seberapa ini, terimalah "ucap Rein memaksa
"Baiklah , "setelah itu mereka berpisah
Kini Rein tengah mencari dimana anak kecil yang terpisah dari orangtuanya,
Rein kini tengah menoleh kek kiri dan ke kanan untuk mencari keberadaan anak itu, tapi belum juga terlihat, tapi tak lama kemudian terdengar suara tangisan dari belakang troli yang terkumpul di samping Rein, yang mana terdapat gadis kecil berusia 4-5 tahun sedang jongkok sedang menangis
"Hey adik manis kenapa kamu menangis, ?"tanya Rein dengan hati hati takut mabuat anak itu takut
Anak kecil itu hanya melihat Rein lalu mengis dengan menyebut nama 'MAMA'
"Baiklah ayo ikut kakak, biar kakak bantu mencari nama mu"dengan hati hati Rein menggendong anak itu lalu membawanya ke pos satpam untuk memberitahukan jika ada anak yang terpisah dari ibunya
Sesampainya disana ternyata sudah ada ibu ibu tengah panik karena anak nya hilang
Rein yang melihat ini dari jauh langsung menghampiri ibu itu dengan gadis kecil di gendongan nya yang langsung berteriak memanggil Mamanya
Mama....
"Sayang Akhir nya mama menemukan mu"ucap ibu tersebut lalu mengambil anak itu dari tangan Rein dan tak lupa mengucapkan terimakasih karena membantu mengembalikan anak nya
[Ding]
[Misi selesai
Selamat tuan mendapatkan uang tunai 100 juta & PS 100]
Setelah itu Rein bergegas ke tempat Bu Rina berada, tapi setalah Rein sampai di sana Bu Rina tengah bersama dengan seorang pria cukup tampan yang sedang menarik tangannya, dia adalah Bagas pratama anak dari Anton Pratama yang merupakan kekuarga kedua terkaya di ibukota dan sekaligus orang yeng menekan perusahaan ayahnya Bu Rina untuk menerima lamaran Bagas Paratama untuk Bu Rina
"Lepas jangan pernah menyentuh saya dengan tangan motormu itu"teriak Bu Rina dengan marah
"Maaf maaf , aku hanya ingin mengenal kamu berbicara tapi kamu selalu menghindar dan selalu ada saja alasan untuk pergi, tapi sekarang kita sudah disini bagaimana kalau kita makan atau menonton heheh"ucap Bagas dengan tersenyum mesum ke arah Bu Rina
"Tidak, karena dia bersama saya, dan satu lagi singkirkan tangan mu dari wanitaku"ucap Rein yang tiba tiba muncul di samping Bu Rina
"Wanitamu, hey bocah apakah kamu tidak tau kamu sedang berbicara dengan siapa hah"Bagas mau tak mau langsung marah mendengar apa yang diucapkan pemuda yang baru datang tersebut
Semenatra Bu Rina langsung menunduk saat Rein menyebut dia wanitanya,
"Apakah perlu, saya rasa tidak, tapi yang harus anda tau dia wanitaku dan jangan pernah sentuh dia dengan tangan kotormu itu"ucap rein sekali lagi
"B*jingan ini ternyata mau mati hah"setelah mengucapkan itu Bagas langsung mengarahkan tinjunya pada wajah Rein
Semntara Rein hanya santai menangkap tangan itu dan memutarnya hingga terdengar bunyi retakan tulang yang disusul dengan teriakan memilukan Bagas karean Rein mematahkan tangannya
"Kurang ajar, kau berani mematahkan tanganku, keluarga pratama akan membunuhmu bocah"ucap Bagas dengan meraung marah
"Oh Paratama ya, lumayan tapi tidak cukup jika kau mau melawanku"kamudian Rein meninggal kan Bagas tergeletak disana dan menggandeng tangan Bu Rina membawanya pergi dari sana
Setelah agak jauh dari sana Bu Rina mengahentikan Langkahnya
"Rein , kenapa kamu melakukan itu, apakah kamu tidak takut bagaimana jika Bagas menyuruh orang untuk menyakiti mu, kenapa bksmu bisa seceroboh ini "ucap Bu Rina dengan marah karena Rein tidak memikirkan keselamatan nya malah membantunya ,
"Ibu tenang saja jika Bagas mencari saya, dengan senang hati saya akan bermain dengannya, satu lagi saya paling tidak suka orang yang berharga buat saya di sakiti , aku tidak akan membiarkan itu terjadi siapapun itu aku tidak peduli"ucap Rein dengan tegas
Yang membuat Bu Rina terdiam mematung , bagaimana muridnya yang dulu lugu dan penidam menjadi se keren ini, tiba tiba hatinya merasa hangat oleh perlakuan Rein padanya,
'Ah tidak tidak sadar sdar apa yang aku pikirkan' Bu Rina tengah berkutat dengan pikiran nya
.
.
.
.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
Suryani Delvia
anjayyyyy wanita ku gk tuhhh
2025-01-15
0
Ty
hmmm.....
2024-06-18
1
Jemmy Mangkey
⭐⭐⭐⭐⭐⭐
2024-05-10
3