Karene mendapat pertanyaan dan tatapan yang intens dari Bu Rina akhir nya Rein menjelaskan tapi tentunya dengan sedikit kebohongan karena tidak mungkin Rein akan membuka rahasia mengenai system' pada Bu Rina
"Sebenarnya saya mendapat kan warisan dari orang tua saya Bu, saya megatahui ini baru baru ini, setelah orang kepercayaan ayah saya menelpon saya, katanya ini memang di khususkan untukku tapi memang harus menunggu aku usia 18 biar aku bisa mandiri dulu, agar harta yang di tinggalkan orang tuaku bisa aku jag dengan baik "ucap rein dengan hati hati karena takut bu Rina tidak percaya
"Begitu, jadi sekarang kamu sudah menjadi oarnag kaya nih.?"ucap Bu Rina menggoda Rein karena tadi pas Rein cerita mengenai orang tuanya Rein sedikit murung, bur rina Fikir Rein kepikiran orang tuanya yang telah tiada , makanya dia menggoda rein seper ti itu
"Hehehe"Rein yang di goda oleh Bu Rina hanya tertawa canggung karean dia tidak tau harus berbicara apa
"Oh iya Bu , bolehkan saya membantu ibu mengenai masalah yang ibu hadapi sekarang.?"ucap rein setelah agak rileks
"Membantu ibu, dengan cara apa Rein, ibu tau kamu kaya tapi ini masalah perusahan, kamu tidak bisa menangani ini"ucap Bu Rina pada Rein
"Jika ibu percaya sama Rein, yakinlah Rein akan berusaha membantu ibu, apakah ibu percaya sama Rein"ucap nya dengan tegas
Bu Rina yang melihat ke sungguhan di mata muridnya itu hanya tersenyum
"Baiklah jika kamu bisa membantu ibu, maka ibu akan menjadi istrimu, dari pada menjadi istri pria kurang ajar itu"ucap Bu Rina dengan lancar tanpa dia sadari
"Apaaa....!!!"bagaiman Rein tidak kaget dengan ini, guru yang selalu baik padanya menawarkan untuk jadi istrinya jika bisa membantu nya
'astaga apakah ini mimpi, orang yang selelu baik dan perhatian sama aku sekarang ada di depanku dan menawarkan menjadi istriku'"pikiran Rein saat ini terbang ke mana mana
Sementara Bu Rina yang sadar dengan ucapannya langsung menunduk malu, bagaimana mungkin dia bisa keceplosan begitu di depan muridnya ini, karean Bu Rina memang sangat mengagumi sosok Rein dari dulu yang selelu pantang menyerah dengan kondisinya yang sangat menyedihkan , berbeda dengan pemuda lain se usianya
"Apakah ibu serius, kenapa tiba tiba ibu ngomong begitu?"tanya Rein memastikan
"Kenapa ? Apakah kamu tidak suka sama ibu ?"bukannya menjawab Bu Rina malah memberikan pertanyaan yang membuat Rein kaget
Bagaimana mungkin dia tidak menyukai wanita di depannya ini, disaat orang lain membencinya justru wanita ini yang mau bersamanya dan membantu nya, sekarang dia mendapatkan pertanyaan konyol ini padanya , jangan becanda bagaimana mungki. Dia tidak menyukai sosok sempurna di hadapan nya ini
"Bukan begitu bu, aku hanya tidak mau ibu terpaksa bersama Rein, karena bagi Rein kebahagiaan Ibu yang paling penting, Rein gak mau orang yang berharga buat Rein tersiksa jika harus menikah dengan orang yang tidak di cintai ya"ucap Rein menjelaskan
perkataan ini justru membuat Bu Rina matanya berair mendengar jawaban Rein yang sangat membuat hatinya nyaman
Rein yang melihat Bu Rina menangis langsung menghampiri nya dan memeluk nya , entah kenapa rein melakukan ini
"Terimakasih ibu sangat bahagia"ucap Bu Rina di pelukan Rein tak lama setelah itu Bu Rina sudah tertidur di pelukannya
Dan Rein langsung membawanya ke kamar yang ada di sebelah kamarnya, dengan fisiknya yang sekarang, membawa tubuh Bu Rina hanya masalah sepele buatnya
Sesampainya di lantai dua Rein membawa Bu Rina ke tempat tidur dan menyelimuti nya , lalu meninggalkan Bu Rina tertidur lalu Rein memasuki kamarnya untuk istirahat
[Ding
Misi Bantu Bu Rina dan Hancurkan keluarga pratama
Terima/Tolak?]
[Hadiah skil mengunakan senjata api ]
[PS 100]
[Waktu 1 bulan]
[Gagal kehilangan semua harta tuan]
"Astaga baru saja aku mikirin bagaimana membantu Bu Rina sekarang malah mendapat misi ini, terimakasih system kau memang paling mengerti aku hehehe"lalu Rein terlelap dalam tidurnya
Keesokan harinya
Bu Rina yang terbangun bukan di kamarnya langsung kaget dan mengingat ngingat apa yang terjadi tapi setelah mengingat apa yang terjadi padanya dia langusng memegangi pipinya dan tersenyum sendiri, karena semalam Rein memeluknya dan juga mau membantunya, tapi dia juga malu untuk bertemu dengan Rein karean kejadian malam itu
Tok tok tok...
"Bu Rina , ayo sarapan , Rein sudah menyiapkan makanan untuk kita di bawah"ucap Rein dari luar kamar Bu Rina
"Tunggu sebentar Rein ibu bersihin badan dulu"laku Bu Rina ke kamar mandi cuci muka karean tidak membawa baju ganti dia tidak jadi untuk mandi dan langusng turun ke bawah menemui Rein
Rein yang melihat Bu Rina pagi i i sangat cantik tanpa make up batu Bagun tidur di buat kagum tapi dia cepat cepat menyembunyikan ekspresinya
"Pagi Bu, ayo sarapan dulu Bu"ucap Rein dengan senyum di bibirnya
Bu Rina hanya tersenyum dan duduk di depan Rein, setalah selasi makan Bu Rina membuka obrolan
"Rein apakah kamu tidak sekolah sekarang.?"tanya Bu Rina
"Tidak bu , saya mau menemani ibu saja disini, nanti saya bisa izin ke kepala sekolah "ucap Rein
"Seharusnya kamu sekolah Rein , ibu tidak apa apa disini sendirian"ucap Bu Rina
"Tidak apa apa Bu, oh iya apakah ibu tidak punya baju ganti?"tanya Rein yang melihat Bu Rina tidak mandi barusan
"Iya Rein , ibu tidak membawa baju, bahkan hp ibu tidak ibu bawa"ucapnya dengan mendesah pelan
"Ibu tidak usah khawatir, kalau ibu mau ibu bisa mandi di kamar Rein, disana ada banyak baju Rein yang belum Rein pakai, ibu bisa menggunakan itu dulu, nanti siang baru kita beli ke mall,"ucap Rein
"Ah baiklah, kalau begitu ibu mandi dulu Rein,"lalu Bu Rina bergegas mandi menuju ke kamar Rein
Sementara Rein yang di tinggal sendiri langusng mengeluarkan hp nya untuk menelpon Zack karena ada tugas untuk nya
Setelah telpon tersambung
"Halo tuan muda ada yang bisa saya bantu?"tanya Zack
"Bisa kamu selidiki perusahan keluarga pratama untukku, cari sesuatu yang mencuruigakan dari perusahaan itu jika ada segera kabari aku' pinta Rein pada Zack
"Baik tuan muda , segara saya laksanakan, mohon bersabar nanti saya akan menghubungi tuan muda jika suda dapat hasilnya"ucap Zack
"Baiklah terimakasih "lalu Rein menutup telponnya
Di sebrang sana Zack di buat bingung kenapa tuan mudanya mau data perusahaan Pratama, apakah mereka menyinggung nya ,
"Ah para orang bodoh itu apa yang mereka lakukan sehingga tuan muda mau menyelidiki perusahaan itu, terserahlah, yang penting aku harus segera menyelesaikan perintah tuan muda"laku Zack mencari orang kepercayaan nya untuk di berikan tugas ini
Back to MC
System' apa ada skil yang bisa berguna untukku sekarang, bisa kamu rekomendasikan apa yang harus saya beli" tanya Rein pada system
[Ding]
[System' saranin tuan membeli skil bisnis agar tuan nantinya gampang jika mau mengurus perusahaan]
"Benar juga , jika begitu segera beli dan pasang system' " perintah Rein
[Ding
Pembelian skil Bisnis tingkat tinggi seharga 100 PS berhasil
Pemasangan skil bisnis tingkat tinggi dimulai....
1%
35%
75%
100%
Selesai]
[Selamat skil Bisnis tingkat tinggi telah terpasang]
[PS dikurangi 100 tersisa 920]
"Status"
[Ding]
STATUS:
Nama: Rein
Level:2
Pesona :8
Kecerdasan:8
Kecepatan:5
Kekuatan :5
Kekayaan:Rp 2.430.145.800.000
:Vila No.1 kawasan Jakarta barat
:Centrall Mall
:Star Group 100%
Inventory:Kunci Motor, kunci mobil
PS : 920
: Beladiri kuno
:Skil IT Tingkat Tinggi
:Skil bisnis tingkat tinggi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
sinta nurnaeni
bukannya punya skil IT ya knpa gak cari tau sendiri aja
2024-11-26
0
Ty
gpp juga rein
toh cuma selisih 2 tahun aja...,di luaran yg lebih tua 6 atau 7 tahun juga ada kok
2024-06-18
5
Jemmy Mangkey
lanjut thor asiiiiiik semakin seru ⭐⭐⭐⭐⭐⭐
2024-05-10
3