Chapter 14

Seketika seluruh ruangan riuh dengan desas-desus para nona muda dan tuan muda.

"Apa? Putra mahkota ingin menjadikan She Xia permaisuri nya? Apa aku tak salah dengar?" tanya nona A

"Dasar wanita s****n itu, berani sekali dia menggoda putra mahkota. Lihat saja nanti" geram nona B

"Wanita sampah itu, sudah di tolak jendral Jun Jiang, sekarang dia menggoda putra mahkota. Dasar wanita tak tahu malu" cibir nona C

"Apa dunia akan berhenti berputar? Bagaimana bisa wanita rendahan itu jadi calon permaisuri masa depan?" gerutuan nona D

Mendengar aula ricuh, kaisar pun segera mengangkat tangannya, dan semua yang hadir di aula pun terdiam.

"Nona muda, silakan maju dan perkenalkan dirimu" tutur kaisar

She Xia pun segera bangkit dari duduknya, dan berjalan dengan anggun ke hadapan kaisar, pandangan tajam nya menyipit memperhatikan suasana aula, senyum sinis tersungging dari bibir mungil nya, sambil sedikit membungkuk, dia pun memberikan penghormatan untuk kaisar dan keluarga nya.

"Salam untuk yang mulia kaisar, permaisuri dan putra mahkota" menjeda ucapannya sambil kembali membungkuk "salam untuk para selir, pangeran dan putri, perkenalkan nama hamba She Xia" ucap She Xia dengan suara datarnya

"Bangunlah nona She Xia" ucap kaisar

"Putra mahkota memintamu untuk menjadi permaisurinya, apakah anda menerima nya?" tanya kaisar

Sementara para nona muda kembali ricuh bergunjing tentang She Xia. Sebelum She Xia menjawab pertanyaan kaisar, seorang nona muda berteriak dengan lantang

"Yang mulia, dia adalah nona She Xia yang beberapa tahun yang lalu mengungkapkan cintanya pada jendral Jun Jiang dan di tolak sehingga prustasi dan berusaha untuk bunuh diri dengan minum racun, apa pantas wanita seperti itu menjadi pendamping putra mahkota yang mulia?" ucapnya. Namun kaisar hanya mengibaskan lengan hanfunya dan menjawab dengan kata-kata yang cukup menohok

"Apakah kaisar ini bertanya padamu nona muda? Dimana tatakrama mu yang berteriak di hadapan seorang kaisar? Apakah keluarga mu tidak bisa menertibkan mu?"

Nona muda yang bernama yanfei itu pun langsung menunduk malu mendengar ucapan kaisar

"Maafkan hamba yang mulia" cicit nya

"Bagaimana nona She Xia?" tanya kaisar

"Hamba menolak nya yang mulia" jawab She Xia lantang

"Alasan apa yang membuat nona She Xia menolak pangeran ini?" tanya putra mahkota

"Karena hamba tidak mencintai anda" ucap She Xia ringan

"Apakah anda memiliki hak untuk menolak nona?" tanya kaisar lagi sambil menajamkan ucapannya

"Apakah penting mencintai atau tidak? Kau di anugerahi posisi calon permaisuri masa depan jika bersanding dengan pangeran ini, bahkan kau bisa mendapatkan kekayaan, ketenaran, dan juga kekuasaan" ucap putra mahkota

"Tapi aku tidak ingin" jawab She Xia dengan senyum manisnya

"Apa kau memiliki seorang kekasih nona?" tanya permaisuri yang ikut tersulut emosi mendengar penolakan She Xia

"Tentu, dan kami saling mencintai" ucap She Xia dengan gamblang

"Jika kau tidak bisa menghadirkan kekasih mu itu, aku akan menganggap mu sebagai pemberontak, dan memberikan hukuman yang pasti akan kau sesali seumur hidup mu" ujar putra mahkota

"Apakah kalian pantas bertemu dengannya?" jawab She Xia menyunggingkan senyum sinis nya

"Apa kau takut memanggil kekasih mu itu nona?" seringai putra mahkota dengan nada mencibir

"Tentu saja tidak" ucap She Xia sambil terkekeh pelan, Jun Jiang semakin di buat berdebar oleh pernyataan She Xia. Jantungnya berdegup kencang, perasaan nya berbunga-bunga saat ini, kekaguman nya atas ketegasan She Xia pun tak bisa dia sembunyikan lagi, hatinya menghangat dan berharap She Xia akan memanggil namanya.

Sementara She Xia mengangkat tangannya, sambil mengelus cincin permata hijau yang tersemat di jari manis nya, dia pun bicara dengan begitu lembut

"A-Zhu... Apa kau tidak mau datang, lihatlah calon permaisuri mu ini, putra mahkota Liu Shang memintaku untuk menjadi permaisurinya. Apa kau tidak marah?"

Seketika semua orang pun berbisik

"Apakah gadis itu sudah gila? Dia malah berbicara pada cincin" cibir nona A

"Dia benar-benar wanita yang tidak waras" ucap nona B dengan sarkas

"Dasar gadis penggoda, benar-benar tak tahu malu" ucap nona C dengan senyuman sinis nya. Namun seketika ruangan langsung hening, aura dingin menyebar ke seluruh penjuru

Wush...

Asap hitam muncul begitu saja tepat di samping She Xia, dan perlahan berubah menjadi sosok pemuda yang tampan dan gagah, dengan pandangan tajam nya yang seperti elang, wajahnya yang begitu tampan bak dewa, dengan pahatan yang begitu sempurna, hidung mancung dan bibir merah alami nya membuat semua mata tertuju padanya. Benar-benar sempurna

"A-Zhu... Kau datang?" tanya She Xia dengan tatapan penuh cinta, sambil berhambur ke pelukan Wu Zhuang

"Siapa yang berani menginginkan calon permaisuriku?" tanya nya dengan nada intimidasi dan aura mematikan

"Siapa kau?" tanya putra mahkota

"Dia A-Zhu, calon suamiku" ucap She Xia sambil bergelayut manja pada Wu Zhuang

"Huh dasar gadis tak tahu malu, berani sekali dia bergelayut manja seperti itu di depan semua orang. Dasar j****g" teriak yanfei

Seketika ruangan menjadi semakin dingin, tatapan tajam Wu Zhuang melirik ke arah Yanfei dengan menambah aura keagungan penguasa kegelapan untuk mengintimidasinya.

"Siapa manusia bodoh yang berani mengusik calon permaisuri raja kegelapan ini? Apa kau cari mati?" ucap Wu Zhuang, dalam sekejap iris matanya berubah menjadi merah vertikal yang menandakan dia adalah seorang iblis. Sambil memeluk She Xia, sebelah tangannya dia angkat dan dia arahkan pada yanfei, yanfei pun merasakan tenggorokannya tercekat seolah dia sedang di cekik oleh kekuatan yang tak terlihat, dengan kemarahan yang memuncak, Wu Zhuang mengangkat tubuh yanfei dari kejauhan dan mencekiknya hingga lehernya hancur

"Fai" panggil Wu Zhuang

"Hamba yang mulia" jawab Fai

"Hancurkan seluruh keluarga gadis tak tahu malu itu karena berani menghina calon permaisuri ku" ucap Wu Zhuang

"Bawahan mengikuti perintah yang mulia" ucap Fai sambil menghilang

"Siapa pun yang berani mengusik calon permaisuri raja ini, dia tidak akan bisa melihat matahari esok pagi" teriak Wu Zhuang lantang. Namun dalam sekejap tatapan nya kembali melembut, sambil menggandeng tangan She Xia, dia pun berucap dengan nada yang penuh cinta

"Ayo kita pergi permaisuri ku" ucapnya yang di angguki She Xia

Terpopuler

Comments

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Sebenernya Jun Jiang nih kaga jahat sih. Kesian juga. Tapi elu juga ya jangan kepedean amat elah 😭😭

2024-04-22

9

ᴄᷤʜͦɪͮᴄͥʜͣɪᷡᴋͣ

ᴄᷤʜͦɪͮᴄͥʜͣɪᷡᴋͣ

Woi mulutnya pada tidak pernah di sekolahin apa kalau ngomong lemes bener..... Eh iya lupa kan mulut nggak ada sekolahnya ya yang ada nyekolahin orang wkwkwkwk

2023-07-28

2

hani chaq

hani chaq

raja kegelapan tampan sih tapi kurang sangar

2023-05-25

2

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 83 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!