Pagi ini terasa sangat ramai, para pelayan berjalan mondar mandir sangat berisik hingga membangunkan She Xia dari mimpi indahnya
"Astaga, kenapa berisik sekali? Apa para pelayan itu di beri makan jagung hingga berkicau terus dari tadi, huh mimpi indah ku jadi terganggu" dengus She Xia sambil duduk di peraduan nya
"Apakah She Xia sudah bangun?" terdengar suara seorang pria di depan kamar She Xia
"Maaf jendral, nona muda masih tidur" jawab Lien. Jun Jiang mencoba untuk membuka kamar She Xia, tapi sayang nya pintu kamar itu terkunci dari dalam
"Apakah She Xia selalu mengunci pintu kamar nya setiap tidur?" tanya Jun Jiang
"Benar jendral. Nona tidak suka ada yang mengganggu waktu tidurnya. Jadi dia akan mengunci nya dari dalam" kali ini Lily yang menjawab
"Baiklah, katakan pada She Xia jika dia sudah bangun, aku akan kembali ke perbatasan" ucap Jun Jiang sambil melangkahkan kakinya menjauh dari kamar She Xia
"Baik jendral" jawab Lien dan Lily kompak
sementara She Xia yang mendengarkan pembicaraan mereka dari dalam kamar menggerutu sambil merebahkan kembali tubuhnya
"Apa urusannya denganku jika dia mau kembali ke perbatasan? Lagi pula untuk apa dia berpamitan sampai-sampai mengganggu tidur cantikku? Dasar kecoa pengganggu. Huh.." She Xia mendengus
"Tiga hari lagi aku akan berangkat ke hutan iblis. Apakah disana ada banyak mahluk aneh seperti di film-film? Mudah-mudahan saja tidak, jangan sampai aku bertemu genduruwo, suster ngesot, tuyul, pocong, kuntilanak, sundel bolong. Iiiyy" She Xia pun bergidik setelah membayangkan bentuk-bentuk makhluk halus yang dulu sering di lihat nya di tv
"Lien, Lily..." panggil She Xia sambik membuka pintu
"Ya nona, apa nona mau di siapkan air untuk mandi sekarang?" tanya Lien
"Umm, jangan lupa campurkan wewangian melati dalam air mandiku" ujar She Xia
"Baik nona" lien pun beranjak untuk mempersiapkan air dan juga wewangian untuk keperluan She Xia
"Apakah kecoa pengganggu itu sudah pergi?" tanya She Xia pada Lily yang masih setia berdiri disana
"Maksud nona jendral?" tanya Lily
"Umm siapa lagi kalau bukan dia!" She Xia pun menunjukan wajah jeleknya
"Jendral sudah pergi tadi nona.." jawab Lily
"Baguslah, jadi aku tak perlu lagi melihat wajah PPB itu" jawab She Xia
"Apa itu PPB nona?"
"Astaga Lily, kau tak tau PPB? Itu julukan untuk kecoa itu, artinya itu Polos-Polos B*******k" ujar She Xia
"Ups" Lily pun menutup mulut nya dengan telapak tangannya menahan tawa
"Apa nona mau di siapkan sarapan sekarang?" tanya lily
"Ya. Aku ingin sarapan di gazebo taman setelah membersihkan diri"
"Baiklah nona, akan segera saya siapkan" ucap lily sambil melangkah meninggalkan She Xia menuju dapur
tak lama Lien pun datang dan memberitahu jika air mandi nya sudah siap. She Xia pun segera beranjak menuju pemandian untuk membersihkan dirinya. Sambil menenggelamkan badan nya di dalam bak, She Xia pun memejamkan matanya menikmati sensasi melati yang masuk melalui indera penciumannya
"Wangi melati ini benar-benar segar" gumamnya kemudian.
30 menit berlalu, She Xia pun sudah keluar dari pemandian dan mengenakan hanfu polosnya. Berjalan keluar dari kamar di temani Lien yang selalu mengekor di belakang nya. She Xia memperhatikan sekeliling, matanya memicing melihat seorang pria yang terus saja memperhatikan gerak-gerik nya dari tadi.
"Lien, siapa dia?" tanya She Xia sambil menunjuk dengan kepalanya
"Itu An Ming nona, orang kepercayaan jendral Jun Jiang" ucap Lien
"Owh, ternyata kecoa itu menyimpan cicak di kediaman ini. Dasar pengganggu" dengus She Xia
"Nona, sejak kapan kecoa bisa menyimpan cicak?" tanya lien polos
"Cicak itu artinya mata-mata, dan kecoa itu makhluk pengganggu."ujar She xia. Akhirnya lien pun mengangguk, dia paham jika yang di maksud pengganggu oleh nona nya adalah jun jiang yang di sebut kecoa sedangkan cicak nya adalah an ming, yang sengaja di tinggalkan untuk memata-matai She Xia.
"Nona, makanan nya sudah siap" lily berjalan menghampiri She Xia
"Baiklah, ayo kita makan" ajak She Xia sambil mengajak kedua pelayan nya makan bersama. Para pelayan lain banyak yang iri melihat cara she xia memperlakukan pelayannya. Tapi ada juga pelayan yang mencibir She Xia, karena merasa She Xia tidak pantas jadi nona muda.
She xia yang tanpa sengaja mendengar cibiran pelayan itu pun langsung memanggilnya
"Kau, sini.." panggil She Xia pada pelayan itu
"Saya nona" pelayan itu pun menghadap
"Apakah pekerjaan di kediaman ini terlalu sedikit sampai-sampai kalian bergosip pagi-pagi?" tanya She xia ketus
"Tidak nona, pekerjaan di kediaman ini sangat banyak" jawab pelayan itu lagi
"Bagus kalau begitu, jadi lalat seperti kalian tak perlu berkerumun disini, karena tempat ini bersih tidak ada kotoran. Aku tak suka mendengar lalat berdengung terus di kuping ku, pergi dan selesaikan tugas kalian sebelum kedua bola mata kalian menggelinding di tanah" perintah She Xia di sertai cemoohan pedas nya meluncur tanpa hambatan
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
Annisa
hantu and teman temannya??/Scare//Scare/
2024-12-09
1
Grey
si kuyang ketinggalan rombongan kak😁
2024-06-18
5
🌸 Airyein 🌸
Tambahin ada valak, anabelle, sadakl. Rawrrr
2024-04-21
3