Paginya.
kebetulan hari ini adalah hari libur, keluarga ku sudah berkumpul di meja makan, hanya aku yang baru saja bangun.
..." dasar pemalas, mentang-mentang ini hari libur jadi seenaknya sendiri kamu". ...
Rupanya mama belum juga reda marahnya. Aku baru saja bangun bukannya malam tadi sudah puas marah-marahnya.
..." sudahlah ma, mungkin kakak kedua sedang lelah"." Kalau bukan karena adikmu, mama malas untuk makan sekarang"." Kakak ayo kita sarapan bersama"....
Adikku ini memang sangat manis dan cantik. Wajar jika dia selalu saja di agung-agungkan di rumah ini, terutama kakakku.
Kak Risa terlihat sangat senang, bukannya itu baju yang dia kenakan semalam, dari mana dia. Bahkan ibupun tidak melontarkan protes seperti terhadap ku malam tadi.
Kling!
sebuah pesan dari teman kerjaku Nana. Dia mengajakku pergi jalan-jalan, dia bilang pacarnya sedang sibuk. Aku balas saja mau meminta izin dulu dengan orang tuaku, dia hanya membalas dengan ekspresi emoji.
..." ma pa, aku mau jalan"." Pergi terus, pekerjaan rumah kamu banyak kan"." Tapi ma"." Sudahlah Van, dengarkan mama kamu"....
Aku hanya bisa tertunduk lesu, selesai makan aku bersihkan semuanya, apa gunanya pembantu di rumah ini.
..." hallo Na"." Ayo"." Ah! Maaf pekerjaan rumahku sangat banyak"." Yang benar saja. Apa gunanya pembantumu di rumah?"." Dia sibuk"." Ya ampun kamu ini"." Sudah dulu ya Na, sampai jumpa besok"....
Di tempat Nana.
..." kenapa Na?"." Aku punya teman begini banget ya"." Kamu punya teman?"." Kurang ajar kamu Jo"." Hahaha"." Aku ingin mengajak dia jalan-jalan karena dia baru saja keluar dari rumah sakit"." Oh karyawan kontrak itu"." Ya dan kapan kamu akan mengangkatnya jadi karyawan tetap"." Hey bukan karena dia temanmu jadi bisa langsung ya, dia harus mengikuti prosedur tentunya"." Aku tidak suka dengan karyawan baru itu"." Kenapa, dia cantik"." Ya ampun Jo. Kamu mencari karyawan hanya dari rupa saja ya"." Hahaha"." Kamu memang gila"....
Nana dan Jonathan menikmati waktu libur mereka dengan tenang. Baru saja mereka senang-senang. Amanda tiba-tiba muncul di hadapan mereka.
Merusak suasana batin Jonathan.
..." Jo. Aku dari apartemenmu. Kamu sedang apa disini"." Bisnis"." Bisnis apa". Teriak Amanda." Jalan dengan sekertaris itu kamu bilang bisnis"." Apa urusannya denganmu"." Aku kan tunangan kamu"....
Nana dengan cepat meninggalkan Amanda dan Jonathan berdua saja. Padahal ada banyak mata yang melihat mereka berdua.
Nana kembali menghubungi ku. Tapi aku terlalu sibuk untuk mengangkat telpon. Karena mama selalu mengawasi apa yang ku lakukan dirumah.
Aku baru keluar dari rumah sakit, aku ingin jalan saja banyak sekali alasan di rumah, menyebalkan memang. Yah memang lebih nyaman menjadi kucing, apa lagi kucing dari bos sendiri kan. Bahkan kasur kucing lebih nyaman dari kasur di rumahku sendiri.
Ku lihat Keysha sedang sibuk dengan tatanan baju dan rambut pasti dia akan pergi jalan-jalan lagi. Irinya, kapan aku bisa begitu ya.
hmm. Nana menghubungi ku terus ada apa ya?
Ting tong ting tong.
..." Nia buka pintunya apa kamu tuli"." Iya ma"....
..." eh Nana ada apa?"." Kamu ngapain aja sih telponku ngak kamu angkat terus"." Maaf aku sibuk"." Hey kamu sibuk apa sih"." Siapa Van". Tanya mama Vania." Teman kantor Nia ma"." Baru tau mama kamu bisa punya teman". Kata mama Vania dengan sombong." Selamat siang tante. Saya Nana teman dekat Vania"." Hmmmp"." Ayo Na masuk dulu"." Terimakasih"....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments