Menaikki mobil balap memang berbeda ketika menaikki mobil biasa, aku baru tahu bahwa kepala tim ku ini suka dengan balapan dan beberapa piagam penghargaan yang kilu lihat itu kebanykkan dari dia memenangkan beberapa kali balapan, entah itu resmi atau tidak. Bodohnya aku jelas lah itu resmi.
Mobil Jo juga terlihat terawat dan sangat bersih, bahkan rumahnya juga bersih jangan dia penggila kebersihan, aku tidak bisa membayangkannya yah ku akui dia orang yang sangat rapi dan disiplin.
Kurang lebih dua jam perjalan dari klinik menuju apartemen, dia menggendongku dengan lembut hingga akhirnya sampai ke rumah tunggu sebentar sepertinya ada beberapa barang yang baru dia beli, hey tuan begitu sayangnya kah kamu dengan kucingmu ini memang ya seseorang yang sudah terlanjur sayang itu apapun yang terbaik pasti akan dia berikan. Tidak peduli seberapa mahalnya harga barang itu.
Jo tersenyum ah baru kali ini ku lihat dia tersenyum eh tidak ini beberapa kalinya aku melihat dia tersenyum seperti ini, Jonathan memang sangat sempurna, tapi wanita satu ini datang seenaknya sendiri bahkan pakaiannya juga sangat seksi dan menggoda, aku membayangkan wajah parah hidung belang melihat tubuhnya di balik bajunya yang melekat pada badannya, tapi itu terlalu ketat. Apa dia mau mencoba merayu Jonathan, yah mungkin saja.
..." Jo, kenapa ngak jemput aku di bandara. Hais lagi-lagi kamu sibuk dengan binatang kamu ini"." Lalu"." Hei dia hanya binatang"." Aku tahu, lalu kenapa, bukannya ada ka Axel yang selalu bersedia menjemput kamu pulang"." Aku maunya kamu yang jemput , kamu malah sibuk dengan binatang ini"....
Jo hanya diam, aku tahu dia marah terlihat jelas di matanya, dan hey walaupun aku seekor binatang tapi aku juga seorang manusia. Ingin ku cakar wajah mulusnya itu biar rusak sekalian. Wajah tidak sesuai dengan mulutnya.
Ku fikir dia wanita baik ternyata tidak, dia terlalu buruk untuk di katakan sebagai wanita baik.
Selesai menaruhku di ranjang kucing dia kembali ke ruang tamu menemui teman wanitanya, aku lupa siapa nama wanita ini tapi ku ingat-ingat dia sangat mirip dengan salah satu foto di rumah Jonathan.
..." Jo aku kangen kamu, kita sudah lama tidak main bersama kan, bagaimana kalau hari ini kita pergi makan malam"." Aku sibuk"." Sibuk apa, kamu setelah punya binatang itu kamu berubah Jo"." Lalu"." Ya, aku kamu abaikan dulu kamu tidak begini denganku, kenapa kamu berubah Jo. Dulu kita sangat dekat"." Kita hanya teman tidak lebih, aku juga menganggapmu hanya sebagai adik"." Adik kamu bilang Jo sudah berapa tahun kita bersama kamu hanya menganggapku adik"." Lalu"." Ya apa kamu ngak ada perasaan apa-apa denganku"." Tidak. Kalau sudah selesai pulang saja kerumah utama"." Tapi Jo"." Pulanglah aku lelah"." Benar-benar kamu Jo"....
Lihat dia terlihat kesal entah kenapa aku senang melihat wanita itu kesal, tapi wajah Jonatahan lagi-lagi tidak nyaman untuk di lihat.
ingin ku dekati dia tapi aku tidak bisa apa-apa sekarang tubuhku terlalu sakit dan lelah. Sebaiknya aku istirahat saja.
Hoam!!
sudah pagi lagi ternyata. Jo kemana ya apa dia sudah berangkat ke tempat kerja, rajin sekali dia.
Tapi untunglah dia tidak lupa dengan makan dan minuman.
Masih terasa tidak begitu nyaman dengan makanan ini, rasanya tidak begitu enak seperti biasanya, mungkin ini sudah di campur obat, ya mungkin saja.
Kapan bisa sembuh ya, aku sudah lelah hey Mika apa tubuhmu memang sangat lama penyembuhannya, ah aku lupa sekarang kan baru 2 hari aku operasi.
Bagaimana keadaan tubuhku sekarang ya, aku rindu pada tubuhku sendiri aku juga rindu pacarku apa kabar dia sekarang ya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments