Hati demi hari berlalu, tubuh Mika juga sangat sulit untuk pulih mungkin karena dia sudah terlalu tua dan juga tubuhnya tidak kuat dengan operasi beberapa waktu yang lalu. Aku merasakan apa yang Mika rasakan, ikatan batin dari dua sepsies berbeda.
Jo merawatku dengan sangat lembut lelah di wajahny juga semakin laka semakin terlihat jelas dia sangat sedih karena dia tahu sebentar lagi Mika akan benar-benar sksn perhi untuk selamanya.
Bahkan bekas jahitan masih terass sangat menyakitkan, aku berusaha untuk menghibunya dengan cara mengelus kan kepalaku padanya, tapi usahaku sia-dia. Badanku tidak bisa di ajak untuk berkompromi. Badanku terasa sakit semua, sesakit ini ya rasanya ketika seekor kucing sedang sakit parah, andai bisa bicara mungkin aku akan selalu mengeluh apalah daya aku hanya bisa mengeong.
2 minggu berlalu.
Tidak ada perubahan juga pada tubuh Mika aku juga tidak bisa bertahan lebih lama, tapi aku tidak mau membuat Jo sedih bahkan dua minggu ini dia tidak terlalu fokus dengan pekerjaannya, apa dia punya masalah.
Wanita itu hampir setiap hari mendatangi apartemen Jonathan dengan alasan yang sama dia ingin bersama Jo, bahkan mau ke mall saja harus dengan Jo, sesuka itu kah dia dengan Jo, ya siapa yang tidak suka dengan pria tampan dan mapan seperti dia ini.
Lagi dan lagi aku muntah darah dengan tubuh Mika ini, apa aku harus di rawat lagi, dan sepertinya iya karena Jo akan membawaku ke klinik lagi sekarang. Aku tidak tahu berapa banyak yang Jo habiskan untuk kucing kesayangannya ini.
..." maaf tuan bisa saya bicara dengan anda sebentar"." Ada apa dok"." Kondisi Mika sudah sangat parah kalaupun harus di rawat di klinik saya juga tidak bisa menjamin untuk kesembuhannya"." Separah itu kah kondisi Mika dok"." Ya tuan. Kasus kucing yang sama dengan Mika kebanyakkan tidak bisa bertahan lama, untuk Mika saya kagum dia bisa bertahan hingga sekarang"." Ya dia memang kucing yang luar biasa. Apa yang harus saya lakukan sekarang dok"." Lepaskan saja Mika tuan. Dia sudah terlalu sakit"." Ya mungkin saya harus melepasnya sekarang, dia juga terlalu lelah untuk bertahan"." Baik tuan, saya akan merawat Mika dengan perawatan terbaik dari saya"." Tidak dok saya akan membawanya pulang, tolong resepkan obat saja"." Baik tuan"....
Jonathan mengelus kepalaku, matanya merah terlihat jelas dia ingin menangis tapi dia tahan, seolah dia tidak mau orang lain melihat kesedihannya, kehilangan seseorang yang di sayangi tentu sangat menyakitkan.
Kami kembali ke apartemen, dia memberikan tempat hangat dan nyaman untukku, bahkan pupku pun dia bersihkan, sesayang itu dia dengan Mika hingga rela melakukan apapun untuknya.
Aku tidak tahu berapa lama lagi aku akan bertahan dengan tubuh ini, jika tubuh Mika sudah tidak ada bagaimana dengan jiwaku, kemana aku akan kembali. Apa aku akan ikut Mika kembali.
Selama aku tinggal di tubuh Mika aku baru tahu bahwa dia sudah tidak ada, ketika jiwaku keluar dari tubuhku sendiri aku masuk ke dalam tubuh kucing.
Apa mungkin Mika belum rela untuk meninggalkan tuannya sehingga aku bisa masuk ke dalam tubuh kucing tua ini, ya mungkin saja. Tapi aku berterimakasih dengannya aku bisa mengenal bosku sendiri dari dekat, tapi apa semua ini akan bertahan lama atau hanya sementara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments