Untuk terakhir kalinya Jo membawaku ke klinik, kondisi tubuh Mika semakin lama semakin memburuk, dalam beberapa hari ini Jo selalu menemaniku sampai dia selalu izin dari kantor untuk merawatku. Mungkin ini adalah terakhir kalinya aku akan bersama dengannya ku akui dia adalah tuan yang sangat baik tapi entah kenapa dia dengan orang lain begitu dingin dan kaku padahal dia adalah orang yang sangat hangat.
Selamat tinggal Jo, terimakasih Mika sudah meminjamkan tubuhmu sedikit demi sedikit aku mengetahui tentang tuanmu ini, dia terlihat sangat kesepian dan dia adalah orang yang sangat penyayang. Setelah ini aku tidak tahu jiwaku akan pergi kemana.
Biiippp..
Nafas terakhir Mika, sesaat ku lihat wajah Jo yang sangat sedih memeluk erat tubuh Mika dan menciumnya untuk yang terakhir kali, badannya kaku dan tidak ada pernafasan sama sekali.
..." Selamat tinggal sobat, kamu sudah tidak sakit lagi sekarang, istirahat lah yang tenang jangan khawatir aku akan baik-baik saja. Semoga. Terimakasih banyak dokter saya akan membawa Mika pulang dan memakamkannya dengan layak"." Saya turut sedih tuan, sekarang dia sudah tidak sakit lagi"." Ya dok, saya permisi"." Hati-hati di jalan tuan"....
Demi teman kecilnya Jo rela membeli sebuah tanah kubur terbaik yang harusnya untuk manusia saja, tapi siapa menolak dengan uang.
selesai menguburkannya Jonathan terdiam lama melepas kepergian teman terbaik itu sangat sulit.
senja menghampiri Jo akhirnya memutuskan untuk pulang dengan keadaan yang masih sangat sedih dan penuh duka.
Huff huff huff!!!
Sekarang aku dimana, jalur infus, kasur yang agak keras, di kelilingi tirai. Apa aku kembali benarkah apa ini bukan mimpi, bukannya aku terakhir kali berada di dalam tubuh Mika, sekarang Mika sudah tidak ada lagi di dunia, sobat kecil tenang ya kamu di sana aku yakin tuanmu pasti akan bahagia.
Badanku rasanya sangat lemas sulit sekali untuk bergerak, apa aku lumpuh atau ada tubuhku yang berkurang.
sepertinya hari masih malam sebaiknya aku tidur, tapi bagaimana jika aku kembali tidur dan jiwaku akan pergi entah kemana. Tapi aku benar-benar lelah.
Paginya!
Kenapa sangat berisik, beberapa alat masih tertempel di badanku apa aku benar-benar kembali ke tubuh asliku, benarkah!!
..." Dokter nona Vania telah sadar". Teriak seorang perawat." Nona Vania, apa yang anda rasakan sekarang. Terimakasih telah kembali bersama kami"....
Memangnya sudah berapa lama aku koma, dokter dan perawat bergantian memeriksa keadaanku dan alat bantu pernapasan ku pun di lepas, terasa lebih nyaman sekarang tanpa harus menggunakan alat bantu ini.
Beberapa perawat membantuku mengganti baju, sepertiny sudah lama sekali aku tidak ganti baju, dokter bilang aku mengalami cidera pada otak sehingga aku koma, sedangkan tubuhku baik-baik saja ya walupun ada beberapa luka di sana sini.
Kecelakaan yang terjadi itu sangat cepat, tiba-tiba saja jiwaku masuk ke dalam kucing dan tubuhku koma di rumah sakit, bagaimana kabar kedua orang tuaku ya, apa mereka selalu menemaniku disini malam tadi saja aku sendiri di sini tidak ada siapapun. Apa aku di buang, huft mungkin aku terlalu overthinking tapi aku benar-benar merindukan mereka sekarang.
Beberapa alat sudah di lepaskan termasuk alat yang menempel di badanku aku bisa bergerak sekarang tapi tidak bisa terlalu lama dan keras, aku masih harus banyak istirahat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments