Kinan bukanlah gadis lugu dan bodoh, jadi saat dia pergi ke toilet itu hanyalah pura-pura saja, dia ingin mengetes pria yang ada di sampingnya, karena dia terlihat mirip dengan dokter Eza tapi dia bukanlah dokter Eza yang tulus dan baik hati jadi dia tentu saja akan terus menjaga dirinya dengan baik...
Kinan kembali ke sisi Jonathan dan bersikap seolah tak melihat apapun, padahal Kinan sudah tau rencana Jonathan yang ingin menjebaknya. Dengan sengaja Kinan mengalihkan pandangan Jonathan dan menukar gelas mereka...
"Ayo bersulang" ucap Kinan dengan senyum puas. Jonathan yang berpikir rencananya berhasil dengan senang hati meneguk semua wiski itu dengan semangat. Kinan tau bahwa Jonathan adalah pria brengsek, tapi dia yang juga rindu dengan belaian Mas ocong tetap setuju di bawa oleh Jonathan ke kamar hotel samping diskotik...
Jonathan yang merasa panas mulai menjadi gelisah. "Aneh, jelas-jelas yang meminum obat itu adalah gadis ini, tapi mengapa tubuh ku yang merasa panas" batin Jonathan sambil menarik Kinan ke dalam pelukannya...
Dengan agresif Jonathan mulai mencumbu leher Kinan dan tangannya mulai bermain tak jauh dari leher Kinan memencet-mencet lonceng yang sangat lunak dan empuk itu terus menerus. Awalnya Kinan menginginkan nya untuk menghilangkan rasa sakit hati dan bayang-bayang akan Mas ocong dan dokter Eza, tapi saat Jonathan hendak melakukan hal yang lebih dalam lagi entah mengapa sepertinya Kinan mendengar bisikan untuk berhenti dan menjauhi Jonathan...
"Hentikan Kinan, dia pria jahat, jangan berikan tubuh mu pada orang yang tidak tulus pada mu" ucap Mas ocong yang tak henti-hentinya berbicara agar Kinan sadar akan perbuatannya dan berhenti...
BRUK, "Ah!!" Kinan mendorong Jonathan hingga tersungkur di lantai. "Tidak, aku tidak bisa melakukan nya" ucap Kinan sambil pergi meninggalkan Jonathan yang terus memanggil dirinya. "Hey jangan tinggalkan aku,... wanita j*lang, kau tidak bisa meninggalkan ku seperti ini. berhenti,... aku bilang berhenti,... " teriak Jonathan tapi tak di gubris oleh Kinan...
Kinan terus berjalan keluar dan menancapkan gasnya pergi ke hutan di mana dia bertemu dengan Mas ocong pertama kali. 15 menit kemudian akhirnya Kinan sampai di hutan itu, dia turun dari mobilnya dan terus berteriak memanggil-manggil Mas ocong...
"Keluarlah, di mana pun kau berada" teriak Kinan yang tak tau nama pria yang waktu itu menyelamatkannya. Kinan terus berjalan memasuki hutan dan berteriak agar pria itu muncul dan menemuinya lagi. Dengan keputus asaan Kinan yang sambil meneteskan air mata memohon agar Mas ocong muncul di hadapannya...
"Ku mohon,... ku mohon keluarlah, huhuhu... " ucap Kinan sambil berjongkok di tanah. Melihat Kinan yang bersedih seperti ini mengingatkan Mas ocong dengan peristiwa 10 tahun lalu saat Kinan harus melihat Mas ocong pergi untuk selamanya...
flashback 10 tahun lalu
"Kinan jangan lari-lari sayang bahaya" ucap Bu Ratih sambil membayar belanjaan di kasir. "Iya Bu Kinan tau" sahut Kinan. Bu Ratih hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah putrinya yang sudah berusia 10 tahun tapi terlihat seperti anak umur 5 tahun...
Saat Bu Ratih tidak memperhatikan Kinan keluar lebih dulu dan berjalan menuju mobil, tapi saat dia melihat dokter Eza di depan rumah sakit dia yang antusias langsung melambai-lambai tangannya dan berteriak memanggil dokter Eza. "Dokter,.. dokter,... " teriak Kinan sambil berdiri di pinggir jalan...
Dokter Eza yang mendengar juga ikut melambaikan tangannya dan tersenyum lebar pada Kinan, tapi saat itu juga tiba-tiba dari arah kiri datang sebuah mobil hitam yang melaju kencang ke arah Kinan, seolah sengaja untuk menabrak Kinan...
Dokter Eza yang melihat hal itu dengan sigap tanpa berpikir panjang berlari ke arah Kinan dan mendorong Kinan menjauh. BAM, tabrakan itu pun tak bisa terelakkan. Bu Ratih yang menyadari putrinya tak ada di sisinya langsung bergegas lari keluar dan betapa terkejutnya dia saat melihat kerumunan di depan...
"Dokter bangun,... dokter,... dokter jangan tinggalin Kinan, dokter janji mau jadi suami Kinan kan. Dokter,... dokter" ucap Kinan sambil terus menggoncang-goncang tubuh dokter Eza yang sudah tak bernyawa. Kecelakaan tragis itu langsung merenggut nyawa dokter muda itu di tempat...
Bu Ratih yang melihat putrinya langsung memeluknya dengan erat, merasa lega sebab tak terjadi apapun pada Kinan, tapi juga merasa bersalah pada dokter Eza sebab demi menyelamatkan Kinan dia harus kehilangan nyawanya...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments
Maz Andy'ne Yulixah
Berharap ada keajaiban Mas Ocong hidup lagi🤭🤭
2024-09-23
0
delete account
kayaknya pada keluar ocong itu
2022-11-26
1
🍭ͪ ͩ✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Gimana nasip tuhh Jonatan dg obat y🤔
Cinta yg tertunda mas ezza yg jd oncong
2022-11-17
1