KRING KRING KRING
Bu Lastri buru-buru mengangkat handphone nya.
"Halo"
"Sudah selesai, jangan lupa mengirimkan sisa pembayarannya"
"Tentu, akan segera ku kirimkan beserta dengan bonusnya"
TUT TUT TUT
Bu Lastri langsung menari kegirangan, apa yang dia inginkan selama ini akhirnya tercapai. Maya yang kebetulan lewat melihat ibunya menari-nari di dalam kamar membuatnya penasaran dan masuk. "Ibu ada apa? Sepertinya bahagia sekali?" tanya Maya yang tidak tau bahwa ibu-Nya telah berhasil membunuh sang ayah...
"Berhasil sayang, berhasil. Selama ini ibu terus bersabar dengan semua ketidak adilan pada kita, tapi tidak lagi, sebab sekarang semuanya adalah milik kita, hahaha" ucap Bu Lastri dengan penuh keyakinan...
"Menjadi milik kita?" ucap Maya yang langsung mengerti, "Jadi ibu berhasil membunuh si tua bangka itu?" tambah Maya dengan suara keras. "Sssttt... pelankan sedikit suaramu Maya, apa kau ingin semua orang mengetahuinya?" ucap Bu Lastri sambil menutup mulut putrinya itu...
"Ma.. maaf Bu, tapi serius? Yes akhirnya aku bisa belanja sepuasnya sekarang" ucap Maya kegirangan. "Belum sayang, sekarang kita masih harus menyingkirkan anak s*alan itu" sahut Bu Lastri mengingat hak waris sesungguhnya masih hidup yaitu Kinan...
***
Sudah satu hari satu malam sejak kepergian Pak soedarmo. "Kinan tolong ayah nak, tolong ayah tolong...." ucap Pak soedarmo. "Ayah,..ayah,...AYAH!" teriak Kinan sambil terbangun dari tidurnya. Ternyata itu hanyalah mimpi Kinan saja...
Kinan yang gelisah dengan mimpinya mencoba menghubungi telepon Ayah-nya, tapi tidak ada sahutan. "Ayah di mana? gak biasanya ayah tidak mengangkat telepon ku begini" ucap Kinan yang khawatir dengan keadaan Ayah-nya...
Kinan yang tak bisa tenang memutuskan keluar dan hendak menyusul Ayah-nya ke sana, tapi saat Kinan membuka pintu depan dia terkejut melihat pak polisi yang sedang berjalan ke arahnya. "Eh Ada apa y Pak?" tanya Kinan yang bingung. "Selamat pagi Bu, apakah benar ini kediaman keluarga Pak soedarmo?" jawab Pak polisi dengan balik bertanya. "Benar, itu ayah saya" jawab Kinan...
Bu Lastri dan Maya yang sudah bangun juga ikut ke sana dan melihat. "Ada apa ini Pak?" tanya Bu Lastri. Pak polisi itu langsung menceritakan segalanya, bahwa Pak soedarmo telah mengalami kecelakaan mobil semalam dan mengakibatkan dia dan sopir nya meninggal di tempat...
Mendengar hal itu membuat Kinan langsung syok, dia mencoba untuk tidak menerima apa yang baru saja Pak polisi itu katakan padanya. "Gak, gak mungkin. Bapak pasti bohongkan?" ucap Kinan sambil menarik-narik kerah baju salah seorang polisi....
Bu Lastri dan Maya pun langsung ikut bersandiwara. "Huwa... tidak,... suami ku..." ucap Bu Lastri sambil mulai menangis tersedu-sedu. Maya pun tak tinggal diam, dia langsung berpura-pura pingsan. "Maya, maya... " ucap Bu Lastri mencoba membangunkan Maya yang berpura-pura....
Kinan yang terguncang, tapi tetap berusaha tegar langsung bertanya keberadaan jasad ayahnya itu. Pak polisi langsung memberitahukan bahwa jasad pak soedarmo telah hangus dan kini berada di rumah sakit. Pihak kepolisian menawarkan untuk melakukan otopsi tapi Bu Lastri yang takut ketahuan mengatakan untuk tidak melakukannya dengan alasan tidak mau membuat jasad pak soedarmo lama di kebumikan...
Kinan pun kini tak membantah perkataan ibu tirinya itu, dia langsung menyuruh pihak kepolisian untuk mengembalikan jenazah ayahnya agar mereka bisa menguburkannya segera...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments
Maz Andy'ne Yulixah
Berharap Bapak Kinan masih hidup di tolong sama Mas Ocong😌😌
2024-09-23
0
🍾⃝🐇ωεɪıɑ xɪɑи⍣⃝కꫝ 🎸
tapi bagaimana pun suatu saat akan ketahuan juga
2022-12-16
1
🍭ͪ ͩ𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻☪️¢ᖱ'D⃤
semoga aja mas ocong bantuin Kinan agar bu lastri kapok yaa
2022-11-19
1