Hancurkan Dia

Tubuh kecil mochi terlempar, kepala gadis itu terbentur roda kereta menyebabkan kepala gadis itu berdarah darah.

" Sa-sakit..... " ringis gadis kecil itu. sedangkan peony berusaha bergerak menggapai gadis itu, walau sangat sulit karena kaki dan tangannya terluka di pukuli perampok itu.

" ja-jangan sakiti dia. " ucap peony sembari berusaha berdiri namun lagi lagi gagal.

" Ha ha ha! kau ingin aku tak menyakiti nya? Mmm kalo di lihat lihat tubuhnya lumayan juga. walaupun gadis ini masih kecil tapi sepertinya lumayan jika bermain sebentar. " ucap perampok dengan luka di pipinya terlihat menyeringai.

" ha ha ha ha... benar! aku setuju dengan mu! siapa yang akan bermain duluan? " tanya perampok yang satunya lagi.

"biar aku saja! "

"hei! tidak boleh aku yang duluan! "

"ha ha ha bagaimana kalau bersama sama saja? "

"baik lah. ayo bersama sama!. "

dan para perampok itu pun bersorak sorak senang. sedangkan peony menggeram marah dan berusaha menjangkau dan melindungi mochi.

Srett..

namun tubuh peony malah di tarik dan di ikat. walau seberapa pun ia memberontak. peony tetap tak bisa melawan. tenaganya terlalu lemah apalagi ia habis di pukuli.

" Nona... hikh. hikh. hikk.... " tangis mochi dengan terisak. peony yang melihat itu pun semakin menangis.

"ja- jangan sakiti dia... aku mohon... ambilah. ambilah semua harta yang aku bawa! tapi biarkan gadis itu pergi. aku mohon... dia masih kecil, kasihani lah dia. " ucap peony dengan nada memelas pada perampok itu.

namun, bukannya menuruti atau melepaskan mochi, perampok itu justru tertawa tawa.

" ha ha ha ha... aku akan mendapatkan keduanya, harta dan kesenangan... ha ha ha ha ha ha ha ha... " tawa pria itu disusul yang lainnya.

lalu dengan tanpa perasaan ia menarik tubuh Mochi. dan mulai meraba raba tubuh yang baru tumbuh dari gadis itu.

"nona... hikh. hikh. hikh..... To-tolong Mochi... hikh. hikh... mochi aakhhhh!! " secara tiba tiba perampok itu memelintir tangan mochi.

"sialan!! kau sangat berisik!! " umpat perampok itu lalu tanpa perasaan melepaskan pakaian gadis itu.

mochi yang ketakutan pun, secara refleks menggigit tangan perampok itu hingga berdarah.

"Akhkkk!!! Gadis sialan!! ku bunuh kau!! " ucap perampok itu tak Terima dan mencekik leher kecil itu.

" uhuk!! Nona... Nona... sakit..... "ucap mochi terbata bata dengan memandang peony penuh air mata dan kesakitan.

" mochi... bertahan lah... , Lepaskan anak itu bajingan!!! " ucap peony marah sembari berusaha melepaskan ikatannya. tak peduli jika tangannya sudah lecet karena bergesekan dengan tali yang kasar.

" heh? apa? lepaskan? Terima ini sialan!!. " mata peony membelalak saat melihat perampok itu mengayunkan pedang hendak menebas kepala gadis kecil itu.

entah kekuatan dari mana, namun peony merasakan ada sesuatu yang besar hendak keluar dari tubuhnya.

peony mati matian berusaha untuk mengeluarkan kekuatan itu. ia harus menyelamatkan mochi!!

"Mochi!! " teriak peony di susul dengan sebuah kekuatan yang maha dahsyat dari tubuhnya.

hal itu membuat para perampok itu terpental hingga beberapa meter dari tempatnya.

darah segar keluar dari mulut perampok itu, tubuh mereka tak kuat untuk menampung kekuatan sebesar itu.

perampok yang tadi hendak membunuh mochi pun ikut terpental dengan keadaan yang sama mengenaskan.

lain halnya dengan mochi yang sudah pingsan dengan tubuh yang begitu pucat.

perampok yang hendak menyakiti mochi berusaha untuk bangkit dan melihat peony. dan berapa kagetnya ia saat melihat jika mata peony telah berubah menjadi hitam.

tubuh gadis itu melayang dengan cahaya cahaya terang di sekelilingnya. peony benar benar terlihat sangat mengerikan saat ini.

" Kau. sudah. menyakiti. orang. yang. aku. sayangi. maka. terima. akibatnya. saat. ini. juga. " ucap peony dengan nada suara yang benar benar berbeda saat ini.

bahkan perampok perampok itu sudah sangat panik saat ini. dengan sisa sisa kekuatan, mereka berusaha untuk menyerang peony dengan seluruh kekuatan mereka.

"serang dia!! " ucap semua perampok itu namun...

"Akhkk!!! " hanya dalam sekali tebasan seluruh perampok itu sudah tergeletak di tanah dengan sekali tebasan.

hanya ada satu perampok yang tersisa. dan itu adalah perampok yang berusaha melecehkan mochi.

dengan pelan peony membelokan kepalanya dan menatap perampok itu dengan sorot mata menyeramkan. persis seperti film horor.

dengan tubuh ketakutan dan gemetaran, perampok itu bersujud di kaki peony.

" kau ingin bersenang senang seperti apa? Mmm? " tanay peony dengan nada pelan, namun percayalah itu sangat menakutkan!

" ampun! ampuni aku!.... aku... aku hanya... di suruh... aku di.. di suruh oleh-akhkk!!" belum sempat perampok itu bicara namun pria itu sudah mati tertembak dengan busur panah yang menancap tepat di dadanya.

dan pelakunya adalah salah satu temannya yang lain. peony menatap marah pada orang itu. peony mengangkat tangannya ke arah orang itu, dan seketika tubuh perampok yang berambut silver itu melayang.

peony mencekik leher pria berotot itu, namun bukannya kesakitan ia malah terkekeh geli.

"kau.. tak uhuk.. tak akan mengetahuinya! kau akan hancur... kau gadis rendahan.. dan kau pantas hancur.... uhuk.. uhuk... " ucap pria itu terbata bata dengan batuk berdarah yang tak henti keluar dari mulutnya.

tak lama kemudian pria itu menghembuskan nafas terakhir nya. dengan marah peony melempar tubuh itu ke sembarangan arah.

masih keadaan mata yang hitam, peony merasakan seluruh tenaganya di tarik keluar.

kepala gadis itu pusing hebat. samar samar ia melihat tubuh peony yang pucat.

Terhuyung huyung ia mendekati tubuh mochi. namun belum sampai meraih tubuh itu, peony malah terjatuh tak sadarkan diri.

beberapa detik setelah peony tak sadarkan diri datang seseorang yang langsung mengangkat tubuh peony. dengan lembut orang itu mengecup kening peony.

" maaf... aku tak membantu mu, aku tahu kau hebat... kau pasti bisa.. setiap kepercayaan ada tanggung jawab yang besar yang kau tanggung. kau mampu peony.. ini baru langkah awalnya. majulah dan lihat bagaimana orang lain ingin menghancurkan mu. buktikan bahwa bukan kau yang akan hancur tapi mereka! "

............ ...

di sebuah ruangan yang sangat indah. terlihat seseorang tengah menikmati tehnya dengan santai.

sesekali ia memakan cemilan kesukaannya. telihat mood orang itu tengah bagus saat ini.

namun itu tak bertahan lama setelah seseorang datang dan mengatakan sesuatu pada orang itu.

Prang...

dengan kasar ia melempar cangkir yang berisi teh panas ke orang yang ada di depannya. orang itu bersimpuh dengan menahan perih di tubuhnya yang terkena teh panas.

" benar benar tak berguna!! membunuh satu wanita saja kau tak mampu!! "

"maaf.. maaf kan saya... tapi.. dia sangat kua-aaakhhhh!! " ucapan orang itu terhenti saat orang yang di depannya menjambaknya kasar hingga kepalanya tertoleh ke atas.

" apapun yang terjadi hancurkan dia! dia adalah wanita lemah! sekali lemah akan tetap lemah! "

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

bersambung........

Terpopuler

Comments

Siti solikah

Siti solikah

aku jadi penasaran siapa orang di balik kejadian ini

2025-03-27

1

𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟

𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟

apa maksudnya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
aku tak tagu

2025-03-21

0

yuce

yuce

siapa sih pria ini dan wanita yg diperkosa siapa ya

2024-11-17

2

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3 Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4 Berbaikan?
5 Bucin setengah mati
6 Gadis Rendahan
7 Cemburu?
8 Aaron Anderson
9 Sekarang Apa mau mu?
10 kenapa jadi seperti ini?
11 saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12 Tempat Terlarang?
13 Mochi
14 Felix
15 Drama
16 Berubah
17 What Happen?
18 insiden tak terduga
19 Insiden LAGI?
20 Hancurkan Dia
21 Sedang memikirkan ku?
22 Apa maksudmu?
23 Menjadi Miliku... Selamanya
24 Pulang..
25 Ada Yang Aneh
26 Mencurigakan
27 Kekuatan?
28 Bercerita I
29 Bercerita II
30 Bercerita III
31 bercerita IV
32 Sadar
33 Tambang Versil
34 Memasuki istana
35 Tantangan 1 Bulan
36 Ada yang tidak beres
37 pengkhianatan??
38 Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39 Memindahkan Emas
40 akan ku ambil Imbalan ku
41 Bukan mencuri
42 memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43 Hantu
44 Terkena Serangga
45 Mengenal pria itu?
46 Penyamaran
47 Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48 Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49 Misi Pertama berhasil!
50 Hukuman 4 Hari
51 Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52 Kakek Pelukis
53 Menuju Pembukaan Tambang
54 Pembukaan Tambang Versil
55 Seseorang menyukai kak Adam?
56 Pesta
57 Pertengkaran
58 Bodoh ya?
59 Kunjungan dari Sofia
60 Berhasil Kabur
61 Pelukan
62 Marah?
63 Masih marah
64 Felix and Aaron
65 Menuju kerajaan
66 Musuh Bertambah
67 Ingin selalu Bersama mu
68 Bukan jahat.. Bijak~~
69 acara kedewasaan di mulai!
70 Melukis punggung?
71 Lukisan
72 3 Wanita dan 1 Pria?
73 Tantangan Membuat Gaun
74 Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75 Ritual wanita Hamil?
76 Di pergoki oleh Matilda
77 Hamil?
78 mengintip
79 Bersekutu dengan iblis?
80 Pertemuan dengan Raja Iblis
81 Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82 Bab 82
83 Bab 83
84 persahabatan atau pertengkaran?
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Visual
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 Bab 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 Bab 115
117 Kehilangan
118 Berakhir Bahagia
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Prolog
2
Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3
Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4
Berbaikan?
5
Bucin setengah mati
6
Gadis Rendahan
7
Cemburu?
8
Aaron Anderson
9
Sekarang Apa mau mu?
10
kenapa jadi seperti ini?
11
saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12
Tempat Terlarang?
13
Mochi
14
Felix
15
Drama
16
Berubah
17
What Happen?
18
insiden tak terduga
19
Insiden LAGI?
20
Hancurkan Dia
21
Sedang memikirkan ku?
22
Apa maksudmu?
23
Menjadi Miliku... Selamanya
24
Pulang..
25
Ada Yang Aneh
26
Mencurigakan
27
Kekuatan?
28
Bercerita I
29
Bercerita II
30
Bercerita III
31
bercerita IV
32
Sadar
33
Tambang Versil
34
Memasuki istana
35
Tantangan 1 Bulan
36
Ada yang tidak beres
37
pengkhianatan??
38
Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39
Memindahkan Emas
40
akan ku ambil Imbalan ku
41
Bukan mencuri
42
memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43
Hantu
44
Terkena Serangga
45
Mengenal pria itu?
46
Penyamaran
47
Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48
Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49
Misi Pertama berhasil!
50
Hukuman 4 Hari
51
Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52
Kakek Pelukis
53
Menuju Pembukaan Tambang
54
Pembukaan Tambang Versil
55
Seseorang menyukai kak Adam?
56
Pesta
57
Pertengkaran
58
Bodoh ya?
59
Kunjungan dari Sofia
60
Berhasil Kabur
61
Pelukan
62
Marah?
63
Masih marah
64
Felix and Aaron
65
Menuju kerajaan
66
Musuh Bertambah
67
Ingin selalu Bersama mu
68
Bukan jahat.. Bijak~~
69
acara kedewasaan di mulai!
70
Melukis punggung?
71
Lukisan
72
3 Wanita dan 1 Pria?
73
Tantangan Membuat Gaun
74
Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75
Ritual wanita Hamil?
76
Di pergoki oleh Matilda
77
Hamil?
78
mengintip
79
Bersekutu dengan iblis?
80
Pertemuan dengan Raja Iblis
81
Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82
Bab 82
83
Bab 83
84
persahabatan atau pertengkaran?
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Visual
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
Bab 111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
Bab 115
117
Kehilangan
118
Berakhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!