Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?

Di sebuah kamar yang sangat mewah, terlihat seorang gadis cantik tengah berbaring dengan wajah pucat yang sangat kentara.

di samping gadis itu, terlihat seorang pria tengah tertidur di pinggir ranjang sembari menggenggam tangan gadis itu dengan erat.

secara perlahan, manik mata berwarna biru itu perlahan terbuka. gadis itu melihat sekelilingnya. namun tiba tiba kepalanya mendadak pusing tak karuan.

Pandangan gadis itu beralih pada seseorang yang tengah tertidur sembari memeluk telapak tangannya.

" Kak Adam... " Lirih gadis itu.

tiba tiba orang yang di panggil gadis itu segera membuka matanya. pandangannya sangat terkejut setelah melihat adiknya sudah bangun.

" Peony... kau sudah bangun? bagaimana perasaan mu? " ucap pria itu dengan nada khawatir yang sangat kentara.

ica yang di panggil Peony pun mengenyit, namun yang membuatnya heran adalah kenapa ia dan kakaknya memakai pakaian ala bangsawan eropa? dan sejak kapan kamarnya jadi berubah seperti kamar bernuansa eropa?

Apakah dia dan kakaknya tengah kosplay?

" Hei! kenapa diam saja? apa kau merasakan sakit? sebentar aku akan panggilkan tabib. " ucap Pria itu sembari keluar. lalu tak lama kemudian pria itu pun kembali lagi ke kamar ica.

" Peony... aku sudah panggilkan dokter, kau tunggu saja ya. bicara lah pada kakak peony... " ucap Pria itu dengan nada memelas.

" Mmm iya kak, aku baik baik saja. ngomong ngomong kenapa kita memakai pakaian seperti ini? apa kita lagi main drama kolosal? kok kalian gk bilang dulu sama aku sihhh? " ucap ica dengan nada cemberut.

Adam yang mendengar ucapan adiknya pun mengenyit.

" drama? maksud kamu apa? "

"iya drama, kalian pasti lagi main drama kolosal kan? kok gak bilang bilang dulu sih. nyebelin banget.. " ucap ica mendengus sembari cemberut.

adam yang melihat itu pun semakin bingung.

apa yang di bicarakan adiknya itu? ia sama sekali tidak mengerti.

BRAK....

secara tiba tiba pintu di buka dengan keras. setelah itu datang lah tiga orang masuk kedalam kamar ica.

ica sangat mengenali kedua diantaranya. itu adalah Kelvin dan Xavier. namun ia tak mengenal gadis yang ada di samping kedua kakaknya.

Kedua kakaknya itu memandangnya dengan tatapan tajam. sedangkan gadis di samping mereka hanya memandang dirinya dengan tatapan... mmmm Lembut?

" Dimana sopan santun kalian hah?! " ucap Kak Adam dengan tatapan tajam memandang ke tiga orang itu.

" Apa si pengacau sudah bangun? " tanya kak Xavier tak memperdulikan pertanyaan kak Adam. ia masih terus menatapku tajam.

" Hentikan omong kosong mu!! Peony ku bukan Pengacau! gadis yang kalian bawa lah yang Pengacau!! " ucap Kak Adam dengan sarkas sembari memandang gadis itu.

" Hiks... hiks... hiksss... ke-kenapa kak- Adam... hikss hikss... mengatakan hiks... hiks... Pengacau? " ucap gadis itu menangis tersedu sedu..

ica yang melihat drama di depannya pun mengenyit, namun karena mengira ini ekting dia pun diam saja.

" harus gua akui, ekting gadis ini sangat buruk. masa gitu aja nangis... trus kalo dia nangis gua harus ngapain? nangis juga? yang ada belum nangis gua dah ngakak duluan... "

" sudahlah Lily... jangan dengarkan orang itu, bagaimana pun kau tetap adik kami... " ucap kak Xavier sembari mengelus lembut bahu gadis itu yang bergetar.

" Mmm kak.. aku mau minta skrip naskah dong, biar bisa aku pelajari... " ucap ica dengan polos dan entah di tujukan pada siapa. dia masih mengira jika ini ekting.

mereka yang mendengar itu pun menatap ica dengan tatapan bingung. lalu tiba tiba tabib pun datang.

" Nona peony sudah bangun.. sebentar saya akan periksa kondisinya. " ucap tabib itu lalu kak adam pun berpindah posisi. mereka semua kini hanya memandangi ku yang ada di ranjang.

sang tabib pun mengeluarkan sebuah benda bulat bening seperti bola kaca. di dalamnya terdapat beragam warna dan secara tiba tiba warna warna itu keluar dan masuk ke tubuh ica. ica dapat merasakan jika tubuhnya terasa sangat ringan. lalu cahaya itu keluar dari tubuh ica dan kembali masuk ke bola kaca itu.

terlihat sang tabib mengenyit setelah membaca sesuatu di bola kaca itu. ica yang penasaran pun mengintip.

KEADILAN AKAN DI TEGAKKAN, PENGUASA AKAN SEGERA HADIR

ica yang membaca itu pun mengenyit bingung. namun ia tetap diam saja.

lalu sang tabib pun buru buru memasukan bola itu ke dalam tasnya.

lalu dengan gagab tabib itu berbicara.

" No-nona Peony sudah sembuh, saya pamit tuan muda.. " ucap tabib itu sebelum akhirnya pergi dengan terburu buru.

mereka semua hanya bisa memandang tabib itu bingung, tetapi kak adam langsung mendekat ke ica dan memeluknya.

"syukurlah kau baik baik saja. kakak sangat khawatir. " ucap kak Adam masih memeluk ica.

" kak... Mmm aku agak sesek.. " ucap ica yang sesak karena Adam memeluknya begitu erat.

" eh.. maaf.. " ucap Adam lalu melepaskan pelukan nya pada ica.

" Kak Peony.. kau baik baik saja kan? " tanya Lily yang segera menghampiri ica dan menggenggam tangannya. terlihat wajahnya melembut.

ica yang melihat itu tersenyum.

" aduh gua harus ekting jahat apa baik nih?.. lagian kakak gak mau ngasi skripnya ke gua sihhh kan gua jadi bingung.. "

" Mmm aku baik baik saja, Terima kasih... " ucap ica dengan lembut.

terlihat mata lily membelalak mendengar itu, lalu tersenyum dengan terpaksa.

ica yang melihat itu pun mengenyit.

" kenapa dia kaget? aneh"

" syukurlah kak, aku sangat khawatir pada mu, hiks hiks maaf ya, aku benar benar minta maaf. aku tidak bermaksud untuk merebut pangeran. tapi seperti yang kau tau, bahwa pangeran lah yang memilih ku... " ucap lily sembari menangis tersedu sedu.

" Anjirr, pangeran apaan woi? pangeran kodok? maksudnya apa sih ini? gk ngerti gua sumpahhh... "

" Mmm maaf tapi aku tidak mengerti maksudmu.. " ucap ica jujur.

Lily yang mendengar itu pun semakin menangis.

" Maaf kan aku, aku sungguh tidak bermaksud merebut pangeran, tapi seperti yang kau tau. pengeran sendiri yang meminta pertunangan di batalkan.. maaf kan aku kak, karena aku kau jadi begini. " ucap Lily sembari menangis tersedu sedu.

ica yang melihat itu pun mengenyit dan melihat ketiga kakak kakaknya. bermaksud bertanya sebenarnya gadis ini kenapa?

" maaf sebelumnya mbak lily, gini.. sebenarnya kamu itu kenapa sih? kok dikit dikit nanges dikit dikit nanges. apakah kau itu putri duyung? yang kalo nangis keluar mutiara? makanya kamu nangis terus? " ucap ica tanpa dosa.

Adam yang mendengar itu pun tak sanggup menahan tawanya. sedangkan Kelvin hanya tersenyum dan Xavier masih menatap ica dengan tatapan yang sulit diartikan.

" Kak- hiks hiks hikss... " tangis lily pun semakin pecah di ruangan itu. sedangkan ketiga kakaknya diam saja.

lalu bagaimana dengan ica?

dia hanya bengong seperti orang bodoh. dan sesekali memandang ketiga kakaknya meminta penjelasan..

" Ada yang bisa jelaskan kenapa ni cewek nangis mulu? "

....

Bersambunggg

Vote!

Comen!

Kasi Hadiah!

Like!

seikhlasnya aja kok

Terpopuler

Comments

YuniSetyowati 1999

YuniSetyowati 1999

Yaelah cosplay 🙄 kau hampir metong Ica,bisa2nya kau bilang kau cosplay.Apa kau cosplay untuk mengelabui malaikat maut?

2025-03-26

0

Siti solikah

Siti solikah

yaelah Lily pasti manusia bermuka dua

2025-03-27

0

Dewisartika Hutabarat

Dewisartika Hutabarat

🤣🤣🤣

2025-03-05

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3 Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4 Berbaikan?
5 Bucin setengah mati
6 Gadis Rendahan
7 Cemburu?
8 Aaron Anderson
9 Sekarang Apa mau mu?
10 kenapa jadi seperti ini?
11 saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12 Tempat Terlarang?
13 Mochi
14 Felix
15 Drama
16 Berubah
17 What Happen?
18 insiden tak terduga
19 Insiden LAGI?
20 Hancurkan Dia
21 Sedang memikirkan ku?
22 Apa maksudmu?
23 Menjadi Miliku... Selamanya
24 Pulang..
25 Ada Yang Aneh
26 Mencurigakan
27 Kekuatan?
28 Bercerita I
29 Bercerita II
30 Bercerita III
31 bercerita IV
32 Sadar
33 Tambang Versil
34 Memasuki istana
35 Tantangan 1 Bulan
36 Ada yang tidak beres
37 pengkhianatan??
38 Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39 Memindahkan Emas
40 akan ku ambil Imbalan ku
41 Bukan mencuri
42 memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43 Hantu
44 Terkena Serangga
45 Mengenal pria itu?
46 Penyamaran
47 Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48 Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49 Misi Pertama berhasil!
50 Hukuman 4 Hari
51 Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52 Kakek Pelukis
53 Menuju Pembukaan Tambang
54 Pembukaan Tambang Versil
55 Seseorang menyukai kak Adam?
56 Pesta
57 Pertengkaran
58 Bodoh ya?
59 Kunjungan dari Sofia
60 Berhasil Kabur
61 Pelukan
62 Marah?
63 Masih marah
64 Felix and Aaron
65 Menuju kerajaan
66 Musuh Bertambah
67 Ingin selalu Bersama mu
68 Bukan jahat.. Bijak~~
69 acara kedewasaan di mulai!
70 Melukis punggung?
71 Lukisan
72 3 Wanita dan 1 Pria?
73 Tantangan Membuat Gaun
74 Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75 Ritual wanita Hamil?
76 Di pergoki oleh Matilda
77 Hamil?
78 mengintip
79 Bersekutu dengan iblis?
80 Pertemuan dengan Raja Iblis
81 Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82 Bab 82
83 Bab 83
84 persahabatan atau pertengkaran?
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Visual
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 Bab 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 Bab 115
117 Kehilangan
118 Berakhir Bahagia
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Prolog
2
Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3
Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4
Berbaikan?
5
Bucin setengah mati
6
Gadis Rendahan
7
Cemburu?
8
Aaron Anderson
9
Sekarang Apa mau mu?
10
kenapa jadi seperti ini?
11
saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12
Tempat Terlarang?
13
Mochi
14
Felix
15
Drama
16
Berubah
17
What Happen?
18
insiden tak terduga
19
Insiden LAGI?
20
Hancurkan Dia
21
Sedang memikirkan ku?
22
Apa maksudmu?
23
Menjadi Miliku... Selamanya
24
Pulang..
25
Ada Yang Aneh
26
Mencurigakan
27
Kekuatan?
28
Bercerita I
29
Bercerita II
30
Bercerita III
31
bercerita IV
32
Sadar
33
Tambang Versil
34
Memasuki istana
35
Tantangan 1 Bulan
36
Ada yang tidak beres
37
pengkhianatan??
38
Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39
Memindahkan Emas
40
akan ku ambil Imbalan ku
41
Bukan mencuri
42
memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43
Hantu
44
Terkena Serangga
45
Mengenal pria itu?
46
Penyamaran
47
Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48
Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49
Misi Pertama berhasil!
50
Hukuman 4 Hari
51
Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52
Kakek Pelukis
53
Menuju Pembukaan Tambang
54
Pembukaan Tambang Versil
55
Seseorang menyukai kak Adam?
56
Pesta
57
Pertengkaran
58
Bodoh ya?
59
Kunjungan dari Sofia
60
Berhasil Kabur
61
Pelukan
62
Marah?
63
Masih marah
64
Felix and Aaron
65
Menuju kerajaan
66
Musuh Bertambah
67
Ingin selalu Bersama mu
68
Bukan jahat.. Bijak~~
69
acara kedewasaan di mulai!
70
Melukis punggung?
71
Lukisan
72
3 Wanita dan 1 Pria?
73
Tantangan Membuat Gaun
74
Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75
Ritual wanita Hamil?
76
Di pergoki oleh Matilda
77
Hamil?
78
mengintip
79
Bersekutu dengan iblis?
80
Pertemuan dengan Raja Iblis
81
Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82
Bab 82
83
Bab 83
84
persahabatan atau pertengkaran?
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Visual
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
Bab 111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
Bab 115
117
Kehilangan
118
Berakhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!