Berbaikan?

Setelah selesai berhias, peony pun segera melangkahkan kakinya keluar kamar menuju meja makan.

dengan anggun ia berjalan melawati prajurit yang berjaga. semua orang yang ia lewati terpesona melihat kecantikan peony.

bagaimana tidak, peony benar benar sangat cantik. dahulu kecantikan peony tertutupi make up yang tebal karena ingin bersaing dengan lily dan menarik perhatian pangeran alex. tapi sekarang, jangan kan lily seorang dewi sekalipun akan merasa tersaingi jika melihat peony.

sampailah di ruangan makan, di sana terlihat ketiga kakaknya, ayah dan lily yang duduk manis sembari menunggunya makan.

" Selamat pagi " Sapa Peony ramah sembari membungkukkan badan dengan anggun.

setelahnya ia tersenyum dengan sangat manis. membuat ke tiga kakaknya terteguh dan ayahnya ikut membalas senyumanya.

sedangkan lily?

Dapat peony lihat jika ia hanya tersenyum dengan terpaksa. bahkan peony bisa melihat jika tangannya terkepal dengan erat di bawah meja.

" Permainan di mulai.. untung waktu di kehidupan yang dulu gua ikut ekstra Drama.."

" Kemarilah nak, duduk lah di sini. " ucap ayah peony.

peony pun tersenyum lalu berjalan kearah ayahnya dan memeluknya dari belakang.

mereka semua terkejut atas perlakuan peony.

" Ada apa peony? " tanya ayah peony sembari mengelus kepala putrinya dengan sayang.

peony pun melepas pelukan nya dan tersenyum.

" tidak apa apa, aku hanya ingin memeluk ayah. memangnya tidak boleh? " tanya peony dengan cemberut.

" ha ha ha ha, tentu saja sangat boleh. kemarilah sayang... " lalu duke Leon pun kembali memeluk peony.

saat lily hendak berdiri dan ikut memeluk duke Leon, tiba tiba adam memegang tangannya dengan kuat dan menatap lily dengan tajam. lily yang takut pun kembali duduk sembari mendengus melihat peony dan duke Leon.

" akhemmm... apa kau tak ingin memeluk kakak? " ucap adam dengan nada cemburu.

peony pun melepas pelukannya dan tersenyum menghampiri Adam.

lalu memeluk kakaknya itu. setelah itu peony pun lanjut memeluk kelvin yang dengan senang hati membalas pelukannya. lalu beralih pada Xavier yang terlihat sekali dari tadi ingin di peluk juga. bagaimana pun ia juga sangat menyayangi peony.

setelah selesai acara peluk memeluk, mereka pun duduk dengan rapi di meja makan.

" Kakak, Ayah, Lily setelah Sarapan aku ingin kita berbicara sebentar. apakah kalian punya waktu? " tanya peony lembut pada semua orang. dan hal itu tentu membuat mereka terteguh.

" baik nak, ayah ada waktu. mari kita sarapan terlebih dahulu. " ucap ayah lembut mengelus kepala peony.

lily yang melihat itu pun menggeram marah. namun mati matian ia tahan.

setelah selesai sarapan, kini mereka pun berkumpul di ruangan keluarga. Xavier, Kelvin, dan Adam duduk di satu kursi sofa panjang. lalu Lily dan Peony duduk di depan mereka dengan ayah yang duduk di kursi tunggal.

" Begini ayah, sebelum aku berbicara aku ingin minta maaf pada Lily. Lily.. maaf kan aku, aku sudah banyak salah pada mu. aku sudah menyakitimu dulu. maafkan aku ya? kau mau kan ADIKU?" tanya peony tersenyum lembut dengan menekan tangan lily.

lily yang melihat itu pun menggeram dalam hati. walau ia tetap tersenyum.

" iya kakak. aku juga minta maaf, aku berjanji akan menjauhi pangeran demi kau. " ucap lily tersenyum. dia sedang berusaha untuk membuat semua orang kagum pada nya.

peony yang mendengar ucapan lily pun semakin tersenyum.

" Kena lo! "

" Adik... Kakak sangat menghargai niat mu itu. namun... kakak rasa, kakak memang tidak pantas bersama pangeran. kau tau kan jika pangeran tidak mencintai kakak. kakak tidak ingin semakin sakit saat tau pangeran masih mengharapkan mu. " ucap Peony dengan nada sendu, bahkan matanya sudah berkaca kaca sekarang.

" kak, apa maksud kakak? disini aku yang salah, jadi biarkan akulah yang menjauhi pangeran. " ucap Lily dengan nada lembut

" Tak apa lily. Aku sudah banyak berbuat salah pada mu, jadi aku lah yang akan menjauhi pangeran. " ucap Peony lembut lalu berdiri.

" Terima kasih karena telah mau mendengarkan ku. Ayah, Kak Adam, Kak Kelvin, Kak Xavier, Lily. Aku pamit permisi dulu, semoga dewa memberkati kalian. " ucap Peony menunduk dengan anggun lalu beranjang pergi.

dan tingkah nya tersebut membuat semua yang ada di sana menatapnya dengan bingung.

semua orang tau jika Peony adalah putri yang tak memiliki sopan santun. dia juga sering membully adik angkatnya sendiri yaitu lily. dan hal itu membuat orang orang benci pada nya. namun kenapa setelah kecelakaan Peony jadi berbeda.

dan hal itu membuat lily risau, dalam hati dia mengutuk tingkah Peony yang tak membully nya lagi. padahal biasanya peony akan tersulut emosi dan akan melukai lily. lalu kak Xavier dan pangeran akan menolongnya dan akan memarahi peony. tapi sekarang?

" Tidak! aku tidak bisa biarkan jika gadis itu mendapatkan kasih sayang! aku harus terus memancing emosi gadis itu! "

sedangkan lain lagi dengan Xavier dia hanya termenung. tak lama kemudia dia beranjak pergi. sedangkan yang lain berbincang bincang di ruangan tamu. meski pun lily tidak terlalu di anggap sih karena itu obrolan tentang perang.

......................

Saat ini Peony tengah duduk bersantai di danau belakang istana. dia tengah duduk bersama dayangnya.

sesekali ia tersenyum memandangi danau itu sembari memikirkan sesuatu.

dengan tangan yang tak berhenti mencomot kukis coklat kesukaannya.

tiba tiba kegiatan nya terganggu saat seseorang menghampiri nya. siapa lagi jika buka salah satu kakaknya yang menyebalkan.

" Peony.. rupanya kau disini. " ucap Xavier saat tiba di hadapan peony.

sedangkan Peony hanya menatap Xavier dengan tatapan bingung. apalagi saat melihat tatapan Xavier yang terlihat memelas.

" seingatku di ingatan peony yang lama, saat ini kak Xavier mulai membenci ku. tapi sekarang kenapa kak Xavier menatapku dengan tatapan memelas? "

" Peony, kenapa kau bengong? " tanya Xavier menepuk pundak kecil gadis itu.

" eh, tidak apa apa, ngomong ngomong kenapa kakak disini? "

" Mmm boleh kakak berbincang bincang dengan mu sebentar? " tanya Xavier dengan wajah memelas.

" mm baiklah, ayo duduk kak. " ucap peony mempersilahkan kakaknya duduk.

sesaat mereka hening, saat pelayan selesai menuang teh dan cemilan barulah Xavier mulai berbicara.

" peony, bagaimana keadaanmu? " tanya Xavier lembut.

" baik. sangat baik. " ucap peony mantap.

Xavier pun mengangguk mengiyakan

" syukurlah. " ucapnya. lalu keadaan pun hening. dan mereka pun menikmati teh dan cemilan masing masing.

" peony maafkan kakak... " ucap Xavier lirih sambil menatap peony sendu.

entah kenapa perasaan bersalah dan penyesalan terus menggerogoti hatinya dan membuat dadanya sesak.

" maaf kenapa? " tanya peony mengenyit

" maaf karena kakak jahat pada mu selama ini, kakak sering memarahi mu, bahkan saat kau di bentak pangeran waktu sebelum tenggelam kakak hanya diam saja. maafkan kakak. kakak menyesal. " ucap Xavier sendu bahkan matanya mulai berair.

peony yang melihat itu pun merasa sangat sakit, dengan perlahan dia menghampiri Xavier dan memeluk nya.

mereka pun berpelukan sembari terisak. (hanya Xavier sih yang nangis) setelah agak tenang, peony melepas pelukannya dan menghapus air mata kakaknya itu.

" aku sudah memaafkan kakak kok, justru aku yang harus minta maaf karena bersifat buruk selama ini. maafkan aku ya? " ucap peony lembut.

Xavier pun mengangguk dan mengecup kening adiknya dengan penuh kasih sayang.

setelah berbaikan, Kedua kakak beradik itu pun berbincang bincang sembari tertawa dan saling mengejek.

sementara seorang gadis yang tak jauh dari sana memperhatikan mereka sembari mengepalkan tangannya. pandangan gadis itu begitu tajam.

.

.

.

Bersambung.....

Terpopuler

Comments

Siti solikah

Siti solikah

anak budak aja ga tahu diri sekali

2025-03-27

0

Mursidahamien

Mursidahamien

anak pungut GK tau diri

2024-12-31

3

pororo biru

pororo biru

dasar lili put, alias lili keriput, bisa gk dia ini di tenggelamkn aja/Smug/

2024-10-26

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3 Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4 Berbaikan?
5 Bucin setengah mati
6 Gadis Rendahan
7 Cemburu?
8 Aaron Anderson
9 Sekarang Apa mau mu?
10 kenapa jadi seperti ini?
11 saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12 Tempat Terlarang?
13 Mochi
14 Felix
15 Drama
16 Berubah
17 What Happen?
18 insiden tak terduga
19 Insiden LAGI?
20 Hancurkan Dia
21 Sedang memikirkan ku?
22 Apa maksudmu?
23 Menjadi Miliku... Selamanya
24 Pulang..
25 Ada Yang Aneh
26 Mencurigakan
27 Kekuatan?
28 Bercerita I
29 Bercerita II
30 Bercerita III
31 bercerita IV
32 Sadar
33 Tambang Versil
34 Memasuki istana
35 Tantangan 1 Bulan
36 Ada yang tidak beres
37 pengkhianatan??
38 Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39 Memindahkan Emas
40 akan ku ambil Imbalan ku
41 Bukan mencuri
42 memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43 Hantu
44 Terkena Serangga
45 Mengenal pria itu?
46 Penyamaran
47 Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48 Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49 Misi Pertama berhasil!
50 Hukuman 4 Hari
51 Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52 Kakek Pelukis
53 Menuju Pembukaan Tambang
54 Pembukaan Tambang Versil
55 Seseorang menyukai kak Adam?
56 Pesta
57 Pertengkaran
58 Bodoh ya?
59 Kunjungan dari Sofia
60 Berhasil Kabur
61 Pelukan
62 Marah?
63 Masih marah
64 Felix and Aaron
65 Menuju kerajaan
66 Musuh Bertambah
67 Ingin selalu Bersama mu
68 Bukan jahat.. Bijak~~
69 acara kedewasaan di mulai!
70 Melukis punggung?
71 Lukisan
72 3 Wanita dan 1 Pria?
73 Tantangan Membuat Gaun
74 Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75 Ritual wanita Hamil?
76 Di pergoki oleh Matilda
77 Hamil?
78 mengintip
79 Bersekutu dengan iblis?
80 Pertemuan dengan Raja Iblis
81 Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82 Bab 82
83 Bab 83
84 persahabatan atau pertengkaran?
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Visual
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 Bab 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 Bab 115
117 Kehilangan
118 Berakhir Bahagia
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Prolog
2
Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3
Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4
Berbaikan?
5
Bucin setengah mati
6
Gadis Rendahan
7
Cemburu?
8
Aaron Anderson
9
Sekarang Apa mau mu?
10
kenapa jadi seperti ini?
11
saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12
Tempat Terlarang?
13
Mochi
14
Felix
15
Drama
16
Berubah
17
What Happen?
18
insiden tak terduga
19
Insiden LAGI?
20
Hancurkan Dia
21
Sedang memikirkan ku?
22
Apa maksudmu?
23
Menjadi Miliku... Selamanya
24
Pulang..
25
Ada Yang Aneh
26
Mencurigakan
27
Kekuatan?
28
Bercerita I
29
Bercerita II
30
Bercerita III
31
bercerita IV
32
Sadar
33
Tambang Versil
34
Memasuki istana
35
Tantangan 1 Bulan
36
Ada yang tidak beres
37
pengkhianatan??
38
Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39
Memindahkan Emas
40
akan ku ambil Imbalan ku
41
Bukan mencuri
42
memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43
Hantu
44
Terkena Serangga
45
Mengenal pria itu?
46
Penyamaran
47
Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48
Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49
Misi Pertama berhasil!
50
Hukuman 4 Hari
51
Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52
Kakek Pelukis
53
Menuju Pembukaan Tambang
54
Pembukaan Tambang Versil
55
Seseorang menyukai kak Adam?
56
Pesta
57
Pertengkaran
58
Bodoh ya?
59
Kunjungan dari Sofia
60
Berhasil Kabur
61
Pelukan
62
Marah?
63
Masih marah
64
Felix and Aaron
65
Menuju kerajaan
66
Musuh Bertambah
67
Ingin selalu Bersama mu
68
Bukan jahat.. Bijak~~
69
acara kedewasaan di mulai!
70
Melukis punggung?
71
Lukisan
72
3 Wanita dan 1 Pria?
73
Tantangan Membuat Gaun
74
Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75
Ritual wanita Hamil?
76
Di pergoki oleh Matilda
77
Hamil?
78
mengintip
79
Bersekutu dengan iblis?
80
Pertemuan dengan Raja Iblis
81
Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82
Bab 82
83
Bab 83
84
persahabatan atau pertengkaran?
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Visual
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
Bab 111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
Bab 115
117
Kehilangan
118
Berakhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!