What Happen?

Pagi hari seperti biasa peony, ketiga kakak nya dan Duke leon tengah sarapan dengan tenang.

namun kali ini ada yang aneh, lily tidak ada di meja makan tersebut. entah kenapa namun peony sadar pasti ini karena masalah kemarin.

ia merasa sikap dan prilaku lily berbeda dengan ingatan peony lama.

lily di ingatan peony lama adalah gadis yang lemah dan sering di bully. namun entah kenapa sekarang jadi begini.

selesai sarapan, peony menuju kelas tata krama, tak sampai dua jam peony sudah menyelesaikan kelasnya itu.

dan sekarang gadis itu sedang membaca buku di perpustakaan miliknya. sedangkan di leher nya terlihat ia memakai kalung pemberian pria bernama felix itu. sebenarnya sih Duke leon lah yang memaksanya untuk memakai kalung itu.

" salam nona peony... " ucap pelayan setianya Meri yang datang sembari membawa teh dan cemilan.

" Meri, bisa tolong katakan apa jadwal ku selanjutnya? "tanya peony dengan pandangan masih di buku nya.

" mm untuk besok anda hanya ada kelas menari dan bermain musik. namun untuk minggu depan Anda di undang ke pesta ulang tahun putri marquess Doxtron yaitu Olivia Doxtron. "ucap Meri.

mendengar itu seketika membuat peony mengalihkan tatapannya. ia ingat! Keluarga Marquess Doxtron adalah keluarga yang berteman dekat dengan keluarga kerajaan.

dan nanti di masa depan, putra mahkota akan mengangkat Olivia menjadi selirnya, dan lily menjadi ratu.

Mendengar itu senyum terbit di bibir peony. ia memiliki sebuah rencana.

" Oh iya Meri, aku akan datang. ngomong ngomong di mana Aaron? sudah beberapa hari setelah kejadian hari itu berlalu, apakah Aaron di bawa ke istana? " tanya peony yang sadar jika beberapa hari ini ia tak melihat Aaron.

" Mm begini nona, Pangeran Aaron izin pada Duke leon untuk pergi menenangkan diri sebentar. " ucap Meri sembari menunduk

" Lalu? keluarga kerajaan bagaimana? apakah mereka menyetujui keputusan Aaron yang ingin menjadi pengawal pribadi ku? "

" Mm,, perihal itu saya tidak tahu nona. saya hanya seorang pelayan. " ucap Meri Sopan.

" Hah.... kira kira kapan ya Aaron akan kembali? " tanya peony dengan wajah cemberut.

" Merindukan ku Nona manis? "

" Aaron?! "

...............

Di lain tempat terlihat seorang gadis tengah berdiri di samping jendela kamarnya. terlihat matanya berkaca kaca bahkan ada buliran buliran air mana yang membasahi pipinya dan sesekali ia berusaha menghapus nya.

terlihat ia berusaha menutup tubuh polosnya dengan selimut. nampak lengan dan lehernya yang terlihat memerah bahkan ada yang membiru.

sedangkan di ranjang terlihat seprai putih itu telah berantakan, seperti telah terjadi sesuatu disana.

bahkan ada bercak darah di seprai putih itu. dan bercak itu terlihat sangat kontras.

Dengan langkah tertatih tatih gadis malang itu berusaha untuk berjalan ke kamar mandi. sesampainya di sana, sang gadis langsung melepas selimut itu.

dengan keadaan tubuh yang di penuhi bercak merah dan biru ia berjalan menuju bak yang telah terisi air itu, sesampainya di sana gadis malang itu masuk ke dalam bak mandi tersebut. dan dengan kasar ia menggosok tubuhnya seolah-olah ada kotoran di sana.

" Hihk... Hikh... aku kotor!! aku kotor!.... " lirih gadis itu sembari menggosok keras tubuhnya.

terlihat mata gadis itu menatap kosong pada kaca yang ada di depannya.

gadis itu terlihat sangat rapuh dan lemah, bahkan air mata tanpa sadar terus mengalir di pipinya. ia menangis tanpa suara.

Kriett....

Mendengar pintu terbuka, tiba tiba tubuh gadis itu menegang dengan sempurna.

Parfum ini! ia tak akan melupakannya!

terlihat gadis malang itu berusaha bangkit dan mengambil selimut yang ada di lantai.

namun, gerakan gadis itu kalah cepat saat pria yang membuka pintu itu menangkap tubuhnya dan melemparkan tubuh lemah itu ke lantai, hingga kepala gadis itu terluka semakin parah.

" Hihk... Hikh... ja-jangan... janga- Akhhh..... " ucapan gadis itu menjadi teriakan kala pria itu mencekik nya dan menyeret gadis itu tanpa rasa kasian ke ranjang.

" Kau takut heh? "tanya pria itu sinis sembari membuka satu persatu baju yang ada di tubuhnya.

melihat pria itu setengah telanjang gadis malang tersebut menggeleng dengan tangan yang berusaha menutupi dadanya.

" Jangan.. kumohon jangan... " lirih gadis itu dengan mata yang sudah banjir di mana mana, tubuh kecil itu bergetar dengan hebat.

" heh? jangan? " tanya pria itu dengan nada serius. dan gadis itu pun mengangguk.

" jangan berhenti? "tanya pria itu dengan senyuman iblis membuat hati gadis malang itu seperti di remukan seketika.

dan seperti binatang, pria itu kembali menyetubuhi gadis malang tersebut, sehingga gadis itu pingsan berkali kali.

Setelah puas, pria itu memakai pakaian nya dan menatap gadis yang ia perkosa hingga berkali kali. terlihat tubuh itu penuh dengan luka, ya.. luka yang ia perbuat.

" Walaupun aku yang pertama tapi kau tetap ****** bagi ku! "

dan tanpa rasa bersalah, pria tersebut meludahi tubuh gadis malang itu sebelum akhirnya pergi.

sedangkan si gadis hanya meringkuk di pinggir tempat tidur dengan air mata yang tak berhenti mengalir dengan deras.

..............

Saat ini terlihat Aaron dan Peony tengah berbincang bincang di taman, sesekali peony tertawa begitu pula Aaron.

" Jadi.. kenapa kau ingin menjadi pengawal ku? maksudku ku ya,, kau itu kan pangeran kenapa kau tidak menikmati posisi pangeran mu? " tanya peony sembari meminum tehnya.

" aku hanya ingin mengabdi pada orang yang telah menyelamatkan aku. " ucapnya dengan senyuman yang sangat khas. melihat senyuman itu seketika membuat peony tersipu malu.

Astaga kenapa wajah nya dengan idola ku sama sih?! tunggu! apa idola ku juga ber transmigrasi?!

" Hei! kenapa wajah mu memerah begitu? Kau sakit?! " tanya Aaron panik saat melihat pipi peony sedikit memerah.

"eh? ah ti-tidak kok. " ucap peony dengan gugup.

" Benarkah? "tanya Aaron masih tidak percaya.

sedangkan wajah peony semakin merah karena takut ketahuan.

" a-a aku pergi dulu, salam Pangeran Aaron. " ucap peony lalu kabur membuat Aaron mengenyitkan dahinya.

" Hei! Aku bukan pangeran! " teriaknya tak Terima sedangkan peony tak memperdulikan itu dan tetap melangkah pergi.

jujur ia sangat malu sekarang, bagaimana jika Aaron tau ia tengah tersipu? Hahh.. mau ditaruh dimana mukanya nanti.

Bruk!

Karena tak melihat jalan membuat peony menabrak seseorang.

" Auhhh! " ringisnya sembari memegangi kening nya yang memerah karena terbentur sesuatu yang keras.

" Kau tak apa apa sayang? "tanya orang itu yang ternyata adalah adam.

" kakak? a-aku tidak apa apa kok. " ucap peony tersenyum.

" benar? " tanya adam memastikan sembari meniup niup kening peony yang terlihat memerah.

" iya,, oh iya kakak mau kemana? "tanya peony yang tadi melihat kakaknya sangat terburu buru.

" kakak ingin ke ruang kerja ayah. biasalah mengurus pekerjaan. " ucapnya dengan senyuman hangat nya.

" oke kakak ku sayang, selamat bekerja... " ucap peony lalu mencium pipi kakaknya sebentar lalu pergi.

adam yang di perlakukan begitu oleh adiknya pun tersenyum senang. sebelum sedetik kemudian mengubah ekspresi nya menjadi datar kembali.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Bersambung......

...SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE...

Terpopuler

Comments

jumirah slavina

jumirah slavina

siapa laki² bejat nan bengis ini

2025-02-20

3

Siti solikah

Siti solikah

siapa ya yang diperkosa itu , apakah lily

2025-03-27

0

Ty Kurniawan

Ty Kurniawan

jgn sampe ini lily dan adam

2025-03-18

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3 Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4 Berbaikan?
5 Bucin setengah mati
6 Gadis Rendahan
7 Cemburu?
8 Aaron Anderson
9 Sekarang Apa mau mu?
10 kenapa jadi seperti ini?
11 saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12 Tempat Terlarang?
13 Mochi
14 Felix
15 Drama
16 Berubah
17 What Happen?
18 insiden tak terduga
19 Insiden LAGI?
20 Hancurkan Dia
21 Sedang memikirkan ku?
22 Apa maksudmu?
23 Menjadi Miliku... Selamanya
24 Pulang..
25 Ada Yang Aneh
26 Mencurigakan
27 Kekuatan?
28 Bercerita I
29 Bercerita II
30 Bercerita III
31 bercerita IV
32 Sadar
33 Tambang Versil
34 Memasuki istana
35 Tantangan 1 Bulan
36 Ada yang tidak beres
37 pengkhianatan??
38 Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39 Memindahkan Emas
40 akan ku ambil Imbalan ku
41 Bukan mencuri
42 memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43 Hantu
44 Terkena Serangga
45 Mengenal pria itu?
46 Penyamaran
47 Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48 Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49 Misi Pertama berhasil!
50 Hukuman 4 Hari
51 Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52 Kakek Pelukis
53 Menuju Pembukaan Tambang
54 Pembukaan Tambang Versil
55 Seseorang menyukai kak Adam?
56 Pesta
57 Pertengkaran
58 Bodoh ya?
59 Kunjungan dari Sofia
60 Berhasil Kabur
61 Pelukan
62 Marah?
63 Masih marah
64 Felix and Aaron
65 Menuju kerajaan
66 Musuh Bertambah
67 Ingin selalu Bersama mu
68 Bukan jahat.. Bijak~~
69 acara kedewasaan di mulai!
70 Melukis punggung?
71 Lukisan
72 3 Wanita dan 1 Pria?
73 Tantangan Membuat Gaun
74 Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75 Ritual wanita Hamil?
76 Di pergoki oleh Matilda
77 Hamil?
78 mengintip
79 Bersekutu dengan iblis?
80 Pertemuan dengan Raja Iblis
81 Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82 Bab 82
83 Bab 83
84 persahabatan atau pertengkaran?
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Visual
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 Bab 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 Bab 115
117 Kehilangan
118 Berakhir Bahagia
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Prolog
2
Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3
Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4
Berbaikan?
5
Bucin setengah mati
6
Gadis Rendahan
7
Cemburu?
8
Aaron Anderson
9
Sekarang Apa mau mu?
10
kenapa jadi seperti ini?
11
saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12
Tempat Terlarang?
13
Mochi
14
Felix
15
Drama
16
Berubah
17
What Happen?
18
insiden tak terduga
19
Insiden LAGI?
20
Hancurkan Dia
21
Sedang memikirkan ku?
22
Apa maksudmu?
23
Menjadi Miliku... Selamanya
24
Pulang..
25
Ada Yang Aneh
26
Mencurigakan
27
Kekuatan?
28
Bercerita I
29
Bercerita II
30
Bercerita III
31
bercerita IV
32
Sadar
33
Tambang Versil
34
Memasuki istana
35
Tantangan 1 Bulan
36
Ada yang tidak beres
37
pengkhianatan??
38
Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39
Memindahkan Emas
40
akan ku ambil Imbalan ku
41
Bukan mencuri
42
memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43
Hantu
44
Terkena Serangga
45
Mengenal pria itu?
46
Penyamaran
47
Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48
Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49
Misi Pertama berhasil!
50
Hukuman 4 Hari
51
Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52
Kakek Pelukis
53
Menuju Pembukaan Tambang
54
Pembukaan Tambang Versil
55
Seseorang menyukai kak Adam?
56
Pesta
57
Pertengkaran
58
Bodoh ya?
59
Kunjungan dari Sofia
60
Berhasil Kabur
61
Pelukan
62
Marah?
63
Masih marah
64
Felix and Aaron
65
Menuju kerajaan
66
Musuh Bertambah
67
Ingin selalu Bersama mu
68
Bukan jahat.. Bijak~~
69
acara kedewasaan di mulai!
70
Melukis punggung?
71
Lukisan
72
3 Wanita dan 1 Pria?
73
Tantangan Membuat Gaun
74
Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75
Ritual wanita Hamil?
76
Di pergoki oleh Matilda
77
Hamil?
78
mengintip
79
Bersekutu dengan iblis?
80
Pertemuan dengan Raja Iblis
81
Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82
Bab 82
83
Bab 83
84
persahabatan atau pertengkaran?
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Visual
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
Bab 111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
Bab 115
117
Kehilangan
118
Berakhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!