Bucin setengah mati

Kini sudah satu minggu Ica yang sekarang berada di tubuh peony tinggal. hubungan peony dan keluarganya pun mulai membaik bahkan sangat baik, tidak seperti diingatan peony yang lama dimana saat itu peony sangat sering bertengkar dengan keluarganya hanya karena putra mahkota dan si lily.

kini peony tengah belajar etika minum teh mereka diajarkan oleh madam meira dan tentu saja ada lily di sana.

" Salam Madam Meira... semoga dewa selalu memberkati anda.. " ujar peony dan lily sambil membungkuk anggun.

" salam nona peony, nona lily. " ucap Madam Meira dengan lembut.

" hari ini seperti yang sudah di jadwalkan, saya akan mengajarkan etika minum teh. saya akan mencontohkan nya dulu lalu kalian akan mempraktekkan. " ucap nya yang di angguki oleh dua gadis itu.

setelah selesai meminum teh dengan anggun, Madam meminta mereka untuk mencontohkan.

tiba tiba masuk ingatan peony yang dulu kedalam pikiran peony yang sekarang.

dulu peony sangat buruk dalam tata krama, apalagi tata krama minum teh dan dari ingatan itu membuat peony bertekad untuk memperbaiki nama baiknya. dan tentu saja menghancurkan gadis yang ada di sampingnya itu.

dengan anggun dan perlahan peony mengangkat cangkir tehnya dan meminumnya dengan anggun. Madam Meira yang melihat itu pun tersenyum bangga.

" harus ku akui, kau benar benar sempurna dalam melakukannya. peony kau benar benar bangsawan sejati. " ucap Madam dengan bangga. ternyata rumor yang selama ini dia dengar hanya berita palsu.

lily yang mendengar itu pun mendelik dan menatap tajam peony namun seketika mengubah tatapannya menjadi lembut dan rapuh.

" dan kau lily, kau juga baik. namun ada beberapa yang mesti kau perbaiki seperti posisi tangan dan jangan membungkuk. " ucap Madam Meira mengoreksi kesalahan lily.

lily yang mendengar itu pun seketika memasang wajah sedih.

" maaf Madam, saya akan belajar lebih keras lagi." ucap lily dengan mata sendu dan terlihat sedih.

"tak apa apa nona lily, jangan bersedih. kau bisa meminta kakak mu untuk mengajari mu, karena nilai tata krama nya sangat bagus. " ucap madam lembut.

" tak apa apa adik, aku bisa mengajari mu, sebagai seorang kakak aku akan berusaha semaksimal mungkin. " semaksimal mungkin untuk menghancurkan mu

lily yang mendengar itu pun tersenyum walau dalam hati ia mengumpat dan sangat marah.

sedangkan peony hanya tersenyum saat masuk ingatan peony yang lama, yang dimana saat itu peony lah yang suruh untuk belajar dari lily. dan saat ini lily merasakan apa yang peony lama rasakan.

................... ...

kini Peony telah berada di pinggir sebuah danau yang sangat indah. namun tiba tiba matanya melirik ke arah seseorang yang berjalan perlahan menghampirinya.

lily?

peony mengenyit bingung saat melihat lily menghampiri nya namun ia mengabaikan itu dan fokus menatap keindahan danau dan mengabaikan sampah di depannya.

" kakak. " panggil lily dengan nada yang--- dingin?

" ohh kau rupanya, ada apa? " tanya peony dengan datar sembari menikmati biskuit kesukaannya.

" aku mau bicara dengan mu. "ucap lily dengan nada tajam.

namun peony hanya diam dan tetap memakan biskuit dengan tenang.

" Apa kau tak mendengar ku ******!! " teriak gadis itu tajam.

peony pun mengenyit mendengar itu sebelum akhirnya sebuah ingatan masuk kedalam kepalanya. dan itu membuatnya tersenyum senang.

" oh adegan ini, aku sering melihatnya di film film. he he he he lily kau akan lihat siapa aktris sebenarnya... "

Seketika itu juga peony bangun dan langsung memukul perut gadis itu dengan sangat keras.

kenapa perut? gak papa sih, cuma mau beda aja. he he he

lily pun segera meringis memegangi perutnya yang tiba tiba sakit. lalu dengan tak berperasaan peony menjambak rambut lily hingga kepala gadis itu mendonggak ke atas.

tak tahan dengan semua siksaan itu, lily pun mencengkram lengan peony. lily menatap nyalang pada peony.

peony pun terus tersenyum dengan sangat licik. dan mendekatkan bibirnya pada lily lalu berbisik.

" kau hanya anak seorang budak. ingat itu, bahkan ibu mu yang seorang budak itu adalah ****** kelas kakap. kau tak akan pernah bisa menandingi ku, sampah tak akan sebanding dengan berlian. cih menjijikan... " bisik peony

lily yang mendengar itu pun seketika murka dan mendorong lily ke danau. namun sebelum jatuh ke air lily dapat melihat senyum peony.

Byuurrr..

" Peony!! " Teriak tiga orang pria bersamaan.

Adam, Xavier, Kelvin pun segera berlari ke arah danau. Adam, Xavier, Dan kelvin meloncat secara bersamaan ke danau.

setelah mendapatkan tubuh adik mereka, segera mereka membawanya ke tepi danau.

dengan tergesa gesa adam mengendong tubuh peony. diikuti dengan kelvin yang langsung berlari memanggil tabib kerajaan.

sedangkan Xavier yang basah kuyup berjalan kearah lily yang terdiam ketakutan.

" Jika sampai adiku kenapa napa kau akan tau akibatnya. akan ku bunuh kau dengan tangan ku sendiri. " ucap Xavier dengan nada tajam lalu memanggil prajurit untuk mengurung Lily.

" Kak- hikh hikh aku tidak- bersalah hikh hikh hikh kak peony menjebak-"

Plak!!!

Xavier menampar pipi lily sampai gadis itu terjatuh, dengan bekas sobek di sudut bibirnya.

" Prajurit!! Bawa Dan kurung dia di penjara bawah tanah! " ucap Xavier kejam lalu ia pun pergi menyusul Adam.

...............

Kini terlihat seorang gadis cantik tengah terbaring dengan wajah pucat.

setelah selesai memeriksa, sang tabib pun memberikan obat lalu pergi meninggalkan ketiga pria yang tengah memandangi peony.

Adam perlahan menghampiri tubuh pucat itu, ia mengambil tangannya lalu mengecupnya dengan lembut.

" maafkan kakak yang gagal menjaga mu..."

adam pun merebahkan dirinya di samping kiri peony dengan Kelvin yang ikut ikutan tidur di samping kanannya. sedangkan Xavier hanya bisa mengenghela nafas karena tidak ke bagian tempat.

dan pada akhirnya tidur di sofa.

beberapa jam kemudian manik mata indah itu terbuka kembali. dia menatap sekelilingnya sebelum akhirnya ia menyadari jika ia tengah tidur sembari di peluk kedua kakaknya.

entahlah namun ia merasa jika pelukan mereka sama seperti pelukan kakaknya di kehidupan nya yang dulu.

dia tersenyum melihat itu, lalu tiba tiba ingatanya tertuju pada kejadian beberapa jam yang lalu. saat dimana ia memancing emosi lily dan berakhir pada jatuhnya ia di danau.

ia pun tersenyum, pasti sekarang lily tengah di penjara di penjara bawah tanah.

ha ha ha ha bagaimana dirinya bisa tau? tentu saja dengan ingatan peony yang dulu. dimana lily memancing emosi peony sampai akhirnya dirinya memfitnah peony dengan menjatuhkan diri di danau. dan berakhir pada dirinya yang di hukum di sel bawah tanah.

siapa yang memasukan peony ke penjara? kakaknya? ayahnya? tentu saja bukan. karena senakal nakal dirinya sejahat jahat dirinya keluarganya tak akan memenjarakan nya. paling cuma tak mau bicara dengannya saja.

lalu siapa yang memenjarakan peony dulu? tentu saja pangeran mahkota, siapa lagi jika bukan pangeran alex.

peony pun menyeringai saat ingat pada pangeran alex.

" Liat aja kau akan bucin setengah mati pada ku alex. " ucap gadis itu dalam hati sembari menyeringai licik.

.

.

.

bersambung

Terpopuler

Comments

Icha Icha

Icha Icha

bertny sendri di jwb sendiri

2024-11-10

0

Siti solikah

Siti solikah

bagus poeny

2025-03-27

0

Lucy

Lucy

Lily mendorong Lily atau Lily mendorong Peony? perbaiki dong author

2024-11-22

2

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3 Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4 Berbaikan?
5 Bucin setengah mati
6 Gadis Rendahan
7 Cemburu?
8 Aaron Anderson
9 Sekarang Apa mau mu?
10 kenapa jadi seperti ini?
11 saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12 Tempat Terlarang?
13 Mochi
14 Felix
15 Drama
16 Berubah
17 What Happen?
18 insiden tak terduga
19 Insiden LAGI?
20 Hancurkan Dia
21 Sedang memikirkan ku?
22 Apa maksudmu?
23 Menjadi Miliku... Selamanya
24 Pulang..
25 Ada Yang Aneh
26 Mencurigakan
27 Kekuatan?
28 Bercerita I
29 Bercerita II
30 Bercerita III
31 bercerita IV
32 Sadar
33 Tambang Versil
34 Memasuki istana
35 Tantangan 1 Bulan
36 Ada yang tidak beres
37 pengkhianatan??
38 Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39 Memindahkan Emas
40 akan ku ambil Imbalan ku
41 Bukan mencuri
42 memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43 Hantu
44 Terkena Serangga
45 Mengenal pria itu?
46 Penyamaran
47 Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48 Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49 Misi Pertama berhasil!
50 Hukuman 4 Hari
51 Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52 Kakek Pelukis
53 Menuju Pembukaan Tambang
54 Pembukaan Tambang Versil
55 Seseorang menyukai kak Adam?
56 Pesta
57 Pertengkaran
58 Bodoh ya?
59 Kunjungan dari Sofia
60 Berhasil Kabur
61 Pelukan
62 Marah?
63 Masih marah
64 Felix and Aaron
65 Menuju kerajaan
66 Musuh Bertambah
67 Ingin selalu Bersama mu
68 Bukan jahat.. Bijak~~
69 acara kedewasaan di mulai!
70 Melukis punggung?
71 Lukisan
72 3 Wanita dan 1 Pria?
73 Tantangan Membuat Gaun
74 Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75 Ritual wanita Hamil?
76 Di pergoki oleh Matilda
77 Hamil?
78 mengintip
79 Bersekutu dengan iblis?
80 Pertemuan dengan Raja Iblis
81 Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82 Bab 82
83 Bab 83
84 persahabatan atau pertengkaran?
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Visual
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 Bab 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 Bab 115
117 Kehilangan
118 Berakhir Bahagia
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Prolog
2
Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3
Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4
Berbaikan?
5
Bucin setengah mati
6
Gadis Rendahan
7
Cemburu?
8
Aaron Anderson
9
Sekarang Apa mau mu?
10
kenapa jadi seperti ini?
11
saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12
Tempat Terlarang?
13
Mochi
14
Felix
15
Drama
16
Berubah
17
What Happen?
18
insiden tak terduga
19
Insiden LAGI?
20
Hancurkan Dia
21
Sedang memikirkan ku?
22
Apa maksudmu?
23
Menjadi Miliku... Selamanya
24
Pulang..
25
Ada Yang Aneh
26
Mencurigakan
27
Kekuatan?
28
Bercerita I
29
Bercerita II
30
Bercerita III
31
bercerita IV
32
Sadar
33
Tambang Versil
34
Memasuki istana
35
Tantangan 1 Bulan
36
Ada yang tidak beres
37
pengkhianatan??
38
Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39
Memindahkan Emas
40
akan ku ambil Imbalan ku
41
Bukan mencuri
42
memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43
Hantu
44
Terkena Serangga
45
Mengenal pria itu?
46
Penyamaran
47
Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48
Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49
Misi Pertama berhasil!
50
Hukuman 4 Hari
51
Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52
Kakek Pelukis
53
Menuju Pembukaan Tambang
54
Pembukaan Tambang Versil
55
Seseorang menyukai kak Adam?
56
Pesta
57
Pertengkaran
58
Bodoh ya?
59
Kunjungan dari Sofia
60
Berhasil Kabur
61
Pelukan
62
Marah?
63
Masih marah
64
Felix and Aaron
65
Menuju kerajaan
66
Musuh Bertambah
67
Ingin selalu Bersama mu
68
Bukan jahat.. Bijak~~
69
acara kedewasaan di mulai!
70
Melukis punggung?
71
Lukisan
72
3 Wanita dan 1 Pria?
73
Tantangan Membuat Gaun
74
Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75
Ritual wanita Hamil?
76
Di pergoki oleh Matilda
77
Hamil?
78
mengintip
79
Bersekutu dengan iblis?
80
Pertemuan dengan Raja Iblis
81
Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82
Bab 82
83
Bab 83
84
persahabatan atau pertengkaran?
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Visual
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
Bab 111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
Bab 115
117
Kehilangan
118
Berakhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!