Tempat Terlarang?

Di pagi yang cerah, terlihat seorang gadis tengah berjalan dengan suka cita di sebuah pasar yang sangat ramai.

setelah mendapatkan izin dari ayah dan ketiga kakaknya kini gadis itu tengah berjalan jalan dengan bersuka cita.

gadis yang memakai pakaian rakyat biasa namun terlihat mencolok karena kecantikan yang di miliki nya.

Pakaian Peony

banyak pasang mata yang melihatnya dengan berbagai tatapan. iri, terpesona, sinis dan masih banyak lagi.

" meri ayo ke toko itu, kelihatannya di sana sangat ramai. " ajak Peony pada pelayanannya meri.

" baik nona, tapi sebaiknya nona duduk lah di sini, biar saya yang membelikan makannya. " ujar meri sopan.

" ck kau itu, baiklah kau belilah makanan aku dengan dua prajurit ini akan jalan jalan. nanti aku kembali lagi ke sini. " ujar peony langsung pergi tanpa mendengar ucapan meri terlebih dahulu.

meri pun menghela nafas lalu mulai mengantri untuk memesan di toko yang ramai itu.

sedangkan peony asik berjalan jalan dan menikmati jajanan pedagang yang ada di pinggir jalan.

sedangkan dua prajurit di belakang nya hanya diam saja dan sesekali menatap tajam orang orang yang menatap sinis majikannya.

" nyam nyam enak sekali..... eh kalian mau? " tanya peony sembari menyodorkan dua buah sate pada dua prajurit yang mengikutinya sedari tadi.

" Terima kasih nona. " ucap mereka sembari mengambil makanan yang di berikan peony.

karena tidak baik jika menolak pemberian majikan, itu dianggap tidak sopan.

saat peony asik makan, tiba tiba pandangan gadis itu tertuju pada seorang gadis kecil yang tengah menangis sembari di pukuli.

dengan segera peony menghampiri gadis yang akan di pukul menggunakan balok kayu itu.

" dasar pencuri sialan!! enyah kau sampah masyarakat!! "umpat wanita bertumbuh gempal itu mengangkat balok kayu itu hendak memukulkannya dengan keras ke tubuh gadis itu.

Grepp..

dengan cepat peony menahan balok kayu itu dengan dua tangannya.

beberapa orang yang melihat itu pun terkejut, siapa orang yang berani melawan madam Gress.

" Apa yang kau lakukan?! " ucap wanita gempal bernama madam Gress dengan ketus.

" jangan memukul dia, dia kesakitan. " ucap peony lalu merebut balok kayu itu dan membuang nya ke sembarang arah.

" jangan ikut campur urusan ku!! jangan sok cari muka kamu! kau tidak tau jika gadis ini adalah gadis pencuri! sudah banyak warga yang di resahkan oleh ulah pencuri sialan ini! " ucap wanita itu menggebu gebu sembari menunjuk nunjuk gadis kecil yang tengah meringkuk kesakitan itu.

" berapa kerugian mu karena gadis itu? " tantang peony. wanita gempal itu pun tersenyum remeh.

" sepuluh koin perak." ucap madam gress dengan nada remeh.

dengan santai peony melempar dua keping emas di wajah madam gress. lalu tersenyum sinis.

" aku rasa itu sudah lebih dari cukup untuk orang dengan kalangan seperti diri mu. " ucap peony lalu beralih pada gadis yang tengah ketakutan itu.

tanpa memperdulikan wanita itu, peony melangkah mendekati gadis kecil yang tengah kesakitan itu.

" apakan sangat sakit? " tanya peony lembut

dengan pelan gadis itu mengangguk.

" jangan menangis, ayo kita obati luka mu. " ucap peony lalu menyuruh salah satu prajurit nya untuk menggendong gadis kecil malang tersebut.

" hah.... hah... hah... no-nona.... anda dari mana saja... saya benar benar kesusahan... mencari anda.... " ucap meri yang entah datang dari mana sambil ngos ngosan.

" maaf, tadi ada sedikit masalah. ayo bawa aku ke tempat berobat terdekat. " ucapan peony membuat meri mengenyit sebelum akhirnya menyadari ada seseorang yang di gendong oleh salah satu prajurit yang mengawal peony.

" astaga, siapa itu nona? " tanya meri bingung.

" sudahlah, nanti aku jelaskan. sekarang bawa aku ke tempat berobat terdekat. gadis ini butuh pertolongan. " ucap peony.

" anu nona... mmmm" terlihat meri ragu ragu untuk menyatakan nya. dan hal itu membuat peony penasaran.

" ck.. apa lagi! " tanya peony kesal karena meri membuang buang waktu padahal saat ini kondisi gadis itu cukup parah.

" maaf nona, tapi di sini tidak ada tempat seperti yang nona katakan. namun, ada satu tempat yang bisa membuat gadis ini sembuh seketika. "

" yasudah, kita ke sana sekarang. apakah tempatnya dekat? "

" tempat nya dekat, bahkan sangat dekat dari sini. tapi, saya rasa sebaiknya kita ke kediaman saja nona. karena tempat itu sangat terlarang. " ucap meri takut takut.

" hah? tempat terlarang? memangnya ada tempat seperti itu di sini? " tanya peony penasaran.

" eh? tentu saja ada nona. bahkan seluruh kerajaan tau jika tempat itu sangat berbahaya. "

" aku jadi penasaran dengan tempat itu, ayo kita kesana! " ucap peony antusias yang seketika membuat kedua prajurit dan meri pucat pasi.

" ta-tapi nona, sebaiknya kita pulang saja. "

" gak! kita ke sana sekarang! lagi pula gadis itu butuh perawatan, dan aku sangat penasaran dengan tempat itu. aku tak akan bisa tidur nanti malam jika tidak menuntaskan rasa penasaran ku. "kekeh peony

" tapi nona tempat itu sangat berbahaya.."

" kalo tempatnya berbahaya kenapa kau ceritakan? salah mu sendiri lah. sekarang aku sudah penasaran dengan tempat itu gara gara kau kan. pokoknya kita ke sana sekarang. " kekeh peony yang membuat meri dan dua prajurit hanya bisa pasrah.

kini terlihat mereka tengah berjalan menuju pinggiran hutan yang dekat dengan pasar.

tak lama kemudian terlihat sebuah istana yang gelap dan terlihat menyeramkan di depan mereka. istana yang tiga kali lebih besar dengan istana raja namun terlihat di selimuti aura ke suraman.

" waooo istana yang sangat indah! " ucap peony yang terpesona melihat keindahan istana itu.

namun tidak dengan meri dan dua prajurit itu yang bahkan terlihat sangat gemetar seakan itu adalah pintu neraka.

" hei kenapa kalian pucat pasi begitu? ayo kita masuk. " ucap peony yang langsung berjalan ke depan meninggalkan ketiga orang yang gemetaran ketakutan itu. dan gadis yang ditolong peony sudah pingsan sejak tadi.

" eh? kenapa tidak ada yang menjaga gerbang ini? " tanya peony bingung. pasalnya di istana ini sangat sepi seperti bangunan kosong namun sangat terawat.

" nona, se-sebaiknya kita pulang saja. ayo nona, tempat ini terlihat tidak beres. "ucap meri yang terlihat gemetar.

bahkan kedua prajurit itu pun sama gemetaran nya.

" ck.. kita sudah di sini, ayolah.. jika kalian tidak mau ikut biar aku yang masuk sendiri. " ujar peony yang langsung masuk ke dalam istana tersebut.

BRAKK!!

belum sempat meri dan dua prajurit itu masuk menyusul peony pintu sudah tertutup lebih dahulu.

Brak! Brak! Brak!

" nona! nona! anda baik baik saja? astaga! kenapa pintu ini tiba tiba tertutup?! " ucap meri histeris sembari menggedor gedor pintu itu diikuti kedua prajurit yang berusaha mendobrak pintu keras tersebut.

sementara didalam....

.

.

.

.

.

.

Bersambung........

Terpopuler

Comments

Siti solikah

Siti solikah

salah meri sendiri kenapa bilang sama poeny

2025-03-27

0

Sri Mulyaningsih

Sri Mulyaningsih

astaga 😱

2024-10-31

1

PiyANo ★

PiyANo ★

😭😻

2024-09-07

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3 Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4 Berbaikan?
5 Bucin setengah mati
6 Gadis Rendahan
7 Cemburu?
8 Aaron Anderson
9 Sekarang Apa mau mu?
10 kenapa jadi seperti ini?
11 saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12 Tempat Terlarang?
13 Mochi
14 Felix
15 Drama
16 Berubah
17 What Happen?
18 insiden tak terduga
19 Insiden LAGI?
20 Hancurkan Dia
21 Sedang memikirkan ku?
22 Apa maksudmu?
23 Menjadi Miliku... Selamanya
24 Pulang..
25 Ada Yang Aneh
26 Mencurigakan
27 Kekuatan?
28 Bercerita I
29 Bercerita II
30 Bercerita III
31 bercerita IV
32 Sadar
33 Tambang Versil
34 Memasuki istana
35 Tantangan 1 Bulan
36 Ada yang tidak beres
37 pengkhianatan??
38 Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39 Memindahkan Emas
40 akan ku ambil Imbalan ku
41 Bukan mencuri
42 memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43 Hantu
44 Terkena Serangga
45 Mengenal pria itu?
46 Penyamaran
47 Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48 Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49 Misi Pertama berhasil!
50 Hukuman 4 Hari
51 Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52 Kakek Pelukis
53 Menuju Pembukaan Tambang
54 Pembukaan Tambang Versil
55 Seseorang menyukai kak Adam?
56 Pesta
57 Pertengkaran
58 Bodoh ya?
59 Kunjungan dari Sofia
60 Berhasil Kabur
61 Pelukan
62 Marah?
63 Masih marah
64 Felix and Aaron
65 Menuju kerajaan
66 Musuh Bertambah
67 Ingin selalu Bersama mu
68 Bukan jahat.. Bijak~~
69 acara kedewasaan di mulai!
70 Melukis punggung?
71 Lukisan
72 3 Wanita dan 1 Pria?
73 Tantangan Membuat Gaun
74 Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75 Ritual wanita Hamil?
76 Di pergoki oleh Matilda
77 Hamil?
78 mengintip
79 Bersekutu dengan iblis?
80 Pertemuan dengan Raja Iblis
81 Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82 Bab 82
83 Bab 83
84 persahabatan atau pertengkaran?
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Visual
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 Bab 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 Bab 115
117 Kehilangan
118 Berakhir Bahagia
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Prolog
2
Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3
Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4
Berbaikan?
5
Bucin setengah mati
6
Gadis Rendahan
7
Cemburu?
8
Aaron Anderson
9
Sekarang Apa mau mu?
10
kenapa jadi seperti ini?
11
saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12
Tempat Terlarang?
13
Mochi
14
Felix
15
Drama
16
Berubah
17
What Happen?
18
insiden tak terduga
19
Insiden LAGI?
20
Hancurkan Dia
21
Sedang memikirkan ku?
22
Apa maksudmu?
23
Menjadi Miliku... Selamanya
24
Pulang..
25
Ada Yang Aneh
26
Mencurigakan
27
Kekuatan?
28
Bercerita I
29
Bercerita II
30
Bercerita III
31
bercerita IV
32
Sadar
33
Tambang Versil
34
Memasuki istana
35
Tantangan 1 Bulan
36
Ada yang tidak beres
37
pengkhianatan??
38
Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39
Memindahkan Emas
40
akan ku ambil Imbalan ku
41
Bukan mencuri
42
memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43
Hantu
44
Terkena Serangga
45
Mengenal pria itu?
46
Penyamaran
47
Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48
Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49
Misi Pertama berhasil!
50
Hukuman 4 Hari
51
Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52
Kakek Pelukis
53
Menuju Pembukaan Tambang
54
Pembukaan Tambang Versil
55
Seseorang menyukai kak Adam?
56
Pesta
57
Pertengkaran
58
Bodoh ya?
59
Kunjungan dari Sofia
60
Berhasil Kabur
61
Pelukan
62
Marah?
63
Masih marah
64
Felix and Aaron
65
Menuju kerajaan
66
Musuh Bertambah
67
Ingin selalu Bersama mu
68
Bukan jahat.. Bijak~~
69
acara kedewasaan di mulai!
70
Melukis punggung?
71
Lukisan
72
3 Wanita dan 1 Pria?
73
Tantangan Membuat Gaun
74
Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75
Ritual wanita Hamil?
76
Di pergoki oleh Matilda
77
Hamil?
78
mengintip
79
Bersekutu dengan iblis?
80
Pertemuan dengan Raja Iblis
81
Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82
Bab 82
83
Bab 83
84
persahabatan atau pertengkaran?
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Visual
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
Bab 111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
Bab 115
117
Kehilangan
118
Berakhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!