Aaron Anderson

Saat ini Peony tengah berada di kereta kuda menuju kediaman Viscount De vony. namun di tengah perjalanan pandangan Peony mengarah ke arah jendela.

di sana ia melihat seorang anak yang tengah di pukuli. entah kenapa secara tiba tiba ingatan Peony yang lama datang.

ia dia ingat! itu adalah Aaron Anderson! seorang budak yang akan bucin setengah mati pada lily. seharusnya sekarang lily lah yang melihat kejadian ini, namun karena aku sudah mengubah alurnya maka sekarang akulah yang melihat ini.

Aaron Anderson adalah adik dari Alex, dia adalah anak kedua raja Jothatan dan adik kandung alex.

menurut ingatan ini, Aaron di culik saat masih bayi dan di jadikan budak. lalu suatu hari lily melihat Aaron di pukuli dan menolongnya, hingga beberapa hari setelahnya terungkap jika Aaron adalah seorang pangeran.

namun saat di suruh kembali ke istana Aaron tidak mau dan memutuskan untuk menjadi pelayan setia lily.

Peony pun tersenyum saat mendapat ingatan ini. namun senyumannya memudar saat melihat kereta terus berjalan melewati anak yang tengah sekarat itu.

" Berhenti!!! " Teriak peony

dan seketika itu juga sang kusir menghentikan kereta itu karena terkejut dengan teriakan peony.

segera lah peony turun dari kereta dan berjalan tergesa gesa ke arah anak yang tengah terbaring dengan tubuh luka luka itu.

orang orang yang memukuli anak itu sudah pergi, dengan segera peony menghampiri anak yang berusia 17 tahun itu.

" hei! kau tak apa apa? " tanya peony khawatir.

" auuhh! sa-sakit! se-sepertinya tulang rusuk ku pa-patah... " lirih pemuda itu.

peony yang mendengar itu pun panik, dan cepat cepat memanggil prajurit yang dia ajak bersama nya.

" hei kalian! cepat kesini dan antar anak ini ke mension! sekarang!! " perintah peony tegas

" baik nona. " ucap prajurit lalu mengangkat tubuh Aaron dan memasukannya ke kereta.

peony pun masuk ke kereta kuda dan membaringkan kepala Aaron di pangkuannya.

dan kereta kuda pun berbalik arah dan kembali ke kediaman Amert.

di tengah perjalanan peony melihat ke arah Aaron yang tengah memejamkan matanya.

" *woohh kalo di lihat lihat tampan juga sih! buka! tapi sangat tampan dan cute! omaigat! tunggu apakah ini hanya perasaan ku saja atauuu memang benar jika wajah anak ini sangat mirip dengan idol k-pop di dunia ku dulu!

ah buka tapi wajah anak ini sangat mirip dengan jongkook!! buka sangat tapi memang mempunyai wajah yang sama seperti jungkook!! astagaaa tampan sekaliiiii huaaaaaaaa ....... apa aku culik saja ya*? " batin peony menjerit setelah melihat jika wajah pria ini mirib idol yang dia sukai di dunia nya dulu.

" Sudah puas memandangi ku? " secara tiba tiba mata indah itu terbuka. dan peony pun hampir pingsan di buat nya.

" hei! kau kenapa? " tanya Aaron melihat peony dengan tatapan bingung.

" eh? tidak ada apa apa. oh iya bagaimana dengan mu apakah sangat sakit? tahan sebentar ya, sebentar lagi sampai dan aku akan mengobati mu setelah sampai di mansion nanti. " ucap peony tersenyum sambil mengunyel unyel pipi chubby itu.

" astaga jadi ini ya rasanya menyentuh wajah idol yang kita sukai! huaaaaaaaaaa ibuuu aku ingin sekali mengarungi pria ini dan menciu-"

" apa yang kau pikirkan? " tanya Aaron membuyarkan hayalan peony.

entah kenapa wajah peony tiba tiba memerah karena malu. Aaron yang melihat itu pun mengenyit.

" kau kenapa? " tanya Aaron bingung.

"eh? aku tidak apa apa, sudahlah. kau sebaiknya jangan banyak bicara. nanti lukanya semakin sakit. " ucap peony mengalihkan tatapannya. tidak kuat dia jika di tatap cogan tampan idolanya dulu.

" kau peduli pada ku? " tanya Aaron tersenyum. kalian bayangin aja senyum jungkook.

" eh? ya jelas lah aku peduli! kalo gak ngapain aku nolong kamu. "

mendengar itu Aaron pun tersenyum sebelum akhirnya memejamkan mata guna mengurangi rasa sakit, sedangkan peony? dia sesekali menatap wajah Aaron eh bukan tapi bibirnya. ya peony terus menatap bibir pria itu.

..............

Setelah kereta kuda sampai ke kediaman Amert. dengan bergegas peony berteriak menyuruh pelayan untuk meletakan tubuh Aaron dan memanggil tabib.

Teriakan dan kehebohan peony sampai pada Ketiga kakaknya dan lily.

Adam yang melihat peony mondar mandir dengan heboh pun menghampiri gadis itu dan diikuti yang lain.

" ada apa peony? kenapa kau keliatan panik? bukankah kau akan menghadiri pesta minum teh? " tanya adam mengagetkan peony yang tengah panik.

" eh kakak, aku tadi memang ingin ke pesta minum teh, tapi di tengah jalan aku melihat seorang anak di pukuli. jadi ya aku menolongnya. kondisi anak itu sangat parah. "

adam yang mendengar penjelasan peony pun tersenyum dan mengusap usap rambut adik kesayangannya.

" wah adik ku memang sangat sangat baik dan cantik. " ucap Xavier tersenyum bangga.

" hei dia adik ku! " ucap adam sengit menatap Xavier.

" heh kak maksud mu apa?! dia itu adiku juga! dan aku juga adik mu! dasar kakak tak perperikesodaraan! " ucap Xavier tak Terima.

" hei! adiku cuma peony, kau itu anak pungut. " ucap adam sarkas.

" bukan aku yang anak pungut! " ucap Xavier entah sadar atau tidak namun lily lah yang merasa tersinggung.

" sudahlah kakak, jangan bertengkar. " ucap peony menengahi

" DIA YANG DULUAN! "teriak kedua orang itu bersamaan.

peony dan kelvin yang melihat hal tersebut pun tertawa terbahak bahak. sedangkan kedua orang yang mereka tertawakan tengah saling menatap sengit.

lain hal nya dengan lily yang diam diam menatap adam dengan tatapan yang sulit diartikan. hingga tiba tiba tatapan adam berbalik menatap lily.

lily pun seketika mengalihkan tatapannya dan memilih pergi dari situ, sedangkan Adam menatap punggung lily yang menjauh dengan tatapan yang dingin.

" eh tabib, bagaimana keadaan pria itu? baik baik saja kan? " tanya lily yang melihat tabib itu keluar.

" salam nona dan tuan muda. keadaan pria itu baik baik saja, namun ada beberapa tulangnya yang patah, di harapkan agar jangan bergerak gerak dulu. " ucap tabib tersebut.

" tapi tulangnya bisa nyambung lagi kan? " tanya peony takut takut jika tulang orang yang mirib idolnya itu malah gak bisa balik semula lagi. karena kan di zaman ini tidak ada peralatan modern seperti di zaman nya dulu.

" bisa nona, asalkan dia rutin meminum obat. ini sudah saya tulis racikan obat untuk anak itu. " ucap tabib memberikan kertas berisa racikan tanaman obat.

" Terima kasih tabib. "

" sama sama nona, saya pamit permisi tuan Adam, tuan Kelvin, tuan Xavier, dan Nona peony. " ucap tabib itu undur diri.

lalu peony pun melangkah masuk ke kamar yang di tempati Aaron dan meninggalkan ketiga kakaknya di luar.

namun tiba tiba sebuah suara terjatuh terdengar dari kamar itu di susul dengan teriakan.

Brukkk!!

" Aaahhhhkkk!! "

.

.

.

.

.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

jumirah slavina

jumirah slavina

astogehhhhh... jangan rebutan...

angkat Aku jd Adik kalian biar kalian tidak rebutan lg...

buahahahahahahahahahaaaaa 🤣🤣

2025-02-19

4

Atalla Putri🕊️

Atalla Putri🕊️

wkwkwk berasa melihat diri sendiri🤣🤣

2025-03-18

1

Atalla Putri🕊️

Atalla Putri🕊️

kalau gitu sih gw jg mau pelihara😭

2025-03-18

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3 Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4 Berbaikan?
5 Bucin setengah mati
6 Gadis Rendahan
7 Cemburu?
8 Aaron Anderson
9 Sekarang Apa mau mu?
10 kenapa jadi seperti ini?
11 saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12 Tempat Terlarang?
13 Mochi
14 Felix
15 Drama
16 Berubah
17 What Happen?
18 insiden tak terduga
19 Insiden LAGI?
20 Hancurkan Dia
21 Sedang memikirkan ku?
22 Apa maksudmu?
23 Menjadi Miliku... Selamanya
24 Pulang..
25 Ada Yang Aneh
26 Mencurigakan
27 Kekuatan?
28 Bercerita I
29 Bercerita II
30 Bercerita III
31 bercerita IV
32 Sadar
33 Tambang Versil
34 Memasuki istana
35 Tantangan 1 Bulan
36 Ada yang tidak beres
37 pengkhianatan??
38 Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39 Memindahkan Emas
40 akan ku ambil Imbalan ku
41 Bukan mencuri
42 memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43 Hantu
44 Terkena Serangga
45 Mengenal pria itu?
46 Penyamaran
47 Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48 Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49 Misi Pertama berhasil!
50 Hukuman 4 Hari
51 Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52 Kakek Pelukis
53 Menuju Pembukaan Tambang
54 Pembukaan Tambang Versil
55 Seseorang menyukai kak Adam?
56 Pesta
57 Pertengkaran
58 Bodoh ya?
59 Kunjungan dari Sofia
60 Berhasil Kabur
61 Pelukan
62 Marah?
63 Masih marah
64 Felix and Aaron
65 Menuju kerajaan
66 Musuh Bertambah
67 Ingin selalu Bersama mu
68 Bukan jahat.. Bijak~~
69 acara kedewasaan di mulai!
70 Melukis punggung?
71 Lukisan
72 3 Wanita dan 1 Pria?
73 Tantangan Membuat Gaun
74 Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75 Ritual wanita Hamil?
76 Di pergoki oleh Matilda
77 Hamil?
78 mengintip
79 Bersekutu dengan iblis?
80 Pertemuan dengan Raja Iblis
81 Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82 Bab 82
83 Bab 83
84 persahabatan atau pertengkaran?
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Visual
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 Bab 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 Bab 115
117 Kehilangan
118 Berakhir Bahagia
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Prolog
2
Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3
Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4
Berbaikan?
5
Bucin setengah mati
6
Gadis Rendahan
7
Cemburu?
8
Aaron Anderson
9
Sekarang Apa mau mu?
10
kenapa jadi seperti ini?
11
saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12
Tempat Terlarang?
13
Mochi
14
Felix
15
Drama
16
Berubah
17
What Happen?
18
insiden tak terduga
19
Insiden LAGI?
20
Hancurkan Dia
21
Sedang memikirkan ku?
22
Apa maksudmu?
23
Menjadi Miliku... Selamanya
24
Pulang..
25
Ada Yang Aneh
26
Mencurigakan
27
Kekuatan?
28
Bercerita I
29
Bercerita II
30
Bercerita III
31
bercerita IV
32
Sadar
33
Tambang Versil
34
Memasuki istana
35
Tantangan 1 Bulan
36
Ada yang tidak beres
37
pengkhianatan??
38
Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39
Memindahkan Emas
40
akan ku ambil Imbalan ku
41
Bukan mencuri
42
memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43
Hantu
44
Terkena Serangga
45
Mengenal pria itu?
46
Penyamaran
47
Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48
Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49
Misi Pertama berhasil!
50
Hukuman 4 Hari
51
Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52
Kakek Pelukis
53
Menuju Pembukaan Tambang
54
Pembukaan Tambang Versil
55
Seseorang menyukai kak Adam?
56
Pesta
57
Pertengkaran
58
Bodoh ya?
59
Kunjungan dari Sofia
60
Berhasil Kabur
61
Pelukan
62
Marah?
63
Masih marah
64
Felix and Aaron
65
Menuju kerajaan
66
Musuh Bertambah
67
Ingin selalu Bersama mu
68
Bukan jahat.. Bijak~~
69
acara kedewasaan di mulai!
70
Melukis punggung?
71
Lukisan
72
3 Wanita dan 1 Pria?
73
Tantangan Membuat Gaun
74
Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75
Ritual wanita Hamil?
76
Di pergoki oleh Matilda
77
Hamil?
78
mengintip
79
Bersekutu dengan iblis?
80
Pertemuan dengan Raja Iblis
81
Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82
Bab 82
83
Bab 83
84
persahabatan atau pertengkaran?
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Visual
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
Bab 111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
Bab 115
117
Kehilangan
118
Berakhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!