Berubah

Saat ini Drama masih berlanjut. sedangkan peony sudah mulai bosan. ia sudah sangat ingin rebahan di kasurnya yang empuk.

sepertinya ia harus secepatnya menyelesaikan masalah ini.

" akhem.... lily... tenang lah nak... " ucap duke leon menegur lily yang menyebabkan gadis itu mengangkat wajahnya menatap duke leon. lalu menghapus air matanya dan kembali duduk.

" Peony... kau belum sempat berbicara... ucapkan lah kalimat pembelaan mu nak. " ucap duke leon mempersilahkan putrinya untuk berbicara.

terlihat wajah lily sedikit panik namun ia berusaha menutupinya.

" ayah... kakak.. putra mahkota.. aku sebenarnya tak ingin mengatakan ini, namun karena aku dirugikan dan nama baik ku jadi tercemar karena masalah ini maka dengan terpaksa mengatakan nya. aku tidak bersalah. lily lah yang memulai duluan. dia mengatai ku ****** dan wanita murahan. lalu menampar ku. aku sudah mengelak namun dia terus memancing emosi ku. makanya aku berbuat seperti itu. sekarang aku tanya pada kalian, bagamana perasaan kalian jika di posisi ku? " ucap peony dengan nada tenang. dan tentu ucapan itu membuat semua orang yang ada di sana sangat terkejut.

" Bohong... hikh hikh... aku tak menyangka jika kakak akan berbohong seperti itu.. hikh hikh.. kak... apa salah kuu?? jika kakak memang tidak menginginkan ku, maka aku akan keluar dari mension ini. ayah... kak Adam.. kak Kelvin.. Kak Xavier.. hikh.. hikh.. maafkan aku... maaf jika selama ini aku terlalu merepotkan kalian... " ucap lily lalu hendak beranjak. namun putra mahkota menghentikan nya.

" tunggu Lily... Duke leon.. apakah begini keadilan di mansion mu? walaupun lily anak angkat namun tak begini seharusnya caramu memperlakukan dia. kau tahu sendiri siapa yang selalu jahat di sini duke! " geram putra mahkota sembari mendekap tubuh lily. dan penatap tajam peony.

sedangkan peony hanya menatap malas putra mahkota dengan sesekali menguap.

" Adik ku tidak salah sialan! jika kau berbicara lagi, walaupun kau putra mahkota, kau akan tetap ku beri pelajaran! " ucap Adam dengan urat urat yang mulai terlihat di tanganya yang mengepal.

" Cih, aku tak menyangka jika kau akan membela yang jahat mati matian... buka dan lihat lah kebenarannya! aku saksi nya disini! " ucap putra mahkota dengan terkekeh sinis.

" Tak perduli kau saksi atau bukan tapi aku akan tetap membela adik ku! " ucap Kelvin menyahuti tiba tiba.

" aku harap mata kalian bisa terbuka dan tidak di butakan oleh kasih sayang tak berujung kalian itu! " sinis putra mahkota

mendengar semua perdebatan itu seketika membuat kepala duke leon pusing. namun tiba tiba ia ingat akan sesuatu.

" Peony, saat kejadian apakah kau membawa kalung itu? " tanya duke leon harap harap cemas

" iya, memangnya kenapa ayah? " tanya peony bingung sembari memperlihatkan kalungnya.

" bagus! sekarang kita akan mengetahui siapa yang salah dan benar di sini. " ucap Duke leon semangat karena telah menemukan jalan keluar.

peony yang masih kebingungan pun menyerah kan kalung itu ke Duke leon. dan setelah itu Duke leon pun membacakan mantra yang mana membuat bandul kalung itu seketika bercahaya.

dengan perlahan Duke leon meletakan kalung itu tepat di tengah tengah meja, agar bisa di lihat oleh semua orang.

" Sekarang kita akan melihat kebenarannya tentang siapa yang salah dan benar. "ucap Duke leon yakin yang mana membuat lily mulai merasa was was dan ketakutan namun sebisa mungkin ia menutupinya.

setelah itu munculah sebuah hologram yang menampilkan kejadian saat peony pamit keluar ruangan kerja ayahnya dan duduk di taman.

kejadian demi kejadian terus di tampilkan hingga membuat semua orang syok di sana. sedangkan lily tengah duduk dengan tubuh gemetar.

hologram itu pun berhenti yang menyebabkan suasana di sana menjadi hening.

" putra mahkota, saya rasa ini semua sudah cukup membuktikan. sekarang karena saya sudah sangat mengantuk, saya izin untuk beristirahat. selamat malam putra mahkota semoga dewa memberkati anda. " ucapnya lalu menunduk.

" Selamat malam ayah, kak Adam, Kak Kelvin, dan Kak Xavier. semoga dewa memberkati kalian. saya permisi. " ucap peony lalu pergi dari sana tentu saja setelah mengambil kalung itu.

dan kini tinggalah lily, ketiga kakak peony, putra mahkota, Duke leon dan orang kepercayaan mereka.

terlihat pandangan putra mahkota menatap lily dengan pandangan tak percaya dan terlihat kecewa.

" putra mahkota.. maaf tapi itu semua-"

Plak!

lily langsung tersungkur setelah menerima tamparan dari adam. sedangkan putra mahkota hanya diam saja sembari mengalihkan pandangannya kearah lain.

" Hikh.. hikh... Kak Akhh!! "

ucapan lily terputus karena adam langsung mencekik leher gadis itu.

" Kau mengatakan hal yang buruk tentang adikku sialan! kau bahkan menampar nya! sialan ku bunuh kau! " ucap adam dengan emosi yang udah di ubun ubun.

" Uhuk! uhuk! ampun kak... sakit... " lirih gadis itu mulai tak bisa bernafas.

Bruk!!

dengan kasar adam menghempas kan tubuh itu, lalu berdiri dari duduknya.

"Pelayan! kurung dia di kamar nya selama satu minggu! berikan dia makanan tiga kali dalam seminggu. " ucapnya lalu pergi dari sana setelah menatap mata putra mahkota dengan tajam.

" Tidak! kakak aku tak bersalah! maafkan aku! " teriak lily lalu beralih menatap putra mahkota yang hanya diam saja.

" yang mulia putra mahkota... saya tidak bersalah. kau percaya kan pada ku? "tanya lily penuh harap. namun putra mahkota hanya menatap nya dengan tatapan tajam.

" lily.. aku kecewa pada mu. " ucap putra mahkota singkat sebelum akhirnya pergi dari saja.

jujur ia sangat malu, apalagi ia sempat menuduh peony. mau di taruh di mana wajahnya saat ini.

tadinya ia kesini karena ingin membahas kerja sama nya dengan Duke leon, namun saat berjalan jalan di taman ia malah melihat pemandangan peony yang menjambak lily.

tanpa pikir panjang ia langsung menyimpulkan kejadian itu, tanpa mendengarkan pembelaan peony.

namun ada satu yang ia pikirkan sekarang.

kenapa lily berubah sekarang?

........... ...

Sementara itu, kini peony tengah tertidur dengan pulas di kasurnya. karena terlalu mengantuk ia jadi sangat cepat terlelap.

tanpa ia sadari, jendela kamarnya masih terbuka, tiba tiba sekelebat bayangan hitam masuk ke kamarnya.

dengan perlahan bayangan itu berjalan mendekati tubuh peony yang tengah tertidur.

dengan wajah yang terlihat datar dan dingin. tangan pria itu perlahan menyentuh pipi peony yang selembut kapas.

merasa terusik tubuh peony terlihat menggeliat, dan bergerak tak nyaman.

dengan perlahan pria itu pun ikut berbaring dan membawa tubuh peony ke dalam pelukannya. hal itu membuat peony merasa nyaman dan perlahan terlelap kembali. bahkan gadis itu menyusupkan kepalanya di ketek pria itu.

" tidurlah... aku akan menghangat kan mu... "

.

.

.

.

.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

jumirah slavina

jumirah slavina

kau yg buta...
haishhhh..
perlu d'beri kacamata kuda nih putri mahkota...
🤦🤦🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣✌️🏃

2025-02-20

3

jumirah slavina

jumirah slavina

Aku rasa buta nih putri mahkota

2025-02-20

2

Note 2

Note 2

keteknya apa ndk bau kecut peony

2025-03-03

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3 Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4 Berbaikan?
5 Bucin setengah mati
6 Gadis Rendahan
7 Cemburu?
8 Aaron Anderson
9 Sekarang Apa mau mu?
10 kenapa jadi seperti ini?
11 saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12 Tempat Terlarang?
13 Mochi
14 Felix
15 Drama
16 Berubah
17 What Happen?
18 insiden tak terduga
19 Insiden LAGI?
20 Hancurkan Dia
21 Sedang memikirkan ku?
22 Apa maksudmu?
23 Menjadi Miliku... Selamanya
24 Pulang..
25 Ada Yang Aneh
26 Mencurigakan
27 Kekuatan?
28 Bercerita I
29 Bercerita II
30 Bercerita III
31 bercerita IV
32 Sadar
33 Tambang Versil
34 Memasuki istana
35 Tantangan 1 Bulan
36 Ada yang tidak beres
37 pengkhianatan??
38 Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39 Memindahkan Emas
40 akan ku ambil Imbalan ku
41 Bukan mencuri
42 memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43 Hantu
44 Terkena Serangga
45 Mengenal pria itu?
46 Penyamaran
47 Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48 Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49 Misi Pertama berhasil!
50 Hukuman 4 Hari
51 Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52 Kakek Pelukis
53 Menuju Pembukaan Tambang
54 Pembukaan Tambang Versil
55 Seseorang menyukai kak Adam?
56 Pesta
57 Pertengkaran
58 Bodoh ya?
59 Kunjungan dari Sofia
60 Berhasil Kabur
61 Pelukan
62 Marah?
63 Masih marah
64 Felix and Aaron
65 Menuju kerajaan
66 Musuh Bertambah
67 Ingin selalu Bersama mu
68 Bukan jahat.. Bijak~~
69 acara kedewasaan di mulai!
70 Melukis punggung?
71 Lukisan
72 3 Wanita dan 1 Pria?
73 Tantangan Membuat Gaun
74 Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75 Ritual wanita Hamil?
76 Di pergoki oleh Matilda
77 Hamil?
78 mengintip
79 Bersekutu dengan iblis?
80 Pertemuan dengan Raja Iblis
81 Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82 Bab 82
83 Bab 83
84 persahabatan atau pertengkaran?
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Visual
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 Bab 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 Bab 115
117 Kehilangan
118 Berakhir Bahagia
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Prolog
2
Kenapa Ni Cewek Nangis Mulu?
3
Jadi Gadis Paling Cantik Di dunia?
4
Berbaikan?
5
Bucin setengah mati
6
Gadis Rendahan
7
Cemburu?
8
Aaron Anderson
9
Sekarang Apa mau mu?
10
kenapa jadi seperti ini?
11
saat Dewi kecantikan kembali di lahirkan
12
Tempat Terlarang?
13
Mochi
14
Felix
15
Drama
16
Berubah
17
What Happen?
18
insiden tak terduga
19
Insiden LAGI?
20
Hancurkan Dia
21
Sedang memikirkan ku?
22
Apa maksudmu?
23
Menjadi Miliku... Selamanya
24
Pulang..
25
Ada Yang Aneh
26
Mencurigakan
27
Kekuatan?
28
Bercerita I
29
Bercerita II
30
Bercerita III
31
bercerita IV
32
Sadar
33
Tambang Versil
34
Memasuki istana
35
Tantangan 1 Bulan
36
Ada yang tidak beres
37
pengkhianatan??
38
Menyelamatkan Kekayaan Dan Harga Diri
39
Memindahkan Emas
40
akan ku ambil Imbalan ku
41
Bukan mencuri
42
memasak dan ketempelan mahkluk aneh
43
Hantu
44
Terkena Serangga
45
Mengenal pria itu?
46
Penyamaran
47
Kecurigaan Peony terhadap Adam Dan Lily
48
Tak Akan terselamatkan Kali Ini
49
Misi Pertama berhasil!
50
Hukuman 4 Hari
51
Memangnya Aku Hewan liar perlu di jinakkan?
52
Kakek Pelukis
53
Menuju Pembukaan Tambang
54
Pembukaan Tambang Versil
55
Seseorang menyukai kak Adam?
56
Pesta
57
Pertengkaran
58
Bodoh ya?
59
Kunjungan dari Sofia
60
Berhasil Kabur
61
Pelukan
62
Marah?
63
Masih marah
64
Felix and Aaron
65
Menuju kerajaan
66
Musuh Bertambah
67
Ingin selalu Bersama mu
68
Bukan jahat.. Bijak~~
69
acara kedewasaan di mulai!
70
Melukis punggung?
71
Lukisan
72
3 Wanita dan 1 Pria?
73
Tantangan Membuat Gaun
74
Beginilah cinta, Deritanya tiada akhir~~~
75
Ritual wanita Hamil?
76
Di pergoki oleh Matilda
77
Hamil?
78
mengintip
79
Bersekutu dengan iblis?
80
Pertemuan dengan Raja Iblis
81
Iblis Yang siap Menghancurkan Manusia
82
Bab 82
83
Bab 83
84
persahabatan atau pertengkaran?
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Visual
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
Bab 111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
Bab 115
117
Kehilangan
118
Berakhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!