Firdaus masih penasaran Hingga Saat ini tentang Sejarah Kerajaan Zalvia Berdiri dan disebuah sejarah pasti memiliki alasan yang kuat.
Ke esokkan Harinya:
seorang pelayan Perempuan yang sekiranya berumur 19 Tahun usia tersebut hendak membangunkan Pangeran Firdaus
Cleek
Alangkah terkejutnya Pelayan tersebut ketika melihat Orang yang ingin dia bangunkan Telah ada bersama sang Raja
"Apa yang bisa aku. bantu? Kak?" Tanya Firdaus yang melihat pelayan itu bengong
"Mohon Ampun. Hamba Tidak tahu apabila Yang Mulia Firdaus bersama Yang Mulia Raja" Kata Pelayan
"hahaha. Tidak apa. saya sudah selesai. Wahai Anakku. Jika Menurut demikian. Ayahanda Hanya dapat mendukung. Tidak ada Seorang Ayah Tidak mendukung anak mereka sendiri" kata Raja
"Pengawal!" Teriak Raja
Prajurit yang menggunakan Zirah itu pun memenuhi panggilan sang Raja
"Anakku. Ayahanda memang mendukung mu. Tapi izinkan ayahmu melindungi mu melalui 2 orang prajurit zirah ini. Apakah kamu keberatan. Anakku?" Kata Raja
"Tentu Tidak. Ayahanda. melalui mereka. anak mu bisa merasakan kasih sayang Ayahanda" Kata Firdaus
Raja hanya tersenyum dan pergi
"Jaga Anak ku dengan Nyawa kalian" Bisik Raja Kepada Dua prajurit tersebut
"Nama mu siapa?" Tanya Raja kepada pelayan yang sebelumnya hendak membangunkan putranya tersebut
"N---Nama Saya Adalah Tersa. Yang Mulia" kata Tersa sambil bersujud didepan Raja
"Baiklah Tersa. kamu Akan ikut bersama Dengan Anakku. Kamu tidak boleh mempertanyakan kemana ia akan pergi bersama kalian. Nanti" Kata Raja
Tersa hanya bisa patuh dan Kemudian Raja Pergi.
"Kalian boleh Mengangkat Kepala. Ayahanda sudah pergi" Kata Firdaus
ketiga orang tersebut pun mengangkat kepalanya dan menatap Firdaus dengan penuh kehatian-hatian
"Maaf. Nama kalian siapa?" Tanya Firdaus
"Hormat saya Kepada Yang Mulia Firdaus. Izinkan hamba yang rendah ini memperkenalkan diri. Perkenalkan Hamba Bernama Aloysous" Kata Aloysous perkenalkan diri Dengan Bangga namanya
"Aloysous? Aku pernah mendengar Paman berada di garis depan menjaga Musuh memasuki Kerajaan. Aku sangat berterimakasih kepada mu" Kata Firdaus
walaupun Firdaus bocah kecil tapi Informasi akan tentang Para Prajurit kerajaan selalu ia kedepankan. Karena Prajurit adalah Pertahanan Pertama dari Luar pertahanan
"Dan Nama mu siapa?" Tanya firdaus disebelah Kiri aloy
"Hormat saya Kepada Yang Mulia Firdaus. izinkan Hamba Yang Rendah ini memperkenalkan diri di depan Yang Mulia Firdaus yang Agung. Nama saya Adalah Algeri sebas" Kata Sebas
"Sebas? Nama Mu Bagus. aku pernah mendengar di suatu wilayah. tentang Bagaimana kecerdikkan Sebuah Nama bernama Sebas. Dia memiliki wawasan yang tinggi dan strategi Militer. Apakah Paman bisa melalukan strategis militer?" Tanya Firdaus Kepada Sebas
"Jika Yang Mulia Firdaus Ingin memulai sebuah perperangan dengan Kerajaan lain dan bertanya kepada siapa Anda Harus bertanya tentang strategis. maka Tepatnya adalah saya" Kata Sebas
"Baiklah. Aku percaya. tentang ke ilmuan dirimu. wahai paman sebas" Kata Firdaus
"Dan kamu. Kak Pelayan. siapa gerangan dirimu?" Tanya Firdaus
"Hormat saya Yang Mulia Firdaus dari Hamba mu yang rendah ini. Izinkan Hamba Memperkenalkan diri kepada Anda Yang Agung. Nama saya Adalah Tersa" kata Tersa
"Tersa? Hmm" kata Firdaus sambil melihat taman di depan
"Aloy. Siapa berapa cepat kamu dalam menggerakkan Sebuah pedang?" Tanya Firdaus
"pedang hamba akan keluar ketika perintah mutlak anda keluar" Kata Aloy
"Bunuh Tersa!. Aloy" Titah Firdaus
"A--Apa? Ya--Yang Mulia. Mohon jangan membunuh saya" Kata Tersa
Setelah mendengar itu pun langsung tanpa mempertanyakan apa arti dibalik perintah tersebut
Crakkk
Pedang Milik Aloy pun Menembus jantung Tersa dengan cepat
"Sebas. katakan kepada ku. Apa yang alasan ku membunuhnya?" Tanya Firdaus
"Yang Mulia Firdaus. Hamba yang rendah ini tidak sanggup mempertanyakan tindakan & Pikiran Anda" Kata Sebas
"Aloy. Lihat dibalik Kantong baju pelayannya" Kata Firdaus
Aloy pun mencari sebuah kantong baju pelayan milik Tersa tersebut dan alangkah penasaran Ketika ia menemukan
"sebuah surat?" Kata Aloy penasaran
"bacalah" Perintah Firdaus
Ketika Aloy Melihat Surat dan membacanya tersebut. Alangkah terkejutnya
"Ap---Jangan-Jangan dia adalah!!!? Dia seorang mata-mata?" Tanya Aloy dengan Terkejut
"Benar. Aloy. dia adalah seorang Rakyat dipaksa menjadi mata-mata Dari Kerajaan Lain untuk membunuh ku. tepatnya" Kata Firdaus
Sebas & Aloy pun terkejut mendengar berita Tersebut
"Sebas. jika kamu mengirim sebuah barang ke daratan sebrang sana. Berapa waktu diperlukan untuk sampai?" Tanya Firdaus
"2 Hari. Yang Mulia Firdaus" Kata Sebas
"2 Hari ya?" Firdaus sambil melihat taman di luarnya
...----------------...
...BYE...
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 130 Episodes
Comments