A.I

Ibu Firdaus menyiapkan sarapan untuk bella yang saat ini juga sedang mandi.

1 jam kemudian

Bella dengan anggun nan cantik menggunakaan pakaian Modern dan modis

"Buuuu. sarapan Bella mana?" Teriak Bella

Padahal Jarak dirinya dan ibunya Adalah 5 jengkal Kaki yang itu lumayan dekat

"Sabar Bel. Ibu bikinkan Nasi Goreng kesukaan mu" kata Ibu firdaus menjawab dengan sabar

Prak

Bella Menggeprak Meja Makan dengan keras dan Membuat Ibu Firdaus batuk-batuk karena kaget akan hal tersebut

"Aku dari tadi Mandi 1 jam an dan Ibu belum masak apapun?" Kata Bella dengan Jengkel.

"Maaf bel. tadi Ibu sekalian beli Minyak dan susu buat kamu. ---hOugggh--- Kan kamu yang minta susu" Kata Ibu Firdaus

Bella Hanya bisa menghelas nafas dengan kasarnya lalu duduk dan membukka Handphone yang canggih bahkan mengalahkan Milik Kedua Kakanya.

Treeng

treeng

Ibu Firdaus memasak nasi goreng dengan rasa syukur dan cinta karena makanan ini untuk putrinya

"Buuuu. Bisa ngak sih kalau Masak tuh Pelan-Pelan?" Tanya Bella

"Maaf bel. kamu kan tahu kalau nasi goreng harus diaduk biar bumbunya merata" kata Ibu firdaus dengan sabar.

"Tahu Ah. Mending di kamar. Kalau udah jadi. bawakan sarapan ku ke kamar. Bu!" perintah Bella

Ibu Firdaus memilih menjawab dan hanya mengangguk sebagai jawaban dari apa yang putrinya pinta.

2 menit kemudian

Nasi Goreng & Susu Cokelat kesukaan Putrinya Telah siap.

Tok Tok Tok

"Bella. Bella" Kata Ibu Firdaus

Ibu Firdaus selalu akan mengetuk pintu setiap anaknya karena itu memang privasi mereka yang perlu dijaga dan Itu prinsipnya sebagai seorang ibu

Kreeekk

"Bu. buat sarapan saja lama amat sih. Yaudah sini sarapan ku. Ibu prgi aja. soalnya aku mau makan" kata Bella dengan mengambil Sarapannya dengan paksa

Ibu Firdaus yang melihat itu tidak dapat berkata-kata apapun

"Bella. kamu makannya jangan buru-buru. berdoalah kepada Tuhan Yesus untuk Diberkati makanan mu" kata Ibu Firdaus

Firdaus dan sekeluarga adalah Pemeluk Agama Kristen yang Taat. ayahnya adalah seorang pastor dan meninggal karena Gagal Jantung yang diderita sejak kecil.

"yah yah bu. berisik. sana bu. aku mau makan" kata Bella dari balik Pintunya.

Sisi lain

firdaus membawa amplop CV nya untuk melamar ke setiap-tiap perusahaan yang membuka Lowongan. Keadaan Semakin Rumit baginya karena pusat bisnis tidak lagi di jakarta membuat keseimbangan ekonomi jakarta sedikit turun.

Firdaus menggunakan sepeda ontelnya karena Motor terbang yang dikeluarkan tahun 2023 telah Ia jual sebesar 80 Juta Rupiah dan itu termasuk bekas dan sedikit mendekati Harga asli yaitu 109 Juta Rupiah. dirinya menjualnya setelah 1 tahun Ayahnya meninggal dan tidak ada wasiat yang ditinggal kecuali 2 motor terbang tersebut.

Sepeda Ontel ini lah menjadi alat transportasi dirinya Untuk mencari pekerjaan yang layak. Walaupun banyak dijalan Mobil terbang & Motor terbang tetapi Pemerintah Masi mempertahankan fasilitas jalan aspal untuk Mengangkut distribusi barang dan lainnya.

Firdaus berhenti disebuah Gedung Bernama PT A.I Yang berlokasi tidak jauh dari Plaza Mall indonesia yang jaraknya 1 jam.

Firdaus melihat arah sekitar

"Tidak ada yang mau mencuri sepeda mu. wahai anak Muda" kata bapak tua.

sedari tadi memang bapak Tua itu melihat gerak gerik sedari ia berhenti ketika Melihat tangan Firdaus yang begitu erat dan ekpresi wajahnya membuat bapak tua itu paham bahwa firdaus tidak mau kehilangan sepedanya

"hehe ya. Pak. Buat jaga-jaga Aja" kata Firdaus dengan garuk-garuk kepala yang tidak gatal karena malu

"Wahai anak muda. kenapa kamu berhenti disini?" Tanya Bapak Tua itu.

"saya ingin mencoba melamar pekerjaan di PT A.I" Kata Firdaus sambil menunjukkan CV nya

"Boleh Bapak Lihat?" Tanya Bapak Tua

Firdaus denga senyuman memberikan CV Miliknya dan Bapak Tua itu menerima lalu melihat CV Miliknya

"Ini Bagus. tapi bapak heran. pendidikan kamu S2. tapi tidak ada satupun yang mau menerima mu. kenapa?" Tanya Bapak Tua tersebut

Firdaus hanya bisa tersenyum menanggapi pertanyaan bapak tua yang sedari tadi duduk dengan alas kardus saja

"sebagian Perusahaan yang saya lamar adalah menginginkan saya untuk bekerja di luar kota tepatnya di kalimantan Timur. Tapi saya menolak karena saya tidak dapat jauh dari ibu & adik-adik saya. dan sebagian Lain Adalah menginginkan saya terus berada di kantor 24 jam kecuali minggu dan sabtu. akan tetapi saya juga tidak bisa untuk tetap berada diluar jangkauan ibu saya. Saya berharap PT Ini menerima paruh Waktu atau semacamnya agar saya juga dapat mengurus ibu saya" kata Firdaus

Bapak Tua itu mendengar dengan baik dari apa yang diucapkan Dari mulut Firdaus tersebut

"Maaf kalau bapak boleh menanyakan. Kemana Ayah Mu?" Tanya Bapak Tua

"ayah saya meninggal karena Gagal Jantung sehingga Membuat saya dan adik-adik saya menjadi seorang yatim" Kata Firdaus menjawab dengan senyuman Laki-laki tegar

Bapak Tua itu hanya menepuk-nepuk Pundak Firdaus

"Maaf dan bapak Turut berduka Cita atas kehilangan ayahmu bagi kluarga mu" kata Bapak Tua dengan wajah yang sedih

"Terimakasih Pak" kata Firdaus dengan senyum

Bapak Tua itu mengembalikan CV Firdaus dengan ekstur memberikan semangat baru bagi firdaus.

"Kamu bersemangat lah bekerja. kamu tidak boleh berdiam saja. sementara Dunia terus perputar dan mengalami perubahan maka kamu harus menjadi salah satu dari itu" kata Bapak Tua tersebut

"Terimakasih Pak. Mohon Doanya untuk saya dapat diterima Diperusahaan ini" Kata Firdaus.

"ya" kata Bapak Tua menjawab.

setelah obrolan pria itu selesai maka Firdaus melangkahkan kakinya menuju Pintu Lobby

"Selamat Datang Di PT. A.I ada yang bisa kami bantu?" Tanya repsionis Lobby

Firdaus melihat Repsionis yang seorang wanita dan melihat nya dengan seksama

"Tuan? Apa Ada Masalah?" Tanya Repsionis dengan sedikit tidak nyaman ditatap secara intens

"Maaf. Saya kira kamu Adalah Robot. Ternyata Bukan. Oh ya. Maksud Kedatangan saya Adalah Untuk Melamar Pekerjaan" Kata Firdaus setelah sadar apa yang ia lakukan terhadap Resepsionis tersebut

"Robot? Tidak - Tidak. saya bukan Robot. saya Adalah Manusia Tulen. walaupun Robot di tahun 2045 sudah mengambil sebagian Pekerjaan Manusia. tetapi bagian saya bekerja tidak terambil oleh mereka" Jawab Resepsionis A.I dengan tersenyum

"Dan Anda mau melamar Pekerjaan? Baiklah. Tunggu sebentar. saya akan menelpon Tim HRD Perusahaan menanyakan apakah anda dapat bertemu dengan mereka atau tidak. Mohon tunggu di kursi sebelah sana" Kata Resepsionis itu dengan sopan

Firdaus hanya mengangguk dan duduk ditempat yang memang disediakan.

Firdaus melihat sekilingnya dan tampak perusahaan besar ini memang sepi tapi Dari rating Penjualanan onlin memang sangat tinggi dan itu tidak heran bagi Firdaus yang hidup serba canggih tapi beberapa pekerjaan manusia telah direnggut oleh Robot.

Resepsionis Itu mendekati Firdaus setelah dirinya menelpon Tim HRD.

"Tuan. Tim HRD mempersilahkan Anda untuk bertemu dengan Anda. Mohon Ikuti saya" kata Resepsionis tersebut

Firdaus mengangguk Dan mengikuti Resepsionis.

Gedung ini miliki 4 lantai. yang terdiri dari Basement. Lobny hingga Direktur perusahaan.

Tok Tok Tok

"Permisi Pak. saya membawakan orang yang telah saya maksud di telepon tadi" Kata Resepsionis tersebut dibalik pintu

"Ya. Silahkan Masuk" Kata pria tua yang bariton.

"Tuan. Dipersilahkan masuk. karena saya hanya bisa menghantarkan anda hingga sampai sini saja. Semoga Anda diterima diperusahaan ini" Kata Resepsionis tersebut.

cleek

firdaus membuka Pintu dengan Halus lalu masuk dan ia melihat Pria yang perpakaian Rapi

"Pasti kamu pria yang dimaksud resepsionis Lobby itu?" Tanya Pria tersebut

"Ya Pak. Saya Firdaus" Kata Firdaus dengan tetap berdiri depan pintu

"Firdaus ya? Baiklah. silahkan Duduk" Kata Pria tersebut

Firdaus duduk setelah diizinkan oleh Pria tersebut

"Lalu firdaus. Apa yang membuat mu mau menjadi karyawan disini?" Tanya Pria

"Tidak lah baik bagi saya untuk tidak memperkenalkan diri. Nama Saya Adalah Firdaus. saya berumur 28 Tahun. keinginan saya Bekerja disini karena saya melihat situasi Dan Kondisi Perusahaan yang bagus dengan citra yang dibangun sangat sempurna. Tapi juga saya berambius dalam belajar hal baru oleh siapapun dan dimanapun. Tidak Luput juga tentang pendidikan terakhir yang mengenai programan. Saya ingin mengamankan security perusahaan lebih baik lagi" Kata Firdaus menjawab

Pria itu mendengar hal tersebut melihat dari kepala hingga ujung kaki lalu melihat CV dari Firdaus

"disini CV kamu katakan bahwa kamu pintar dalam bidang teknik. Apa saja yang kamu bisa?" Tanya Pria tersebut

"AC. Robot dan Pembuatan Software dan melindungi baik Software atau files penting" Kata Firdaus.

Pria itu kembali menatap mata Firdaus untuk melihat keseriusan Firdaus tersebut

"kamu sebenarnya bisa saya terima tapi Kamu meminta untuk dipekerjakan secara Paruh Waktu. Kenapa?" Tanya Pria tersebut

"Ibu saya sedang dalam kondisi sakit-sakit dan juga harus terus menjaga Beliau tetapi ini dunia nyata. maka saya juga harus menggila mencari Pekerjaan untuk terus mempertahankan sosok penyemangat saya" Kata Firdaus

Pria Itu menaruh CV itu kembali kepada Firdaus

" Gaji Paruh waktu adalah 1.5 Juta per bulannya. berbeda dengan karyawan tetap yang memiliki gaji sekitar 5-7 Juta. apakah kamu mau memilih yang mana" Tanya Firdaus

Firdaus perpikir bahwa ibunya selalu akan membutuh dirinya tetapi kehidupan juga memperlukan uang tapi prinsipnya tidak gila uang akan tetapi dirinya mencari uang agar tetap bertahan saja.

"Bagaimana?" Tanya Pria itu kembali

"saya memutuskan untuk mengambil paruh waktu" Kata Firdaus.

"Baiklah. Atas Nama Perusahaan. selamat datang di perusahaan kami. Kamu akan saya tugaskan sebagai Programmer dan di tim marketing juga" Kata Pak Tua itu sambil menjulurkan tangan nya kepada Firdaus

Firdaus Pun menjalurkan Tangannya dengan sangat Gembira

"Terimaksih. Terimakasih. Terimakasih! pak. saya sangat bersyukur dapat diterima perusahaan ini" Kata Firdaus sambil menyambut uluran tangan Pak Tua tersebut

"Baiklah. kamu boleh pergi" Kata pak Tua kembali duduk

Firdaus sedikit penasaran kenapa pak tua ini tidak memberikan jadwal kapan Dirinya bisa bekerja

"permisi Pak. Sekiranya saya lancang. Mohon Maaf. Saya kira-kira Saya dapat bekerja kapan ya?" Tanya Firdaus

"besok kamu Mul--" ucapan Pak Tua Itu terpotong oleh seseorang

"Pak?" Kata Resepsionis tanpa permisi

Resepsionis itu menoleh kanan dan kiri kepada Pak Tua itu yang juga entah Firdaus tidak tahu kenapa

"Oh ya. Kamu kerja sekarang. biar resepsionis itu memberitahu tentang pekerjaan mu" Ralat Pak Tua

Firdaus yang mendengar itu hanya bisa mengangguk dan pamit untuk kluar dari ruangan.

'Yang Terpenting aku sudah Mendapatkan pekerjaan' Monolog Firdaus

Firdaus keluar bersamaan Dengan Resepsionis tersebut

"Pak Firdaus. saya memiliki pertanyaan" Sahut Resepsionis

"Panggil Firdaus aja. ?" Kata Firdaus yang bingung mau memanggil resepsionis itu apa

"Lisc. Panggil saya lisc" kata Firdaus

"Oh ya kak Lisc. Panggil saya Firdaus. Dan Apa yang Kaka ingin tanyakan?" Tanya Firdaus dengan penasaran

"Apakah Anda Mempercayai bahwa Ada Dunia lain?" Kata Lisc bertanya dengan tatapan serius.

"Hah?" Bingung Firdaus

...----------------...

...BYE...

...----------------...

Terpopuler

Comments

Kaisar Naga

Kaisar Naga

ehem pelahap

2022-08-20

0

Kaisar Naga

Kaisar Naga

sang pemahat beban

2022-08-20

0

Kaisar Naga

Kaisar Naga

Bella gw makan, gw Muyan Tempest

2022-08-20

0

lihat semua
Episodes
1 Perhatian | sebelum membaca |
2 Firdaus
3 A.I
4 Kingdom of Astroth Zalvia
5 Imutnya Pangeran Firdaus
6 sejarah Astroth Zalvia?
7 Pelayan.
8 Ibu Kota
9 Bocah Kecil
10 Tantang
11 Edwars & stramos
12 Kelemahan Kerajaan Zalvia
13 Kota Avik
14 Ayam panggang
15 Rakyat
16 Kisah Hidup Sebas
17 Adin & Fira
18 lokasi
19 Rindu
20 perkenalan senjata baru
21 Zalvia 98
22 Kapal Perang
23 kapal perang (2)
24 Meningkatkan SDM
25 Para Ahli
26 Kepercayaan. Sumber Daya. Militer
27 seorang Raja Tidak meninggalkan Rakyat nya!
28 bangsa asing
29 Rencana
30 Eye
31 Perempuan
32 Joy & Hernya
33 Ratu
34 Kapten Hendrik
35 Marah
36 peti emas
37 Jesi Si Perempuan Gila
38 Dipermalukan
39 Shuzen
40 Raja Ku
41 Bangsawan
42 Kudeta
43 Loyal King
44 Ginu
45 Tidak Update [ Pengumuman ]
46 Big Plan
47 Skenario
48 ZAL
49 Barat
50 Romawi
51 Kesadaran
52 Java
53 patriotisme
54 diberkati
55 Timur
56 Pahlawan
57 Tamparan
58 Tarumannegara
59 Kisah Zalvia
60 Kecerdasaan
61 APBN Zalvia
62 Nasi Goreng
63 KPZ
64 Bangsawan Adalah Suci
65 Pejuang
66 Kemauan & Tekad
67 Emas
68 Pendidikan
69 Keluarga Ellard
70 Wilayah Atas
71 Perdebatan
72 Rico & Dico
73 Kehormatan Bangsa Zalvia
74 Permen
75 Baste
76 Kembali lah
77 Kapal
78 Peti Emas
79 Biru
80 Diplomatik
81 Perwakilan
82 Rapat Adipati - 1
83 Utusan Kesultanan Banten
84 Siapa?
85 K42
86 Penasaran
87 Kunjungan Delegasi
88 Kerjasama?
89 7 People
90 pengintaian
91 Aku Bersumpah!
92 1 tahun!
93 Kuda
94 Aku Seorang Raja
95 Mereka Bukan Musuh!
96 Kerja Sama?
97 Tak Mudah dikalahkan
98 Alat Itu
99 Selatan
100 Memperkuat Pasukan
101 ZFS
102 ZST
103 Runtuhnya negeri Siam (1)
104 Informasi Penting
105 Jalan Pintas
106 Tim Penelusuran
107 kebenaran Informasi
108 Rencana yang banyak celah
109 All Unit
110 Perempuan Berani Dari Zalvia!
111 Bangsawan Tua
112 Fondasi
113 Rakyat
114 PDRZ
115 Harta
116 Memulai Diplomatik
117 Uji Coba
118 Merepotkan
119 Pamer
120 Derajat
121 Perbatasan Dunia
122 Tekonologi
123 Jendela
124 KPBM
125 500 Golden
126 Tovlar
127 Pertahanan Terakhir
128 Lique Objeco
129 Maha Karya Lukisan
130 Masa Depan itu anugerah!
Episodes

Updated 130 Episodes

1
Perhatian | sebelum membaca |
2
Firdaus
3
A.I
4
Kingdom of Astroth Zalvia
5
Imutnya Pangeran Firdaus
6
sejarah Astroth Zalvia?
7
Pelayan.
8
Ibu Kota
9
Bocah Kecil
10
Tantang
11
Edwars & stramos
12
Kelemahan Kerajaan Zalvia
13
Kota Avik
14
Ayam panggang
15
Rakyat
16
Kisah Hidup Sebas
17
Adin & Fira
18
lokasi
19
Rindu
20
perkenalan senjata baru
21
Zalvia 98
22
Kapal Perang
23
kapal perang (2)
24
Meningkatkan SDM
25
Para Ahli
26
Kepercayaan. Sumber Daya. Militer
27
seorang Raja Tidak meninggalkan Rakyat nya!
28
bangsa asing
29
Rencana
30
Eye
31
Perempuan
32
Joy & Hernya
33
Ratu
34
Kapten Hendrik
35
Marah
36
peti emas
37
Jesi Si Perempuan Gila
38
Dipermalukan
39
Shuzen
40
Raja Ku
41
Bangsawan
42
Kudeta
43
Loyal King
44
Ginu
45
Tidak Update [ Pengumuman ]
46
Big Plan
47
Skenario
48
ZAL
49
Barat
50
Romawi
51
Kesadaran
52
Java
53
patriotisme
54
diberkati
55
Timur
56
Pahlawan
57
Tamparan
58
Tarumannegara
59
Kisah Zalvia
60
Kecerdasaan
61
APBN Zalvia
62
Nasi Goreng
63
KPZ
64
Bangsawan Adalah Suci
65
Pejuang
66
Kemauan & Tekad
67
Emas
68
Pendidikan
69
Keluarga Ellard
70
Wilayah Atas
71
Perdebatan
72
Rico & Dico
73
Kehormatan Bangsa Zalvia
74
Permen
75
Baste
76
Kembali lah
77
Kapal
78
Peti Emas
79
Biru
80
Diplomatik
81
Perwakilan
82
Rapat Adipati - 1
83
Utusan Kesultanan Banten
84
Siapa?
85
K42
86
Penasaran
87
Kunjungan Delegasi
88
Kerjasama?
89
7 People
90
pengintaian
91
Aku Bersumpah!
92
1 tahun!
93
Kuda
94
Aku Seorang Raja
95
Mereka Bukan Musuh!
96
Kerja Sama?
97
Tak Mudah dikalahkan
98
Alat Itu
99
Selatan
100
Memperkuat Pasukan
101
ZFS
102
ZST
103
Runtuhnya negeri Siam (1)
104
Informasi Penting
105
Jalan Pintas
106
Tim Penelusuran
107
kebenaran Informasi
108
Rencana yang banyak celah
109
All Unit
110
Perempuan Berani Dari Zalvia!
111
Bangsawan Tua
112
Fondasi
113
Rakyat
114
PDRZ
115
Harta
116
Memulai Diplomatik
117
Uji Coba
118
Merepotkan
119
Pamer
120
Derajat
121
Perbatasan Dunia
122
Tekonologi
123
Jendela
124
KPBM
125
500 Golden
126
Tovlar
127
Pertahanan Terakhir
128
Lique Objeco
129
Maha Karya Lukisan
130
Masa Depan itu anugerah!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!