Firdaus mendengar pertanyaan yang memang sedikit konyol atau dirinya yang sudah terlalu lelah dalam mencari pekerjaan yang pada akhirnya dipertemukan?
" Ya. saya percaya itu" kata Firdaus dengan ngasal menjawab
Firdaus lebih memilih untuk tidak bertanya apa yang dilontarkan perempuan yang bernama lisc itu sebelumnya. lebih baik di Abaikan saja.
"Senang Mendengar hal itu" kata Lisc dengan tersenyum
Lisc pun Akhirnya menunjukkan apa yang harua Firdaus kerjakan dan segala macamnya
"Baiklah. Bagaimana? apakah Anda Sudah paham apa yang anda kerjakan?" Tanya Lisc
"Sudah. Kak Lisc. Terimakasih. Oh ya apa saya dapat bekerja sekarang?" Tanya Firdaus yang sudah tidak sabar untuk memulai menitik kariernya
"Silahkan. saya tinggal dulu ya" Kata Lisc lalu pergi.
"Oh ya. setelah kamu buka Komputer mu. kamu akan diberi pertanyaan. Jawab saja dengan jujur dan juga pertanyaan itu hanya sekedar lucu-lucuan aja. mengerti?" Kata Lisc
Setelah perkata demikian akhirnya Lisc benar-Benar Pergi.
dan Firdaus hanya memilih mengangguk tanpa menjawab dan tangannya sudah bergerak menyalakan Komputernya
Cleek.
dan memang betul apa yang dikatakan lisc sebelumnya. Firdaus dihadapkan Pertanyaan berlatar Putih dan warna text hitam pekat.
Komputer: Menurut mu Apakah Dunia Adil? ( Y/N )
Firdaus sedikit Bingung akan pertanyaan yang memang sedikit tajam apalagi persoalan keadilan Yang menurutnya tidak ada dan manusia belum paham benar-benar artinya
Firdaus: NO.
Firdaus mengklik NO. dan memilih lanjut pertanyaan berikutnya
Komputer: Pernahkah kamu bermimpi menjadi seorang Dewa yang nyata Untuk sebuah Dunia?
Firdaus yang membaca langsung tertawa tapi jujur didalam hatinya dirinya pernah bermimpi demikian tapi ibu nya menyadarkan dirinya disaat sekolah Menengah pertama tentang mimpinya itu mustahil dan bahwa manusia juga tidak dapat jadi Tuhan atau sejenisnya
'pertanyaan yang lucu tapi Juga tidak logis. Lebih baik Aku pilih Y aja' monolog Firdaus.
Firdaus: Yes.
Firdaus mengklik Yes Dan melihat pertanyaan Selanjutnya
Komputer: Jika kamu pernah bermimpi menjadi Dewa. Menjadi Dewa apa seperti apa dirimu?
dan tertawa lah lagi Firdaus yang melihat tentang pertanyaan ini masi ada
Firdaus menyiapkan jari-jarinya untuk memulai mengetik
Firdaus: Aku ingin menjadi Dewa yabg kuat nan perkasa. Dewa akan kaya Ilmu dan Materi. Dewa yang tahu akan segala sesuatu tapi tidak terkejut dengan sesuatu.
dan Setelah menjawab pertanyaan tersebut akhirnya Firdaus melihat aplikasi-aplikasi yang sudah terinstall di komputer ini
5 jam kemudian
TENG
Jam Menunjukkan 17:57 dan itu sudah malam
"Firdaus. Kamu boleh pulang. karena kamu karyawan baru kami jadi kamu masi sempat lenggang waktunya. silahkan" kata Lisc
Firdaus yang mendengar itu pun langsung tersenyum dan mengsave pekerjaan Yang sebelumnya ia disuruh kerjakan oleh Pak HRD untuk memperkuat security guard laman website perusahaan.
"Baik. Kak Lisc. oh ya Kak. kenapa hanya saya yang bekerja di kantor?" kata Firdaus bertanya
Memang sedari awal Ia masuk tidak ada karyawan/ti satupun kecuali OB Dan kak Lisc yang sebagai resepsionis sekaligus karyawan Seperti firdaus
"Oh mereka semua pada online karena setiap karyawan baru harus bekerja disini karena pihak perusahaan ingin melihat bisa atau tidak kamu dalam bekerja. itu saja. " kata Lisc.
Firdaus Hanya mengangguk mengerti dan tidak bertanya lebih jauh karena ia juga karyawan baru yang perlu menjaga posisinya bertahan.
"Baiklah. Kak Lisc. selamat malam. saya pamit. Terimakasih" kata Firdaus
"selamat malam. terimakasih atas kerja keras mu hari ini" kata Lisc.
Firdaus menuju Pintu Lobby untuk mengambil Sepeda Ontelnya.
Tidak berselang lama Firdaus telah keluar dan menuju Sepeda Ontel yang ternyata setia menunggu tuannya tersebut
Klek
Firdaus pun membuka kuncinya dan mulai menggoes sepedanya.
Tapi Tanpa disadari Firdaus sedikit pun bahwa dirinya diikuti oleh seseorang
"Cih. Pria miskin mau mengambil pacar orang lain. Ton. Kamu Tembak dia ampe mati biar besok aku gak melihat wajah miskin dia" Titah ???
"Baik bos" Kata Ton
Ton Mulai menginjak Pedal Mobil terbangnya lebih sedikit cepat dan mulai sedikit mendarat.
Firdaus yang melihat itu juga heran kenapa mobil terbang itu mulai mendarat kepada dirinya
'apa mau menanyakan jalan? eh tapi tidak mungkin sih. bukannya ada Streeth map yang bakal nunjukin jalan?' Monolog Firdaus.
Ton Mendaratkan mobil Milik pria ??? itu tersebut lalu keluar dengan mempegang pistol
Ton mula-mula mendekat dan menyembunyikan pistol dibelakang punggungnya
"Permisi Mas. Mau nanya jalan Ke Akhirat kemana?" Tanya Ton
Firdaus yang mendengar pertanyaan tersebut pada akhirnya hanya bisa bingung dan lebih bingung mau menjawab apa
"maaf mas. Saya kurang tahu atau pertanyaan mas Yang salah?" Firdaus bertanya kembali
"Tidak. Tapi saya sudah tahu kemana Jalan Akhirat itu" kata Ton
Doooorr
Suara Tembakan terdengar dan peluru itu langsung terkena Jantung Milik Firdaus
"Ap--Apaan ini?" Tanya Firdaus yang mulai sekarat
"Hahahahaha. bagus Ton. Bagus" kata Pria ?? yang tertawa
Firdaus dengan mata sayup-sayup itu melihat pria yang tidak ia kenali
"Eh pria miskin. Kamu Udah hidup seharusnya bersyukur tapi bukannya bersyukur malah nglunjak ya! Lu udah miskin gak perlu rebut Cewe Orang. lu harus tahu ya. Julia Itu Cewe Gua. kemarin gua biarin lu meluk dia. tapi besok lu gak bisa lihat dia lagi. Hahahaha" kata ??? Yang tertawa
"Ayo Ton Cabut. biar aja dia meninggal sekarat" kata ???
"Baik Bos!" Kata Ton
Firdaus ditinggalkan oleh kedua Pria tersebut dalam keadaan sekarat.
sementara Dirumah Firdaus
prak
Tiba-Tiba Foto Firdaus yang tegak ditempat atas laci terjatuh tanpa satupun orang yang disana
"oh tuhan. Itu Apa?" Kata Ibu firdaus yang sedang didapur pun ikut kaget
Tempat dapur dan living room itu sangat dekat sehingga Dari dapur atau sebaliknya terdengar.
Ibu Firdaus pun mematikan Kompornya.
Dan mengecek Apa yang terjadi.
"OH Tuhan! ini kenapa foto Firdaus jadi pecah?" kata Ibu Firdaus dengan Kaget
"Meong" suara kucing Berwarna hitam
ibu firdaus melihat seekor kucing yang entah datang darimana dan mungkin menjawab pertanyaan kenapa foto anaknya pecah
cleekk
"Bu. Julia Pulang" kata Julia.
Julia membuka sepatu & kaos kaki nya dan menuju Dapur untuk menemui Ibunya tersebut
"Ibu? Ibu dimana" Tanya Julia Bingung mencari sesosok perempuan yang sudah melahirkannya
Julia pun melihat ibu nya sedang mencoba mengambil kepingan Beling dan buru-buru lah julia mengambil suara dengan teriak keras
"Buu!! Jangan diambil Belingnya. Bahaya!" kata Julia dengan lantang
Ibu Firdaus yang mendengar kaget dan tidak melanjutkan tangannya untuk mengambil Beling tersebut
"--Houggh--. maaf. ibu tidak tahu kamu sudah pulang. nak" kata Ibu Firdaus
Dalam kondisi Kaget atau sejenisnya penyakit ibu firdaus seperti sembuh tapi pada keadaan normal itu Mulai kambuh.
triingg
triinngg
"Nah. ibu mending angkat tlpn aja biar belingnya aku yang beresin
Ibu Firdaus tersenyum mendengar hal tersebut dan selalu bersyukur karena dikarunai anak-anak yang baik kepada dirinya sebagai ibu mereka
Ibu Firdaus pun berjalan menuju Telepon Rumah yang memang tidak ada satupun mereka memakai hal tersebut karena biaya yang mahal walaupun sudah tergantikan oleh Handphone canggih tapi Telepon rumah banyak dipake oleh kalangan elit atau pejabat.
Ibu Firdaus: Halo. --houggh--. ini kediaman Pak Arwin dan ada yang bisa saya bantu?
Penelpon: Maaf. Apakah benar ini Ibu Elve?
Ibu Firdaus: Benar Pak. Ada apa ya?
Penelpon: Kami dari polantas Jakarta Selatan. Kami menemukan sesosok pria yang telah dinyatakan meninggal pada Jam 18:39 pada saat menuju rumah sakit. Sebelumnya Korban telah ditemukan oleh warga yang melihat korban tergeletak bersimbah darah. Dan Ketika Kami dalam pengecekkan. Kami menemukan kartu identitas sang korban. Apakah Benar. Firdaus arwinso Maria adalah Anak ibu?.
ibu Firdaus yang mendengar panjang lebar dan tiba dirinya shock ketika anak pertamanya Dinyatakan meninggal
Brak
Ibu firdaus yang terlalu shock akhirnya tidak dapat menahan kesadarannya dan berakhir pingsan
julia yang mendengar itu langsung mengecek dan terlihat panik ketika ibunya tidak sadarkan diri
Penelpon: Halo Bu? halo. Mohon bu Konfirmasi nya. jika iya. maka segera kirim alamat ibu agar dapat di makamkan segera
Julia yang mendengar itu langsung tanpa babibu menyebutkan alamat rumahnya karena ia juga butuh pertolongan untuk ibu nya.
-balik lagi ke firdaus
'Dimana aku?' kata Firdaus sambil melihat sekilingnya
'sepertinya anda sudah sadar' kata ?? suara misterius bergema
'Sss-Siapa kamu?' kata Firdaus
'Aku Lisc. Dewi Kehidupan' kata Lisc
'Lisc? Lisc seorang karyawati dan resepsionis di kantor ku? tunggu. Ini aku dimana?. tahun berapa ini?
'Kamu berada di Kerajaan Astroth Zalvia. Dimana letaknya berada di lepas dari daratan utama yaitu bisa kamu sebut daratan sumatera selatan. Dan sekarang tahun 1878' kata Lisc
Visualnya)
'Apa!!?? Tahun 1878? apakah aku baru bereinkarnasi?' Tanya Firdaus
'Benar. kamu terlahir sebagai Putra Mahkota Tunggal Yang dimana Saat ini kerajaan yang kamu tinggal mengalami krisis Pewaris Tahta' kata Lisc
'Ini!!?? ini tidak mungkin. Bagaimana aku bisa bereinkarnasi? Ibu. Oh ibu. Bagaimana keadaanya? jika aku meninggal lalu siapa yang menafkahi kehidupan ibu dan adik-adik ku?' kata Firdaus dengan panik
'Kamu Tidak perlu khawatir. Keluarga mu dalam lindungan Ku. Aku adalah seorang Dewi Kehidupan. aku bebas melakukan apapun dalam dunia ini. baik waktu dan keadaan bisa ku rubah tapi. Hanya takdir manusia yang sesungguhnya aku tidak bisa' kata Lisc
Firdaus yang mendengar itu sedikit pasrah karena tidak ada jalan pulang dan pulang pun di dunianya dirinya sudah dinyatakan meninggal
'Apa kamu sudah menerima Takdir mu?' kata Lisc bertanya
'Bukankah kamu tidak dapat mengubah takdir seorang manusia?' Tanya Firdaus kembali
'Memang Benar. Tapi Takdirlah yang membuat kamu bereinkarnasi' kata Lisc
'Lalu kenapa aku bereinkarnasi menjadi seorang anak raja?' kata Firdaus
'Kebaikan mu terlalu banyak tapi tidak kalah juga dengan menderitaan mu. mungkin sudah waktunya kamu menikmati harta & menikmati bagaimana kehidupan mewah itu apa' kata Lisc
Firdaus sedikit terdiam dan juga mengingat dari awal ia lahir dirinya sudah menderita karena kehilangan sesosok ayah. dan juga Lahir dalam lingkaran kemiskinan. Tapi Kenapa harus dirinya sendiri yang menikmati semua harta ini?
'kamu tidak sendiri. setiap kamu menghabiskan harta keluarga kerajaan baru mu dengan cara yang benar maka itu akan menjadi uang di dunia mu berasal dan akan terkirim menuju Krening adik mu. Oh ya. kamu sudah meninggal 1 bulan di dunia lama mu dan adik mu mendapatkan Ide bisnis dan aku menyamar sebagai seseorang untuk memodali nya' kata Lisc
saat percakapan dirinya terdengar 2 orang dewasa
"aku memiliki kabar baru. aku mendengar ketika aku melewati ruang tahta yang mendengar saat itu para bangsawan memprotes raja agar memiliki Cepat mencari seseorang untuk menjadi calon Raja Astroth Zalvia Selanjutnya" Kata ?? perempuan itu
'Lisc. Apa yang terjadi?' Tanya Firdaus
'Bukannkah dirimu sudah mengetahui? bahwa Kamu adalah putra Mahkota yang baru saja lahir setelah 3 hari lalu dan ibu mu atau ratu kerajaan ini meninggal setelah melahirkan mu ke dunia ini. dan karena itulah Tidak ada kerabat Atau istri Raja yang akan menjadi pemimpin kerajaan ini. kecuali Anda yang baru saja Lahir ini' kata Lisc
Firdaus baru menyadari ternyata dirinya hidup dilingkaran orang ingin berkuasa.
'Aku punya pilihan untuk mu' kata Lisc
'Ubah sejarah Dunia ini dan aku akan percepat pertumbuhanmu dalam Per 5 Bulan. Yang berarti. 5 bulan pertama mu adalah 10 Tahun usia mu akan tetapi kamu akan memulai menjalani hidup lebih menderita daripada apa yang kamu alami' kata Lisc.
'Kedua. Aku tetap akan percepatkan masa pertumbuhan mu tetapi kamu akan berakhir dibunuh oleh para bangsawan di umur 10 Tahun' Kata Iisc
Pilihan Lisc memang klise karena Lisc sudah mengetahui apa yang dipilih oleh firdaus sendiri
'Baiklah. Aku memilih Pertama. Aku mau lihat seberapa mengerikan jalan hidup ku' Kata Firdaus
Lisc yang mendengar itu hanya bisa tertawa dalam diam.
1 Tahun Kemudian. 1879.
Firdaus telah menjadi pria berumur 10 tahun yang sedikit menunjukkan tanda kedewasaan.
"wahai Firdaus Zalvia. anakku Kemarilah" Pria ?? tua itu memanggil
"Apakah ayahanda Memanggil ku?" Kata firdaus
Note: Ayahanda itu panggilan formal untuk seorang Ayah yang sedang menjabat sebagai Raja / Para bangsawan..
"Wahai Anakku. engkau tahu. Ayahahnda sudah berumur 78 Tahun dan Ayahanda ingin Meminta 1 hal" kata Raja Astroth.
"Wahai Ayahanda. Aku adalah anak mu yang akan selalu berusaha patuh akan perintah dan berusaha mengabulkan permintaan Ayahanda" kata Firdaus
"Jika anakkmu dizinkan bertanya. Ayahanda. Ayahanda ingin meminta apa untuk saya kabulkan?" Tanya Firdaus
"Wahai Anakku. Ayahanda sudah rentan dan ayahanda sudah tidak kuat menjalankan pemerintahan. dapatkah engkau bersedia menerima Kursi Putra Mahkota dan menggantikan Ayahanda ketika sudah tiada?" Kata Raja Astroth
"Wahai Ayahanda. Jika Ayahanda berkenan demikian. maka anak mu yang patuh ini Hanya dapat mengikuti perintah mu" kata Firdaus
Raja Astroth mengelus kepala Anaknya tersebut dengan rasa sayang mendalam
"Pelayan! Siapkan upacara pengangkatan Putra Mahkota. dan sampaikan undangan-undangan kepada Kerajaan Lain" perintah Raja Astroth
Raja Astroth senang karena puteranya menerima takdirnya yang memang seharusnya menjadi putra mahkota.
"Terimakasih. wahai anakku!" Kata raja Astroth
...----------------...
...BYE...
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 130 Episodes
Comments
Seorang Penulis✍️
itu pulau Nias kah Thor?
2023-02-26
0
Kaisar Naga
konflik pertama terbuang sia-sia
2022-08-20
0
THE KING👑
semangat Thor
2022-07-22
0